fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

7 Tips Memulai Bisnis Hampers dan Parcel

Bisnis hampers

Salah satu potensi bisnis ketika mendekati Hari Raya, yakni hampers dan parcel. Nah, dengan penggunaan teknologi zaman sekarang, kamu dapat melihat kepopuleran hampers dan parcel melalui volume pencarian yang besar di mesin pencari atau banyaknya posting-an atau kiriman terkait di media sosial. Lalu, apa saja tips dalam memulai bisnis hampers dan parcel agar cepat mendapatkan cuan maksimal?

CTA

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

7 Tips Memulai Bisnis Hampers dan Parcel

Agar bisnis hampers dan parcelmu berjalan lancar, lakukan 7 (tujuh) hal di bawah ini:

  1. Tentukan Niche

Ketika memutuskan untuk memulai bisnis hampers dan parcel, kamu harus menentukan terlebih dulu niche apa yang akan kamu tuju. Penentuan ini juga sangat bergantung pada segmen pasar yang ingin kamu targetkan.

Misalnya, menargetkan konsumen yang memberikan hampers dalam rangka Hari Raya, kamu dapat memberikan berbagai pilihan kue kering atau perlengkapan Hari Raya lainnya. Kisaran harga dari hampers tersebut juga pada akhirnya sangat bergantung pada target segmen pasar.

Nah, beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengidentifikasi niche yang paling sesuai adalah sebagai berikut.

  • Analisis Pasar

Andai kata memutuskan akan membuka toko offline, kamu dapat melihat apa yang orang sekitarmu gemari. Namun apabila akan memasarkan hampers dan parcel secara online, kamu dapat mengecek apa yang konsumen cari melalui tool, seperti Google Trends.

  • Sesuaikan dengan Minat

Memulai bisnis hampers dan parcel bukan hanya keputusan jangka pendek. Oleh karena itu, jika memungkinkan, jalankan bisnis sesuai dengan minatmu sehingga mengelola bisnis tidak akan terasa berat.

  • Pastikan Ide Bisnismu Bisa Memberikan Keuntungan

Selain dua hal di atas, kamu juga harus memastikan ide bisnis tidak hanya berlaku di teori saja. Misalnya, kamu memilih beberapa opsi parcel dan hampers dengan kualitas premium tanpa mengetahui, bahwa segmen pasarmu terbiasa membeli parcel pada harga lebih rendah. Tentu, ide tersebut bukan terbilang brilian.

  1. Buat Business Plan

Membuat business plan saat memulai bisnis hampers dan parcel sangat penting karena bisa memberikan gambaran mengenai bagaimana usahamu akan beroperasi, serta bagaimana kegiatan tersebut akan terus berlanjut dari hasil profitnya.

Nah, patutnya business plan juga memuat beberapa kemungkinan, seperti dampak atas terjadinya pandemi Covid-19. Masukkan aspek tersebut sebagai salah satu proyeksi dan beri beberapa alternatif strategi untuk meminimalisasi dampaknya.

Lalu apa saja yang harus ada di dalam business plan?

    • Deskripsi kegiatan bisnis yang meliputi konsep bisnis, potensi di masa depan serta industri apa yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha.
    • Deskripsi produk meliputi harga, apa yang ada di dalam hampers dan parcel serta tema atau konsep.
    • Analisis pasar di mana terdapat gambaran mengenai segmen pasar, kompetitor, bagaimana tren bisnis dan hal terkait lainnya.
    • Strategi pemasaran produk di mana kamu dapat memaksimalkan berbagai kanal seperti media sosial, SEO atau iklan berbayar.
    • Proyeksi kondisi keuangan meliputi pengeluaran dan potensi untung maupun rugi yang dapat terjadi di masa depan.
  1. Membeli Stok Barang dari Grosir

Agar bisnismu meraup keuntungan maksimal, kamu harus membeli stok barang dari grosir. Selain membelinya secara langsung di toko grosir, kamu bisa memanfaatkan website penyedia barang grosir untuk memenuhi stok produkmu.

Jangan lupa untuk tetap mempertimbangkan ongkos kirim saat membeli barang secara online, agar tidak ada biaya tambahan yang terlewatkan. Kamu juga sebaiknya memperhatikan penawaran khusus dan potongan harga jika membeli dalam jumlah tertentu.

  1. Kelola Keuangan dengan Benar

Satu tips terpenting saat memulai bisnis hampers dan parcel, yakni bagaimana kamu dapat memisahkan keuangan pribadi dan bisnis dengan baik. Jangan sampai keuangan bisnismu tercampur dengan pengeluaran pribadi sehingga membuatmu kesulitan melakukan tracking terhadap aktivitas keuangan.

Untuk melakukannya, kamu bisa membuat pencatatan keuangan. Tidak hanya dengan cara manual, kamu dapat memanfaatkan berbagai aplikasi pencatatan keuangan yang ada di Playstore.

  1. Tentukan Tempat Berbisnis

Bisnis hampers

Tidak hanya toko offline di tengah keramaian kota, kamu juga dapat memanfaatkan ruang ekstra di rumah untuk menunjang jualan parcel dan hampers secara online. Namun, sebelum memutuskan akan berjualan secara online atau offline, kamu perlu mempertimbangkan plus dan minus berjualan menggunakan dua metode tersebut.

  • Toko Online

Toko online hampers dan parcel memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut:

    • Fleksibilitas jam kerja di mana kamu tidak harus membuka dan menutup toko pada waktu yang sama setiap harinya.
    • Kebebasan dalam menentukan stok produk, sehingga kamu tidak wajib memajang hampers dan parcel sebagai produk display di toko. Hal ini juga menguntungkan karena stok barang bisa terhindar dari risiko kerugian jika tidak terjual atau sudah kedaluwarsa.
    • Bisa menjangkau konsumen dari berbagai daerah, sehingga hambatan jarak tidak lagi jadi masalah.
    • Biaya untuk memulai bisnis hampers dan parcel relatif lebih rendah daripada harus membuka toko konvensional atau menyewa ruko.

Namun ada juga beberapa kelemahan dalam mengoperasikan toko online. Berikut beberapa di antaranya:

    • Performa toko bisa dipengaruhi oleh jasa pengiriman sehingga sangat penting untuk memilih jasa kirim barang yang memiliki reputasi baik.
    • Kurang efektif dalam menggaet konsumen lokal di sekitar toko. Padahal, konsumen lokal bisa memberi kontribusi besar terhadap penjualan di toko.
    • Meningkatnya risiko parcel dan hampers rusak saat berada dalam proses pengiriman.
  • Toko Offline

Nah, setelah kelebihan dan kelemahan toko online bagi bisnis hampers dan parcel, kamu dapat mencermati beberapa keunggulan dan kekurangan toko offline. Untuk keunggulanya, berikut ini:

    • Toko bisa menarik lebih banyak konsumen lokal yang bisa berubah menjadi konsumen setia.
    • Visibilitas toko dapat membuat konsumen lebih cepat membuat keputusan pembelian karena melihat berbagai produk hampers maupun parcel secara langsung.
    • Bisa sekaligus menjual barang-barang lain di dalam toko.
    • Lebih mudah dalam membangun reputasi brand karena toko lebih mudah dikenali secara langsung jika dibandingkan dengan toko online.

Sementara itu, beberapa kekurangan toko offline yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut:

    • Meski memiliki konsumen lokal, tetapi cakupannya tidak lebih luas ketimbang toko online.
    • Biaya untuk memulai bisnis hampers dan parcel lebih tinggi karena ada biaya sewa atau biaya pembuatan toko.
    • Pengeluaran reguler yang lebih besar seperti biaya perawatan, biaya listrik, atau gaji karyawan.

Nah, kamu dapat memilih untuk memiliki toko online atau offline sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik tiap jenis toko seperti dijelaskan di atas. Namun kamu juga bisa membuka toko secara musiman dengan memanfaatkan momen Hari Raya atau perayaan tertentu saja.

  1. Strategi Penetapan Harga

Dalam hal penetapan harga, kamu dapat menerapkan keystone pricing. Keystone pricing adalah penetapan harga dengan cara menentukan margin keuntungan sebanyak 100% dari modal awal. Jadi, jika modal awal sebuah hampers adalah Rp50 ribu, kamu dapat menetapkan harga jual produk tersebut Rp100 ribu.

Selain itu, penetapan harga juga harus memperhatikan biaya seperti kertas atau plastik pembungkus serta biaya tenaga kerja yang menangani tiap hampers hingga siap untuk dikirimkan.

  1. Strategi Pemasaran Produk

Bisnis hampers

Pemasaran produk dapat dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa di antaranya, yakni dengan mengandalkan pemasaran melalui media sosial. Nah, salah satu tips dalam memasarkan produk melalui media sosial adalah dengan membangun profil medsos sebelum merilis produk, sehingga membuat orang tertarik untuk menunggu launching produkmu.

Kamu pun dapat memasarkan produk melalui media sosial pada konsumen dengan karakteristik tertentu melalui social media ads. Namun, kamu tidak mesti menggunakannya, terutama bila masih sangat awal dalam memulai bisnis hampers dan parcel serta belum memiliki banyak modal.

Di samping menggunakan strategi pemasaran digital, kamu juga bisa memberikan reward kepada konsumen dengan cara memberikan penawaran khusus dan diskon dengan minimal pembelian tertentu.

Nah, untuk memulai bisnis hampers dan parcel, kamu dapat menerapkan tips-tips di atas agar mendapatkan untung maksimal. Jangan lupa juga untuk memanfaatkan momen hari raya atau perayaan lain guna meningkatkan penjualan hampers-mu. Selamat mencoba!

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP