fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

17 Makanan Khas dari Jawa Timur yang Bisa Jadi Ladang Bisnis

makanan khas dari jawa timur

Kuliner Jawa Timur memang bermacam-macam, karena setiap kota pasti punya makanan keunggulannya sendiri. Dengan keberagaman makanan khas Jawa Timur, potensi bisnis yang ada jadi makin besar. Kamu bisa memilih menjalani bisnis makanan berat seperti nasi atau usaha kuliner makanan ringan seperti keripik. 

Supaya kamu lebih paham, ini dia daftar makanan khas daerah Jawa Timur yang bisa jadi ladang bisnis kuliner!

1. Lapis Surabaya

Lapis Surabaya atau juga terkenal dengan sebutan spikoe atau spekkoek adalah kue yang terinspirasi dari kue lapis Eropa. 

Kue lapis Surabaya biasanya terdiri dari tiga lapis kue berwarna kuning dan cokelat. Bahannya pun sebenarnya sederhana, yakni kuning telur, gula pasir, mentega, tepung terigu, vanili bubuk, dan cokelat bubuk. 

Lapis Surabaya merupakan oleh-oleh wajib bila berkunjung ke Kota Pahlawan, tapi masyarakat juga biasa menyantap kue ini saat perayaan hari besar seperti Idulfitri, Natal, dan Imlek.

2. Siropen Telasih

Selain makanan, ada juga minuman khas Jawa Timur, yaitu siropen telasih. Melansir dari Detik.com, siropen telasih merupakan pabrik sirup pertama di Indonesia. Sampai saat ini, pabrik ini juga masih terus beroperasi di Jalan Mliwis, Surabaya.

Pabrik siropen telasih berdiri sejak 1923 dengan nama Limoen J.C van Drongelen & Hellfach dan dibangun oleh pengusaha Belanda bernama J.C van Drongelen.

Seiring perkembangan zaman, pabrik ini beberapa kali berganti pengelola. Meski begitu, pabrik siropen telasih tetap konsisten memproduksi sirop. Ada 8 varian rasa yang bisa kamu pilih, mawar, frambozen, coco pandan, leci, stroberi, arbein, melon, dan vanili. Kamu dapat membeli siropen dengan mudah di berbagai toko online

Dengan sejarahnya yang kuat, bangunan pabrik siropen telasih pun terdaftar sebagai cagar budaya. Wali kota Surabaya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dengan nomor 188.45/75/436.1.2/2015.

3. Soto Lamongan

Kita semua tahu bahwa soto di Indonesia sangat bervariasi tergantung daerahnya masing-masing, begitu juga dengan Jawa Timur. 

Soto Lamongan adalah makanan khas Jawa Timur yang menjadi comfort food di kala hujan karena memberikan sensasi hangat dan penuh cita rasa. Ciri khas soto Lamongan adalah kuahnya yang gurih, pekat, dan nikmat karena memakai bubuk soya dan kunyit. 

4. Rawon

Ini dia makanan khas daerah Jawa Timur yang tidak asing bagi kebanyakan orang! Rawon adalah sup daging dengan kuah warna hitam yang berasal dari kluwek. Masakan ini biasa disajikan bersama nasi, tauge pendek, sambal, telur asin, dan kerupuk udang.

Ada beberapa rawon yang terkenal dan selalu laris, seperti Rawon Setan Embong Malang, Rawon Kalkulator, Rawon Pak Pangkat, Rawon Nguling, dan Rawon Penjara. Kedai-kedai rawon tersebut punya banyak penggemar karena berhasil menciptakan keunikan tersendiri, sehingga menarik minat konsumen.

Contohnya Rawon Setan dijuluki seperti itu karena hanya buka di malam hari, sedangkan Rawon Pak Pangkat memiliki varian menu seperti rawon suwir, rawon campur, dan rawon krensengan. 

5. Pecel Madiun

Pecel adalah makanan yang sering kamu temui di daerah Jawa Timur, salah satu yang paling khas adalah pecel Madiun.

Hidangan ini terdiri dari kangkung, kacang panjang, tauge, dan petai cina, lalu ditaburi dengan serundeng dan disiram saus kacang yang gurih. Sebagai pendamping, kamu juga menambahkan tahu, tempe, peyek, dan telur. 

Pusat pecel Madiun berada di Jalan Cokroaminoto. Kedai yang paling terkenal adalah Pecel 99, sebab menjadi favorit Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Di jalan tersebut, kedai pecel biasa berjualan dari pagi hingga pagi, sehingga tidak perlu khawatir kelaparan di malam hari bila melewati kawasan itu.

makanan khas dari jawa timur6. Keripik Buah

Keripik buah adalah camilan khas kota Malang yang punya potensi besar untuk jadi bisnis kuliner. Saat ini pabrik keripik buah sudah tersebar di Malang, mulai dari produsen rumahan, sampai pabrik-pabrik besar. 

Keripik buah mempunyai banyak peminat karena rasanya yang unik, cocok sebagai oleh-oleh, dan lebih sehat ketimbang keripik biasa. 

Ada banyak sekali macam keripik buah, yang paling standar adalah apel, nangka, nanas, mangga, pisang, dan salak. Namun, yang lebih unik ada buah naga, pepaya, semangka, belimbing, stroberi, dan rambutan. 

7. Opak Gambir

Opak gambir adalah jajanan khas daerah Jawa Timur dan sekitarnya. Dikenal juga dengan semprong, makanan ini merupakan camilan renyah manis yang biasa muncul saat Lebaran tiba. 

Peluang usaha kuliner opak gambir terbuka lebar, karena modalnya tidak terlalu tinggi mengingat bahwa tidak sulit untuk mencari bahan-bahannya. Ibu-ibu desa juga banyak yang menjadi produsen opak gambir, lalu dikirim ke kota-kota besar. 

8. Wajik Kletik

Beberapa daerah di Indonesia memiliki hidangan wajik, salah satu yang paling terkenal adalah wajik kletik dari Blitar. 

Makanan khas dari Jawa Timur ini punya bahan utama yang sama dengan wajik biasa, yaitu beras ketan. Bedanya, bungkus wajik kletik menggunakan klobot alias kulit jagung kering. Butiran ketan pada wajik kletik juga tidak semuanya mengembang, sehingga punya tekstur yang unik saat dikunyah. 

9. Peyek Uceng 

Masih dari Blitar, kali ini ada peyek uceng. Peyek uceng adalah rempeyek yang terbuat dari olahan ikan uceng, yaitu ikan air tawar berukuran kecil yang punya rasa seperti ikan wader.

Warung Uceng Sukaria Wlingi merupakan pelopor makanan khas Jawa Timur ini. Pada 1977, Haji Sukari menjual nasi pecel dan peyek uceng. Lama kelamaan, lauk uceng goreng, lalapan, dan sambal pun menjadi favorit di warung ini. Sampai sekarang, warung ini masih menjadi lokasi wajib bagi para pecinta kuliner yang berkunjung ke Blitar. 

10. Ayam Lodho 

Ayam lodho adalah olahan ayam khas Tulungagung, Jawa Timur. Makanan ini merupakan ayam yang dibakar di bara api panas, lalu dicelup ke kuah santan pedas. 

Bahan utama dari ayam lodoh adalah satu ekor ayam kampung atau pejantan yang dibelah dan dibentangkan. Ayam ini memiliki rasa unik yang berasal dari kulitnya yang gosong akibat proses pembakaran. Makin nikmat bila menyantapnya dengan nasi hangat!

11. Bebek Sinjay

Siapa sih yang tidak tahu bebek sinjay? Bebek sinjay adalah hidangan bebek khas Madura, Jawa Timur. Namun, saat ini outlet-nya juga sudah tersebar di Surabaya dan Malang. 

Bebek sinjay memiliki rasa yang gurih akibat campuran bumbu dan rempah-rempahnya. Salah satu ciri khasnya adalah sambal pencit sebagai pendampingnya. Sambal pencit merupakan sambal cabai lengkap dengan parutan mangga muda. Gurih, pedas, asam, dan sedap! 

12. Rujak Soto

Buat kamu yang suka perpaduan rasa unik, bisa mencoba rujak soto! Rujak soto adalah masakan khas Banyuwangi, Jawa Timur. Sesuai dengan namanya, rujak soto adalah campuran dari rujak sayur dan soto. 

Isi hidangan ini ada lontong, timun, sayuran rebus, tahu, tempe, dan irisan daging atau babat. Kemudian, diberi bumbu rujak kacang, lalu disiram dengan kuah soto bening. Agar makin lezat, biasanya rujak soto disantap bersama emping melinjo atau kerupuk udang.

makanan khas dari jawa timur13. Bakso Malang 

Siapa sih yang tidak suka bakso Malang? Hidangan kuah adalah favorit banyak orang karena punya isian yang lengkap. Ada bakso, mi, bihun, pangsit goreng, tahu bakso, dan bakso goreng. Ditambah dengan sambal merah yang khas. 

Bisnis bakso Malang terus punya daya tariknya sendiri, bahkan saat ini sudah banyak yang menjual bakso malang frozen. Kita bisa dengan mudah membuat bakso Malang sendiri di rumah dengan racikan dan bahan yang sudah tersedia di dalam kemasan. 

14. Sego Tempong

Sego tempong atau nasi tempong adalah kuliner Banyuwangi yang cukup terkenal. Kuliner ini biasanya berisi sayuran rebus, seperti bayam, kenikir, kol, kacang panjang, terung, genjer, dan kemangi. Dilengkapi dengan tempe, tahu, bakwan jagung, dan ikan jambal. 

Nah, yang membedakan sego tempong dari nasi lain adalah siraman sambal kacang dengan aroma kencur yang khas dan sambal mentah yang sangat pedas. Saking pedasnya, nasi ini membuat kita merasa seperti ditempeleng, kata tempong sendiri memiliki arti ditampar.

Dulunya, makanan khas dari Jawa Timur ini merupakan makanan para petani di sawah, tapi sekarang hidangan ini sudah menjadi santapan masyarakat umum dan mudah kamu jumpai di Banyuwangi. 

15. Nasi Krawu

Masih bertema nasi, ada nasi krawu dari Gresik. Alkisah, pendatang dari Madura membawa nasi krawu Gresik. Ia mencoba membuka usaha nasi krawu dan mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat.

Krawu memiliki mengambil sesuatu dengan tangan. Makanya, penjual nasi krawu biasanya mengambil lauk-lauknya menggunakan tangan.

Isi nasi krawu terdiri dari daging suwir, jeroan sapi, serundeng, dan sambal. Sambalnya yang sangat pedas membuat makanan khas dari Jawa Timur ini menarik perhatian para pecinta cabai! 

16. Lontong Balap

Lontong balap adalah makanan khas daerah Jawa Timur yang tidak boleh kamu lewatkan. Makanan ini terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, kecap, petis, sambal, dan taburan bawang goreng. 

Lentho adalah pembeda lontong balap dari lontong yang lain. Lentho merupakan kacang tolo atau kacang hijau yang direndam dengan bumbu, ditumbuk, dibentuk bulat, lalu digoreng. 

Nama lontong balap berasal dari para penjual lontong yang menggunakan gentong yang dipikul. Mereka terbiasa berlari-lari seperti sedang balapan saat berebut pembeli. Akhirnya nama itu pun melekat sampai sekarang. 

17. Rujak Cingur

Rujak cingur adalah kuliner khas Jawa Timur yang terkenal karena keunikannya. Bahan utama makanan ini adalah cingur atau mulut sapi yang direbus.

Selain mulut sapi, rujak cingur dilengkapi dengan timun, bengkuang, mangga muda, kedondong, dan nanas. Lalu ditambah lontong, tahu, tempe, tauge, kangkung, dan kacang panjang. Sebagai penyatu semuanya, rujak cingur disiram dengan bumbu kacang yang telah ditambah petis dan asam jawa. 

Itu dia daftar makanan-makanan khas daerah Jawa Timur. Semuanya memiliki keunggulannya masing-masing, mulai dari bahannya yang jarang ditemui di tempat lain, sampai ceritanya yang bersejarah. Apakah kamu tertarik berbisnis kuliner dengan menyajikan makanan Jawa Timur?