fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

5 Tips Komunikasi agar Terjadi Transaksi dari Mentor Public Speaking

komunikasi agar terjadi transaksi

Kali ini kita akan bahas beberapa tips komunikasi agar terjadi transaksi pembelian dari konsumen. Tentunya kamu pernah merasakan di-ghosting oleh konsumen, bukan? Sepertinya hampir semua pengusaha pernah mengalami hal ini. Konsumen sudah tanya ini-itu sampai menghabiskan energi, tapi belum tentu terjadi transaksi.

Kamu jangan kesal, ya. Tetap semangat dan jangan berputus asa. Simak pembahasan bersama ahli berikut, berupa berbagai tips komunikasi agar terjadi transaksiMentor public speaking, Ahsabul Bisri, atau lebih sering disapa dengan Mas Bisri punya beberapa tips menarik yang bisa kamu ikuti. 

Komunikasi untuk Kelancaran Usaha

Keterampilan komunikasi agar terjadi transaksi perlu dilatih. Kalau menurut pakar komunikasi klasik, Dale Carnegie, ada rumus yang namanya “Self confident + Human Relationship + Communication Skill = Leadership”. Artinya seorang pemimpin atau seorang pengusaha harus memiliki keahlian berkomunikasi.

Keahlian komunikasi agar terjadi transaksi tidak saja penting dalam berbisnis, tetapi juga untuk keseharianmu. Mas Bisri menyatakan bahwa komunikasi akan sangat berpengaruh bagi berkembang atau tidaknya usaha yang sedang kamu bangun. Bahkan branding itu sendiri adalah termasuk dari proses komunikasi, tambah Mas Bisri. 

Selain Mas Bisri, kamu juga bisa merujuk pada Rogers, seorang pakar komunikasi dunia yang pernah mengatakan bahwa “komunikasi adalah proses di mana sebuah ide dialihkan dari satu sumber kepada penerima atau sumber lain dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka”. Berarti apa yang kamu sampaikan, bisa mengubah perilaku konsumen, lho, asal pesanmu benar dan bermanfaat. 

Hal Penting dalam Komunikasi Bisnis

komunikasi agar terjadi transaksi

Sebelum masuk pada komunikasi agar terjadi transaksi, coba cek yang satu ini. Dari point of view komunikasi bisnis, kamu bisa memperhatikan 3 hal berikut:

  • Ide. Maksudnya adalah pesan yang kamu sampaikan tentang produk yang ditanyakan oleh konsumen.
  • Cara penyampaian ide. Caramu menyampaikan pesan tentang produkmu harus baik dan lengkap, sehingga bisa dipahami konsumen.
  • Mengubah perilaku. Maksudnya, setelah mengetahui adanya produk dan produk tersebut dapat membantu mengatasi masalah konsumen, sehingga mereka mau melakukan transaksi bahkan sampai repeat order

Produkmu Bisa Jadi Solusi bagi Konsumen

Jadi jika ingin sukses, seorang pengusaha harus membangun komunikasi agar terjadi transaksi oleh konsumen. Umumnya, penciptaan sebuah produk bertujuan menjadi solusi atas sebuah masalah. Oleh karenanya, kamu perlu mengkomunikasikan kepada konsumen bahwa produk yang kamu tawarkan ini punya nilai dan cocok untuk mengatasi masalah mereka selama ini. Diharapkan setelah sampainya informasi tersebut mereka akhirnya melakukan transaksi alias membeli. Jadi sehebat apa pun sebuah produk diciptakan, jika informasi tentang produk tersebut tidak jelas dan tidak dipahami konsumen, maka mereka tidak akan pernah mendapatkan solusi atas masalahnya.

Ojek online bisa kita ambil sebagai contoh dalam membangun komunikasi agar terjadi transaksi bisnis yang baik. Mereka tidak putus semangat merumuskan dan membangun strategi komunikasi. Karena para profesional muda lah yang menjadi sasaran pada awalnya, maka ‘terjebak kemacetan’ menjadi masalahnya. Bagaimana jika terjebak dalam kemacetan? Buyar semua, deh, urusan pekerjaan, gara-gara terjebak kemacetan!  

Ojek online kemudian datang sebagai solusi. Order ojek motor yang bisa kamu panggil kapan saja dan mengantarkan ke mana saja untuk menerobos kemacetan. Meski awalnya keberadaan ojek online ini mendapat penolakan dari sebagian orang, namun saat ini kita bisa lihat bagaimana kota-kota besar seperti Jakarta terbantu oleh mereka. Inilah salah satu contoh sukses bagaimana membangun komunikasi agar terjadi transaksi.

Kenali Tipe Konsumenmu

Untuk membangun komunikasi agar terjadi transaksi, kamu perlu tahu tipe konsumenmu. Secara umum, konsumen bisa dibagi atas hot buyer dan cold buyer. Hot buyer adalah tipe konsumen yang cenderung royal dalam bertransaksi. Mereka biasanya tidak teralu banyak basa basi dan langsung bersedia melakukan transaksi. 

Sedangkan cold buyer adalah konsumen yang agak sulit kita tebak keinginannya. Mereka bisa saja banyak bertanya, tetapi jarang atau sulit untuk langsung melakukan proses transaksi. Meski begitu, cold buyer seperti ini jangan diremehkan, ya. Cobalah untuk tetap memasukkan mereka dalam database konsumenmu, yang bisa kamu follow-up di lain waktu. 

Jangan memutus komunikasi dengan konsumen tipe apa pun. Walaupun tidak langsung membeli, mereka mungkin saja akan terus ingat produk yang kamu jual ataupun layananmu. Bisa saja akan mereferensikan tokomu kepada teman atau kerabatnya yang lain.

Selanjutnya, kamu perlu tahu bahwa ada 5 hukum dalam komunikasi agar terjadi transaksi:

Respect atau Rasa Hormat

Dalam membangun komunikasi agar terjadi transaksi, kamu perlu menghadirkan rasa hormat kepada semua konsumen tanpa kecuali. Jangan memperlakukan mereka secara berbeda. Bisa juga dengan mencari sebutan khusus kepada konsumenmu sebagai bentuk penghargaan. Selanjutnya akan terbangun keakraban di antara kamu dan konsumen.

Empathy

Komunikasi agar terjadi transaksi juga memerlukan empati. Cobalah memahami apa yang dirasakan oleh konsumen. Posisikan dirimu sebagai konsumen, sehingga kamu bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Apa sih, sebenarnya masalah yang sedang mereka hadapi? Melalui cara ini, kamu bisa memikirkan cara yang tepat untuk mengatasi masalah konsumen.

Audible atau Dapat Didengar

Selain menjadi pendengar yang baik, dalam komunikasi agar terjadi transaksi, kamu pun harus dapat didengar dengan baik. Perhatikan bagaimana kamu harus menyampaikan pesan kepada konsumen sehingga mereka dapat memahaminya. Misalnya dengan memperhatikan intonasinya, pemilihan diksinya, pengaturan temponya, dan sebagainya.

Clarity atau Kejelasan

Dalam komunikasi agar terjadi transaksi, kejelasan yang dimaksud di sini adalah bahwa pesan yang disampaikan harus to the point alias tidak ke sana ke mari. Pesanmu juga harus singkat sehingga pesan dapat dengan cepat sampai ke tangan konsumen. Apalagi di media sosial, kamu tidak punya ruang untuk berpanjang lebar dalam menyampaikan informasi. 

Humble atau Rendah Hati

Pengusaha juga perlu tahu sikap komunikasi agar terjadi transaksi yang baik adalah rendah hati. Berusahalah untuk menjadi pelayan yang rendah hati untuk konsumenmu. Dengarkan semua pertanyaan dan keluhan mereka baik-baik dan sampaikan jawaban dengan cara yang baik. Layani mereka dengan sebaik-baiknya. Siapa pun tentu akan sangat senang berhadapan dengan orang yang rendah hati.

5 Tips dan Trik dalam Membangun Komunikasi agar Terjadi Transaksi

komunikasi agar terjadi transaksi

  • Mencari persamaan verbal dan nonverbal dengan konsumen. Misal dari persamaan verbal di sisi usia adalah dengan mengetahui usianya kamu bisa menyesuaikan apakah harus menggunakan bahasa formal atau nonformal kepada mereka. Jika komunikasi sudah terjalin dengan baik maka pelanggan akan merasa nyaman dengan kita sehingga sangat mungkin bertransaksi denganmu. 
  • Banyaklah bertanya. Coba korek informasi penting agar kamu bisa lebih mengenal konsumen. Batasi pertanyaanmu hanya tentang kebutuhan dan yang konsumen inginkan. Timbulnya rasa risih pada konsumen hanya akan membuat mereka membangun tembok yang akan lebih sulit untukmu melakukan komunikasi agar terjadi transaksi
  • Selain banyak bertanya maka kamu juga perlu banyak mendengar. Dengan  begitu kamu akan lebih mudah memberi solusi kepada konsumen. Berikan rekomendasi yang paling pas untuk mereka. 
  • Sapa mereka dengan baik. Selain menjalin keakraban, konsumen biasanya senang jika kamu memperlakukan mereka secara spesial. 
  • Fokus. Setelah banyak bertanya dan mendengar, temukan insight sebanyak mungkin tentang konsumen, olah semua feedback dari mereka untuk menyusun strategi komunikasi yang terbaik. Penuhi semaksimal mungkin apa yang pelangganmu inginkan.

Setelah mengetahui tips dan trik di atas, jangan pernah bosan melatih keahlian komunikasi agar terjadi transaksi. Jangan takut salah, fokus kepada diri sendiri, dan niatkan untuk bisa naik kelas. Selamat mencoba!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP