fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

14 Makanan Khas Jawa Barat yang Bisa Jadi Ladang Bisnis Kuliner

makanan khas jawa barat

Siapa yang suka makanan khas dari Jawa Barat? Jawa Barat memiliki hidangan-hidangan tradisional yang lezat dan bikin ketagihan. Mulai dari makanan yang berat seperti nasi tutug oncom, sampai makanan ringan seperti cuanki.

Buat kamu yang tertarik menjalankan usaha kuliner dengan menjual makanan daerah, mari telusuri lebih lanjut makanan-makanan khas Jawa Barat yang punya potensi bisnis di bawah ini. Rasanya yang enak dan relatif murah bisa menarik banyak pembeli.

  1. Surabi

Surabi atau serabi merupakan makanan khas Jawa Barat yang sudah ada sejak 1923. Nama makanan tersebut berasal dari Bahasa Sunda yakni “sura” yang berarti besar. Pembuatan surabi Bandung menggunakan tungku tanah liat, sehingga ada aroma asap yang khas.

Ada dua rasa dasar surabi. Yakni, surabi manis dengan gula merah cair dan surabi asin menggunakan sambal goreng oncom. Namun, seiring perkembangan zaman, saat ini pengusaha bisnis surabi menyajikan lebih banyak varian rasa yang modern. Misalnya, surabi nutella, green tea, keju, sosis, dan kornet.

  1. Nasi Tutug Oncom

Nasi tutug oncom atau sangu tutug oncom adalah makanan khas daerah Jawa Barat, tepatnya dari Tasikmalaya. Masakan itu adalah campuran dari nasi hangat dengan oncom bakar, kemudian menggunakan daun pisang sebagai bungkusnya. ‘Tutug‘ sendiri memiliki arti ‘tumbuk’.

Pada tahun 1940-an, oncom adalah makanan masyarakat kelas bawah karena harganya yang relatif murah. Penambahan oncom ke nasi sebenarnya bertujuan supaya porsi nasi terlihat lebih banyak. Akibat pencampuran oncom di nasi, makanan ini jadi punya tekstur yang menarik saat kita kunyah. Semakin enak bila kita menyantapnya bersama sambal, ayam goreng, tahu, tempe, dan lalapan.

Baca Juga: 5 Tips Food Photography Buat Nambah Daya Tarik Jualan Makananmu

  1. Seblak

makanan khas jawa barat - seblak

Kamu pasti mengetahui makanan yang satu ini! Seblak biasanya menjadi incaran konsumen saat sedang hujan karena sensasi hangat yang timbul saat memakannya. Masyarakat mulai mengenal makanan tersebut sekitar tahun 2000-an di Cianjur, Jawa Barat.

Seblak berasal dari Bahasa Sunda ‘segak‘ yang berarti menyengat. Rasa seblak yang kuat itu sebenarnya berasal dari bumbu kencurnya. Selain itu, seblak juga umumnya mencampurkan bahan-bahan seperti kerupuk rebus, mi, bakso, aci, dan cabai.

Kuahnya yang merah, pedas, dan gurih menjadi daya tarik bagi penggemar kuliner pedas. Bisnis seblak menarik untuk kamu coba karena minat masyarakat yang tinggi terhadap masakan ini. Kamu bisa mengkreasikan seblak dengan berbagai topping unik agar menarik di pasaran.

  1. Karedok 

Jika kamu menyukai hidangan sayur dengan balutan saus kacang, kamu harus mencoba karedok. Makanan khas Jawa Barat ini menggunakan bahan aneka sayuran mentah yang segar. Di antaranya, timun, tauge, kol, kacang panjang, kemangi, terung lalap hijau, dan leunca, kemudian semuanya saus kacang gurih sebagai pelengkapnya.

Karena sayurannya yang tidak melalui proses pemasakan, kandungan gizi makanan ini pun menjadi cukup tinggi. Sayuran pun tidak kehilangan zat-zat baiknya akibat proses pemasakan atau pemanasan.

Baca Juga: Kirim Produk Segar dan Frozen Food, Aman Terjaga Kualitasnya dengan LummoSHOP

  1. Mi Kocok

Untuk penyuka mi, masakan yang satu ini pasti sudah tidak asing di telinga. Mi kocok adalah mi khas Bandung yang memiliki dasar kuah kaldu sapi. Mi tersebut sudah ada sejak 1958. Namanya berasal dari cara pembuatannya yaitu dengan cara mengocok-kocok mi dengan saringan bergagang di air panas sampai mi matang. Jenis mi yang menjadi ciri khasnya adalah mi kuning gepeng yang licin berpadu dengan kikil, tauge, bakso, dan bawang goreng.

  1. Batagor

Batagor alias bakso tahu goreng termasuk camilan legendaris khas Bandung, Jawa Barat. Seperti namanya, batagor berbahan tahu dengan isian adonan dari campuran ikan tenggiri dan tepung aci kemudian digoreng hingga matang. Terakhir, kita siram dengan bumbu kacang pekat, kecap manis, saus sambal, dan perasan jeruk nipis.

Asal usul batagor muncul pada 1968 di Bandung. Awalnya, seorang penjual bakso sering menyisakan adonan baksonya sehingga ia pun menggoreng dengan tahu agar tidak basi. Kemudian, ia membagikannya kepada orang-orang. Lama kelamaan, bakso tahu goreng itu malah makin banyak penggemarnya, sehingga ia memutuskan untuk menjualnya.

Sekarang, sudah banyak batagor legendaris yang bisa kamu temui di Bandung. Bila kamu ingin memulai usaha batagor, kamu bisa mencoba menjualnya dalam bentuk frozen atau besekan, sehingga pembeli tinggal menggorengnya sendiri di rumah. 

  1. Colenak

Colenak adalah kependekan dari frasa ‘dicocol enak’. Ia adalah makanan manis khas Jawa Barat yang terbuat dari peuyeum bakar, kemudian mendapatkan saus campuran gula merah dan kelapa di atasnya. Peuyeum sendiri merupakan singkong yang telah melewati proses fermentasi, memiliki rasa manis lembut dan tidak berbau menyengat seperti tape.

  1. Cuanki

Jajanan yang mudah kita temukan berbagai sudut Kota Bandung salah satunya adalah cuanki. Biasanya, pedagangnya menjajakan dengan pikulan. Nama cuanki berasal dari sebuah merk dagang bernama Bakso Tahu Kuah Choan Kie yang berasal dari Bandung dan melakukan produksi di Cimahi.

Bakso tahu Choan Kie pada awalnya menggunakan daging babi karena memiliki target pasar orang keturunan Tionghoa. Baru sekitar 1980-an, mantan-mantan pegawai Choan Kie memutuskan untuk mencoba membuat sendiri cuanki versi mereka. Mereka pun mengganti daging babi dengan ikan supaya bisa menyasar semua kalangan konsumen.

Saat ini, cuanki banyak yang menggunakan bahan dasar ikan, daging sapi, tepung tapioka, dan bumbu penyedap. Olahan tersebut berpadu bersama bakso, siomay kukus, siomay goreng, dan tahu dalam kuah kaldu. Kemudian, ada taburan bawang goreng, seledri, juga sambal dan kecap sebagai pelengkap.

Baca Juga: Peluang Usaha Online F&B Paling Menjanjikan, di Antaranya Minim Modal

  1. Empal Gentong

Bagi kamu yang pernah mengunjungi Kabupaten atau Kota Cirebon, rasanya kurang lengkap bila tidak makan empal gentong. Makanan khas Jawa Barat ini sekilas mirip seperti soto atau gulai, karena memiliki kuah berwarna kuning.

Empal gentong terbuat dari potongan daging sapi, usus, dan babat. Keunikannya karena proses memasaknya menggunakan kayu bakar di dalam gentong yang terbuat dari tanah liat. Empal gentong lebih nikmat dimakan dengan nasi hangat atau lontong. 

  1. Tahu Sumedang 

makanan khas jawa barat - tahu sumedang

Banyak orang yang dengan sengaja berkunjung ke Sumedang hanya untuk menyantap tahu Sumedang langsung dari daerah asalnya. Siapa sangka, makanan khas Jawa Barat ini pada mulanya berasal dari Ong Kino dan istrinya yang memproduksi tahu di Sumedang.

Ciri khas tahu Sumedang adalah penyajiannya yang menggunakan anyaman bambu yang bisa menampung puluhan tahu goreng di dalamnya. Lalu, cabai rawit atau saus kecap kental dan pedas sebagai pelengkap.

  1. Cilok

Salah satu ciri khas bahan makanan Jawa Barat adalah aci. Terdapat berbagai varian makanan yang terbuat dari tepung aci, antara lain cilok, cireng, dan cimol. Cilok memiliki arti aci dicolok, karena penyajiannya yang menggunakan tusukan sate untuk mencolok acinya yang bulat. Cilok punya tekstur kenyal dengan siraman saus kacang atau kuah seperti bakso. Kamu bisa menemukan penjual cilok menggunakan gerobak atau sepeda motor di pinggir jalan.

  1. Tahu Gejrot 

Ada lagi makanan khas Jawa Barat yang terbuat dari tahu yang berasal dari Cirebon, yakni tahu gejrot. Makanan itu terdiri dari potongan tahu goreng, dengan siraman kuah yang terbuat dari campuran cabai rawit, bawang putih, bawang merah, dan gula merah. 

Ada yang mengemas kuahnya di dalam botol kaca atau plastik, sedangkan penyajian tahu gejrot biasanya di layah, yakni piring kecil yang terbuat dari tanah liat. Nama ‘gejrot’ sendiri berasal dari bunyi “jrot-jrot” yang terdengar saat pedagang menyiram kuah gula merahnya dari botol. 

  1. Comro

Comro adalah jajanan pasar yang menjadi favorit banyak orang. Nama makanan khas dari Jawa Barat ini merupakan singkatan dari oncom di jero atau oncom di dalam. Makanan itu terbuat dari singkong halus yang dibentuk bulat atau lonjong berisi oncom dan cabai, kemudian digoreng.

Saat ini, comro bisa kamu temukan dengan mudah di tukang gorengan kaki lima. Bisnis kuliner comro memiliki potensi yang besar karena bahan-bahannya memiliki harga yang terjangkau serta cara membuatnya pun mudah. 

  1. Dodol Garut

Dodol garut merupakan makanan tradisional khas Jawa Barat yang biasa menjadi oleh-oleh wisatawan. Makanan ini berasal dari sekitar Garut, Tasikmalaya, dan Bandung. Bisnis makanan ini mulai berkembang sejak tahun 1926.

Bahan untuk membuat dodol yang tradisional adalah santan, tepung ketan, kelapa, dan gula merah. Namun, saat ini dodol sudah memiliki berbagai variasi rasa, seperti stroberi, durian, nangka, dan lain sebagainya.

Ada banyak sekali makanan khas Jawa Barat yang bisa kamu kembangkan untuk menjadi ide bisnis kuliner. Untuk memulai usaha makanan, kamu harus memastikan rasanya enak dan konsisten, bersih, dan menggunakan bahan yang terjamin mutunya. Selamat mencoba!

 

Baca juga artikel terkait lainnya: