fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

7 Ide Usaha Niche Market pada Bisnis Farmasi dan Kesehatan

niche market pada bisnis farmasi_01

Pandemi Covid-19  memunculkan beberapa niche market pada bisnis farmasi dan kesehatan. Bagaimanapun juga, wabah virus corona yang berlangsung cukup lama, membuat semua orang menjadi sangat peduli kepada faktor kesehatan.  Dari kacamata bisnis, situasi itu memicu munculnya peluang-peluang baru di bidang farmasi  dan kesehatan.  

Sebelum pandemi, produk-produk di kedua kategori tersebut mungkin kurang begitu dilirik orang. Namun begitu covid menjadi pandemi selama lebih dari 2 tahun, pasar industri farmasi dan produk-produk kesehatan berkembang pesat dan menjanjikan banyak peluang. Untuk kamu yang tengah mengembangkan usaha, 7 ide  usaha niche market pada bisnis farmasi dan jasa kesehatan di bawah ini cukup seksi  kamu pertimbangkan. 

1. Distributor Produk Multivitamin dan Suplemen Kesehatan

Bisnis multivitamin dan suplemen kesehatan adalah salah satu niche market pada bisnis farmasi dan  kesehatan yang relevan dengan kondisi sekarang. 

Theo SP,  Head of Sales and Distribution CNI, seperti dikutip di Media Indonesia mengaku, selama masa pandemi ia melihat ada tren pertumbuhan mitra bisnis dari kalangan milenial di perusahaannya.  Pertumbuhan permintaan mitra distributor itu, menurutnya, sejalan dengan meningkatnya demand konsumen terhadap produk multivitamin dan suplemen kesehatan yang berkhasiat untuk memperkuat imunitas badan.

Kalau kamu tertarik terjun di niche market pada bisnis farmasi ini, kamu bisa mencoba menjadi mitra distributor produk-produk sejenis. Beberapa  pemilik brand produk multivitamin dan suplemen kesehatan  biasanya punya platform yang memungkinkan para mitranya untuk menjalankan bisnis secara daring. Cocok dengan profil milenial masa kini seperti kamu, yang tidak pernah bisa jauh dari laptop dan telepon genggam.

2. Bisnis Obat-obatan Herbal

niche market pada bisnis farmasi_02
Beautiful young woman in bath robe drinking cup of herbal tea after taking hot bath at home

Obat-obatan herbal adalah salah satu niche market pada bisnis farmasi dan kesehatan yang tumbuh signifikan selama pandemi.  Seperti halnya multivitamin dan suplemen kesehatan pada industri farmasi, obat-obatan herbal terpercaya bisa meningkatkan sistem imun tubuh yang rentan turun pada musim mewabahnya berbagai jenis penyakit.  

Konsumen kesehatan pun sekarang tak  sayang merogoh kantong lebih dalam untuk membeli obat-obatan herbal. Apalagi produk ini bebas resep dokter dan diyakini lebih aman terhadap  efek jangka panjang yang sering dikhawatirkan timbul dari pemakaian obat-obatan kimia. 

Kamu bisa memanfaatkan peluang ini dengan mencoba salah satu atau beberapa model usaha.  Peluang pertama dengan cara jualan produk obat-obatan herbal secara online maupun offline. Cara ini relatif tidak terlalu sulit karena pasar sudah terbentuk dan teredukasi. 

Peluang kedua adalah dengan cara terjun sebagai petani tanaman herbal. Sebagai petani, kamu bisa menjadi pemasok untuk para produsen dan penjual obat-obatan herbal yang sekarang semakin banyak. 

3. Bisnis Minuman Herbal

Selain dalam bentuk obat-obatan, produk herbal dalam bentuk minuman juga  mengalami peningkatan permintaan di mana-mana.  Minuman herbal dalam bentuk empon-empon atau jamu memang sudah tidak asing buat masyarakat Indonesia. Minuman yang berasal dari bahan-bahan alami itu telah menjadi  warisan tradisi sejak lama. 

Karena itu, bisnis minuman kesehatan herbal juga menjadi salah satu niche market pada bisnis farmasi dan kesehatan yang berpeluang untuk kamu coba.  Apalagi di musim penghujan seperti sekarang. Permintaan produk minuman herbal biasanya melonjak pesat. 

4. Bisnis Jamu Fusion

Sama-sama usaha berbahan dasar jamu, tapi konsep bisnis yang seorang ibu muda di Jakarta Selatan jalankan ini benar-benar niche market pada bisnis farmasi dan kesehatan yang bisa kamu tiru.  

Adalah Dianisa, seorang ibu rumah tangga yang berinisiatif meracik dan menciptakan  ‘jamu fusion’,  jamu  dengan rasa-rasa ‘ngepop’ yang disukai anak muda.  Misalnya kunyit asem  yang dipadukan dengan minuman probiotik (kunyit asem yakult), beras kencur  yang dipadukan dengan teh hijau (matcha), coklat jahe, temulawak susu matcha, coklat jahe kayu manis dan sebagainya. 

Seperti diungkapkan Dianisa kepada Liputan6, varian-varian jamu fusion itu sengaja ia ciptakan sebagai keunggulan pasar buat menarik perhatian anak-anak muda yang sering tidak mau minum jamu karena tidak cocok rasanya. Intuisi bisnisnya terbukti benar. Dari berbagai varian jamu fusion yang ia ciptakan, beras kencur matcha, coklat jahe, kunyit asem yakult dan temu lawak susu matcha laris di pasaran. Ketika baru dipasarkan di awal tahun 2020, dalam sebulan Dianisa bisa menangguk omzet minimal Rp2 juta per bulan. Waktu itu ia hanya melayani pasar Jabodetabek saja, dengan sistem penjualan pre order

Pengalaman Dianisa bisa menjadi inspirasi kamu untuk mencoba bisnis jamu kekinian. Selain berinovasi dalam masalah rasa dan ingredient,  kamu juga bisa berkreasi melalui botol kemasan yang modern dan stylist untuk  mencerminkan gaya hidup anak muda.  

5. Kafe Jamu

Masih tentang niche market pada bisnis farmasi dan kesehatan, kamu juga bisa melakukan inovasi pada channel pemasaran produk jamu.  

Kebanyakan anak-anak milenial sekarang memang lebih suka  menempuh jalur jualan online saat berbisnis. Tapi di masa ketika aturan pembatasan kegiatan mulai dilonggarkan, tidak ada salahnya kamu menawarkan produk jamu itu sebagai minuman lifestyle  teman nongkrong di kafe.

Yup, kafe jamu. Di Jakarta saat ini setidaknya ada 4 kafe yang menyediakan jamu sebagai salah satu menunya.   Jadi kalau jaman kakek dan bapak-bapak kita dulu trennya nongkrong di kios jamu, di jaman modern sekarang, kamu bisa bikin tren baru nongkrong sehat di kafe jamu.

6. Berkebun Organik 

niche market pada bisnis farmasi_03
Happy farmer smiling and standing in organic farm.

Efek pembatasan kegiatan di masa pandemi kemarin telah memunculkan tren berkebun di kalangan milenial. Menjadi petani sekarang tidak lagi dipandang sebelah mata. Tak hanya bermain di ranah paska panen, banyak anak muda yang serius terjun menjadi petani modern karena melihat pasar ini punya prospek cerah di masa mendatang. Bisnis produksi bahan pangan adalah pasar yang tidak pernah mati karena manusia selalu butuh makan. 

Kalau di rumahmu masih ada halaman atau lahan kosong,  kamu bisa mulai merintis usaha kebun organik untuk menyasar konsumen yang semakin sadar pentingnya gaya hidup sehat.   Bahkan jika halaman rumahmu sudah habis dicor semen, kamu masih bisa memanfaatkan rooftop untuk bercocok tanam sayuran dan buah-buahan organik.  

Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Jogja, dan Surabaya memang mulai ada supermarket yang menjual produk sayuran dan buah-buahan organik. Tapi kalau mau lebih praktis,  kamu bisa menempuh jalur marketing online di media sosial. Saat ini banyak akun bahkan aplikasi yang menawarkan penjualan produk-produk organik di dunia maya.

7. Kreator Kesehatan 

Menjadi kreator kesehatan adalah salah satu niche market pada bisnis jasa kesehatan. Profesi ini unik dan menarik buat anak muda dinamis seperti kamu. Kamu pasti paham,  media sosial terutama dalam bentuk konten video adalah pilihan hiburan utama buat milenial.  Kamu bisa mengambil peluang itu dengan menjadi seorang kreator kesehatan yang khusus mengambil niche market pada bisnis farmasi dan kesehatan. 

Jumlah content creator memang semakin banyak.  Tapi  yang mengambil spesialisasi di bidang kesehatan tidak terlalu banyak.  

Di masa post pandemic ini, banyak orang mencari informasi kesehatan di media sosial. Kamu bisa menangkap peluang itu dengan menyajikan konten tentang tips -tips agar tubuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Untuk itu, kamu perlu memperbanyak referensi bacaan dan literatur terkait gaya hidup sehat. 

Tak hanya potensial mendatangkan cuan, profesi sebagai kreator kesehatan juga akan membuatmu semakin eksis melalui konten-konten yang dibutuhkan masyarakat. Kalau follower-mu banyak, kamu bahkan berpeluang untuk dilirik pemilik brand farmasi dan produk kesehatan sebagai presenter iklan atau pembicara di berbagai seminar kesehatan. 

 

Bagaimana pun juga,  menentukan niche market adalah hal wajib dalam bisnis apapun. 

Strategi niche market pada bisnis farmasi dan kesehatan adalah salah satu cara pintar dalam menyasar segmen pasar yang tepat dan efektif  untuk menghasilkan penjualan.