fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Audiobook, Tips Memanfaatkannya Untuk Bisnis Online

Audiobook 1

Audiobook dapat menjadi peluang bisnis buat kamu. Beberapa tahun ini, banyak buku format cetak yang beralih ke dalam format suara atau audio. Pengalihan konten buku dari format teks ke format audio sebutannya adalah audiobook. 

Dalam bahasa Indonesia, secara harfiah audiobook berarti buku audio. Pengertian dari paduan kata audiobook itu berasal dari 2 kata, yaitu audio yang artinya suara. Book yang artinya buku. Kedua Kosakata tersebut tergabung menjadi “buku dalam bentuk suara”.

Jenis Audiobook

Ada dua jenis macam audiobook:  

  • Jenis yang pertama buku audio lengkap, yakni menyajikan isi buku secara utuh dalam bentuk audio.
  • Lalu kedua adalah audio buku singkat. Jenis ini hanya menyajikan sebagian buku atau teks yang pembacaannya berkurang dari versi aslinya.

Baca juga: Keuntungan Menjual Buku Online yang Harus Kamu Tahu

Awalnya, tujuan audiobook adalah sebagai alat bantu penyandang disabilitas, khususnya tuna netra dan tuna daksa. Tetapi, seiring perkembangan zaman, penggunaannya meluas ke kalangan di luar penyandang disabilitas. 

Pengguna di luar kelompok disabilitas menganggap audiobook cukup fleksibel. Mereka bisa mendengarkannya ketika tengah beraktivitas, seperti menyetir mobil, memasak atau berolahraga sekalipun. 

Manfaat Audiobook  

Audiobook 2

1. Kemudahan mengakses ilmu 

Salah satunya mengakses ilmu yang kamu butuhkan untuk bisnis kamu. Baik itu ilmu bisnis, keuangan, psikologi konsumen, manajemen atau yang lain.

Bahkan, beberapa aplikasi menyediakan rekaman dari seminar-seminar para public figure. Hal ini tentunya memudahkan kamu untuk mendapatkan ilmu. Ada banyak aplikasi gratis yang bisa kamu akses lewat PlayStore

2. Peluang memulai menjadi pengisi suara audiobook

Audiobook memunculkan peluang kerja lain, yakni sebagai pengisi suara yang membacakan teks-teks dalam buku cetak. Jadi, jika kamu berminat untuk menjadi mengisi suara berdasarkan bacaan buku tersebut, maka kamu bisa mencoba profesi yang satu ini. Tentu saja munculnya kebutuhan pengisi suara untuk audiobook ini bisa memunculkan peluang bisnis yang lain lagi. 

Baca juga: Ubah Hobimu Jadi Bisnis Menguntungkan dengan Cara Ini

3. Berkarya mandiri lewat audiobook

Karya versi kamu sendiri pasti spesial dong. Membuat rekaman suara dari ide orisinil sejatinya sama dengan menulis buku. Setiap orang punya keunikan masing-masing. Temukan keunikan dalam dirimu. Jadi, mulailah rekam ide dan penjelasannya.

Tidak akan ada yang sama antara dua orang penulis, meskipun menulis dengan tema yang sama. Saat ini banyak kok penerbit yang sudah memberikan layanan self publishing dan menerbitkan ebook juga audio book.

4. Mengasah dan mengembangkan diri

Perubahan adalah hal yang pasti dalam kehidupan. Menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada adalah hal yang yang mutlak. Jika kamu seseorang yang sudah biasa menulis buku cetak, maka memulai audiobook tinggal selangkah lagi.

Tetapi, jika kamu belum pernah menulis buku. Coba aja merekam suara kamu. Siapa tahu banyak yang suka dengan suara dan ide brilian mu. Terus berlatih, karena segala sesuatu di dunia ini cuma masalah kemauan dan jam terbang. 

Baca juga: Wajib Tahu! 5 Strategi Pengembangan Bisnis

Ketika jam terbang bersuara dan bercerita kamu lebih terasah dari pengalaman, otomatis pengalaman dan kualitas suara yang terdengar dalam rekaman semakin bagus. 

Seperti halnya penulis harus banyak membaca buku karya orang lain. Maka, menjadi pengisi suara pun harus banyak mendengarkan karya orang lain. Ini akan menambah referensi mu tentang teknik membuat audio setelah kamu dengarkan lagi rekaman yang kamu buat. Kamu bisa melakukan evaluasi dan perbaikan di tempat yang menurut kamu harus ada perbaikan.

5. Memperbanyak relasi

Menjadi pebisnis online mengharuskan aktif di banyak komunitas, hal ini untuk menambah relasi yang luas. Memanfaatkan audiobook akan memperluas jaringan. Dengan demikian, potensi semakin banyak target market yang terjangkau juga terbuka luas. Peminat audiobook semakin meningkat. Dengan ikut aktif menjual audiobook, maka kamu juga bisa berpeluang untuk memperoleh pendapatan lebih.

6. Berpeluang menjadi narasumber bisnis online

Pengalaman bisnis adalah pelajaran yang sangat berharga. Tuangkan cerita pengalamanmu dalam sebuah karya audiobook. Banyak pebisnis sukses yang semakin bermanfaat dengan menjadi narasumber bisnis. Setiap pengalaman dapat menjadi ilmu yang berharga.

Baca juga: 15 Ide Bisnis Online untuk Bapak-Bapak Pekerja Keras

Cara Membuatnya

Di zaman sekarang membuat buku tanpa mencetak secara fisik biayanya lebih ringan. Harga jual juga tidak semahal buku cetak. Hal ini berpeluang untuk memperluas pasar sesuai dengan tema segmen pembaca.

Lalu, bagaimana cara memulai membuat audiobook? Kamu bisa membuat audiobook dengan langkah-langkah sebagai berikut. 

      1. Kuasai materi

Pilih tema yang kamu kuasai atau materi yang berasal dari background pendidikan kamu. Gunakan teknik brainstorming yakni menulis semua yang kamu ingat tentang tema yang sudah kamu pilih. 

     2. Kembangkan outline

Tulis poin-poin yang bisa kamu kembangkan untuk menjadi outline. Fungsi outline adalah sebagai dasar untuk mengembangkannya menjadi kerangka bab. Lakukan perumusan outline dengan lebih detail. Pada prakteknya, ini adalah menuliskan ide-ide pokok atau gagasan yang ingin kamu tulis sehingga kamu bisa mengingat sampai detail cabang dari pokok yang akan menjadi bahasan.

Baca juga: Kiat Bangun Branding Bisnis di Media Sosial

     3. Kuasai gaya bercerita

Kembangkan seperti kamu sedang bercerita. Berbicara memang lebih mudah daripada menulis. Terkadang ketika kita menulis ada ada bahasa yang tidak bisa tersampaikan dan seringnya terwakili gestur tubuh. 

Nah, berkarya dengan cara merekam cerita membuat kamu bisa mengeluarkan ide selayaknya kamu bercerita. Pasti akan jauh lebih mudah bukan karena setiap orang suka bercerita dan suka mendengarkan cerita.

Audiobook 3

     4. Proses perekaman suara

Kamu bisa melakukannya dengan recorder atau fitur recorder di ponsel. Lakukan evaluasi dan editing. Kamu bisa menambahkan backsound yang cocok untuk rekaman. Kamu juga bisa menambahkan intro lagu favorit pada awal pembukaan. Hal ini akan menarik para khalayak untuk mendengarkan karya yang kamu buat sampai selesai. Adanya lagu di sela jeda juga bisa membuat audiobook-mu lebih variatif.

Baca juga: Pilih Mana, Jual Produk Nge-Tren Atau Bikin Tren Baru?

Selanjutnya, kamu juga harus belajar editing suara menggunakan aplikasi edit voice. Pada prakteknya aplikasi edit voice hampir sama dengan edit video. Ada pengurangan pada menit yang kamu ingin hilangkan. Dalam editing, kamu bisa mendengarkan kembali rekaman yang kamu buat, lalu sambil menulis catatan apa yang harus kamu revisi atau kamu edit.

     5. Pasarkan audiobook

Sambil membuat audiobook, kamu perlu memperluas jejaring agar bisa menggandeng penerbit. Penguasaan media sosial untuk promosi bisnis juga perlu kamu lakukan. Bila ternyata belum ada penerbit, kamu juga bisa menerbitkan audiobook secara independen. 

Demikian ulasan tentang audiobook. Bagi kamu yang suka dunia literatur, membuat audiobook dapat membuat keahlian mu lebih berkembang lagi. Tidak hanya berkutat dengan dunia teks saja, namun kamu juga dapat berkreasi dengan format audio. Selain itu, terdapat pula peluang bisnis di dalamnya.

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP