fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

5 Strategi Tingkatkan Keuntungan dengan Iklan dari Google Ads Expert

Tingkatkan Keuntungan dengan Iklan Google 01

Dalam berbisnis online, ilmu penting yang harus kamu ketahui adalah cara tingkatkan keuntungan dengan Iklan Google (Google Ads). Bila teknik SEO bisa diterapkan tanpa biaya, dengan Iklan Google kamu harus siap merogoh kantong. Jangan buru-buru merasa ini hal berat ya, karena harga yang kamu bayarkan akan setimpal kok, jika bisa lihat nama website jualan kamu muncul pada halaman pertama Google search.

Apa yang pertama kali harus yang harus kamu lakukan ketika ingin beriklan di Google? Simak penjelasan cara tingkatkan keuntungan dengan Iklan Google, dari Google Ads expert Hilal Baqi.

Riset Keyword 

Keyword atau kata kunci merupakan salah satu faktor penentu dalam tingkatkan penjualan dengan Iklan Google. Karena kata kunci yang nantinya akan menentukan biaya yang harus kamu keluarkan. Dan berhasil atau tidak kampanye iklan kamu muncul pada halaman pertama mesin mesin pencarian.

Ada beberapa tipe keyword yang dapat kamu gunakan pada Google, yaitu:

  • Exact match

Iklan hanya akan muncul bila pengguna memasukkan kata kunci yang spesifik.

  • Phrase match

Kesesuaian jenis ini sedikit lebih luas dari exact match. Iklan akan muncul jika pengguna menambahkan kata lain sebelum dan sesudah keyword utama.

  • Broad match

Ini adalah pencarian dengan kata kunci yang luas, bahkan salah ejaan juga akan membuat iklan kamu muncul. 

  • Broad match modifier

Merupakan gabungan antara broad dan phrase match. Keyword yang muncul lebih terkendali tapi peluang muncul lebih besar.

  • Negative match

Kamu bisa mengendalikan kata-kata yang tidak ada hubungan dengan produk yang kamu iklankan. Misalnya kamu hanya menjual produk asli, maka kata ‘palsu’ bisa dimasukkan ke kolom ini yang tersedia di Google Ads manager.

Tentukan Target Pasar

Untuk tingkatkan keuntungan dengan Iklan Google, kamu harus sudah siap dengan keyword dari produk/jasa yang mau kamu tawarkan. Misalnya kamu menjual fashion wanita yang jenisnya beragam dan bingung produk apa yang sebaiknya kamu iklankan. Kamu bisa gunakan Google Trend untuk tentukan produk fashion wanita apa yang paling banyak audiens cari. 

Siapkan beberapa kata kunci dari produk jualan kamu. Contohnya, ‘maxi dress’ dan ‘setelan wanita’. Cek keduanya dengan Google Trend, nanti akan muncul produk apa yang paling dicari, wilayah pencarian dan waktu pencarian. Ada pencarian 12 bulan terakhir, 1 bulan terakhir dan seterusnya. Dengan data ini, target pasar iklan Google bisa kamu tentukan.

Optimasi Iklan Google

Tingkatkan Keuntungan dengan Iklan Google 02Untuk tingkatkan keuntungan dengan Iklan Google, kamu harus mengoptimasinya. Ini penting untuk kemu perhatikan. Bila iklanmu sudah terpasang namun produkmu tidak terlirik apalagi sampai terjadi pembelian, maka artinya kamu perlu memperbaikinya. 

Tahap pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan melihat kekuatan iklan di Google Ads manager. Google akan memberikan penilaian apakah iklanmu termasuk kategori “Luar Biasa”, “Baik”, “Biasa” atau “Buruk”. Untuk tiga kategori terakhir, Google akan memberikan saran dan rekomendasi yang perlu kamu lakukan untuk meningkatkan kategori kekuatan iklan. 

Tingkatkan Quality Score

Tahap kedua optimasi untuk tingkatkan keuntungan dengan Iklan Google adalah dengan quality score yang tinggi. Quality score adalah skor atau penilaian yang diberikan Google terhadap kata kunci yang digunakan. Skornya berupa angka 1 sampai 10. Semakin tinggi skor yang kamu dapat, maka akan semakin kecil biaya Pay-per-click (PPC) untuk iklan kamu. Dan juga, semakin besar peluang iklan muncul di urutan paling atas di halaman pencarian Google. 

3 hal penentu Quality Score:

  • Click-through-rate (CTR)

Artinya, berapa banyak konsumen mengeklik iklan kita. Bila sedikit klik berarti iklan kita tidak menarik di mata calon konsumen. Ini bisa disebabkan judul dan keyword yang kurang/tidak spesifik. Tunjukkan keunggulan dari produk kamu dan keyword yang tepat di dalamnya.

  • Relevansi iklan

Perlu kamu tahu, Google mudah terpancing click bait. Percuma pasang judul bombastis tapi kalau diklik judul tersebut tidak berkesinambungan dengan konten di website atau landing page. Karena itu, judul iklan harus menggambarkan produk/jasa yang akan kamu jual melalui situs bisnis kamu. Semakin tinggi relevansinya, maka quality score akan semakin baik.

  • Kecepatan loading Landing Page

Saat konsumen mengeklik sebuah iklan, maka ia akan diarahkan ke landing page atau home dari website tertentu. Jika landing page butuh waktu lama untuk muncul, maka dianggap kualitasnya kurang bagus. Konsumen juga menjadi malas menunggu, lalu membatalkannya. Biasanya hal ini disebabkan oleh gambar atau video berukuran besar sehingga kerja landing page jadi terlalu berat.

Perbaiki Landing Page 

Tahap ketiga adalah dengan landing page yang akan berpengaruh untuk tingkatkan keuntungan dari Iklan Google. Supaya lebih jelas, mari kita lihat bedanya website dan landing page. Website atau laman adalah keseluruhan dari informasi, produk, harga, alamat dan keterangan lain. Biasanya laman memiliki banyak halaman. Sedangkan landing page hanya terdiri dari satu halaman yang dikhususkan untuk marketing/promosi secara digital. 

Saat landing page dibuat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Relevansi, keyword yang digunakan di dalam deskripsi landing page harus relevan dengan judul/keyword pada iklan.
  • Original, konten landing page harus asli, bukan hasil copy paste.
  • Transparan, ada informasi kontak yang bisa dihubungi, seperti alamat email, nomor telepon/whatsapp atau akun media sosial.
  • User friendly, navigasi mudah dan bisa diakses baik lewat laptop/pc atau smartphone.

Awas boros!

Tahap berikutnya untuk tingkatkan keuntungan dari Iklan Google yaitu dengan penetapan bujet iklan. Kamu pastinya kalau beriklan ingin mendapat untung, bukan merugi. Jangan sampai kamu sudah keluar banyak dana untuk beriklan tapi penjualannya tetap sedikit. 

Agar tidak terjadi seperti ini, kamu harus pintar-pintar mengatur bujet alias anggaran. Caranya dengan menetapkan bujet harian. Misalnya, Rp100 ribu per hari untuk produk A dan Rp200 ribu per hari untuk produk B. Ada baiknya mulai dengan jumlah sedikit dulu jika masih dalam tahap pemula. Lakukan evaluasi pada iklan yang telah kamu buat, baru kemudian tingkat bujet iklan.

Ingatlah juga bahwa iklan dengan keyword populer akan lebih banyak makan biaya. Atur waktu tayang iklan di jam yang menurut kamu paling ramai konsumen. Atau di jam kerja bisnis kamu.

Kombinasikan 4 Hal Ini

Tingkatkan Keuntungan dengan Iklan Google 03Tahap terakhir untuk tingkatkan keuntungan dari Iklan Google adalah dengan kombinasi 4 hal berikut:

  • Cost-per-click (CPC)

CPC atau biaya per klik iklan dapat kamu ambil dari hasil pembagian jumlah biaya yang kamu gunakan dengan jumlah klik iklan. Semakin kecil hasilnya maka akan semakin baik.

  • Click-through-rate (CTR)

Persentasi CTR dapat kamu ambil dari jumlah klik yang kamu bagi dari jumlah impresi (jumlah iklan yang audiens lihat). Nilai CTR yang bagus sekitar 10%. Jika hanya 5% atau lebih rendah, kamu harus segera lakukan optimasi iklan Google.

  • Conversion rate

Adalah berapa banyak jumlah klik yang menjadi pembelian. Berapa banyak dari iklan kamu diklik, konsumen datang ke website kamu kemudian beli produk yang kamu tawarkan. Tentunya, semakin banyak akan semakin baik.

  • Cost-per-Acquisition (CPA)

Merupakan jumlah yang kamu keluarkan untuk mendapatkan konversi. Hasilnya dapat kamu hitung dari total bujet yang terpakai lalu kamu bagi dengan total jumlah konversi. Semakin kecil hasilnya maka makin sukses iklan Google kamu.

Memasang iklan di Google sepertinya cukup bikin pusing. Tapi tenang, bila sudah banyak uji coba, akan terasa lebih mudah. Bila digabungkan dengan SEO, bisa saja website bisnismu selalu berada di urutan pertama di halaman pertama Google search. Semangat! Kamu pasti bisa kalau sudah terbiasa.