fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

9 Cara Menghasilkan Cuan dari Food Photography

cuan dari food photography

Saat hobi bisa menghasilkan memang sangat menyenangkan untuk menjalaninya. Nah, salah satu hobi yang sedang digemari oleh masyarakat, yakni fotografi. Ternyata, dari hobi itu banyak peluang bisnis, di antaranya food photography. Namun, bagi kamu yang baru memulai hobi ini, pastinya akan bingung bagaimana mendapatkan cuan dari food photography. Tenang, tidak perlu bingung, kamu sedang membaca artikel yang tepat untuk menghasilkan cuan dari food photography.

Bagaimana Memulainya?

Kamu mungkin sudah memiliki beberapa jenis kamera dan mempunyai pengetahuan mengenai dasar-dasar food photography. Sebetulnya, untuk memulai fotografi makanan kamu tidak perlu berbagai alat peraga, green screen, atau bahkan makanan mewah. Mungkin, dalam benak kamu muncul pertanyaan bagaimana bisa melakukan fotografi tanpa makanan mewah? Bisa! Sebab, kamu bisa memulai dari makanan dan kamera yang kamu punya.

Oleh karena itu, mulailah dengan kamera yang kamu punya, tidak perlu menunggu untuk membeli yang bagus terlebih dahulu. Jika menunggu alat yang bagus, kamu tidak akan memulai menghasilkan cuan dari food photography. Jadi, mulailah dengan kamera yang kamu miliki dan beberapa potong buah di piring.

Mengapa Tidak Membutuhkan Kamera Termahal

cuan dari food photography

Sekali-kali bertanyalah dengan beberapa fotografer makanan yang lebih dulu memulai menghasilkan cuan dari food photography, “Pakai kamera apa?” Kemungkinan, mereka akan menjawab, “Bukan kameranya, tapi bagaimana mengambil gambarnya agar menjadi luar biasa.”

Kamu bisa saja menggunakan kamera paling mahal, tapi jika kurang piawai menggunakannya, foto kamu bisa saja tak jauh beda ketimbang kamera yang harganya paling murah. Memang teknologi kamera sekarang sudah luar biasa, tapi sebetulnya kemampuan manusia dalam menggunakanya lebih menakjubkan. Jadi, seumpama kamu mempunyai uang untuk membeli kamera mahal, sebaiknya investasikan dahulu untuk memahami berbagai teknik fotografi makanan. Belajarlah mengenai pencahayaan, mengambil gambar dengan mode manual, menggunakan komposisi dan gaya fotografi makanan, dan pelajari cara mengedit foto.

(Baca juga: Teknik Foto untuk Produk Fashion)

Dengan fondasi yang kuat dari berbagai teknik hasil dari belajar, kamu bisa menggunakannya untuk membuat berbagai karya dengan banyak teknik dan komposisi makanan. Setelah itu kamu menjadi perlu kamera yang lebih mahal untuk mendukung berbagai teknik dan inovasi lain dalam foto makanan kamu. Tentu, kamu bisa menjual hasil karyamu dengan alat awal, termasuk kamera pada ponsel pintar yang sedang kamu gunakan.

Apakah Sebanding dengan Modalnya?

Apabila ada pertanyaan apakah dengan menjadi penyedia jasa food photography sebanding dengan biaya modalnya? Belum tentu benar. Sebab, kamu bisa memulai dari modal yang minim, dari kamera dan makanan yang kamu punya di rumah. Namun, apabila konsumen kamu sudah banyak dan membutuhkan perlengkapan seperti studio, jawabannya adalah bisa sebanding dengan biaya modal yang kamu keluarkan. Bahkan, bisa menguntungkan. Sebab, modal yang kamu keluarkan pada akhirnya mampu menghasilkan foto lebih berkualitas.

(Baca juga: 9 Ide Usaha Modal Kecil yang Bisa Jadi Bisnis Sampingan)

Bagaimana Menghasilkan Cuan?

Setelah kamu mengasah keterampilan dan mengembangkan teknik food fotografi kamu, ini saatnya untuk menghasilkan cuan dari food photography. Bagaimana caranya? Ini sebetulnya pertanyaan umum dari sebagian orang yang baru memulai fotografi makanan. Ada banyak caranya dengan tujuan mendapatkan banyak klien dan pekerjaan. Cara-cara tersebut, di antaranya:

(Baca juga: 5 Ide Kreatif Penghasil Banyak Cuan)

  1. Buat Konten di Akun Media Sosial

Jika kamu ingin dikenal sebagai food photographer. Kamu pasti membutuhkan konten, bukan? Kamu dapat memulai dengan memotret makanan yang ada di rumah dahulu, sendiri hingga berkolaborasi dengan orang lain, termasuk restoran, penjual makanan di pasar, rumah makan dan sebagainya. Apa pun caranya buatlah konten untuk membangun portofolio, bahwa kamu adalah food photographer. Sebab, dengan cara ini orang akan mengingat dan tahu kamu dengan pekerjaan tersebut. Semakin banyak yang tahu, semakin besar pula kamu mendapat konsumen dari konten yang dibuat.

(Baca juga: Kiat Bangun Branding Bisnis di Media Sosial)

  1. Lisensikan Gambar Kamu

Jika sudah memiliki banyak gambar makanan, pertimbangkan untuk mendaftar lisensi untuk mendapatkan uang. Kamu bisa mendaftar lisensi untuk gambar kamu di Creative Common, Myows, Safe Creative. Selain itu, kamu bisa menambahkan watermark di dalam gambar kamu. Dengan mendaftar lisensi, gambar makanan kamu akan terlindungi dari mereka yang mengambil gambar secara cuma-cuma. Artinya, apabila ada yang ingin dari mendapatkan karya kamu, tentu harus membayar sesuai harga yang kamu tawarkan. Dengan begini kamu dapat cuan dari food photography.

  1. Berbagai Website Freelance Fotografer

Kamu bisa menghasilkan cuan dengan mendaftar di berbagai situs fotografer freelance yang menyediakan jasa foto makanan. Tidak perlu ke kantor, cukup mengerjakan dari permintaan klien di situs tersebut kamu sudah bisa menghasilkan uang. Bangun portofolio terlebih dahulu dengan memberikan harga kompetitif agar ada yang melirik untuk menggunakan jasa kamu. Beberapa situs website freelance photographer, di antaranya Fiverr, Upwork, Ocus, Fastwork bisa menjadi rekomendasi bagi kamu untuk mendapatkan cuan dari food photography.

  1. Jual Fotomu ke Situs Stock Photography

cuan dari food photography

Banyak orang yang sudah berhasil menjual berbagai gambar yang dihasilkan di situs stock photography. Di sana, jutaan gambar dijual setiap hari. Seumpama ingin seperti mereka, kamu bisa melakukanya untuk mendapatkan cuan dari food photography. Berikut ini beberapa situs stock photography yang bisa kamu mendapatkan uang, yaitu:

  • Stock Food
  • Getty Images
  • Adobe Stock Premium
  • Offset ShutterStock
  • Pixabay
  • Freepik

Agar peluang foto makanan terjual lebih banyak, hendaknya kamu mengunggah banyak gambar di sana. Usahakan setiap foto yang diunggah di setiap situs stock photography berbeda satu sama lain. Sebab, ini akan berpengaruh diterimanya foto kamu.

  1. Mengajar Food Photography

Cara menghasilkan cuan dari food photography berikutnya, yaitu dengan menjadi pengajar food photography. Saat ini, banyak lembaga pendidikan yang menawarkan kelas fotografi makanan, pada  pendidikan formal maupun non formal. Kamu bisa mendaftar sebagai guru untuk menawarkan kelas fotografi makanan. Selain menjadi guru di lembaga pendidikan, kamu juga bisa membuka kelas fotografi makanan sendiri dengan berbagai paket kelas fotografi makanan, dari pemula, tingkat lanjut sampai mahir.

  1. Tawarkan Karya Kamu ke Berbagai Pemilik Bisnis Makanan

Ketika sudah mempunyai portofolio keahlian kamu sebagai fotografer makanan, kamu bisa menawarkan ke berbagai pemilik bisnis makanan secara door to door. Buatlah berbagai paket layanan dari paket hemat foto makanan hingga paket lengkap. Selain itu, tawarkan juga diskon atau harga spesial apabila memilih paket foto makanan tertentu.

  1. Bekerja dengan Agensi Perusahaan

Kamu juga bisa bekerja dengan beberapa agensi perusahaan yang mempekerjakan fotografer makanan. Biasanya, kamu akan mendapatkan komisi yang lebih besar dari yang kamu dapatkan. Adapun agensi perusahaan untuk fotografer makanan, seperti:

  • Perusahaan public relation yang spesialisasinya dalam makanan dan minuman, seperti restoran, hotel dan sebagainya.
  • Agen iklan terkait berbagai iklan untuk makanan, pengemasan, brosur, pamflet, papan iklan, menu restoran besar, situs web, kampanye media sosial, gambar untuk tv, iklan surat langsung, katalog, dan sebagainya.
  1. Jual Cetakan Foto Makanan Kamu

Mungkin, ide ini tidak pernah terpikirkan oleh kamu. Namun, kamu sebetulnya bisa membawa salinan karya foto makanan terbaik kamu yang sudah dibingkai untuk dijual di pameran seni dan kerajinan, dipajang di kedai kopi, restoran, atau berbagai gerai lainnya.

(Baca juga: Sumber Keuntungan Bisnis Cetak Custom)

Memang ini cara yang tidak seperti biasanya dilakukan oleh seorang fotografer makanan, tapi apabila kamu ingin menghasilkan cuan dari food photography ini adalah salah satunya.

  1. Penulis Buku

Belum banyak buku yang menawarkan mengenai teknik foto makanan yang baik dan benar. Lantaran demikian, cobalah kamu tawarkan portofolio dari karya food photography ke berbagai penerbit dan editor untuk menjadi salah satu penulis mereka. Karya-karya foto kamu tidak hanya sebagai dokumen, tapi bisa juga menjadi manfaat untuk orang dari buku yang kamu buat mengenai berbagai teknik fotografi makanan.

Nah, inilah cara menghasilkan cuan dari food photography yang bisa kamu coba. Pertimbangkan salah satu cara ini untuk mendapatkan penghasilan. Makin bagus kemampuan yang dimiliki, makin besar pula nilai uang yang bisa kamu raih. Menarik, bukan?

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP