fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

4 Cara Meningkatkan Penjualan dengan Mengubah Kemasan

mengubah kemasan 01

Kemasan tak hanya berfungsi sebagai pembungkus produk. Secara keseluruhan kemasan adalah instrumen penting yang dapat membantu kamu mengembangkan identitas brand. Hal ini disebabkan salah satunya karena kemasan adalah titik kontak awal antara konsumenmu dan produkmu. Maka dari itu, kamu sebaiknya melakukan evaluasi terhadap kemasanmu secara berkala agar produk kamu dapat disampaikan dengan maksimal melalui kemasan yang mampu menciptakan ketertarikan dan bisa menjadi salah satu cara meningkatkan penjualan. Bagaimana caranya? Simak pemaparan dari Affan Arisga, seorang business owner, juga founder dari Munim Indonesia.

Identitas brand kamu adalah aspek krusial dari produk kamu. Benar adanya bahwa kualitas produk kamu memiliki peranan penting dalam menjaga kesetiaan konsumen untuk waktu yang lama, tetapi kamu produk kamu harus ditampilkan dengan maksimal agar konsumen akhirnya memutuskan untuk membeli produk kamu. Penampilan produk kamu tak cukup hanya melalui logo dan sedikit iklan, misalnya. Kemasan juga berperan penting, bahkan bisa menjadi cara meningkatkan penjualan.

Pentingnya Kemasan Produk

Dari setiap aspek dalam suatu kemasan produk, kamu bisa mulai memperhatikan hal-hal berikut berdasarkan skala prioritas. Lakukan ini sebagai cara meningkatkan penjualan agar produk kamu tak hanya dikemas dengan baik dan menarik tetapi juga mendatangkan peluang lebih besar dan profit lebih banyak.

  • Efektivitas: kemasan produk secara fungsi memiliki nilai efektivitas. Misalnya, pilihan kemasan untuk produk minuman ada begitu beragam. Dari mulai ukurannya, bentuk/modelnya, bahan dasarnya, desainnya, dan lain-lain. Jika kamu melihat dari aspek efektivitas, maka produk kamu hanya perlu kemasan yang secara fungsi efektif menjaga produkmu hingga sampai ke tangan konsumen.
  • Keamanan pangan: jika produkmu adalah produk makanan/minuman, aspek ini menjamin produk kamu tak hanya tersimpan dengan baik tetapi juga aman bagi konsumen.

mengubah kemasan 02

  • Easy delivery: untuk menjangkau konsumen lebih luas dengan memanfaatkan layanan antar atau bawa pulang, aspek ini harus menjadi perhatian. Dengan begitu, cara ini juga bisa meningkatkan penjualan. Pilihlah kemasan yang aman secara fungsi (tidak mudah bocor atau tumpah, tetap hangat, praktis, dll) serta memudahkan konsumen membawanya kemana – mana.
  • Desain menarik: aspek ini akan menentukan apakah konsumen akan merasa relate dengan produk kita melalui kemasan yang sesuai dengan selera mereka.
  • Faktor promosi informasi: kemasan menjadi medium yang dapat dimanfaatkan untuk kamu menyampaikan informasi tambahan mengenai brand kamu atau produk kamu secara lebih spesifik. Misalnya, menyertakan informasi mengenai akun media sosial, layanan customer service, atau informasi detil mengenai produk kamu. 
  • Budget: pada akhirnya setelah mempertimbangkan aspek-aspek di atas, aspek budget-lah yang akhirnya menentukan. Budget kemasan seringkali ditekan sehingga kurang maksimal manfaatnya. Pertimbangkanlah matang-matang sebelum kamu menentukan kemasan yang tepat untuk produkmu. 

Lantas, bagaimana cara meningkatkan penjualan melalui kemasan? Berikut empat cara marketingnya yang perlu kamu lakukan secara bertahap. 

Marketing Fokus pada Produk

Pertama-tama, kamu harus fokus pada produk. Jangan selalu mengacu kepada preferensi diri sendiri, karena target konsumen kamu bukanlah diri kamu sendiri. Pelajari baik-baik bagaimana kamu mau menciptakan produk ini, bagaimana kamu mau memposisikan produk ini, bagaimana produk kamu memiliki nilai tambah yang berbeda dengan produk kompetitor. Selanjutnya pelajari siapa target konsumen kamu, seperti apa profil mereka, apakah produk kamu bisa menjadi solusi atau pilihan bagi target konsumenmu, dan seterusnya. Setelah itu lanjut dengan bagaimana cara distribusi produknya. Intinya pada tahap ini kamu harus fokus pada produk kamu. 

Marketing Fokus pada Konsumen

Jika produk kamu sudah berjalan baik secara penjualan, dan konsumen pun dapat menerima produk kamu. Maka kemudian kamu bisa mengamati perubahan perilaku pada konsumen secara berkala. Perubahan perilaku konsumen seiring perubahan situasi dan gaya hidup, perkembangan teknologi, dan kemajuan informasi menyebabkan kamu harus melakukan hal tersebut. Sesuaikan produk dan brand kamu dengan kebutuhan konsumen sebagai salah satu cara meningkatkan penjualan. Berikan experience yang sepadan dengan yang uang dan waktu yang dikeluarkan oleh konsumen untuk membeli produkmu.

mengubah kemasan 03Marketing Fokus pada Brand Identity

Salah satu fungsi dari kemasan dalah menjadi brand identity. Setelah kamu melakukan tahapan dengan fokus pada produk dan konsumen, cara meningkatkan penjualan selanjutnya adalah melalui brand identity. Tetapkan brand identity yang sesuai dengan produk dan konsumen kamu, kemudian terapkan dengan konsisten. Niscaya, brand identity kamu bisa tertanam di benak konsumen dan menjadi dorongan bagi konsumen ketika akan melakukan keputusan membeli sehingga cara ini efektif meningkatkan penjualan produk kamu. 

Marketing Fokus pada Engagement

Ketika semua tahapan sudah terlaksana, maka selanjutnya adalah membangun komunikasi dua arah dengan konsumen. Kemajuan teknologi informasi saat ini sangat memudahkankan kita. Melalui aneka platform media sosial, kamu bisa membangun engagement dengan konsumen. Terkadang, aspek ini masih dianggap remeh dan tidak perlu oleh para pelaku bisnis, namun engagement yang bagus dapat menjadi cara meningkatkan penjualan. Penerapannya terkesan sepele, tetapi menciptakan engagement dan menjaga keberlangsungannya ternyata memerlukan modal yang cukup banyak, kreativitas kamu dalam berkomunikasi dengan konsumen, serta komitmen kamu untuk senantiasa terikat dengan konsumenmu dan menjaga mereka agar tetap setia dengan brand kamu. 

Dari penjelasan di atas, kini kamu paham, bukan, bagaimana kemasan dapat menjadi cara meningkatkan penjualan? Saatnya kamu coba evaluasi kembali secara keseluruhan, tak hanya kemasan produkmu, tetapi juga identitas brand kamu. Selamat mencoba!

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP