fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

7 Cara dan Syarat Utama buat Jualan Online Jasa Fotografi

website jualan jasa fotografi

Memiliki bisnis pada bidang jasa memerlukan cara dan syarat-syarat utama dalam pengelolaannya. Begitu pun jika jasa yang kamu tawarkan adalah fotografi. Nah, mungkin salah satu yang terpikir saat memulai usaha tersebut adalah jualan online jasa fotografi. Akan tetapi, tidak hanya itu. Ada banyak langkah lain yang harus kamu lakukan agar bisnismu berjalan lancar.

Kendati berawal dari hobi dan pekerjaan sampingan, bukan tidak mungkin kamu akan mendapatkan profit besar dari bisnis jasa fotografi. Dalam mencapai itu, kamu perlu merumuskan perencanaan bisnis dan menjalankannya dengan baik,

Cara dan Syarat Utama Jualan Jasa Fotografi Online

Penasaran bagaimana cara memulai jualan jasa fotografi? Nah, LummoSHOP sudah merangkumkannya untukmu pada artikel ini. Simak terus, ya.

  1. Membangun Kredibilitas

website jualan jasa fotografi

Sebelum berbicara mengenai katalog produk atau website jualan jasa fotografi, kamu harus mendapatkan pengalaman profesional terlebih dulu. Kamu bisa mendapatkan itu dari pengalaman bekerja dengan fotografer lain, magang, atau kegiatan sejenisnya.

(Baca juga: Pebisnis Perlu Paham, Cara-Cara Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan)

Membangun kredibilitas sangatlah penting, mengingat klien akan mempertimbangkan pengalamanmu saat hendak menggunakan jasamu. Nah, jika kamu sudah memiliki pengalaman profesional tersebut, kamu dapat memperkuatnya dengan menyertakan portofolio produk.

  1. Buat Business Plan

Business plan digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan bisnis. Di dalamnya, kamu dapat merumuskan gambaran umum kegiatan usaha serta bagaimana bisnis tersebut akan mendapat untung di masa depan.

(Baca juga: Ini Dia Referensi Perencanaan Bisnis yang Bisa Ditiru)

Saat membuat business plan, kamu perlu memperhatikan beberapa aspek berikut ini.

  • Ringkasan Eksekutif

Ringkasan eksekutif adalah gambaran umum mengenai perusahaanmu. Buatlah penjelasan singkat mengenai cara agar konsumen mengenal bisnismu. Perihal itu, kamu akan membutuhkan beberapa poin di bawah ini:

    • Nama dan lokasi perusahaan
    • Deskripsi singkat
    • Misi perusahaan
    • Pengenalan singkat terhadap tim manajemen
  • Segmen Pasar

Merumuskan segmen pasar diperlukan agar strategi pendekatan konsumen bisa tepat. Kamu dapat mempelajari terlebih dulu jenis segmen pasar yang potensial bagi bisnismu kemudian menetapkannya pada business plan.

  • Deskripsi Barang atau Jasa

Meskipun terlihat sepele, kamu harus tetap mencantumkan deskripsi barang atau jasa untuk membuat perjalanan bisnismu lebih terstruktur. Kamu dapat mencantumkan fokus perusahaanmu dan produk apa yang dihasilkannya.

(Baca juga: Cara Membuat Deskripsi Bisnis yang Singkat, Jelas, dan Tepat)

  • Persaingan Pasar

Sebelum memutuskan untuk terjun ke dalam pasar, kamu tentu harus tahu siapa pesaingmu dan seberapa besar peluangmu dalam bersaing. Ketahui juga nilai unggul yang kamu dapat tawarkan guna memenangkan persaingan pasar.

  1. Membuat Website Jualan Jasa Fotografi

Nah, salah satu yang terpenting dalam memulai bisnis pemotretan, website jualan jasa fotografi. Meskipun terdapat website template yang gratis, tetapi pertimbangkan untuk memiliki website khas yang bisa memuluskan strategi branding dan marketing-mu.

Jika kamu mempertimbangkan untuk membuat website jualan jasa fotografi, kamu bisa mulai jualan di LummoSHOP. Apa itu LummoSHOP? LummoSHOP adalah sebuah online commerce builder yang dapat memudahkanmu dalam mengembangkan bisnis dengan menyediakan website untuk berjualan.

Pada LummoSHOP, kamu dapat melakukan personalisasi tampilan toko yang belum tentu bisa kamu lakukan pada website template gratis. Selain itu, kamu akan mendapatkan nama domain website sesuai dengan keinginanmu. Belum cukup? Kamu juga bisa mengelola berbagai iklan di Facebook dan Google dalam satu platform saja, yaitu di LummoSHOP.

  1. Strategi Pemasaran

Poin penting dalam strategi pemasaran adalah bagaimana kamu memperkenalkan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus fitur produknya yang mengungguli kompetitor. Namun yang tidak boleh dilewatkan adalah menyertakan portofoliomu di dalam website jualan jasa fotografi, sehingga konsumen dapat menilai hasil kerjamu dan memutuskan untuk menyewa jasamu lebih cepat.

(Baca juga: Strategi Pemasaran Online dan 7 Contohnya yang Efektif)

Tidak hanya itu, kamu juga bisa memaksimalkan media pemasaran gratis seperti media sosial. Buatlah unggahan dengan memanfaatkan hasil fotomu, sehingga bisa menarik lebih banyak orang mengikuti media sosialmu. Hasilnya, kamu pun mendapatkan peningkatan brand awareness.

  1. Perencanaan Keuangan

Penyusunan perencanaan keuangan berdasarkan perkiraan biaya sebelum kegiatan usaha benar-benar beroperasi. Dalam melakukan perencanaan keuangan, beberapa hal yang biasanya menjadi dasar pertimbangan adalah biaya pembuatan website jualan jasa fotografi, peralatan, serta yang tidak kalah penting adalah pendanaan. Selanjutnya, yakni melakukan analisis break event guna mengetahui berapa besar penerimaan yang harus masuk ke dalam bisnismu per periode waktu agar bisnis dapat beroperasi dalam jangka panjang.

Hasil perencanaan keuangan tersebut juga dapat menjadi insight ketika kamu merencanakan biaya jasa fotografi serta sistem pembayaran. Lebih lanjut, perencanaan keuangan juga memberikan ide mengenai bagaimana kamu menyajikan produk, apakah dalam bentuk paket, satuan tertentu atau apakah jasa fotografimu akan dihargai per hari, per sesi, atau per cetakan foto.

  1. Rencana Harga Jasa Fotografi

Kamu tidak bisa sembarangan menentukan harga jasa fotografi. Dalam perhitungannya, kamu patut mempertimbangkan biaya-biaya, seperti penggunaan peralatan, pemakaian studio foto, biaya pemasaran, serta jasa yang dibayarkan kepada fotografer.

Selain itu, kamu dapat menambahkan biaya lain terkait dengan kegiatan bisnismu di luar jenis-jenis di atas. Pastikan harga jasa fotografi dapat memberi pos pemasukan guna mengompensasi biaya yang keluar akibat aktivitas bisnis.

Berikut ini adalah beberapa metode penetapan harga yang dapat kamu terapkan.

  • Harga berdasarkan gambar atau foto

Jika konsumen menginginkan foto produk, foto makanan atau gambar arsitektur, kamu dapat menerapkan metode penetapan harga berikut ini. Kualitas premium dari penggunaan foto ini biasanya digunakan untuk kampanye produk atau profil perusahaan.

  • Harga tetap per jam

Berbeda dengan sebelumnya, kamu dapat menerapkan harga tetap per jam untuk acara pernikahan, wisuda, atau acara kantor dalam momen tertentu. Biasanya, metode ini juga menyertakan jasa lain yaitu editing, pemberian backdrop, serta digital download.

  • Harga jasa berdasarkan tingkat keahlian

Seorang fotografer tentu memiliki keahliannya pada tingkatan masing-masing. Nah, tentunya tarif untuk fotografer paruh waktu yang masih kuliah dan fotografer profesional yang sudah memiliki jam terbang tinggi sangatlah berbeda. Pahami tarif-tarif tersebut sesuai dengan lokasi dan tingkat upah di tempatmu, lalu sesuaikan dengan tarif yang kamu patok.

  1. Legalitas Usaha

Salah satu langkah dalam membuat bisnismu aman adalah mengurus perizinannya. Dengan mengantongi izin usaha, kegiatan bisnismu tidak akan dianggap bisnis fiktif sehingga konsumen akan mempertimbangkan untuk menggunakan jasa darimu.

(Baca juga: Cara Mengajukan Permohonan dan Mendapatkan SNI)

Selain itu, kamu dapat mengurus legalitas usaha meskipun bisnismu belum berbentuk PT. Bentuk perusahaan perorangan dan persekutuan komanditer atau CV juga dapat didaftarkan usahanya pada pejabat terkait.

Tips saat Membuat Katalog Produk Fotografi

website jualan jasa fotografi

Memiliki katalog produk fotografi dapat membuat konsumen lebih yakin saat akan menggunakan jasamu. Nah, beberapa hal yang harus diperhatikan saat membuat katalog produk fotografi adalah sebagai berikut.

Lighting

Pastikan kamu mendapatkan pencahayaan yang cukup sesuai dengan apa yang kamu potret agar hasil foto terlihat profesional. Misalnya, fotografi produk berupa makanan organik, kamu hanya perlu memberikan pencahayaan alami agar sesuai dengan karakter produk.

Komposisi Produk

Pastikan kamu menempatkan produk pada titik tengah agar tepat pada pusat perhatian. Biasanya, kamu dapat memberikan komposisi yang baik dengan cara membagi gambar menjadi 9 kotak pada kamera. Kemudian tempatkan produk pada 4 titik di mana keempatnya bersinggungan langsung.

Finishing

Pada tahap ini kamu bisa memoles foto dengan software editing seperti Photoshop dan Lightroom. Kamu dapat mempertajam dan menambahkan beberapa aksen warna agar foto tampak lebih hidup. Selain itu, kamu dapat pula meng-crop foto agar lebih fokus.

Nah, itu tadi ulasan mengenai cara dan syarat utama saat jualan online jasa fotografi. Merencanakan keuangan dengan memperhatikan biaya-biaya yang mungkin muncul, kemudian memastikan legalitas bisnis adalah sama pentingnya. Selain itu, penting juga untuk mengelola website jualan online jasa fotografi agar semua transaksi terstruktur dengan baik. Pastikan kamu memenuhi syarat-syarat tersebut agar tidak timbul masalah di kemudian hari, ya.

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP