fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

7 Cara Jitu Mengelola Bisnis Saat Ramadan

Cara mengelola bisnis saat Ramadan memang berbeda-beda. Sebagai bulan yang penuh berkah, bulan Ramadan membuka banyak peluang dan potensi bagi bisnis kamu. Bagi pengusaha sepertimu, momen ini tak boleh kamu lewatkan begitu saja karena tak hanya menghadirkan keuntungan berlipat ganda jika kamu bandingkan dengan waktu-waktu lain, momen ini juga bisa menjadi momen menentukan usahamu di masa depan. 

Di saat Ramadan, dalam rentang waktu yang sangat singkat, kamu perlu memahami cara mengelola bisnis yang tepat supaya hasil usahamu optimal. Cara-cara jitu apa saja sih yang bisa membuat usahamu di bulan Ramadan ini laris manis? Simak pemaparannya di bawah ini ya. 

Produk dan Promosi

Cara mengelola bisnis adalah juga cara menampilkan produk dan menawarkannya. Bagaimana produkmu bisa menarik dan menjual?

1. Tampilkan Produk Sebaik Mungkin

Baik itu bisnis online maupun offline, tokomu merepresentasikan produkmu, dan begitu juga sebaliknya. Tunjukkan kepada konsumen bahwa bisnismu layak mendapat kepercayaan mereka dengan menampilkan produk dengan jujur dan representatif. Jika bisnis online-mu mengandalkan foto produk sebagai etalase, maka tampilkanlah dengan sebaik-baiknya sesuai kenyataan. Gunakan cahaya yang memadai agar produk terlihat dengan jelas. Jangan memanipulasi foto sehingga tidak sesuai dengan produk aslinya. 

2. Giat Melakukan Promosi

Kamu harus dapat memanfaatkan waktu singkat berbisnis di bulan Ramadan dengan gencar melakukan promosi. Memberikan penawaran menarik kepada konsumen adalah cara mengelola bisnis yang utama agar konsumen punya makin banyak alasan untuk membeli produkmu. Perlu kamu perhatikan juga bahwa selama Ramadan, pola waktu konsumen ikut berubah. Kamu harus memahami kapan waktu yang menjadi jam aktif konsumen kamu, kemudian manfaatkan waktu tersebut untuk promosi.

Manajemen Stock 

Cara Jitu Kelola Bisnis Saat Ramadan_02Stok produkmu harus kamu kelola dengan tepat, baik itu jumlahnya maupun alur keluar masuknya. Kesalahan tata kelola stok bisa menyebabkan efek domino bagi usahamu.

1. Amankan Stok Barang 

Satu hal yang paling mendasar sebagai cara mengelola bisnis adalah dengan mengamankan stok barang. Hal ini dapat kamu lakukan untuk mengantisipasi lonjakan pesanan selama bulan Ramadan. Konsumen memang cenderung lebih konsumtif saat Ramadan, namun jangan sampai stok yang kamu sediakan terlalu banyak sehingga menimbulkan risiko kerugian. Jangan juga kamu menyediakan stok terlalu sedikit sehingga menyebabkan kamu kehilangan peluang. Sebenarnya tidak ada formula yang pasti dalam menghitung stok. Sebaiknya kamu melakukan perhitungan dan riset sendiri berdasarkan pengalaman kamu sebelumnya. Namun kamu bisa mengira-ngira penambahan stok barang bisa dilakukan 2 hingga 4 kali lipat dari jumah normal. Pastikan juga ketersediaan barang cukup hingga 7 hari setelah Idul Fitri. 

2. Terapkan Sistem First In First Out

Jika stok sudah aman, langkah berikutnya yang juga termasuk cara mengelola bisnis adalah menerapkan sistem first in first out. Sistem ini sangat disarankan bagi usaha dengan produk yang memiliki masa kadaluwarsa seperti makanan serta bahan makanan, obat-obatan, dan kosmetik. Produk yang terlebih dahulu masuk diprioritaskan untuk lebih dahulu keluar. Meskipun terjadi lonjakan pesanan di saat Ramadan, dengan memiliki prioritas seperti ini, potensi kerugian dapat diminimalisir, tidak ada barang kadaluwarsa yang masih tersimpan. Kualitas produk tetap terjaga hingga ke tangan konsumen, secara tak langsung meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap usahamu. 

Flow Order

Keteraturan menjadi kunci cara mengelola bisnis yang baik. Jangan sampai kamu kewalahan hanya karena alur berantakan, karena peluangmu bisa-bisa menghilang. 

1. Alur Pemesanan Jelas

Salah satu cara mengelola bisnis adalah keteraturan. Kamu harus sudah menetapkan bagaimana alur pemesanan untuk memudahkan kamu dan konsumen. Terapkan alur yang jelas serta format yang memudahkanmu dan konsumen di setiap kanal penjualan kamu. Jika kamu  mengikuti alur maka bisnismu otomatis akan berjalan dengan baik. 

2. Siapkan Waktu Tunggu yang Cukup

Tingginya animo belanja konsumen saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri patut kamu antisipasi. Menyiapkan waktu tunggu yang cukup adalah salah satu cara mengelola bisnis yang patut kamu kuasai. Selain animo yang lebih tinggi dibanding hari-hari biasa, juga karena saat Ramadan, terutama menjelang Idul Fitri, jalur transportasi dan distribusi semakin padat, serta banyak pekerja yang sudah mengambil libur. Hal ini tentu dapat menghambat proses pengiriman produk kamu. Ramadan dan Idul Fitri bersifat momentum dan punya nilai waktu sangat tinggi, namun momen tersebut hanya berlangsung dalam waktu singkat. Maka dari itu, jangan sampai konsumen kecewa karena pesanannya terlambat datang.

Respon Cepat

Jaman sekarang konsumen menuntut segalanya serba cepat. Sebagai pengusaha, kamu harus lebih aktif merespon, terutama di momen ramai seperti Ramadan. 

1. Pantau Lintas Gawai, Lintas Platform

Jika bisnis kamu memanfaatkan beragam platform (website, e-commerce, social media, dll), kamu harus selalu aktif memantau dan merespon agar peluang tidak lepas begitu saja. Pastikan tidak membuat konsumen terlalu lama menunggu respon chat/direct message kamu. Optimalkan penggunaan beragam gawai dan platform yang kamu miliki. Ini adalah cara mengelola bisnis masa kini yang mengutamakan kecepatan. Jika kamu lambat dalam merespon, kemungkinan besar konsumen memlih untuk pindah ke toko sebelah. Rugi, bukan?

2. Perhatikan Rating dan Ulasan

Cara Jitu Kelola Bisnis Saat Ramadan_03Salah satu cara mengelola bisnis adalah dengan mengelola komunikasi dan kepercayan konsumen secara baik. Suka tidak suka, rating dan ulasan dari konsumen harus tetap diperhatikan. Rating dan ulasan diyakini dapat menarik konsumen baru yang belum pernah mencoba produk kamu, oleh karena itu rating dan ulasan dapat meningkatkan penjualan. Konsumen yang puas dengan produk dan pelayanan kamu akan memberikan rating dan ulasan yang baik pula. Segera beri apresiasi konsumen yang memberikan rating dan ulasan yang baik. Alih-alih mengabaikannya, ucapan terima kasih akan memberikan image positif dan menunjukkan kemampuan interaksi dua arah antara kamu dan konsumen. Sedangkan konsumen yang kurang puas dengan produk dan pelayanan kamu tak segan-segan memberikan rating dan ulasan yang kurang baik. Jika ini terjadi, segera beri respon dan tawarkan solusi. 

 

Begitulah pemaparan kami tentang 7 cara jitu kelola bisnis saat Ramadan. Semoga cara-cara mengelola bisnis tersebut bisa mengantarkan kamu kepada keberhasilan menjalankan bisnismu saat Ramadan.