fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

5 Keuntungan Konsisten dalam Berbisnis, Pebisnis Sepatu Wajib Simak!

Pebisnis manapun tentu ingin mendapatkan keuntungan konsisten dari usahanya. Tapi ingat, dalam menjalankan usaha apapun, tidak ada yang instan. Kalau toh ada yang instan, besar kemungkinan bisnisnya bubar dalam waktu instan juga. Padahal, tidak sedikit modal dan tenaga yang sudah tercurah. Kamu yang baru mulai bisnis perlu menyimak penjelasan berikut dari pebisnis sepatu yang sukses dari kota Bogor ini. 

Bermula dari berjualan kain tradisional di Pontianak, Dany Anwar mulai coba-coba berjualan sepatu wanita. Kain yang ia jual dikirimkan seorang teman di kota Bogor untuk dijadikan bahan sepatu. Kemudian sepatu yang sudah jadi ia jual kembali di Pontianak. Ternyata sepatu hasil produksi Dany laju terjual. Ia pun nekad pindah ke Bogor untuk fokus mengembangkan produksi sepatunya. Dari bermodal rumah petak, kini keuntungan konsisten berbisnis diraihnya dengan brand sepatu “The Warna Indonesia”.

Bermula dari hobi

Meski awalnya hanya hobi jualan, akhirnya keuntungan konsisten dalam berbisnis yang didapatkan Dany mencapai omzet ratusan juta per bulan. “Saat saya merintis usaha ini, semuanya memang dari nol,” demikian kata Dany. “Alhamdulillah akhirnya saya bisa punya pabrik sepatu dan karyawan yang makin bertambah, yang saya bayar lunas alias tanpa hutang.”

Ada 5 keuntungan konsisten dalam berbisnis menurut Dany:

1. Kenaikan omzet

Saat mulai berbisnis sepatu di tahun 2013, ia hanya mampu menjual 3 pasang sepatu. Sekarang per bulan 3000 pasang sepatu The Warna Nusantara laris terjual.

2. Penambahan jenis produk

Produk yang Dany jual sekarang ini bukan hanya sepatu bercorak kain nusantara saja, melainkan juga produk fashion lain seperti tas dan pakaian.

3. Pengembangan bisnis

Dengan konsisten dalam berbisnis sepatu bercorak kain nusantara, bisnis Dany berkembang pesat. Kini ia memiliki pabrik dan gudang sendiri. Bila dulu ia bekerja hanya dengan 2 karyawan, sekarang ada 60 karyawan bekerja untuk The Warna Nusantara.

4. Perluasan pasar

Brand sepatu The Warna Nusantara tidak hanya laris di dalam negeri, tapi juga sudah diekspor ke beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura, Hongkong dan Korea Selatan.

5. Penambahan modal

Konsisten dengan visinya memproduksi sepatu dari kain tradisional, Dany berhasil jadi juara program Wirausaha Mandiri 2013 dan dapat tambahan modal untuk pengembangan usaha.

Fokus pada Inovasi

Pebisnis Sepatu 2Salah satu cara agar terus dapat keuntungan konsisten dalam berbisnis adalah dengan terus berinovasi pada pengembangan produk

Bila berbisnis makanan, konsisten pada rasa makanan harus selalu terjaga. Karena konsumen berharap dapat kelezatan yang sama ketika membeli produk makanan kamu. Sedangkan dalam bisnis fashion, perubahan menjadi hal penting. Perubahan dalam desain, warna dan jenis produk wajib dilakukan.

Hal ini dilakukan Dany dalam bisnisnya. Setiap minggu pasti ada desain sepatu baru yang ditawarkan. “Tujuannya agar konsumen lama atau yang pernah beli akan beli lagi. Sedangkan desain yang sudah ada dipertahankan untuk konsumen baru,” jelasnya.

Hindari kesalahan pemula

Keuntungan konsisten dalam berbisnis kamu mungkin dimulai dari bermimpi. Mimpi punya usaha yang sukses, omzet milyaran dan punya kantor sendiri dengan jumlah karyawan yang banyak. Tidak ada salahnya bermimpi setinggi langit. Tapi ingat untuk jangan lupa dengan manajemen bisnis yang benar. 

Saat bisnis sudah mulai berjalan dan dapat untung besar, jangan buru-buru ingin bangun bisnis baru lainnya. Sebaiknya tetap fokus pada pengembangan usaha. Banyak pemula bisnis, kata Dany, tergoda untuk mulai bisnis baru karena merasa punya waktu dan modal yang cukup. Padahal dari segi manajemen masih berantakan. Akibatnya, bisnis baru malah jadi parasit bagi bisnis yang lama. Hasilnya, bukan untung bertambah besar tapi malah bisnis tidak berkembang dan merugi.

Terus Belajar

Keuntungan konsisten dalam berbisnis sulit dicapai jika wawasan si pemilik bisnis tidak bertambah. Wawasan soal tren fashion, teknik produksi, pemilihan bahan baku, marketing dan lainnya perlu untuk selalu ‘disegarkan’ dan ditingkatkan.

Salah satu trik Dany untuk mendapat keuntungan konsisten adalah dengan berkunjung ke pabrik milik temannya. Dua kali dalam setahun ia akan berkunjung ke pabrik milik temannya untuk menambah ilmu. “Walaupun pabrik teman saya bergerak di bidang lain, pasti ada ilmu baru yang bisa saya dapat. Misalnya, bagaimana cara dia packaging produk-nya atau cara melatih karyawannya,” kata Dany. 

Selain itu, ia juga rajin ikut pelatihan, kursus dan seminar mengenai wirausaha untuk terus memperkaya diri.

Kembangkan Aset

Pengelolaan dana perlu kamu perhatikan dengan baik jika ingin keuntungan konsisten dalam berbisnis. Prinsip berbisnis yang Dany terapkan adalah:

  • Aset

Aset berasal dari keuntungan penjualan. Untuk membeli aset yang bisa kamu gunakan untuk berjualan, kamu bisa menggunakan keuntungan/profit. Misalnya,membeli motor dari keuntungan jualan. Coba pikirkan lagi apakah motor nanti bisa kamu gunakan untuk berjualan. Jika tidak, itu artinya pemborosan. Lebih baik kamu gunakan dananya untuk tabungan, investasi atau untuk memperbesar tempat usaha.

  • Sales

Seperti disebutkan di atas, aset harus menghasilkan penjualan/sales. Hanya gunakan keuntungan usaha untuk tambah aset yang akan menghasilkan penjualan

  • Profit

Tujuan utama berbisnis adalah untuk dapat untung/profit. Untuk yang baru merintis usaha, ada baiknya tidak ambil keuntungan terlalu besar. Dapatkan untung kecil dulu agar konsumen tertarik untuk jadi langganan

  • Cash

Kamu harus teliti soal pembukuan keuangan dari bisnis yang kamu jalankan. Tiap detil pembelian bahan baku dan penjualan harus tercatat dengan baik. Dan dana tunai dari hasil keuntungan kamu harus tahu jumlahnya. Dana ini nantinya dapat kamu gunakan lagi untuk penambahan aset.

Berbisnis dengan Sistem Reseller

Pebisnis Sepatu 3Ada banyak teknik berjualan yang bisa dipilih untuk mendapatkan keuntungan konsisten dalam berbisnis. Salah satunya dengan menerapkan sistem reseller atau keagenan.

The Warna Nusantara awalnya berjualan lewat aplikasi whatsapp dan beriklan di media sosial. Karena iklan butuh modal besar serta jumlah penjualan bertambah, Dany akhirnya memutuskan untuk mencari reseller produk sepatunya. Reseller produknya saat ini kebanyakan kaum hawa.

Berikut strategi membangun jaringan reseller:

  • Kumpulkan data 

Jika kamu ingin berbisnis dengan sistem reseller, basis data sangat diperlukan. Informasi tentang cara-cara untuk menjadi reseller produkmu dapat disebarkan melalui data ini. Data ini bisa berasal dari konsumen yang pernah beli produkmu. Reseller yang pernah menjadi konsumen akan lebih mudah menjelaskan keunggulan produk karena pernah menggunakannya. Formulir menjadi reseller juga dapat disebarkan melalui media sosial.

  • Gratiskan biaya pendaftaran

Siapa yang tidak tertarik kalau lihat kata ‘gratis’? Makanya, kamu perlu gratiskan biaya pendaftaran jadi reseller atau pasang harga yang rendah agar banyak yang ingin jadi reseller produkmu.

  • Siapkan materi pendukung

Reseller bakal tambah semangat berjualan kalau punya materi produk yang akan dijual. Materi dapat berisi product knowledge, katalog produk, foto dan video produk serta daftar harga akan membuat tugas reseller jadi lebih mudah

  • Benefit bagi reseller

Orang tertarik menjadi reseller tentu karena ingin dapat untung. Maka kamu perlu buat mekanisme harga dan sistem penjualan khusus bagi reseller. Ini juga berguna agar tidak terjadi perang harga antar reseller yang satu dengan yang lainnya

  • Beri edukasi dan bonus

Penting nih agar selalu mengedukasi reseller. Berikan edukasi tentang cara berjualan, marketing, cara meyakinkan calon konsumen dan sejenisnya kepada reseller. Berikan juga bonus kepada reseller jika berhasil mencapai target penjualan. Adakan gathering atau pertemuan dengan para reseller agar hubungan bisnis semakin baik.

Bangun Komunitas

Keuntungan konsisten dalam berbisnis bisa tercapai dengan adanya komunitas konsumen. Kamu dapat memanfaatkan komunitas ini untuk:

  • Media promosi, jika ada produk baru yang ingin kamu kenalkan kepada konsumen atau bentuk promo lain dapat tersalurkan melalui komunitas.
  • Tingkatkan loyalitas, konsumen yang tergabung dalam komunitas akan punya loyalitas atau setia pada sebuah brand. Setiap muncul produk baru pasti akan langsung mereka serbu.
  • Tingkatkan kepercayaan konsumen, hubungan yang baik dengan konsumen dapat kamu bangun melalui komunitas. Bangun hubungan yang saling menguntungkan, bukan hanya untuk jual beli.

Bangun Organisasi yang Solid

Keuntungan konsisten dalam berbisnis hanya bisa diraih kalau kamu punya organisasi/manajemen bisnis yang solid.

Sedikit tips dari Dany agar organisasi bisnismu bisa makin solid:

  • Kelola SDM dengan baik, jika bisnis sudah berjalan baik maka kamu akan selalu butuh karyawan baru. Agar tidak kerepotan cari karyawan, Dany rutin buka lowongan kerja dan mewawancara calon karyawan setiap tiga bulan. Meski tidak butuh karyawan saat itu tapi data karyawan yang cocok sudah ada dan dapat segera kamu hubungi jika perlu
  • Jangan memperkerjakan saudara atau teman, karena sulit bersikap profesional jika karyawan berstatus saudara atau teman, sebaiknya jangan jadikan mereka karyawan kamu. Kecuali kamu siap ‘makan hati’ atau malah rugi
  • Belajar dari jenis usaha lain, cara ini dilakukan Dany dengan datang ke pabrik atau kantor temannya yang jenis usahanya berbeda-beda, seperti telah dijelaskan di atas.

Selama kamu dapat menjaga fokus bisnis dan strategi penjualannya, keuntungan konsisten dalam berbisnis pasti dapat dicapai. Semangat, ya!

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP