fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Apa Itu Monetisasi? Kenali Seluk-beluknya di Sini

Monetisasi

Mungkin ada yang sudah familier dengan istilah monetisasi. Tapi, bisa jadi istilah ini masih terdengar asing di telinga. Menurut Investopedia, pengertiannya adalah mengacu pada proses mengubah item yang tidak menghasilkan pendapatan menjadi menghasilkan uang tunai. Atau dengan kata lain, monetisasi adalah sebuah metode baru untuk menghasilkan pendapatan dari sumber baru.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Mengenal Monetisasi

Pada dasarnya, bila bicara tentang monetisasi atau penguangan atau komersialisasi akan bergantung pada konteks yang sedang dibicarakan, karena akan mempengaruhi arti dari komersialisasi itu sendiri. Sebagai contoh, di dunia keuangan, istilah “memonetisasi” merujuk pada melikuidasi aset atau objek untuk mendapatkan uang tunai.

Contoh praktisnya adalah Bank Indonesia melakukan penguangan utang dengan membeli obligasi atau surat berharga pemerintah yang dananya akan dialokasikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur. Dari sini bisa dilihat bahwa definisi komersialisasi akan berbeda dengan digital marketing.

Kalau penguangan platform media sosial atau website, maka orang yang melakukannya akan mendapatkan uang atau penghasilan dari media sosial atau website-nya. Hal ini sedang jamak dilakukan oleh orang zaman sekarang yang memaksimalkan blog pribadi atau media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan lain-lain untuk dapat mendapatkan penghasilan.

Manfaat Melakukan Monetisasi

Monetisasi

Setelah tahu definisi dari penguangan ini, pembahasan akan berlanjut tentang apa saja manfaat melakukan monetisasi. Setidaknya ada tiga manfaat dari melakukan penguangan ini, simak penjelasannya berikut ini. 

Menghasilkan Pendapatan Tambahan

Melakukan monetisasi berarti kamu bisa memperoleh pendapatan tambahan. Namun, hal ini berlaku bagi seseorang yang masih menjadikan monetisasi ini sebagai side hustle. Contohnya saja kalau kamu bekerja di sebuah perusahaan yang mendapatkan gaji per bulan. 

Tapi, kamu masih merasa bahwa gaji tersebut masih belum mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sehingga, kamu memutuskan untuk memanfaatkan media sosial atau membuat website dengan monetisasi sebagai cara untuk memperoleh penghasilan tambahan dan mengatasi masalah keuangan kamu. 

Berbagi Konten dengan Edukasi

Untuk bisa melakukan penguangan ini, kamu harus membuat konten di media sosial seperti Instagram, Youtube, atau TikTok maupun artikel atau tulisan di website milikmu sendiri. Tapi, ini juga bukan perkara mudah untuk memulainya. 

Sebelum membuat konten, pastikan kamu melakukan riset. Mulai dari mengenai target audiens, konten seperti apa yang mereka sukai, hingga bagaimana cara menyampaikan konten tersebut agar audiens bisa menerimanya dengan baik. Selain itu, buatlah konten yang dapat bermanfaat untuk audiens kamu. 

Dari sini, kamu bisa mengembangkan lagi dengan monetisasi hal lain. Seperti, membuat e-book, kursus online, webinar, dan lain sebagainya secara berbayar bagi audiens setia kamu.

Menambah Pengetahuan dan Kemampuan di Dunia Digital

Hidup di zaman serba digital memberikan banyak keuntungan. Salah satunya adalah kesempatan untuk mendapat penghasilan yang bukan hanya berasal dari dunia offline atau konvensional saja, tetapi juga bisa dari online atau internet.

Itulah sebabnya, penting sekali bagi para pebisnis online maupun kamu yang ingin meningkatkan penghasilan untuk mempelajari serta melakukan monetisasi mulai dari sekarang. Karena, dengan pengetahuan dan kemampuan di dunia digital serta monetisasinya ini akan berguna secara jangka panjang.

Apa Saja yang Bisa Dimonetisasi?

Monetisasi

Dalam konteks digital marketing, monetisasi bisa kamu lakukan untuk berbagai hal. Yang pertama adalah website. Memonetisasi website adalah salah satu cara yang sudah banyak dilakukan oleh banyak orang. Cara kerja penguangan website ini adalah dengan menyewakan ruang iklan bagi para pengiklan, sehingga memperoleh penghasilan dari berbagai jenis konten yang dipublikasikan di website tersebut.

Selain dari konten artikel, bentuk monetisasi website lainnya adalah pembuatan ebook dari konten yang telah terbit sebelumnya. Menariknya lagi, jika website tersebut memiliki statistik traffic atau lalu lintas yang tinggi, maka pengiklan dapat menyewa ruang di website tersebut untuk memasang iklan yang menarik banyak pengunjung. Alternatif lainnya adalah membuat konten berlangganan, konten multimedia seperti video dan podcast

Yang kedua, selain website, kamu juga bisa melakukan penguangan dari platform-platform media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Yang sedang naik daun adalah YouTube di mana Youtuber tersebut akan mendapatkan uang dari pengiklan yang beriklan di tengah-tengah videonya.

Contoh Sukses Monetisasi

Buat kamu yang sudah tidak sabar ingin melakukan penguangan di digital marketing, kamu bisa menjadikan kisah Youtuber Jovial da Lopez dan adiknya, Andovi da Lopez, sebagai inspirasi contoh sukses penguangan di YouTube. Berawal dari hobi membuat video yang sangat sederhana yaitu sketsa komedian di YouTube di tahun 2011, keduanya konsisten meng-upload 2-3 video sebulan, dengan kualitas yang terjaga. 

Sejak menjadi YouTuber, tawaran demi tawaran keduanya untuk endorse pun berdatangan. Saat ini, keduanya sudah bekerja sama untuk endorse dengan lebih dari 50-100 brand. Selain dari endorse, keduanya juga memperoleh penghasilan dari monetisasi YouTube. Setiap bulan Jovial dan Andovi selalu mendapatkan bayaran dari hasil penonton dari videonya sekitar belasan hingga puluhan juta rupiah. 

Hal ini tak lain karena penonton dari channel Youtube keduanya yang tinggi. Sehingga, pengiklan tak ragu untuk beriklan di channel tersebut. Dan imbasnya adalah keduanya berhasil mengantongi miliaran rupiah dalam setahun dari penguangan Youtube ini. Namun demikian, ini juga bukan perkara mudah ya karena butuh kerja keras yang konsisten dengan mem-posting video berkualitas.

Tips Melakukannya bagi Pemula

Niat dan semangat untuk melakukan penguangan di digital marketing sudah semakin kuat? Agar bisa berjalan dengan lancar dan sukses, ada baiknya perhatikan tips melakukan penguangan bagi pemula berikut ini. Simak, yuk!

Untuk bisa menghasilkan konten yang bagus dan bisa melakukan penguangan, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengetahui apa niche atau keahlianmu atau kesukaanmu saat ini. Hal ini penting karena untuk menentukan akan ke mana arah konten yang kamu produksi serta siapa yang menjadi audiens target kamu.

Apakah kamu tertarik dengan memasak, review makanan, travelling, game, atau berbagai hal lainnya. Jika sudah berhasil menemukannya, kamu akan lebih mudah untuk membuat konten yang sesuai dengan niche dan audiens kamu.

Orisinalitas adalah salah satu hal penting untuk para kreator konten. Pasalnya, orisinalitas yang membedakan kamu dengan brand atau website atau Youtuber lainnya. Orisinalitas bisa menjadi identitas atau ciri khas tersendiri. Jadi, jangan sampai melakukan plagiat konten lain. 

  • Menentukan Media

Langkah selanjutnya adalah menentukan media tempat kamu berkreasi. Apakah kamu lebih memilih membuat artikel atau video atau konten media sosial? Jika kamu tertarik dan memiliki keahlian menulis, maka blog bisa menjadi pilihan tepat menyalurkan kontenmu dan melakukan penguangan. Tapi, kamu juga bisa memanfaatkan YouTube dan blog serta menguangkannya, kalau kamu punya keahlian menulis dan membuat video.

Dalam bidang apa pun, konsistensi adalah kunci kesuksesan. Termasuk juga dalam upaya menguangkan untuk menghasilkan pendapatan tambahan. Kamu pun harus konsisten membuat konten yang sesuai dengan identitas atau ciri khas kamu agar platform-mu dapat termonetisasi dengan cepat. 

Jika kontenmu sudah cukup banyak dan menghasilkan traffic yang lumayan maka tak ada salahnya untuk mulai mencoba melakukan komersialisasi. Caranya, kamu bisa mendaftarkan ke Google Adsense atau mulai mempromosikan blog atau YouTube kamu untuk menarik perhatian dan kerja sama dengan brand atau bisnis tertentu.

 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Itulah pembahasan seluk-beluk seputar monetisasi. Jadi, apakah kamu mulai tertarik untuk melakukannya dari sekarang? Jangan lupa untuk perhatikan tips di atas agar rencana kamu sukses. Semangat mencoba!

Baca juga artikel terkait lainnya:

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP