fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

11 Chat Kocak Pembeli Online Shop yang Bakal Bikin Ngakak!

Chat kocak

Kamu pasti pernah melihat kan chat kocak pembeli online shop yang bikin ngakak? Banyaknya orang yang saat ini memilih berbelanja lewat smartphone memang jadi menambah rentetan chat lucu antara pembeli dan pebisnis online shop. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Ada chat yang menggelitik, sedikit menyebalkan, atau bahkan membuat kita gregetan! Yuk, kita intip berbagai chat kocak dari pelanggan, beserta tips menghadapi keunikan-keunikan konsumen. 

Chat Kocak Pembeli Online Shop 

Ini dia daftar chat kocak pembeli dan penjual online shop, jangan-jangan kamu juga pernah melakukan salah satu di antaranya! 

  1. Pembeli Hilang Ingatan 

Chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Jadi sebenarnya, si pembeli sudah pesan belum ya? Hmm… sepertinya hanya dia yang tahu… 

  1.  Minta Free Paku ya, Kak
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Meminta penjual mencari paku di pinggir jalan, ada-ada saja ya pembelinya. 

  1. Purple = ?
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Kadang chat kocak dari pembeli online shop juga datang dari ketidaktahuan mereka kalau sebenarnya barang yang mereka dapatkan sudah benar. 

  1. Coba dibalik… 
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Nah, ini salah satu contoh chat kocak pembeli online shop yang bikin gemas. Penjual harus sabar-sabar ya menghadapi pembeli unik seperti itu. 

  1. Customer adalah Ratu
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Mbak, Bu, dan Kakak sudah terlalu mainstream, sekarang pembeli bisa memanggil konsumen dengan sebutan kanjeng ratu! Eits, tapi kok kanjeng ratu minta kembalian, ya? 

  1. Pertanyaan yang Sulit 

chat kocak

Kalau ada pembeli yang memberi pertanyaan seperti ini, penjual hanya bisa mengerahkan kemampuan mengira-ngira yang mereka miliki. Mudah-mudahan benar 20×25!

  1.  Baik sih, Tapi… 
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Awalnya senang karena dikasih lebih, tapi kok ujungnya jadi sedih ya… 

  1. Serba Salah
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Chat kocak pembeli online shop yang seperti ini cukup sering ditemui penjual, lho. Biasanya disertai request dari suami, “Min, boleh nggak keterangan barangnya diganti?” Semoga tidak jadi pemicu konflik rumah tangga, ya!

  1. Biar Sekalian
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Tidak mau repot beli di toko lain, pembeli tetap berusaha membeli daun jeruk dari toko yang sama. Kira-kira apa dia berhasil mendapatkan daun jeruknya?

  1. Makasih Kak
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Ini dia tipe pembeli yang php (pemberi harapan palsu), dikira mau membeli, tapi malah hanya memberi semangat. 

  1. Semoga Doanya Terkabul 
chat kocak
Sumber: @txtdarionlshop

Mirip seperti pembeli sebelumnya, kali ini sudah next level karena sekaligus memberikan ayat doa agar dagangan cepat laku. Semoga doanya terkabul ya, sis. 

Tips Menghadapi Konsumen 

Setelah melihat berbagai chat kocak pembeli online shop di atas, sebagai penjual pun kita jadi teringat keunikan-keunikan pembeli yang pernah kita hadapi. 

Meskipun ada ucapan “konsumen selalu benar.” tapi bukan berarti menghadapi konsumen adalah hal yang mudah. Belajar cara berhadapan dengan konsumen sangat penting agar bisnis kita bisa berjalan mulus, terutama bila usaha kita bergerak dalam bidang jasa. Dilansir dari Business News Daily, berikut beberapa tips dan strategi menghadapi konsumen:

  • Menghadapi Konsumen yang Tidak Sabaran 

Konsumen yang tidak sabaran biasanya karena admin yang lama membalas chat.  Padahal ia membutuhkan barangnya secepat mungkin. Ia pun jadi gelisah karena tidak kunjung mendapatkan solusi.

Untuk menghadapi konsumen seperti ini, ucapkan terima kasih terlebih dahulu karena mereka sudah mau menunggu. Namun, tidak perlu dijelaskan secara rinci alasan di balik delay tersebut. Pastikan mereka tahu bahwa waktu mereka saat menunggu tidak sia-sia, karena kita sedang mencari solusinya.

Bila barang yang mereka inginkan ternyata tidak ada, jangan hanya sekadar mengatakan barang tersebut sudah habis. Beri tahu konsumen bahwa ada barang alternatif yang sama bagusnya atau kita sedang mempersiapkan restock secepat mungkin.

  • Konsumen yang Plin-Plan 

Chat kocak pembeli online shop seringkali disebabkan karena konsumen yang plin-plan dalam mengambil keputusan. Akibatnya, mereka jadi berputar-putar menanyakan hal yang sama karena tidak tahu harus bagaimana. 

Untuk membantunya memilih, tanyakan dengan spesifik seperti apa barang dan jasa yang mereka cari. Misalnya, fitur, bahan, atau harganya. Setelah mendapatkan jawaban dari mereka, kita bisa mengarahkannya untuk memilih produk-produk yang sesuai dengan permintaan mereka.

  • Menghadapi Konsumen yang Marah-Marah 

Tipe pembeli yang satu ini pasti sering kamu lihat sebagai pemilik bisnis. Konsumen yang marah-marah karena mereka tidak puas dengan produk atau layanan yang diberikan, mereka pun memilih untuk mengekspresikan kekecewaannya dengan amarah. 

Meski kamu merasa kesal dengan konsumen seperti ini, kamu tidak boleh ikutan marah-marah. Mulai komunikasinya dengan cara meminta maaf atas ketidakpuasan yang dialami. Lalu, sebutkan apa saja langkah yang bisa dilakukan untuk menanggulangi masalah tersebut. 

Jangan terlalu berlarut-larut dalam memberi penjelasan dan solusi, karena makin panjang percakapannya, makin lama pembeli bisa meluapkan kemarahannya pada kita.

  • Konsumen yang Banyak Mau 

Konsumen yang banyak mau juga menjadi sumber chat kocak antara pembeli dan penjual online shop. Pembeli banyak mau bisa menyerap energi dan waktu kita, sehingga kita merasa kelelahan saat harus berhadapan dengan konsumen lain. 

Tipe pembeli ini biasanya tidak mau diberikan alternatif solusi atau produk, mereka ngotot dengan keinginan mereka, padahal ada opsi lain yang lebih baik. Mereka juga menuntut mau mendapatkan sebuah produk, meski toko online kita jelas-jelas tidak menjualnya. 

Butuh kesabaran ekstra untuk menghadapi konsumen seperti ini. Balaslah chat atau telepon mereka dengan perlahan, dengarkan kekhawatiran mereka, lalu langsung berikan saran. Jujur saja bila produk yang mereka inginkan tidak tersedia, sehingga mereka bisa langsung mencari lagi di toko yang lain.

  • Konsumen yang Kebingungan 

Konsumen tipe ini bisa membuat kita pusing, karena mereka tidak tahu apa yang dibutuhkan, tidak tahu apa saja pilihan yang tersedia, dan kesulitan untuk mengungkapkan keperluan mereka. Saat penjual bertanya, jawaban mereka juga bisa jadi malah membuatmu makin bingung. 

Mirip seperti konsumen yang plin-plan, berikan pertanyaan yang spesifik untuk membuat kita lebih mengerti kebutuhan mereka. Tanyakan pertanyaan yang benar-benar mengerucut agar kita bisa langsung menemukan solusinya.

  • Menghadapi Permintaan Refund 

Tidak jarang kita menemui konsumen yang meminta uang mereka kembali karena tidak suka dengan produk atau jasa yang mereka dapatkan. Setiap pebisnis biasanya sudah memiliki refund policy masing-masing, serta regulasi mengenai apa saja barang yang bisa dikembalikan.

Berikan penjelasan pada mereka tentang ketentuan refund di toko online kita supaya mereka lebih memahaminya. Jelaskan prosesnya dan berapa lama mereka akan mendapatkan uangnya kembali.

Membalas permintaan dan pertanyaan konsumen memang bukan pekerjaan yang mudah. Tidak hanya chat kocak dari pembeli, kamu juga akan menemui chat yang penuh amarah, kekecewaan, dan kebingungan. 

Oleh sebab itu, jangan dimasukkan ke hati, ya. Ingat, konsumen tidak mengenalmu secara personal, mereka hanya mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap bisnis kita, bukan pada kita sebagai manusia. Bila konsumen sudah mulai menyinggung hal-hal yang bersifat personal, arahkan kembali pembicaraan ke masalah yang sedang dibicarakan.

Small Business British Columbia juga mengingatkan bahwa kita berinteraksi dengan manusia. Konsumen tersebut mungkin sedang mengalami hari yang buruk dan mood yang berantakan. Cobalah berempati dan membuat hari mereka jadi lebih baik dengan cara menjadi penjual yang ramah. 

Kita juga bisa membuat semacam form untuk mendapatkan feedback terkait bisnis dan kemampuan customer service kita. Dengan begitu, kita bisa mengembangkan atau memperbaiki kualitas toko online kita. 

 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP