fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

5+ Contoh E-mail Marketing untuk Menarik Minat Konsumen

contoh e-mail marketing

Kamu ingin mencoba strategi promosi dengan e-mail marketing, tapi belum tahu bagaimana contoh yang efektif? E-mail marketing memang terkenal memiliki peran penting dalam menarik minat konsumen. Sebab, e-mail marketing menggunakan cara komunikasi yang lebih personal. Lantaran demikian, banyak pebisnis yang masih memakainya hingga kini.

Pengertian E-mail Marketing

E-mail marketing merupakan cara promosi yang biasa pebisnis lakukan dengan cara mengirimkan pesan melalui e-mail. Terdapat banyak teknik dan cara pebisnis menjangkau keperluan usahanya dengan menggunakan e-mail marketing. Soalnya, target penggunaan e-mail marketing bisa sangat spesifik, kepada calon konsumen, konsumen baru, konsumen lama maupun konsumen loyal. Tujuannya pun bisa berbagai macam, mengenalkan produk sampai penawaran diskon.

(Baca juga: Tools Wajib Punya Buat Promosi Jualan Online)

Pentingnya E-mail Marketing

Sudah lebih dari empat puluh tahun email marketing berperan sebagai media promosi bisnis. Tepatnya, sejak tahun 1978. Siapa sangka, dengan berkembangnya digitalisasi, e-mail marketing masih terpakai.

Barangkali, ada anggapan e-mail marketing bersifat kuno alias tradisional. Akan tetapi, siapa, sih, yang nggak punya e-mail? Apalagi, media sosial selalu membutuhkan e-mail. Bahkan, menurut The Radicati Group, ada sekitar 196 miliar e-mail dikirim setiap hari. Sebanyak 109 miliar email yang ada merupakan e-mail bisnis. Hal itu menggambarkan, peran e-mail masih penting.

E-mail marketing memiliki sejumlah peran penting, yakni sebagai berikut.

  • Biaya promosi low budget

Low budget high impact. Pebisnis mana yang tidak menginginkannya? Bisa jadi, kamu salah satu di antaranya. Memang, sih, e-mail marketing terbilang murah, tapi sangat efektif. Sebab, dengan satu klik dalam prosesnya, kamu dapat menjangkau semua konsumen yang ada pada daftar target promosimu.

(Baca juga: Ingin Website Jualan Banyak Konsumen? Ini 9 Tips Promosinya)

Berbeda dengan iklan yang biayanya berhubungan dengan target jangkauannya. Maksudnya, semakin besar biaya yang kamu keluarkan, makin besar pula peluang konsumen yang akan terjangkau.

Berbagai sumber, salah satunya Litmus, menyebutkan bahwa sebanyak 60% konsumen melakukan pembelian dari e-mail marketing. Sehingga, mampu menghasilkan rata-rata return on investment sebesar 40 kali.

  • Berpengaruh tinggi pada jumlah konversi penjualan

Masih ada dampak nyata lainnya yang bisa kamu rasakan dalam mengelola bisnis dengan menggunakan media promosi berupa e-mail marketing, yaitu meningkatnya konversi penjualan. Semua itu bisa terjadi dengan mengaitkannya pada bahasan poin sebelum ini. Tidak heran kalau banyak pebisnis yang memulai strategi promosinya dengan e-mail marketing. Wah, kalau begini caranya, bisa-bisa kamu semakin penasaran sama contoh e-mail marketing yang efektif.  Iya atau nggak?

(Baca juga: Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan, Ini Tips-tipsnya)

  • Bersifat personal

Biasakan memulai e-mail marketing dengan menyapa nama konsumenmu. Sebab, kamu akan berinteraksi dengan mereka, walaupun  tidak secara langsung. Berdasarkan teori tersebut, inilah yang membuat marketing bersifat lebih personal daripada iklan berbayar dalam strategi promosi lainnya.

Tenang, kamu tidak akan mengetik nama konsumenmu satu per satu. Saat ini, sudah tersedia banyak tools yang bisa membantu kamu mengirimkan e-mail marketing secara profesional nan efisien.

  • Mudah menjangkau seluruh konsumen

Dalam mengirimkan e-mail marketing, kamu bisa memilih berbagai tujuan yang ingin dicapai dengan cara mengelompokkan profil konsumenmu. Misalnya, kamu ingin melakukan penawaran loyalty program kepada konsumen yang loyal. Dalam hal itu, kamu perlu mengirimkan campaign marketing tersebut hanya kepada konsumen bisnismu yang loyal.

(Baca juga: Mau Menjaga Loyalitas Pelanggan? Coba 6 Fitur dari LummoSHOP Ini)

Contoh lain, kamu akan melakukan pengenalan produk baru. Kamu bisa mengirimkan e-mail marketing ke seluruh konsumen karena tujuannya tidak spesifik untuk konsumen tertentu. Dengan mengelompokkan profil konsumenmu akan memudahkan langkah dalam memaksimalkan promosi melalui e-mail marketing.

Cara Mendapatkan Daftar E-mail Konsumen

contoh e-mail marketing

Susah, atau nggak, ya, untuk mendapatkan e-mail semua konsumen? Kira-kira, maukah konsumen memberikan e-mail kepada bisnismu? Tidak perlu khawatir, kamu bisa mendapatkan daftar e-mail konsumen bisnismu dengan cara sebagai berikut:

  • Konten gratis

Berikan penawaran kepada konsumen berupa kesempatan mendapatkan konten gratis dengan syarat cukup memberikan alamat e-mail. Penawaran jenis ini bisa kamu lakukan saat terjadi pembelian secara online maupun offline.

  • Kelas gratis

Penawaran yang tidak kalah menggiurkan selanjutnya, yakni kelas gratis. Apalagi, sejak adanya pandemi, masyarakat menjadi terbiasa akan pola kerja dan belajar kelas online. Cobalah untuk menawarkan kelas gratis kepada konsumen bisnismu guna mendapatkan alamat e-mail.

  • Produk gratis

Siapa sih yang enggak suka produk gratis? Percaya deh, konsumen enggak perlu kamu rayu dengan banyak hal kalau penawarannya berupa produk gratis. Tentu, semua langsung memberikan alamat e-mail-nya untukmu secepat kilat.

  • Saat transaksi

Ini adalah momen yang sering terjadi saat proses pembayaran sudah selesai. Pastikan, kamu tidak asal meminta alamat e-mail konsumenmu. Lakukan hal itu dengan teknik. Ceritakan manfaat apa yang akan konsumen peroleh dengan memberikan alamat e-mail-nya. Misalnya, bisa mendapat info mengenai diskon.

(Baca juga: Perhatikan Hal Ini agar Transaksi Online Aman!)

Dewasa ini, juga terjadi perkembangan dalam meminta e-mail konsumen, bahkan tanpa terkesan telah terjadi penawaran di dalamnya. Coba, kamu pasti bisa menebaknya, kan? Ya, pengiriman invoice setelah transaksi. Ini merupakan cara paling menarik yang bisa kamu lakukan saat ini.

Penentu Elemen Marketing yang Tepat Sasaran

contoh e-mail marketing

Dalam membuat e-mail marketing, perlu adanya elemen penting yang mesti kamu penuhi agar e-mail marketing yang dikirim ke konsumen dapat tepat sasaran. Sebelum mengetahui contoh-contoh e-mail marketing yang menarik, yuk, pelajari lebih dulu elemen marketing berikut ini.

  1. Tampilan responsif

User friendly bagi semua gawai maupun komputer dengan menggunakan resolusi tampilan yang kualitasnya tinggi merupakan elemen terpenting yang harus kamu optimalkan. Sebab, saat ini konsumen sangat mengutamakan pengaruh user interface dalam hal kenyamanan.

  1. Pemilihan kata

Jangan pernah memilih kata yang sulit konsumenmu mengerti. Gunakan saja kata yang umum. Jangan sampai ingin terlihat keren, tapi konsumen malah enggan membacanya. Fokus untuk melihat dari kaca mata konsumenmu. Cobalah untuk mencari tahu contoh e-mail marketing yang dapat membuat konsumen beroleh kesan pertama yang baik.

  1. Visual menarik

Nah, kamu bisa memaksimalkan tampilan visual e-mail marketing semenarik mungkin ketimbang menggunakan kata yang sulit konsumen pahami. Apalagi, tampilan visual ini daya pikatnya lebih tinggi daripada serangkaian kata. Banyak sekali contoh e-mail marketing yang tampilan visual-nya menarik untuk kamu pelajari.

  1. Campaign yang tidak membosankan

Email marketing yang berisi campaign beragam akan mendapat perhatian khusus konsumen, sebab tidak membuat jenuh. Konsumen bakal selalu menanti kejutan dari kamu. Bahkan, campaign ini bisa menjadi pembeda email marketing-mu dari kompetitor.

  1. Optimalkan Call-to-action

Setiap strategi promosi tanpa adanya call-to-action ibarat sayur tanpa garam. Sebab inilah tujuan sesungguhnya e-mail marketing, yaitu mengkonversi penjualan. Jadi, jangan sampai kamu melupakan hal ini, ya!

Contoh E-mail Marketing untuk Tarik Minat Konsumen

Ada banyak contoh e-mail marketing yang bisa kamu coba, di antaranya:

  1. Campaign berupa program flash sale dengan memanfaatkan momen tertentu.

contoh e-mail marketing

  1. Penawaran promo pada bulan khusus ditambah berkolaborasi dengan pebisnis lainnya, konsumen sekarang sangat menyukai penawaran dalam bentuk seperti ini.

contoh e-mail marketing

  1. Hadir pada hari spesial konsumen seperti momen ulang tahun dengan mengirimkan hadiah penawaran khusus.

contoh e-mail marketing

  1. Menawarkan program kelas untuk memudahkan proses pendaftaran, terlihat biasa saja tapi cukup menggiurkan, ya?

contoh e-mail marketing

  1. Infokan fitur baru pada produkmu agar konsumen mengetahui dan mencobanya. Kamu juga bisa mengirimkannya ke konsumen lama agar bisa mengingat produkmu lagi.

contoh e-mail marketing

  1. Ingatkan konsumen dengan penawaran yang masa berlakunya segera berakhir adalah contoh e-mail marketing yang sering kamu temui, kan?

contoh e-mail marketing

Masih ada banyak ide lainnya yang bisa kamu jadikan contoh e-mail marketing bisnismu. Dalam hal itu, kamu hanya perlu menggalinya lebih luas dan mengkreasikannya semenarik mungkin sesuai karakter konsumenmu. Lantaran demikian, jangan pernah merasa puas dengan satu contoh saja, ya!

 

Baca juga artikel lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP