fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Aset: Pengertian, Tips dan Seluk Beluk Lainnya

Aset

Setiap perusahaan memiliki aset dan wajib paham cara mengelolanya. Bisnis bertujuan untuk meraih keuntungan. Pengelolaan aset adalah kegiatan utama bisnis yang akan meningkatkan laba dan menghindari kerugian. Pengelolaan aset tetap maupun aset lancar sangat penting untuk kemajuan bisnis kamu. Lalu apa pengertian, jenis-jenisnya? Seberapa penting manajemen kekayaan ini bagi suatu bisnis? Apa hal yang harus kamu perhatikan dan kamu hindari agar bisnis sukses? Simak rangkuman kami berikut ini :

Pengertian Aset atau Aktiva

Pengertian aset atau aktiva atau juga bisa dikatakan harta menurut IASC (International Accounting Standards Committee) adalah suatu sumber daya yang perusahaan kelola secara penuh, dan merupakan hasil usaha dari masa lampau dan dapat kamu harapkan mampu mendatangkan keuntungan ekonomis di masa depan. Dari pengertian ini bisa kamu pahami bahwa aktiva adalah modal kekayaan bisnis yang kamu kelola untuk meraih keuntungan.

Kekayaan perusahaan bisa berasal dari transaksi atau kamu peroleh dari bisnis yang terjadi di masa lalu. Perusahaan bisa memperoleh modal melalui pengeluaran baik melalui kegiatan pembelian atau produksi di perusahaan tersebut. 

Dalam Jurnal akuntansi, (Pribadi, 2018) menjelaskan bahwa aset ada 2 klasifikasi ke dalam kategori yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap.

  • Aktiva Lancar : adalah sebagai aktiva yang memiliki manfaat tidak lebih dari satu periode akuntansi.
  • Aktiva Tetap : merupakan aktiva berwujud yang memiliki masa manfaat dengan lebih jangka waktu lebih dari 1 tahun periode akuntansi.  Karakter lain dari aset tetap adalah memiliki perusahaan dengan maksud untuk kamu gunakan dalam aktivitas operasional perusahaan dan bukan untuk kamu jual.

Pengertian Aset lancar dan Tetap 

Aset

  1. Aktiva Lancar

Menurut jurnal.id, pengertian aset lancar adalah jenis modal yang dapat dengan mudah dicairkan (diuangkan), dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 tahun atau 1 siklus akuntansi. Setelah tahu pengertiannya kamu wajib tahu contohnya ya. Contoh aktiva lancar adalah kas, surat berharga, piutang dagang, piutang wesel, piutang pendapatan, beban dibayar dimuka, perlengkapan, persediaan barang. 

  1.  Aktiva Tetap

Menurut jurnal.id pengertian aset tetap adalah suatu kekayaan yang dimiliki perusahaan di mana pemakaiannya (umur ekonomis) lebih dari satu tahun. Contoh dari aktiva tetap adalah tanah gedung mesin, peralatan toko dan kantor, alat angkut dan lain sebagainya.

Tips Mengelola Aktiva

agar aktiva dapat berfungsi sebagaimana mestinya, kamu harus tahu bagaimana cara mengelola aktiva agar efektif, antara lain:

  • Mengenal Seluruh Harta Kekayaan Perusahaan dan Strategi Memanfaatkannya

Strategi pemanfaatan aset tetap dan aset lancar tentu tidak sama. Untuk aktiva lancar berupa persediaan barang maka  menggunakan manajemen gudang dan strategi penjualan. Untuk aktiva tetap berupa mesin produksi harus rutin melakukan perawatan agar tahan lama.

  • Merekrut Tim yang Berkualitas dan Dapat Kamu Percaya untuk Mengelola Aktiva

Bila bisnis kamu masih memiliki modal yang kecil, maka bisa tertangani oleh 2 orang. Tetapi jika aktiva tetap dan lancar yang semakin banyak, tentunya memerlukan tim yang solid dan handal.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  • Meninjau Aktiva Tetap Secara Rutin dan Berkala

Ada kalanya perusahaan sibuk dengan penjualan dan rutinitas harian, hingga lupa melacak mesin atau properti yang masih ada tetapi jarang dipakai. Hal ini menyebabkan kurang manfaat untuk operasional bisnis. Lacak aset tetap secara berkala karena akan berpengaruh pada finansial perusahaan.  Hal ini berkaitan dengan pembayaran pajak dan pemeliharaan. Bisa jadi perusahaan telah menjual suatu aktiva tetap tetapi masih tercatat sebagai harta yang terkena pajak.

  • Menghitung Depresiasi atau Penyusutan Aktiva Tetap

Dengan menghitung depresiasi gedung mesin, peralatan toko dan kantor, kamu bisa mengevaluasi mana yang sudah harus dijual dan diganti dengan peralatan baru. Karena produktivitas kerja karyawan juga berkaitan dengan kualitas mesin yang karyawan pakai.

  • Memakai Sistem Komputer untuk Mengelola Aset Lancar dan Tetap

Kegiatan manual akan memakan waktu kerja yang lebih lama, untuk itu ada baiknya meng-upgrade sistem dengan komputerisasi yang otomatis. Gunakan aplikasi software yang membantu mengelola manajemen harta. Kamu bisa menghemat waktu untuk menampilkan nilai aktiva lancar dan tetap, pelacakan penyusutan, pemeliharaan aktiva tetap, manajemen kontrak, analisis biaya dan lain sebagainya.

Tujuan Adanya Kegiatan Pengelolaan Aktiva

Mengutip dari artikel accurate.id, tujuan diadakannya kegiatan pengelolaan aktiva antara lain:

  • Untuk Memahami Status dan Kondisi Aktiva yang Ada

Setiap aset dimiliki untuk tujuan bisnis. Jadi kekayaan bisnis bisa kamu jalankan dengan optimal dan efektif.

  • Menjaga Nilai Aktiva dalam Jangka Panjang

Pengelolaan aktiva baik di aktiva lancar, aktiva tetap akan membuat efektif penggunaan agar berkembang dan menghasilkan keuntungan untuk perusahaan.

  • Menghindari Kerugian

Pengelolaan modal yang efektif akan meningkatkan keuntungan dan menghindari kerugian. Contoh aset lancar seperti persediaan, jika perusahaan menerapkan manajemen stok yang baik maka akan terhindar dari barang rusak karena expired atau kerusakan barang.

  • Aktiva adalah Bagian Penting dalam Penyusunan Neraca

Menyusun laporan keuangan merupakan hal penting agar bisnis dalam tahun ke tahun yang berjalan, bisa kamu ukur dengan keseimbangan antara harta dengan kewajiban. Neraca juga dapat kamu gunakan sebagai dasar menyusun strategi bisnis di bulan berikutnya.

Pentingnya Aset Bagi Suatu Bisnis

Aset

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam mengelola aset, antara lain:

  • Melakukan Perencanaan

Buatlah perencanaan bisnis terkait kebutuhan aktiva bisnis. Planing akan menjadi dasar penganggaran keuangan. Agar aset tetap bisa dikembangkan dengan efektif, maka sebelum melakukan perencanaan aset tetap harus diadakan perencanaan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

  • Melakukan Pengadaan Aset Tetap dan Lancar

Setelah melakukan perencanaan lakukan pengadaan barang sesuai budget yang dianggarkan. Hal ini untuk menghindari pemborosan pengadaan aset tetap maupun aset lancar.

  • Melakukan Investarisasi Aktiva Tetap 

Inventarisasi aset tetap adalah kegiatan mencatat daftar aktiva tetap yang dimiliki perusahaan yang akan menghasilkan data. Dengan mendokumentasikannya akan mendukung proses pengendalian dan pengawasan aset tetap, serta mendukung bisnis.

  • Melakukan Pengelolaan Persediaan Barang

Kamu harus melibatkan tim yang handal untuk mengelola persediaan barang dengan maximal agar menghasilkan keuntungan untuk bisnis yang sedang berjalan. Strategi produksi untuk penjualan memerlukan tim yang handal. Dengan tim bisnis , pengelolaan akan lebih efektif 

  • Melakukan Pembaharuan dan Penghapusan Aktiva

Setiap aset punya umur ekonomis, agar efektif jadwalkan budget untuk pembaharuan dan penghapusan aset. Contoh mesin yang lama akan memerlukan biaya perawatan. Agar efisien ganti dengan mesin yang baru.

Hindari Hal ini dalam Mengelola Aktiva

Hal-hal yang harus kamu hindari dalam mengelola harta bisnis:

  • Hindari Menilai Aset Tetap dengan Nilai Ketika Beli Padahal Ada Nilai Penyusutan

Menilai dengan nilai yang lebih tinggi atau lebih rendah akan membuat laporan keuangan yang tidak mendekati nilai yang sesungguhnya maka, harus kamu nilai dengan perhitungan yang cermat.

  • Hindari Mengabaikan Barang yang Kecil Padahal Bisa jadi Bernilai Ekonomis

Misal sampah dari bungkus berupa kardus atau plastik ketika melakukan pembelian persedian barang ternyata bisa bernilai ekonomis. 

  • Tidak Mentraining Tim, Sehingga Mesin Tidak Tim Gunakan dengan Maksimal

Tim yang memahami mesin produksi akan meningkatkan produktivitas, ketika ada mesin produksi baru, lakukan sosialisasi agar seluruh karyawan memahami cara pakai barang tersebut. Ini juga berlaku untuk sistem komputer dan lain.

  • Menggabungkan Aset Pribadi dengan Aktiva Bisnis

Hindari menggabungkan harta pribadi dengan aset bisnis. Bedakan rekening yang akan kamu pakai. Pembukuan juga terpisah sehingga tidak tercampur dengan kebutuhan pribadi.

Semakin paham ya tentang aset dan seluk beluk pengelolaannya. Semoga bermanfaat!

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP