fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tips-Tips Mendapatkan Venture Capital

Venture Capital

Modal sering menjadi masalah bagi pebisnis untuk mengembangkan perusahaannya. Tidak semua bank dengan mudah mau memberikan kredit terutama kalau umur perusahaan masih muda. Bagi kamu yang baru memulai bisnis, kamu bisa mendapatkan modal salah satunya lewat venture capital. 

Selama ini kebanyakan dari pebisnis masih mencari bantuan modal lewat kredit bank. Padahal cukup banyak venture capital di Indonesia yang bisa jadi pilihan mendapatkan modal. Berikut ini seluk beluk, cara mendapatkan dan daftar venture capital yang ada di Indonesia. 

Apa Itu Venture Capital

Venture capital atau modal ventura adalah salah satu lembaga keuangan yang memberikan bantuan pendanaan untuk perusahaan startup dan usaha kecil yang dipercaya berpotensi berkembang dalam jangka panjang. Bisa juga diberikan pada perusahaan yang berkembang cepat dan masih punya potensi berkembang lebih pesat lagi. 

Biasanya modal ventura ini dari para investor kaya, bank investasi atau dari lembaga keuangan. Modal yang diberikan tidak selalu dalam bentuk uang. Bisa juga dalam bentuk bantuan manajerial atau keahlian teknis. 

Bagaimana Prinsip Dasar Venture Capital

Dalam perjanjiannya, ketika sebuah perusahaan startup mendapatkan bantuan modal, maka sebagian besar kepemilikan perusahaan berada di tangan beberapa investor yang terdiri atas sekelompok perusahaan venture capital. Sifatnya bisa kemitraan terbatas independen. 

Satu ciri yang membedakan antara venture capital dengan perjanjian ekuitas swasta lainnya adalah modal yang diberikan berfokus pada perusahaan baru yang cari dana besar untuk pertama kali. Sedangkan ekuitas swasta lainnya memberikan bantuan pada perusahaan besar dan mapan. 

Bila kamu tertarik untuk mendapatkan venture capital, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengajukan proposal bisnis. Baik lewat perusahaan venture capital atau lewat angel investor (sebutan untuk orang kaya raya mau memberikan dukungan dana pada perusahaan kecil atau startup). 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Tahapan dari Venture Capital

Bila proposal kamu menarik, perusahaan venture capital akan melakukan uji tuntas yang meliputi penyelidikan secara menyeluruh soal bisnis kamu. Mulai dari model operasional, produk yang dihasilkan, sistem manajemen sampai jumlah keuntungan yang ada. 

Biasanya perusahaan venture capital menginvestasikan dalam jumlah besar (umumnya dalam nilai dolar) maka uji tuntas dan penelitian latar belakang ini sangat penting. Mereka akan mengirimkan seorang analis riset ekuitas untuk melakukan penelitian latar belakang perusahaan kamu. Biasanya seorang analis riset ekuitas ini punya spesialis dalam satu bidang. Misalnya, analisis riset ekuitas pada bisnis bidang F&B atau pada bidang fashion

  1. Investasi Uang 

Investor atau Limited Partner (LP) menginvestasi sejumlah uang pada venture capital. LP juga meminjamkan dana untuk management fee pada venture capital dalam bekerja dan mengawasi investasi mereka. 

  1. Distribusi 

Venture capital akan mendistribusikan dana pada beberapa startup yang sesuai dengan kualifikasi. Mereka juga memberikan saran, review kinerja start up dan juga ikut membantu menambah keuntungan bisnis dari dana yang sudah diinvestasikan. 

  1. Mendapatkan Hasil Return 

Sebagai timbal baliknya, venture capital akan mendapatkan return atau keuntungan dana dari perusahaan startup bila mereka sudah exit

Arti exit bisa bermacam-macam. Antara lain, saat startup IPO atau go public, diakuisisi, diinvestasikan sebagian atau seluruhnya oleh venture capital yang lebih besar. 

Startup akan memberikan hasil return kepada venture capital sebanyak 20% dan mengembalikan 80% plus management fee pada LP. 

Venture CapitalJenis-Jenis Pendanaan Modal Ventura

Sebuah perusahaan venture capital biasanya  memberikan satu kali pendanaan. Namun, dalam beberapa kasus memberikan dua sampai tiga kali pendanaan. Ada berbagai jenis dari pendanaan dan spesifikasi dari pendanaan ini, yaitu: 

  • Seed Capital 

Pendanaan ini adalah pendanaan tahap awal dari perusahaan startup. Pada tahap ini, umumnya startup belum punya produk. Sering kali perusahaan pun belum terorganisir dengan baik dan benar-benar baru mencari pendanaan tahap awal. 

Karena masih tahap awal, maka jumlah pemberian dana jumlahnya tidak besar. Biasanya perusahaan startup akan menggunakan modal ini untuk penelitian pasar atau membuat sampel produk pertama. 

  • Startup Capital 

Pada tahap pemberian di sini, perusahaan sudah punya produk sendiri. Perusahaan startup akan memanfaatkan dana dari venture capital untuk merekrut karyawan, riset berikutnya dan menyelesaikan produk agar bisa launching

  • Early Stage Capital

Pendanaan ini biasanya untuk startup yang sudah berkembang dengan prospek yang baik dua sampai tiga tahun ke depan. Pada startup ini tidak hanya strutur organisasi yang lengkap, mereka juga sudah punya kantor sendiri. 

Modal akan digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan penjualan, produktivitas dan efisiensi kerja. 

  • Expansion Capital 

Untuk startup yang kondisinya sudah mapan dan akan melakukan perluasan atau ekspansi perusahaan. Venture capital biasanya memberikan bantuan dalam melakukan ekspansi, mencari pasar baru atau memaksimalkan pasar yang sudah ada. 

Perusahan yang ingin mendapatkan modal pada tahap ini harus cerdik mencari modal ventura yang bisa membantu perusahaan berkembang dengan cepat. 

  • Late Stage Capital 

Untuk startup yang sudah mencapai posisi tertentu. Mereka mampu membuktikan diri dengan hasil yang bagus dan mengesankan. Perusahaan startup butuh dana untuk meningkatkan kapasitas dan menambah modal yang sudah ada. 

Tips Mendapatkan Modal Ventura

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menarik perhatian perusahaan pemberi modal ini, antara lain: 

  1. Cari Pemberi Dana  yang Sesuai dengan Visi dan Misi 

Ada berbagai macam perusahaan modal ventura. Pilih perusahaan yang memiliki visi dan misi serupa dengan perusahaan kamu. Tidak perlu kamu mendatangi semua perusahaan yang. Cukup pilih beberapa yang kamu rasa paling cocok dengan model perusahaan kamu. 

  1. Perkenalan Perusahaan Lewat Pameran UMKM

Perusahaan tidak akan memberikan bantuan modal begitu saja kalau mereka tidak kenal seperti apa bisnis yang kamu jalankan. Untuk itu kamu perlu mempromosikan atau memperkenalkan perusahaan lewat pameran UMKM. Pada event seperti ini akan banyak investor dan modal ventura yang hadir. 

Para pemberi modal juga sering melakukan pameran UMKM. Tujuan mereka melakukan pameran adalah untuk menjaring sebanyak mungkin perusahaan startup. Kadang juga terdapat sesi khusus bagi para startup mempromosikan bisnis mereka. 

  1. Buat Proposal Bisnis yang Bagus 

Kamu  bisa juga mendapatkan bantuan modal dengan mengajukan proposal bisnis yang bagus. Dalam rencana bisnis ini kamu perlu menjelaskan dengan detail semua strategi bisnis, prediksi perusahaan, keunggulan perusahaan ketimbang kompetitor dan target bisnis yang ingin kamu raih.

Sebuah proposal bisnis yang bagus  akan mencakup soal tiga hal penting, yaitu: 

– Isi proposal singkat, padat dan jelas

– Didukung sejumlah data penunjang yang akurat dan detail

– Menggunakan bahasa yang gampang dimengerti. 

  1. Momen yang Tepat 

Perusahaan startup rata-rata mendapatkan bantuan modal setelah berjalan sekitar empat tahun. Jarang ada perusahaan startup yang sudah berjalan delapan tahun dapat bantuan modal. 

Perusahaan modal ventura juga akan mencari startup yang punya potensi berkembang dengan risiko kecil. Kalau kamu terlalu cepat mengajukan bantuan modal, kemungkinan bisa gagal. Begitu juga kalau terlalu terlambat, perusahaan akan khawatir potensi berkembangnya sudah kecil. Jadi tunggu benar-benar momen yang pas di mana pemberi modal melihat kamu berpotensi berkembang. 

Venture CapitalPerusahaan Venture Capital di Indonesia 

  1. Alpha JWC Venture 

Merupakan salah satu perusahaan yang terkenal di wilayah Asia Tenggara dan mereka fokus pada perusahaan di Indonesia. Jefrey Joe, Chandra Tjan dan Will Ongkowijaya sebagai founding partner mendirikan perusahaan ini pada tahun 2015. Mereka sudah berinvestasi antara lain pada, Kredivo, Style Theory dan Bobobox. 

  1. 500 Durians

Pemberi modal yang fokus pada wilayah Asia Tenggara. Pendirinya antara lain Dave McClure dan Christine Tsai. Mereka sudah berinvestasi antara lain pada Grab, Bukalapak, Canva dan Credit Karma. 

  1. East Ventures 

Didirikan tahun 2010 oleh Batara Eto, Chandra Tjan dan Willson Cuaca. Mereka termasuk aktif dalam pendanaan startup. Beberapa yang sudah mendapatkan modal dari mereka antara lain, BerryKitchen, Apps Foundry, Berrybenka dan Traveloka. 

  1. Emtek Group

Entek atau nama resminya PT Elang Mahkota Teknologi merupakan salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia. Mereka memiliki Indosiar, SCTV dan O Channel. Mereka sudah berinvestasi antara lain pada Bukalapak, Kudo dan Bobobobo. 

Demikianlah seluk beluk soal venture capital. Semoga bisa membantu untuk mendapatkan suntikan modal bagi bisnis kamu. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP