fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

4 Pertanyaan Umum sebelum Memulai Bisnis Online Produk Ibu dan Anak

produk ibu dan anak

Bisnis online produk ibu dan anak, terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, apalagi sejak adanya pendemi Covid-19. Ibu-ibu memilih untuk berbelanja online, daripada berisiko keluar untuk keliling mall mencari produk anak, produk bayi, atau produk ibu hamil. 

Bisnis online perlengkapan ibu dan anak memang sudah berkembang sejak sebelum pandemi. Namun pertumbuhannya makin signifikan sekarang. Maka pebisnis online yang menyediakan: produk anak, produk bayi dan produk ibu hamil, juga makin banyak. 

Banyaknya pemain dalam bisnis online perlengkapan ibu dan anak, tentunya menjadi tantangan bagi pebisnis sejenis. Oleh sebab itu, perlu untuk mengidentifikasi dan mengenali calon pelanggan produk kebutuhan ibu dan anak. Caranya adalah dengan mengajukan empat pertanyaan sederhana berikut. 

  1. Mengapa Berbelanja Online Keperluan Anak Produk Mom & Baby?

Bisnis online tentu dimulai dari alasan, yang utama adalah adanya kebutuhan. Demikian pula dengan konsumen yang akan menjadi pelanggan jualan online-mu, juga memiliki alasan untuk melakukannya. Kamu bisa menjawab alasan mereka berbelanja online. Beberapa alasan pelanggan berbelanja: produk anak, produk bayi, dan produk ibu hamil, secara online seperti di bawah ini: 

  • Sibuk. Ibu, baik yang rumah tangga atau karier adalah orang yang sangat sibuk. Sehingga mereka berbelanja online, karena tidak perlu meluangkan waktu khusus untuk pergi ke mall atau toko yang menjual keperluan ibu dan anak. Oleh sebab itu, bisnis online produk ibu dan anak milikmu, harus mampu menyajikan pembelian yang sederhana.

  • Hemat Waktu. Berbelanja online jelas hemat waktu. Sama seperti sebelumnya, kamu yang jualan online harus mampu menyediakan pembelian yang mudah dilakukan dan sederhana. Dan jangan lupa, pelayanan yang cepat.

  • Butuh Nyaman. Ciri khas dari orang yang butuh nyaman adalah mereka suka barang yang ngetrend. Oleh karenanya, perhatikan barang kebutuhan ibu dan anak yang ngetrend, kemudian sediakan di tempat jualan online-mu.

  • Praktis. Membeli secara online tentu karena kepraktisan. Tidak perlu jalan dari satu toko ke toko lain untuk mencari sederet wishlist keperluan anak yang biasanya tidak hanya satu. Maka buat penjualan online-mu menjadi praktis, untuk menarik lebih banyak pelanggan.

  • Harga. Harga di jualan online sangat mudah untuk diakses. Sehingga penjual online dengan harga bersaing akan lebih menarik bagi pelanggan. Oleh karenanya, buat strategi penetapan harga, untuk menentukan nilai jual yang akan menarik bagi konsumen.

  • Ketersediaan dan Keberagaman Produk. Belanja online yang dilakukan ibu-ibu dilatar belakangi oleh ketersediaan dan keberagaman produk yang mereka cari. Sesuai dengan psikologis para ibu, yang senang melihat dan membandingkan. Maka sediakan barang yang beragam di toko produk perlengkapan ibu dan anak milikmu, dan pastikan persediaannya selalu terjaga jangan sampai kehabisan.

  • Review atau Testimoni. Review dan testimoni penting bagi ibu-ibu karena mereka pemilih dan sangat percaya pada pengakuan seseorang. Maka usahakan selalu mintalah review atau testimoni dari pelanggan yang telah membeli produk dari bisnis online-mu. Biasanya sudah ada kolom tersendiri di marketplace untuk review. Kamu juga bisa meminta review dengan cara menyampaikannya di paket yang kamu kirimkan, dengan cara review disampaikan di media sosial.

  • Promosi. Alasan satu ini kamu bisa membuatnya. Ya, ibu-ibu bisa pula dipengaruhi melalui promosi. Oleh sebab itu, penting bagi bisnis online-mu untuk berpromosi, lewat media apa pun seperti: media cetak, elektronik, media sosial sampai media dari mulut ke mulut. 
  1. Siapa yang Berbelanja Online Keperluan Anak Produk Mom & Baby?

Pertanyaan kedua yang perlu kamu ajukan untuk bisnis online perlengkapan ibu dan anak, adalah: siapa yang akan berbelanja produk anak, produk bayi, dan produk ibu hamil?

Tentu saja akan langsung terjawab, yaitu ibu. Nah ibu di sini masih dibagi menjadi dua yaitu:

  • Ibu yang sudah memiliki anak. Barang-barang yang dibutuhkan misalnya: fashion untuk ibu dan anak (baju, daster, sepatu, dsb), mainan anak, makanan dan minuman untuk ibu dan anak (susu, vitamin, makanan sehat), perawatan (pampers, pembalut, bedak, minyak telon, dsb).

  • Ibu yang akan memiliki anak. Kalau yang ini bisa jadi ibu baru atau ibu yang sedang hamil. Barang yang dibutuhkan juga tidak jauh berbeda dengan ibu yang memiliki anak.produk ibu dan anak
  1. Bagaimana Kebiasaan Ibu-ibu yang Berbelanja Online Keperluan Anak Produk Mom & Baby?

Pertanyaan berikutnya yang harus kamu jawab sebagai pebisnis online perlengkapan ibu dan anak adalah: bagaimana kebiasaan calon pelangganmu? Ibu-ibu yang membeli produk anak, produk bayi, dan produk ibu hamil, memiliki kebiasaan tertentu. Dengan kebiasaan tersebut, kamu dapat melakukan identifikasi untuk mendatangkan mereka menjadi pelangganmu. 

Berikut adalah kebiasaan dari ibu-ibu yang berbelanja produk ibu dan anak secara online

  • Mereka mencari rekomendasi di grup media sosial. Ibu-ibu selalu memperhatikan rekomendasi dari grup media sosialnya. Karena menurut mereka, di sana adalah lingkaran orang yang bisa dipercaya. Untuk bisa membuat barangmu direkomendasikan, maka jadilah anggota grup media sosial ibu-ibu calon konsumenmu. Bagikan banyak hal yang bermanfaat berkenaan dengan ibu dan anak, dan jadilah sahabat mereka. Kemudian setelah mereka percaya, mereka akan menjadi pelanggan bisnismu.

  • Mencari rekomendasi dari media sosial. Eksis di media sosial dengan menampilkan berbagai ulasan dari pelanggan atau pers, juga sangat penting. Karena ibu-ibu adalah pengikuti aktif media sosial, dan senang melihat ulasan barang-barang kebutuhan ibu dan anak.

  • Senang barang yang sedang ngetrend. Para wanita senang barang yang ngetrend. Buktinya saat satu temannya menggunakan daster polkadot yang cantik, maka dengan segera lainnya akan mengikuti untuk membeli. Dan ragam perlengkapan ibu dan bayi ini semakin hari semakin inovatif. Maka kamu harus menyediakan barang yang sedang ngetrend untuk membuat pembeli datang kepadamu.

  • Mengharapkan barang yang aman, berkualitas, harga terjangkau. Ibu-ibu dengan segala dinamika hidupnya adalah seorang pengawas yang teliti dan penuh kasih sayang. Mereka ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Sehingga kamu sebagai penyedia produk untuk ibu dan anak, harus mampu menyediakan barang yang aman dan berkualitas. 

Hal tersebut senada dengan yang disampaikan oleh Adrian Lucas direktur utama Sugarbaby, sebuah perusahaan yang menghasilkan peralatan dan mainan bayi. IdIa menyatakan bahwa orang tua milenial menginginkan barang berkualitas tinggi, desain menarik, dan dijual pada harga yang terjangkau. Untuk kualitas terutama adalah dari faktor keamanan dan material yang tidak mengandung bahan berbahaya.

  1. Apa Produk yang Paling Diminati saat Berbelanja Online Keperluan Anak Produk Mom & Baby?

Setelah tiga pertanyaan sebelumnya terjawab, maka kemudian kamu perlu menjawab pertanyaan keempat atau yang terakhir. Apa produk anak, produk bayi, dan produk ibu hamil, yang paling diminati? 

Menjawab pertanyaan ini, berdasarkan ekonomi.bisnis.com, pada 2020 produk paling diminati adalah 51% di pakaian bayi dan 25,5% adalah baby gear. Jadi, produk fashion memang masih menjadi pemimpin pasar penjualan online

Tentu saja mengenai barang atau perlengkapan ibu dan anak yang paling diminati akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Maka penting bagi bisnis online-mu untuk terus melakukan riset sehubungan hal tersebut. Tujuannya agar kamu terus bisa menjual barang yang tepat di waktu yang tepat pula. Sehingga investasi belanjamu akan segera kembali dan mendatangkan keuntungan. 

produk ibu dan anak
Bisnis
Online Produk Ibu dan Anak dengan D2C atau direct to consumer

Bisnis online untuk produk anak, produk bayi, dan produk ibu hamil, umumnya menggunakan marketplace. Sayangnya dengan model demikian maka bisnis online-mu tidak terangkat brandingnya. Yang semakin membesar dan dikenal justru marketplace-nya. Oleh sebab itu, kamu juga butuh untuk mem-branding jualan online perlengkapan ibu dan anakmu.

Salah satu model bisnis untuk mem-branding bisnis online adalah D2C atau direct to consumer. Model bisnis ini maknanya menghubungkan antara bisnis dengan konsumen secara langsung. Kelebihan model D2C adalah hubungan langsung yang menghilangkan perantara. Marketplace adalah perantara yang dimaksud di sini.

Menggunakan marketplace memiliki beberapa kelemahan, seperti: branding lemah dan adanya biaya komisi. Branding lemah karena pelanggan hanya fokus kepada barang bukan branding atau merek bisnis. Sedangkan biaya komisi akan membuat harga jual menjadi lebih mahal. Belum lagi jika ingin mengikuti promo, bisa membuat pebisnis online gigit jari.

Dengan D2C atau direct to consumer, kamu tidak lagi butuh perantara, sehingga tak perlu keluar biaya komisi. Caranya tentu saja dengan membuat website jualan online, milikmu sendiri. Sekarang kamu tidak perlu repot, karena banyak platform pembuatan website salah satunya LummoSHOP, yang bisa mewujudkan bisnismu sesuai model direct to consumer. Dengan D2C kamu bisa bisnis online beneran. Sebab merekmu akan benar-benar dikenal oleh pelanggan.

Jadi, lakukan identifikasi pelanggan dengan tepat, untuk membuat mereka datang, dan terapkan D2C sehingga kamu bisa jualan online beneran. 

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP