fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

9 Cara Melihat Peluang Usaha

cara melihat peluang usaha 01

Peluang usaha, bagaimana cara menemukannya? Mungkin itu pertanyaan pertama yang muncul di benak waktu kamu mulai berpikir untuk pindah kuadran menjadi pengusaha. 

Banyak orang beranggapan, membuka bisnis sendiri lebih menjanjikan peluang untuk hidup sukses. Namun tidak semua orang jeli melihat adanya peluang ketika mulai merintis jalan itu.   

Padahal, kemampuan membaca peluang merupakan salah satu skill yang harus dimiliki setiap pebisnis. Tanpa kecakapan itu, kamu akan kesulitan dalam memulai dan mengembangkan usaha. Karena usaha potensial adalah bisnis yang punya nilai jual. Bukan sekadar keren-kerenan atau memenuhi ambisi pribadi yang selama ini menjadi obsesi.  

Baca juga: Design Kemasan Unik Penjualan Naik

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk bisa membaca peluang usaha. Dengan kemampuan itu, kamu bisa melihat peluang-peluang yang ada dan mengembangkannya dalam bentuk produk sesuai kebutuhan dan permintaan target konsumen.  Percayalah, di era digital ini, ada banyak peluang bisnis yang muncul karena kebutuhan konsumen yang terus  berubah dengan cepat. Tanpa itu, kamu akan mudah dilindas kompetitor atau dilibas perputaran bisnis baru yang berputar cepat.

Bagaimana cara melihat peluang usaha yang bernilai jual? Untuk menjawab pertanyaan itu, yuk ikuti 9 ‘jalan pedang’ yang bisa kamu ikuti untuk menemukan peluang-peluang di bawah ini. 

9 Cara Lihat Peluang Usaha

    1. Tengoklah ke dalam

Memulai usaha yang berkaitan dengan diri sendiri biasanya akan lebih mudah membuahkan hasil ketimbang bergerak membabi buta. Jadi, cobalah bercermin untuk mencari tahu apa potensi diri kamu, apa hobimu, bahkan ada persoalan apa dalam kehidupanmu? 

    • Potensi diri. Banyak orang menyebut, potensi diri adalah modal terbesar untuk membaca peluang usaha. Potensi diri, secara sederhana adalah kemampuan, kekuatan, atau kecerdasan yang ada di dalam setiap individu, baik yang sifatnya sudah terwujud atau belum terwujud secara optimal. Potensi diri dapat berkembang melalui bakat yang sudah dibawa sejak lahir, dan dapat terus diasah melalui usaha dan kerja keras. Segala potensi yang ada pada diri kamu adalah modal berharga untuk berkembang. Kamu pun bisa mulai bisnis dengan melihat potensi diri yang kau miliki. 

Cobalah cari tahu apa keahlian, passion atau hobimu. Segala unsur potensi diri itu akan memudahkanmu untuk mengembangkan bisnis dan memotivasi diri. Karena semua usaha yang kamu lakukan berdasarkan sesuatu yang kamu sukai atau istilahnya “gue banget”, akan membuatmu nyaman dalam menjalani. Kalau sudah nyaman, kamupun akan dengan senang hati berupaya untuk semakin mahir menjalankannya.

Contohnya saja, kalau kamu suka melukis, kamu bisa mulai usaha dengan membuka les lukis. Fokuslah pada satu spesialisasi agar kamu makin mahir. Kalau kemahiranmu adalah melukis bunga, misalnya, kamu bisa menyasar target para wanita dewasa kelas atas. Kalau kamu ahli bikin sket atau kaligrafi, kamu bisa menjual lukisan-lukisanmu di internet atau media sosial. 

    • Peluang Bisnis dari Hobi. Selain potensi diri, cara mudah dalam membaca peluang usaha adalah dengan melihat hobi yang kamu sukai. Kamu pecinta kopi? Mengapa tak kau  mulai untuk bikin coffee shop kekinian. Kamu hobi menata ruang, mengapa tidak mencoba bikin usaha  konsultan desain interior? Kamu suka  nonton film, mengapa tak kau coba menulis review sebagai cara menghasilkan uang?

Baca juga: Ubah Hobimu Jadi Bisnis Menguntungkan dengan Cara Ini

     2. Mengubah problem menjadi peluang usaha

Masih di lingkup internal dirimu, percayakah kamu bahwa di balik setiap problem, ada berlian hikmah yang tersimpan, meski harus diasah? Coba browsing, kamu akan menemukan banyak cerita tentang bisnis sukses yang bermula dari permasalahan sehari-hari. 

Misalnya, kamu merasa bermasalah dengan botol-botol sampo yang selalu menumpuk sebagai sampah yang menyesakkan dada. Cobalah berpikir lebih jauh, bukankah itu sinyal sebuah peluang usaha untuk berbisnis sampo ‘curah’ atau refill

Kamu selalu berproblem dengan kacamata yang sering lupa kau taruh di mana, mengapa tidak coba kau ciptakan kacamata yang bisa  di-‘miscall’?  

Renungkanlah, bahwa kalau kamu punya problem seperti itu, sangat mungkin orang lain juga punya masalah serupa. Itu artinya ada sebuah peluang usaha bagimu untuk memberikan solusi (bisnis) atas permasalahan publik.

cara melihat peluang usaha 02

      3. Asah kepekaan bermasyarakat dan amati problemnya

Selain berangkat dari problem pribadi, kebutuhan masyarakat sekitarmu juga bisa terlihat sebagai peluang usaha. Tidak selalu harus sesuatu yang canggih atau menggunakan teknologi terbaru, kamu bisa mencari peluang bisnis dengan mengamati permasalahan lingkungan sekitar. Cermati masalah apa yang melanda orang-orang sekitarmu. Kira-kira, solusi seperti apa yang bisa kamu kembangkan untuk menjawabnya. Karena sesungguhnya, cara termudah menemukan peluang usaha adalah dengan memecahkan masalah masyarakat. 

Coba asah kepekaanmu, dan ada problem apa di sekitarmu? 

Apakah di lingkunganmu banyak wanita pekerja yang sehari-hari meninggalkan anak di rumah? Kamu bisa merespon kebutuhan itu dengan menyediakan tempat penitipan anak berkonsep fun-daycare. Apakah di seberang rumahmu adalah perkantoran? Kamu bisa membuka kantin makanan rumahan di garasi.  

Baca juga: Niche Market adalah Peluang Bisnis, Ini 4 Cara Menentukannya 

Selain membaca peluang dari kebutuhan atau problem masyarakat, kamu juga bisa mengamati bisnis-bisnis yang ada di sekitarmu. Amati bisnis apa yang berhasil dan mana yang kurang peminatnya. Kemudian cari tahu, apa yang mereka lakukan atau tidak lakukan untuk kau jadikan case study sebelum benar-benar kamu praktikkan.

      4. Menjadi manusia ‘gaul’ 

Untuk bisa menemukan peluang-peluang usaha berdasarkan problem atau kebutuhan yang ada di sekitar, kamu bisa mencoba beberapa strategi berikut:

    • Bergaul dengan sebanyak mungkin orang dan beragam latar belakang. Ajak mereka ngobrol hal-hal umum terkait kebutuhan sehari-hari, dan temukan apa yang mereka butuhkan dan minati. Siapa tahu di antara sekian banyak needs dan wants itu, kamu bisa menemukan satu peluang usaha untuk kamu olah dan realisasikan dalam sebuah rencana bisnis. 
    • Bergaul dengan komunitas pengusaha. Saat ini banyak komunitas bisnis yang bisa diikuti baik secara online maupun offline. Tak hanya mendapat jaringan pertemanan berkualitas, dalam komunitas seperti itu kamu juga bisa memperoleh ilmu-ilmu bisnis dan ide peluang usaha baru.  Amati bagaimana mereka memulai bisnis mereka dan bagaimana mereka mengembangkannya. Jadikan motivasi dan penambah wawasan.

Baca juga: Gabung di Komunitas Bisnis LummoSHOP: Apa Saja Benefitnya?

    • Survey lapangan. Terjun langsung ke juga bisa membantumu untuk melihat bisnis apa yang sudah penuh sesak pemain, dan apa yang belum ada di lingkunganmu. Catat kelebihan dan kekurangan setiap bisnis itu. Jadikan pertimbangan untuk memutuskan bisnis apa yang kira-kira diminati masyarakat sehingga layak untuk kamu wujudkan.

     5.  Cari peluang  usaha unik di sekitar rumah

Mencari peluang usaha juga dapat dilakukan dengan melihat potensi yang ada daerah di mana kamu tinggal. Apakah kamu tinggal di sebuah wilayah yang banyak tumbuh tanaman-tanaman eksotis? Cobalah tawarkan kekayaan flora itu kepada konsumen di daerah lain. 

Atau apakah di daerahmu ada makanan unik yang satu-satunya di muka bumi ini? Cobalah bikin story telling dan unggah di media sosial. Tawarkan keunikan itu kepada konsumen di luar sana untuk mencoba sebuah pengalaman mengesankan, mengudap kuliner ekstrim yang hanya satu di dunia. 

      6. Mencari ide dari daerah tetangga

Setelah menengok ke dalam dan ke lingkungan ekosistem, tak ada salahnya  kamu menjadikan dunia luar sebagai referensi  bisnis. Coba lihat peluang usaha apa yang sedang berkembang di daerah wilayah tetangga, atau di negara lain, siapa tahu bisa kamu adaptasi dan kembangkan. Namun pastikan bahwa ide itu masih baru di daerahmu dan relevan dengan masyarakat sekitar. Jangan sampai kamu asal meniru tanpa paham apakan ada potensi pasar atau tidak. Untuk membuatnya lebih mudah diterima masyarakat, kamu bisa menambahkan kreativitas atau keunikan yang masih jarang ditemui. 

      7. Amati dan analisis tren di sekitarmu

Bisnis yang sedang ngetren, juga bisa kamu jadikan ide untuk melihat peluang bisnis. Kalau kamu ingin bisnis F&B misalnya, coba lihat makanan apa yang lagi hits di medsos. Kamu tidak perlu mentah-mentah meniru tren yang ada. Gunakan tren itu sebagai ide dasar untuk mengembangkan produk lain.  

Kalau kamu tertarik bikin hampers ramadhan  misalnya, mengapa tidak kamu kemas satu set gudeng besekan dan tawarkan kepada teman-temanmu sebagai hantaran berbuka/sahur buat relasi mereka. 

Kalau di sekitarmu kios ayam tepung krispy bertebaran di mana-mana, mengapa tidak mencoba jualan ayam kodok yang unik dan lezatos?

cara melihat peluang usaha 03

     8. Internet adalah ‘provider’ peluang usaha terbaik

Kalau kamu sedang mencari-cari peluang bisnis sampingan, internet adalah kolam inspirasi besar yang tinggal kau pancing ikannya. Di sana tergelar ribuan jenis bisnis online yang bisa kamu lakukan tanpa meninggalkan pekerjaan utamamu. Beberapa jenis bisnis online yang paling popular saat ini adalah menjadi reseller produk, affiliate, freelancer pembuatan konten dan sebagainya. Aktivitas-aktivitas itu sangat layak kau tempuh sebagai jembatan untuk pindah kuadran tanpa risiko berlebihan.

Dari internet pula kamu bisa memperbarui wawasan agar tidak ketinggalan informasi terbaru. Dari sana kamu bisa memancing inspirasi untuk memulai sebuah bisnis yang unik dan berbeda dengan bisnis serupa yang sudah ada. Semakin unik dan kreatif bisnis yang kamu ciptakan, semakin tinggi pula minat konsumen untuk datang kepadamu.

Baca juga: Pengertian dan 7 Tips Memanfaatkan Search Engine untuk Bisnis

      9. Mengunjungi Acara Kreatif

Kalau kamu jeli, acara-acara  kreatif seperti pameran dan bazaar bisa kau manfaatkan untuk mencari ide bisnis sekaligus peluang usaha yang bisa kamu eksekusi. Karena itu, jangan malu-malu untuk mengunjungi  berbagai acara yang sifatnya kreatif dan edukatif. Misalnya seminar bisnis atau bahkan bazar entrepreneurship.

Kalau kamu rajin mengikuti berbagai acara kreatif seperti itu, mindsetmu akan semakin terbuka dan jeli menangkap berbagai peluang usaha. Selain itu, di sana juga banyak kemungkinan untuk bertemu dan berjejaring dengan para pelaku bisnis yang sudah sukses duluan.

Oke, teman, pada dasarnya peluang usaha bisa datang dari mana saja dan dari siapa saja, ya. Yang kamu perlukan adalah kejelian kamu untuk melihat berbagai peluang dan kesempatan. 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP