fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

9 Jurus Rahasia untuk Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

kepercayaan pelanggan

Bisnis online saat ini, sudah tidak zamannya lagi menggunakan perantara seperti marketplace. Karena ada banyak potongan komisi, selain itu promonya pun dikendalikan oleh pemilik marketplace. Apa ya tidak buntung kalau sudah dipotong komisi, ikut promo, ditambah lagi kamu harus membayar admin? Selain itu brand-mu tenggelam, justru perantara yang jadi makin bersinar. Di marketplace, kita cenderung berfokus pada kompetitor daripada meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Oleh sebab itu, berkembanglah model bisnis yang disebut D2C atau direct to consumer. Model bisnis ini dilatarbelakangi ketidakefisienan penggunaan perantara, dan brand yang tidak bisa lebih dikenal karena penggunaan perantara. Dengan model D2C, bisnismu langsung berinteraksi dengan pelanggan. Semuanya suka-suka kamu yang mengatur. Tetapi ingat bahwa direct to consumer harus fokus kepada pelanggan.     

 

Mengapa Fokus kepada Pelanggan?

D2C sesuai namanya fokus kepada pelanggan. Karena dari merekalah sumber inspirasi bisnis berasal. Baik itu berkenaan dengan produk, pelayanan sampai pada logistik atau pengiriman. Bahkan bisnis di era sekarang yang akan menjadi pemimpin, adalah pebisnis yang tahu benar solusi yang dibutuhkan pelanggannya.  

Fokus kepada pelanggan, ada banyak hal, termasuk cara menambah pelanggan, yang bisa dilakukan dengan mendapatkan kepercayaan mereka. Bahkan pelanggan yang puas dan percaya akan datang kembali, dan akan mengajak pelanggan baru. Namun, sebenarnya tidak hanya itu saja keuntungan memperoleh kepercayaan pelanggan. Ada banyak keuntungan lainnya untuk bisnismu. 

 

Mengapa Harus Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan?

Cara menambah pelanggan dengan menanamkan kepercayaan pada mereka, akan memberikan banyak keuntungan pada bisnis, di antaranya:

  • Pengulangan pembelian, karena mereka sudah percaya sehingga membeli lagi.
  • Pelanggan baru tanpa pemasaran sendiri, karena pelanggan yang percaya akan bercerita kepada temannya, bahkan mengajak mereka untuk turut menjadi pelanggan.
  • Hemat biaya, karena tidak perlu memasarkan langsung, pembeli yang percaya akan menjadi tenaga pemasaran gratis.
  • Peningkatan pendapatan, karena ada pengulangan pemesanan dan penambahan pelanggan baru.

Nah, benar kan, cara menambah pelanggan melalui upaya meningkatkan kepercayaan pelanggan, memang cukup menguntungkan bagi bisnis. Selain itu sejalan dengan model bisnis direct to consumer. Demi mewujudkan hal tersebut, ada setidaknya 9 cara yang dapat ditempuh oleh bisnis online mu.  

kepercayaan pelanggan

9 Cara untuk Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan 

Memiliki pelanggan setia dan bahkan bisa mendatangkan pelanggan lainnya, adalah harapan setiap bisnis. Agar dapat mewujudkannya kamu dapat menempuh setidaknya 9 cara berikut: 

  1. Pastikan kualitas barang yang dijual
    Pastikan bahwa barang yang kamu jual lewat bisnis online-mu memang memenuhi standar kualitas yang telah kamu tentukan. Misalnya kamu berjualan makanan, maka rasanya memang enak, jumlah atau beratnya sesuai dengan yang kamu pamerkan kepada konsumen, pengemasannya juga cantik.Intinya saat konsumen menerima barangmu, ia akan berkata “Wah, ternyata memang beneran enak, tidak mengecewakan”. Bila seorang pelanggan sudah berkata demikian, hampir dapat dipastikan ia akan menjadi pelanggan setia produkmu. Oleh sebab itu, kamu harus menetapkan standar untuk setiap barang yang kamu jual. Jangan pernah menguranginya, justru jika memungkinkan terus ditambah kualitasnya. Dengan model tersebut, maka kepercayaan pelanggan akan terbangun. 
  2. Buat sistem yang mudah
    Konsumen tidak senang dengan sesuatu yang menyusahkan. Termasuk kategori menyusahkan adalah: lambat dalam mengirimkan pesanan, pemesanan yang rumit, pembayaran yang harus tunai, dan banyak hal lain yang termasuk menyusahkan pelanggan.Agar terhindar dari hal tersebut, maka buat sebuah sistem yang mudah. Sistem tersebut meliputi: pembelian, pembayaran, sampai distribusi barang ke pelanggan. Dengan membuat semuanya menjadi mudah, maka kamu akan memudahkan pelanggan dan kepercayaan pelanggan semakin meningkat. 
  3. Informasi terkait usaha harus jelas
    Berbisnis online tentu saja harus tampil online. Minimal kamu harus memiliki media sosial, karena gratisan. Tetapi akan makin meningkatkan kredibilitas jika kamu juga memiliki website. Apa hanya itu?Intinya di zaman serba google ini, bisnis online-mu harus mudah diakses. Nah, agar mudah diakses, kamu harus menyediakan informasi perusahaan yang lengkap. Makin lengkap maka akan meningkatkan kepercayaan pelanggan. Oleh sebab itu, lengkapi bisnis online-mu dengan: detail kontak, website, dan media sosial yang jelas. Agar dapat mewujudkan itu semua, kamu dapat menggunakan jasa penyedia web bisnis online seperti LummoSHOP yang akan membuat data bisnismu tampil selengkap-lengkapnya.
  4. Promosi yang tepat
    Kini pilihan berpromosi sangat banyak. Kamu bisa menggunakan aneka media sosial, melalui media cetak, media elektronik, atau melakukan pemasaran yang konvensional (menyebarkan brosur, membuat pamflet, dsb). Mana yang perlu dilakukan? Tentunya semua bisa dilakukan, asal kamu bisa melakukan promosi dengan tepat.Ibaratnya setiap media promosi yang kamu gunakan adalah planet, maka ada beragam alien yang tinggal di sana. Tugasmu adalah melakukan promosi yang tepat, sehingga alien di planet itu percaya padamu, alias pelanggan menjadi percaya padamu.
  5. Wajib ada foto dan video dengan kualitas terbaik
    No picture, hoax, begitu kata generasi milenials. Dengan berfokus pada pelanggan sesuai D2C, maka bisnismu harus tampil kepada pelanggan. Kamu harus memamerkan foto atau video dari produkmu. Tanpanya, bisnis online zaman sekarang tidak menarik. Kalau sudah tidak menarik bagaimana membuat pelanggan percaya?Nah, tak sekadar gambar atau video yang harus kamu berikan pada pelanggan. Namun kualitas gambar atau video tersebut juga harus terbaik. Karena kebanyakan orang lebih cenderung pada gambar atau video, dibandingkan paparan. Jadi berikan kualitas foto atau video berkualitas terbaik untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. 
  6. Tepati janji
    Pernahkah kamu memesan long dress, eh yang datang daster panjang yang bisa digunakan emak-emak bersantai di rumah? Itu adalah salah satu bentuk ingkar janji. Jika kamu pernah mengalami yang demikian, bisa dijamin kamu malas untuk memesan di tempat yang sama. Artinya kamu sudah tidak percaya lagi kepada bisnis online tersebut.Oleh karenanya, hindari kejadian seperti itu. Tepati janji kepada konsumen, bahkan jika mungkin berilah nilai lebih. Hal demikian, lazim disebut sebagai under promise over delivery. Contohnya adalah saat kamu berjualan baju tunik, kamu memberikan sesuai yang ada di deskripsi dan gambar, kemudian kamu tambahkan bross kecil. Bisa jadi bross tersebut tidak terlalu mahal, tetapi memberikan kesan yang baik kepada pelanggan. Dengan melakukannya, si pelanggan akan menjadi pelanggan setia. 
  7. Pasang testimoni pelanggan lain
    Testimoni pelanggan sangat penting dalam era bisnis online. Testimoni tersebut adalah fakta atas kerja bisnismu, yang ternyata lebih menarik bagi pelanggan baru, dibandingkan kata-kata pemasaran untuk bisnismu. Maka, wajib untuk bisnis online memasang testimoni pelanggan, untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. 
  8. Komunikasi dengan pelanggan
    Bisnis model D2C itu langsung berinteraksi dengan pelanggan. Sehingga untuk meningkatkan kepercayaan mereka, kamu harus membangun komunikasi dengan mereka. Dengan berkomunikasi maka kamu akan memperoleh pelanggan setia. Beberapa tips untuk berkomunikasi dengan pelanggan di era direct to consumer di antaranya:
     
    • Jadikan pelanggan sebagai sahabat, sehingga komunikasi yang terjalin menjadi luwes. Tak selamanya perbincangan hanya seputar produk, bisa sekali-kali mengenai hal lain. Dengan demikian akan terbangun ikatan, dan kepercayaan pelanggan terhadap bisnismu akan meningkat. 

     

    • Berikan respons yang cepat pada pelanggan. Respons cepat menunjukkan perhatian, sehingga pelanggan merasa nyaman. 

     

    • Tanggapi setiap masukan dan kritikan. Bisa jadi masukan atau kritikan pelanggan, tidak sesuai dengan bisnismu. Namun, tanggapan yang baik akan meningkatkan kepercayaan mereka.

    Intinya membangun komunikasi di era bisnis online dengan model direct to consumer, adalah hal yang penting, untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. 

  9. Reputasi
    Orang, bisnis, produk, dipercaya karena reputasinya yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, penting menjaga reputasi bisnis. Caranya dengan melakukan semua hal yang telah disebutkan. Apalagi jika bisnis online yang kamu lakukan berhubungan dengan personal, maka reputasi harus benar-benar dijaga. Salah langkah sedikit saja, maka kepercayaan pelanggan akan hilang dalam sekejap.

kepercayaan pelanggan

Membangun kepercayaan pelanggan bukanlah hal yang mudah. Namun setelah kamu mendapatkannya, kamu akan mendulang untung berulang-ulang. Bahkan umur bisnismu akan menjadi sangat lama sampai bisa diwariskan.

Jaga kepercayaan pelanggan, jangan buat mereka kecewa, maka cuan akan datang dengan sendirinya!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP