fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

7 Strategi Sukses Jualan Tas Lewat WhatsApp ala Artch Bags

Whatsapp

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan media sosial, saat ini media untuk melakukan promosi tidak hanya terbatas pada alat konvensional seperti TV atau billboard. Bahkan, aplikasi chat sehari-hari bisa kita gunakan untuk mempromosikan usaha kita, misalnya dengan WhatsApp.

Artch Bags adalah salah satu bisnis online yang memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana untuk mempromosikan dan berjualan produk-produk mereka. Ketika ngobrol-ngobrol dengan LummoSHOP, owner dari Artch Bags, Adit, menjelaskan bahwa menjual produk lewat WhatsApp bisa lebih menguntungkan daripada lewat marketplace, asal kita tahu bagaimana trik yang tepat untuk memanfaatkannya.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Strategi Sukses Jualan Tas 

Berikut strategi sukses jualan tas lewat WhatsApp ala Artch Bags yang bisa kita jadikan inspirasi!

  1. Pakai WhatsApp for Business

Tahap pertama dalam memaksimalkan fungsi WhatsApp untuk jualan adalah dengan menggunakan WhatsApp for Business. Kita dapat mengunduh aplikasi khusus bisnis tersebut di PlayStore maupun App Store secara gratis, lalu lakukan instruksi yang ada untuk membuat akun bisnis.

whatsapp

WhatsApp for Business punya berbagai fitur yang tidak dimiliki oleh aplikasi WhatsApp biasa, di antaranya: 

  • Profil bisnis: dengan profil bisnis, kita bisa mengisi informasi penting seperti alamat toko, penjelasan tentang bisnis kita, alamat email, dan link ke website toko online
  • Katalog: katalog online yang berguna untuk menampilkan produk-produk yang kita jual, harganya, serta deskripsi produknya. 
  • Label: label di chat yang bermanfaat untuk mengelompokkan konsumen kita, misalnya konsumen yang belum bayar bisa diberikan label warna oranye, konsumen yang pesanannya sedang dalam proses pengiriman punya label warna hijau, dan sebagainya. 
  • Reply otomatis: begitu pelanggan mengirimkan pesan, akan ada reply otomatis yang menjawab pesannya, biasanya reply otomatis ini mencantumkan informasi-informasi umum yang sering pelanggan tanyakan.
  1. Bangun Database Berisi Nomor Kontak Konsumen

Salah satu langkah pertama yang Artch Bags lakukan sebelum berjualan lewat WhatsApp adalah membangun database berupa nomor kontak konsumen. 

“Bisa didapat dari orderan yang masuk, karena ada nomor handphone-nya,” kata Adit. Dengan nomor-nomor kontak yang ada, kita jadi bisa menjangkau lebih banyak orang untuk melakukan promosi.

  1. Mengirim Chat Secara Personal ke Konsumen

Tim Artch Bags biasanya mengirimkan pemberitahuan pada pelanggan bisa pesanan mereka sudah dikirim. Misalnya, ada 100 orderan di hari itu, mereka pun akan mengirimkan 100 chat langsung ke masing-masing pelanggan, tidak melalui broadcast message.

Adit menjelaskan bahwa tujuan chat secara personal adalah untuk mendapatkan kedekatan dengan pelanggan. “Kalau kita chat langsung bahwa orderan mereka sudah dikirim hari itu, responnya lebih positif.”

Adit juga berharap dengan chat yang personal, pelanggan akan menyimpan nomor Artch Bags di kontak mereka. “Soalnya customer yang sudah beli sudah jadi hot market, jadi kemungkinan untuk beli lagi jadi lebih besar kalau mereka sudah menyimpan nomor kita,” jelas Adit.

  1. Memanfaatkan Status WhatsApp

Setelah konsumen menyimpan nomor Artch Bags, Adit menyarankan untuk memanfaatkan status WhatsApp untuk mempromosikan bisnis dan agar konsumen terus ingat produk kita.

“Kemungkinan status WhatsApp dilihat oleh customer lebih besar dibanding Instagram Story. Karena, di Instagram Story kita bersaing dengan banyak akun-akun lain yang di-follow oleh customer, sedangkan status WhatsApp hanya berisi orang-orang yang nomor kontaknya mereka save, yang biasanya lebih sedikit dibanding jumlah akun Instagram yang mereka follow,” papar Adit.

Adit menambahkan, algoritma Instagram Story juga hanya akan menampilkan akun yang lebih sering dilihat di bagian depan. Jadi, kalau konsumen jarang membuka akun Instagram Artch Bags, akun akan makin berada di belakang dan sangat kecil kemungkinannya konsumen scrolling Instagram Story terlalu jauh.

  1. Berikan Diskon Khusus Lewat WhatsApp

Adit mengatakan penjualan lewat WhatsApp lebih menguntungkan daripada marketplace, karena marketplace mengenakan potongan 10-14%, sedangkan tidak ada potongan yang akan menjadi tanggungan toko bila konsumen belanja melalui chat di aplikasi ini.

Agar makin banyak pelanggan yang memesan barang lewat WhatsApp, adakan promo khusus WhatsApp. Misalnya, potongan 10% atau diskon ongkir bila belanja melalui WhatsApp. Jangan lupa sesuaikan juga dengan momen yang ada, misalnya 10.10, 12.12, promo Idul Fitri, dan diskon tahun baru.  “Bisa pakai broadcast chat dan status,” kata Adit.

  1. Buat Format Order untuk Konsumen

Untuk mempermudah transaksi dan pendataan, buat format order yang harus pelanggan isi. Biasanya format order terdiri dari:

    • Nama: 
    • Nomor handphone
    • Alamat lengkap: 
    • Order: 
    • Catatan tambahan: (misal request warna atau kartu ucapan untuk kado)
  1. Maksimalkan Customer Service

Artch Bags memiliki beberapa orang admin, salah satu admin bertugas untuk membalas berbagai chat yang masuk. Dengan adanya admin khusus, mereka jadi bisa lebih fokus menjalankan tugasnya dalam membalas chat dalam waktu cepat.

Terlalu lama membalas chat dapat menyebabkan pelanggan tidak jadi membeli produk karena toko kita dianggap kurang responsif. 

Manfaat Promosi Produk Menggunakan WhatsApp

whatsapp

Setelah tahu berbagai strategi jualan lewat WhatsApp di atas, mungkin masih ada keraguan apakah aplikasi ini adalah tools yang tepat untuk memasarkan produk. Nah, agar makin yakin, ini dia beberapa manfaat promosi produk menggunakan WhatsApp.

  1. Memperkuat Hubungan dengan Pelanggan

Berdasarkan penelitian dari Facebook Business pada 2018, lebih dari 55% orang merasa lebih dekat dengan brand bila mereka menggunakan aplikasi chat. Konsumen juga lebih percaya diri melakukan transaksi lewat WhatsApp daripada website.

Hal ini membuktikan bahwa aplikasi chatting ini adalah alat yang tepat untuk membangun hubungan jangka panjang dan kedekatan dengan pelanggan. Koneksi dan kepercayaan yang telah terbangun bisa membuat pelanggan membeli kembali produk yang kita jual.

  1. Meningkatkan Penjualan

Dilansir dari sendpulse.com, menaruh nomor WhatsApp di website akan meningkatkan 27% prospek penjualan! Hal ini disebabkan karena konsumen merasa lebih percaya membeli sesuatu dari perusahaan yang aktif di aplikasi chat.

Penelitian Facebook Business juga menyebutkan kurang lebih 60% konsumen menyatakan mereka akan menggunakan aplikasi chat untuk berbelanja di kemudian hari.

WhatsApp menjadi pilihan yang tepat untuk memasarkan produk, karena tidak akan mengganggu konsumen daripada bila kita melakukan promosi lewat telepon.

Telemediaonline.co.uk melaporkan bahwa pemilik bisnis yang telah mencoba WhatsApp for Business mengatakan lebih dari 40% konsumen membalas pesan mereka.

  1. Meminimalisir Bujet Promosi dan Pemasaran

WhatsApp adalah media promosi yang terjangkau dan cocok bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kita hanya perlu install aplikasinya dan punya koneksi internet yang baik. Potensi pesan sampai ke konsumen juga sangat tinggi, karena menurut survei 99Firms, secara umum orang mengecek WhatsApp lebih dari 23 kali dalam sehari.

Artch Bags membuktikan berjualan dan memasarkan produk lewat media sosial satu ini terbukti efektif dan mudah untuk kamu lakukan dibanding melalui channel lain. Untung yang akan kamu dapatkan juga bisa lebih banyak karena tidak ada potongan, serta bisa menjangkau banyak orang.

Kamu hanya perlu menerapkan strategi yang tepat untuk bisa memaksimalkan fungsi WhatsApp dan agar dapat membangun koneksi personal dengan pelanggan. Selamat mencoba!

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP