fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

3 Contoh Bisnis Model Canvas Berikut Tipsnya

bisnis mode canvas

Orang sering bingung ketika ingin memulai berbisnis. Dalam otak mereka begitu banyak rencana tetapi sulit untuk menuangkannya dengan jelas. Pada akhirnya, ketika dijalankan bisnis pun jadi berantakan karena tidak ada perencanaan yang matang. Agar hal tersebut tidak terjadi, kamu bisa menggunakan bisnis model canvas untuk memetakan rencana bisnis kamu. 

Apa Itu Bisnis Model Canvas? 

Bisnis model canvas adalah strategi manajemen dalam bentuk visual chart yang terdiri atas sembilan elemen. Alexander Osterwalder lewat buku Business Model Generation yang pertama kali terbit pada tahun 2005 memperkenalkan konsep ini. Dalam bukunya, Osterwalder menjelaskan sebuah rangka kerja simpel yang mewakili setiap elemen-elemen penting yang ada dalam model bisnis.

Tujuan dari bisnis model canvas ini untuk memetakan semua arah bisnis sehingga memberikan hasil yang terbaik. Pada akhirnya, sebuah perusahaan akan mampu menyampaikan nilai, menangkap peluang bisnis yang sedang atau akan dijalankan.

Konsep bisnis model canvas ini cukup populer di antara perusahaan startup karena dianggap bisa memvisualisasikan, memaparkan dan  menciptakan kinerja yang optimal.

Untuk lebih mengerti soal ini, simak penjelasan soal elemen yang ada, cara penerapan dan contoh dari model ini. 

Sembilan Elemen Penting

Alexander Osterwalder menyebutkan ada sembilan elemen dari konsep model bisnis canvas ini, yaitu segmen pelanggan, nilai, saluran, sumber pendapatan, sumber daya utama, hubungan pelanggan, aktivitas yang dijalankan, mitra kerja utama dan struktur biaya. Mari kita bahas secara detail satu per satu elemen tersebut. 

  1. Segmen Pelanggan 

Elemen pertama dari bisnis model canvas dan paling penting adalah pelanggan atau konsumen. Kamu harus tahu siapa yang jadi target market, tipe pelanggan seperti apa yang berminat jadi membeli produk atau jasa kamu. Lebih lanjut, elemen ini akan memuat data soal pelanggan seperti umur, gender, minat dan kebiasaan. 

  1. Nilai 

Selanjutnya, nilai atau value proposition yang jadi segmen kedua setelah menentukan target market. Dalam nilai ini perlu kamu jabarkan apa saja nilai atau point yang bisa ditawarkan pada konsumen. Misalnya, kamu bisa menawarkan keunikan produkmu ketimbang kompetitor.

Untuk membantu mempermudah mencari nilai, ada beberapa pertanyaan yang bisa jadi panduan, yaitu: 

    • Keunggulan dari produk kamu 
    • Manfaat yang didapat oleh konsumen 
    • Kenapa konsumen memilih produk  kamu dan apa yang membedakan dengan produk kompetitor. 
  1. Saluran

Saluran atau channel adalah media interaksi yang digunakan oleh pelaku bisnis untuk menyampaikan produk pada konsumen. Sebagai tambahan informasil, saluran yang dipilih sangat berpengaruh pada kesuksesan sebuah bisnis. Oleh karena itu, carilah saluran yang cocok dengan target market. Entah itu lewat media sosial, website, iklan atau marketplace

  1. Hubungan Pelanggan 

Bagaimana kamu sebagai pebisnis menjalin interaksi dengan konsumen? Pilih cara yang menarik konsumen agar mereka setia pada produk kamu. Misalnya, sejumlah program diskon, loyalty program atau program membership.

  1. Sumber Pendapatan 

Elemen kelima dari bisnis model canvas ini mencoba menjabarkan apa saja sumber pendapatan bisnis. Pikiran cara untuk meningkatkan pendapatan, tidak hanya dari sumber utama tetapi juga dari hasil lain. Misalnya, kalau kamu berbisnis mie ayam, maka kamu bisa juga menjual minuman dan side dish untuk menambah penghasilan.

  1. Sumber Daya 

    Sumber daya juga merupakan unsur penting dalam sebuah bisnis. Hal ini bisa terbagi dalam empat kategori, yaitu:

    • Sumber fisik: gedung, mesin, kendaraan, atau bahan baku
    • Intelektual: hak cipta, paten, partnership, dan trademark
    • Keuangan: saldo tunai, kredit, dan cadangan modal
    • Sumber daya manusia: karyawan, tim marketing, dan pemilik bisnis
  2. Aktivitas yang Dijalankan

Yang termasuk dalam elemen ini adalah kegiatan yang bisa menghasilkan value proposition atau nilai bagi perusahaan.

  1. Mitra Kerja 

Ini merupakan daftar mereka yang bekerja sama dengan perusahaan yang perannya penting bagi kelangsungan bisnis. Contoh dari mitra kerja misalnya supplier

  1. Struktur Biaya

Ini merupakan elemen terakhir dari model bisnis model canvas yang mencakup pemetaan biaya untuk operasional bisnis. Kamu perlu mengelola biaya dengan baik agar kondisi keuangan perusahaan tetap sehat. 

bisnis model canvasTips Membuat Business Model Canvas

Setelah kamu paham sembilan elemen bisnis model canvas, selanjutnya perlu tahu juga cara membuatnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelumnya, yaitu: 

  • Kenali kompetitor 

Ketika membuat bisnis model canvas ini kamu harus tahu siapa kompetitor agar bisa dipelajari kekurangan dan kelebihan mereka. Di samping itu, kamu perlu membuat bisnis yang mampu lebih baik dari kompetitor dan mampu bersaing. Pelajari apa yang dikeluhkan konsumen pada kompetitor. 

  • Urutkan elemen dengan sistematis

Saat merancang model ini kamu harus mengurutkan secara sistematis. Tujuannya adalah kamu tahu mana yang jadi skala prioritas dan lebih mudah untuk memetakan strategi jangka panjang. 

  • Hubungan tiap elemen

Sembilan elemen yang ada saling berhubungan satu sama lain. Maka dari itu, perhitungan secara baik-baik tiap elemennya. 

  • Kenali kondisi saat ini 

Selain mengamati kompetitor, kamu juga harus berfokus kepada perilaku konsumen. Yang terpenting, kamu juga harus bisa fokus pada kondisi saat itu agar strategi yang diterapkan benar.

  • Review 

Setelah merancang bisnis model canvas ini lakukan review apa sembilan elemen tersebut saling berkaitan atau tidak. 

Contoh Bisnis Model Canvas

Ada tiga contoh bisnis model canvas yang bisa jadi bahan rujukan. 

Contoh Bisnis Rumah Makan Mie Ayam

  • Segmen Pelanggan:
    Pelajar SMP/SMA, mahasiswa, pekerja kantoran
  • Nilai:
    Mie ayam akan dijual dengan berbagai pilihan rasa seperti mie ayam polos, mie ayam baso, mie ayam pangsit, mie ayam spesial (baso dan pangsit). Bisa dinikmati di restoran atau bisa dibawa pulang ke rumah.
  • Saluran:
    – Aplikasi pemesanan online seperti Gojek, Grabfood dan Shopeefood.
    – Festival kuliner
    – Media sosial lewat Instagram, Facebook dan TikTok.
  • Hubungan Pelanggan:
    – Potongan harga 15% untuk pembelian ketiga dan kelipatannya
    – Promo gratis minuman kalau membeli mie ayam spesial
    – Potongan harga saat ada bazar dan pameran
    – Potongan diskon bagi pemesanan lewat aplikasi online 
  • Sumber Pendapatan:
    – Modal awal dari pribadi
    – Hasil penjualan mie ayam
    – Penjualan side dish dan minuman
  • Sumber Daya:
    – Lokasi restoran yang strategis dekat sekolah dan kampus
    – Alat memasak yang modern dan praktis
    – Pekerja yang kompeten dalam mengolah mie ayam, membuat side dish dan minuman
    – Supplier bahan baku berkualitas
  • Aktivitas yang dijalankan:
    – Membeli bahan premium untuk bahan mie ayam dan side dish
    – Membuat mie ayam dan side dish yang lezat, bersih dan berkualitas
    – Pelayanan yang ramah, cepat dan memuaskan
    – Mempertahankan rasa agar pelanggan kembali memesan
  • Mitra kerja:
    – Supplier bahan baku mie premium
    – Pedagang ayam, baso, sayuran dan bumbu
    Influencer
    – Penyelenggara pameran dan bazar
  • Struktur biaya :
    – Pengadaan alat untuk memasak dan mengolah mie ayam
    – Mempersiapkan lokasi restoran
    – Pengadaan bahan baku
    – Persiapan anggaran pemasaran dan promosi.

bisnis model canvas Contoh Bisnis Tas dan Dompet Berbahan Kulit 

  • Segmen Pelanggan:
    perempuan usia 20-40 tahun, lokasi di kota besar dan pecinta fashion
  • Nilai:
    Model tidak umum dengan pattern geometris
    – Bahan dari kulit asli grade A
    Jahitan rapi dan halus
    – Kualitas ekspor
  • Saluran:
    Website dan direct email 
    Media sosial (Instagram, Facebook dan Twitter)
    Marketplace sebagai official store
  • Hubungan Pelanggan:
    Sistem loyalty
    Interaksi lewat media sosial terkait isu-isu positif dan membahas trend fashion
    Ada komunitas
  • Sumber Pendapatan:
    Modal pemilik
    Penjualan produk utama yaitu tas dan dompet 
    Transaksi dari marketplace
    – Produk perawatan tas
    – Ekspor
  • Sumber Daya:
    – Bahan kulit grade A
    – Pengrajin terampil in-house
    – Mesin dan alat modern
    – Website dan media sosial yang memiliki 200 ribu followers
  • Aktivitas yang Dijalankan:
    – Produksi tas dan dompet kulit
    – Marketing dan branding
    – Penjualan
    – Pergudangan
  • Mitra Kerja:
    – Pemasok bahan kulit
    – Pemasok label dan kemasan
    – Konsultan legal/HKI
    – Agen periklanan
    – Influencer
  • Struktur Biaya :
    – Biaya produksi
    – Total biaya marketing
    – Biaya infrastruktur digital
    – Karyawan
    – Sewa tempat, listrik, air
    – Servis mesin dan alat

Contoh Bisnis Kedai Kopi 

  • Segmen Pelanggan:
    Pria dan wanita umur 20-55 tahun, kelas menengah
    – Penggemar kopi dan jajanan  tradisional
  • Nilai:
    – Menyediakan aneka kopi dari berbagai daerah di Indonesia
    – Menyediakan jajanan tradisional dari berbagai daerah
    – Kopi dan jajanan yang terhidang adalah hasil kerjasama dengan pemasok yang segar dan tidak menggunakan pengawet
  • Saluran:
    – Menikmati kopi dan jajanan di lokasi
    – Menerima pesanan untuk acara-acara kantor
    – Order online
  • Hubungan Pelanggan:
    Reward membership, setiap 5 cangkir kopi dapat free 1 kopi
    – Promo weekday khusus kopi 10%
    – Paket khusus  weekend; kopi dan jajanan tradisional
  • Sumber Pendapatan:
    – Penjualan kopi tradisional yang jadi kekuatan utama
    – Jajanan
    – Penjualan bubuk kopi dalam kemasan
    – Pengembangan usaha di masa depan dengan cara waralaba
  • Aktivitas yang Dijalankan:
    – Menyediakan kopi yang enak dan berkualitas
    – Memberikan info seputar kopi dan jajanan tradisional
    – Memberikan pelayan yang baik dan ramah
  • Mitra Kerja:
    – Supplier kopi dari berbagai daerah yang merupakan petani kopi
    – Supplier jajanan tradisional
  • Struktur Biaya :
    – Bahan baku kopi
    – Biaya persiapan toko; gelas dan alat makan, mesin kopi, mesin kasir
    – Biaya karyawan
    – Tagihan listrik,air dan gas
    – Biaya sewa toko
  • Sumber Daya:
    – Lokasi strategis dekat kampus dan perkantoran
    – Tim barista yang handal, cepat dan ramah

Demikianlah seluk beluk dan penjelasan soal sembilan elemen bisnis model canvas yang bisa kamu terapkan dalam berbisnis. Semoga lancar dan sukses ya!