fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Apa itu Biaya Operasional dan 7 Komponen Pentingnya

Biaya Operasional_01

Biaya operasional (BO) atau operating cost, adalah biaya yang penting dalam sebuah bisnis. Karena tanpa biaya ini, aktivitas bisnis tidak bisa berjalan semestinya. Sebagai pebisnis, kamu juga pasti mengeluarkannya. Sebuah contoh dari biaya operasional adalah kamu mengeluarkan biaya untuk transportasi pengangkutan barang. Biaya transport tersebut berhubungan langsung dengan operasional bisnis. Karena tanpa mengeluarkan biaya transport, maka operasional bisnismu tidak akan jalan. Sebab barang yang kamu butuhkan dalam operasional bisnis, tidak sampai di tempatmu. 

Apakah operating cost hanya itu saja? 

Untuk mengetahui pasti jawabannya, kamu perlu untuk membaca artikel ini secara keseluruhan. Yuk, segera dibaca!

Pengertian biaya operasional

Biaya Operasional_02Biaya operasional adalah semua biaya yang dikeluarkan, untuk kepentingan mempertahankan operasional bisnis perusahaan. Tanpa mengeluarkan biaya ini, maka operasional bisnis tidak bisa berjalan, dan tidak bisa menerima pendapatan. Sederhananya biaya operasional adalah ibarat pembelian bensin untuk ojek online, yang gunanya agar motor tetap bisa jalan, untuk mencari pendapatan.  

Termasuk dalam operating cost, yaitu: biaya gaji, transport, sewa, pajak, dan semua yang berhubungan dengan operasional bisnis. Biaya-biaya tersebut ditampilkan pada laporan laba rugi, sebagai pengurang pendapatan.  

Pentingnya menentukan biaya operasional

Operating cost penting bagi bisnis karena:

  • Membantu menilai biaya perusahaan. Mengetahui biaya operasional maka akan membantu menilai biaya yang perusahaan keluarkan. Dengan menilainya maka akan mengetahui biaya yang kamu keluarkan cukup efektif atau sebaliknya. Pembiayaan yang efektif bisa dilanjutkan, namun jika tidak perlu dilakukan analisis ulang. 
  • Membantu menilai efisiensi manajemen stok. Dengan mengetahui operating cost maka bisa dinilai mengenai efisiensi manajemen stok. Karena operating cost erat kaitannya dengan penyediaan barang dagangan. Pembiayaan operasional yang efisien, akan menunjukkan manajemen stok yang baik pula. 
  • Mencermati tingkat biaya yang harus dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan. Dari jumlah biaya operasional, maka bisa diprediksi pendapatan yang bisa diterima.  
  • Menilai efisiensi penjualan dapat kamu bandingkan dengan pesaingnya. Jumlah operating cost bisa diperbandingkan dengan pesaing. Kemudian kamu lakukan analisis sehubungan efisiensi penjualan.   
  • Dapat mencerminkan kinerja perusahaan di masa lalu. Jumlah operating cost akan menunjukkan kinerja perusahaan di masa lalu. Karena sebagian operating cost juga diambil dari biaya masa lalu, seperti: biaya penyusutan yang terus bersambung antar periode akuntansi.

Karena penting untuk menentukan operating cost, maka kamu perlu untuk memahami megenai komponen penting operating cost.  

7 Komponen penting biaya operasional

Operating cost terdiri dari beberapa komponen, yang dibedakan atas jenis dan unsur. Untuk memahaminya, maka untuk masing-masing komponen penting operating cost, penjelasannya adalah sebagai berikut.

Berdasarkan jenisnya

Berdasarkan jenisnya, biaya operasional terbagi menjadi tiga yaitu: biaya tetap, biaya variabel dan biaya penyusutan. Berikut adalah penjelasan masing-masing jenis biaya tersebut.

1. Tetap

Disebut biaya tetap, karena jenis operating cost ini, jumlahnya tetap meskipun terjadi peningkatan dalam penjualan dan produktivitas. Contoh biaya tetap, yaitu: pembayaran sewa, gaji karyawan dan lainnya. Gaji karyawan dan sewa, tidak akan terpengaruh dengan produktivitas perusahaan. Kedua biaya tersebut sesuai dengan kesepakatan awal, berapapun jumlah produksi yang kamu hasilkan.

2. Variabel

Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya terus menerus berubah, mengikuti produktivitas bisnis. Makin tinggi produktivitasnya, maka biaya variabel yang kamu keluarkan akan lebih besar, dan sebaliknya. Contoh biaya variabel: biaya pembelian bahan baku, biaya pengiriman barang, biaya perlengkapan, dan sejenisnya yang akan mengalami peningkatan saat terjadi kenaikan produksi. Pembelian bahan baku akan mengalami peningkatan saat produktivitas perusahaan mengalami peningkatan, dan sebaliknya. 

3. Penyusutan

Biaya penyusutan adalah biaya pada barang-barang yang mengalami penyusutan secara periodik. Termasuk barang yang mengalami penyusutan adalah aktiva tetap seperti: kendaraan dan mesin. Sehingga terdapat biaya penyusutan untuk aktiva tetap tersebut, yang kamu bebankan di setiap periode. Nantinya biaya penyusutan erat hubungannya dalam menentukan nilai buku, yang berguna untuk menentukan harga jual aktiva saat sudah habis masa pakainya.  

Berdasarkan unsurnya

Berdasarkan unsurnya, operating cost dibagi menjadi empat, yaitu biaya langsung, tidak langsung, biaya produksi dan non produksi. Penjelasan masing-masing adalah sebagai berikut. 

4. Langsung

Biaya langsung adalah biaya yang manfaatnya bisa kamu rasakan secara langsung. Contohnya: gaji yang manfaatnya langsung karyawan nikmati sebagai penerima gaji.

5. Tidak langsung

Biaya tidak langsung, tentu saja biaya yang kamu keluarkan namun manfaatnya tidak bisa kamu rasakan secara langsung. Contohnya: biaya pajak, manfaatnya tidak kamu rasakan langsung saat melakukan pembayaran pajak. Manfaat pembayaran pajak kamu rasakan dari pembangunan infrastruktur yang baik. Sehingga memperlancar operasi bisnis perusahaan. 

6. Produksi

Yaitu biaya yang fungsi produksi keluarkan. Biaya ini terdiri atas tiga komponen yaitu: bahan baku, tenaga kerja dan overhead pabrik. 

  • Bahan baku adalah biaya yang kamu keluarkan untuk pembelian bahan baku, guna memproduksi suatu barang.
  • Tenaga kerja adalah biaya yang kamu keluarkan untuk tenaga kerja yang terlibat dalam proses produksi barang.
  • Overhead pabrik adalah biaya yang juga kamu keluarkan untuk produksi barang. Namun tidak langsung berhubungan dengan proses produksi. Contoh biaya overhead: biaya listrik, sewa, dan asuransi bahan baku. 

7. Non produksi

Biaya non produksi adalah biaya yang tidak langsung berhubungan dengan proses produksi. Contoh biaya non produksi adalah: biaya pemasaran dan iklan. Kedua biaya tersebut tidak langsung berhubungan dengan produksi, namun sangat berpengaruh terhadap efektifitas operasional bisnis.  

Menghitung biaya operasional

Biaya Operasional_03Setelah mengetahui komponen biaya operasional, maka penting bagimu untuk mengetahui cara menghitung operating cost. Langkah-langkah untuk menghitung operating cost adalah sebagai berikut.

  1. Identifikasi semua operating cost yang dikeluarkan dalam bisnismu. Biaya tersebut termasuk biaya untuk produksi.
  2. Jumlahkan seluruh biaya tersebut untuk memperoleh jumlah operating cost. Sehingga kemudian dapat dituliskan rumus jumlah operating cost adalah:

Biaya operasional = biaya produksi + biaya pengeluaran (operasional).

Selain menerapkan langkah tersebut, kamu juga bisa menggunakan software akuntansi keuangan untuk menghitung operating cost. Kamu tinggal memasukkan angka-angka sesuai operating cost yang ada dalam bisnismu. Kemudian software akan segera memprosesnya untukmu. 

Tidak terbatas pada menghitung operating cost, software akuntansi akan membantumu untuk mempersiapkan laporan keuangan. Tentu saja yang berhubungan erat dengan operating cost adalah laporan laba rugi. Jadi pergunakan software akuntansi untuk membantumu dalam mengelola bisnis.  

Nah, cukup mudah bukan untuk menghitung operating cost. Meski mudah namun menghitungnya akan memberikan manfaat kepada bisnismu.

Manfaat menghitung biaya operasional

Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Mengetahui persis jumlah biaya untuk operasional bisnis.
  • Memprediksi kebutuhan operating cost di periode berikutnya.
  • Menganalisis efektifitas pengeluaran operating cost, caranya membandingkan jumlah operating cost saat ini dengan periode sebelumnya.
  • Mengetahui perolehan laba. Menghitung jumlah operating cost, kemudian dikurangkan dengan pendapatan, akan memberikan informasi perolehan laba dalam bisnis. 

 

Setelah membaca seluruh uraian mengenai operating cost, tidak terlalu sulit pula untuk memahami dan menghitungnya. Jadi kamu sebagai pebisnis, harus memberikan perhatian kepada operating cost. Tentu saja agar pendapatan bisnismu terus mengalami peningkatan. Pendapatan meningkat, bisnis terus cuan dan berkembang.