fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Bangun Kredibilitas Bisnis terhadap Konsumen Baru di Ramadan

kredibilitas bisnis 01

Ramadan merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh para pelaku usaha di Indonesia. Pada umumnya, penjualan mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada periode ini. Para pelaku usaha pun berlomba-lomba memberi promosi besar-besaran, untuk mencapai penjualan yang maksimal. Di saat yang sama, Ramadan juga bisa menjadi saat yang tepat untuk membangun kredibilitas bisnis.

Peningkatan transaksi yang terjadi selama Ramadan juga berarti meningkatnya pencarian informasi terhadap produk yang ingin dibeli. Berdasarkan studi dari GE Capital Retail Bank’s, sebanyak 81% konsumen melakukan riset online sebelum melakukan pembelian. Konsumen cukup berhati-hati sebelum melakukan pembelian. 

Fakta ini menunjukkan bahwa kredibilitas bisnis sangat penting terutama di era di mana segala sesuatu bisa dengan cepat menjadi viral melalui sosial media. Momen Ramadan yang lekat dengan peningkatan transaksi penjualan dan riset produk sebelum transaksi juga menjadi momen yang tepat bagi sebuah bisnis untuk membangun kredibilitasnya. 

Pengertian Kredibilitas

Kredibilitas dalam sebuah bisnis adalah salah satu karakter kunci yang membedakan antara pengusaha sukses dengan mereka yang gagal. Meskipun seorang pengusaha memiliki produk yang lebih baik dari pesaingnya, tetapi jika pengusaha tersebut minim kredibilitas maka hal tersebut akan berdampak pada kemampuan untuk tetap bertahan. Terutama dengan keberadaan multiplatform saat ini yang membuat sebuah informasi bisa viral dengan sekejap.

Kredibilitas sangat erat hubungannya dengan kepercayaan. Dalam bisnis, kepercayaan ini diperoleh dari para konsumennya. Sementara terkait optimalisasi konversinya ke penjualan, kredibilitas bisnis bisa diartikan sebagai kualitas kepercayaan yang diberikan oleh target konsumen bisnis tersebut. Idealnya, kepercayaan konsumen diekspresikan melalui perilaku positif terhadap merek terkait, yang hasil akhirnya adalah peningkatan angka konversi penjualan.

Faktor Penunjang Kredibilitas Bisnis

Sementara menurut Kotler dan Keller (2006) kredibilitas perusahaan bergantung pada tiga faktor, yakni kepercayaan perusahaan, keahlian perusahaan, dan daya tarik perusahaan.

  • Kepercayaan Perusahaan

Kita hidup pada masa di mana semuanya dikomersialisasikan dan semuanya ingin menjual sesuatu – terutama perusahaan. Menariknya, otak manusia bereaksi kurang lebih secara “pasif-agresif” untuk skenario ini. 

Para konsumen cenderung tidak percaya pada merek di pandangan pertamanya. Karena mereka percaya bahwa tujuan dari merek ini pada akhirnya, adalah untuk mencari keuntungan. Tingkat kepercayaan konsumen saat ini terhadap perusahaan dan merek pun semakin menurun.

Oleh sebab itu kebutuhan untuk membangun kepercayaan bisnis semakin mendesak. Terutama karena efek dari sosial media terhadap segala aspek kehidupan konsumen, termasuk pilihan berbelanja dan kebiasaan mereka.

PwC mengungkapkan bahwa sosial media memiliki pengaruh terbesar saat konsumen mencari inspirasi pembelian produk. Angkanya mencapai 37%, diikuti oleh website retailer terkait dan website yang mengulas perbandingan harga.

  • Keahlian Perusahaan

Kredibilitas perusahaan juga erat dengan keahlian yang dimiliki perusahaan untuk memproduksi sebuah produk di industrinya. Misalnya, Unilever selama ini dikenal sebagai produsen serta market leader barang-barang keperluan rumah tangga. Atau Toyota yang dikenal sebagai pabrikan mobil handal asal Jepang.

  • Daya Tarik Perusahaan

Poin ini menyangkut bagaimana sebuah perusahaan terlihat menarik, bergengsi, dinamis, dan disukai oleh para konsumennya. Perusahaan yang baik tahu bagaimana caranya membangun reputasi yang solid dari mereknya, menjadikannya sebagai nilai tambah untuk menarik perhatian para pelanggannya.

kredibilitas bisnis 03

Tips Membangun Kredibilitas Bisnis

Meskipun banyak hal yang harus dilakukan ketika baru memulai bisnis – mulai dari mempersiapkan produk maupun layanan, mengurus perizinan, dan masih banyak lagi diantaranya. Ada satu tugas utama yang juga harus dilakukan ketika bisnis tersebut mulai berjalan; membuat konsumen percaya terhadap bisnis tersebut.

Untuk membangun kredibilitas dan memperoleh lebih banyak konsumen, ada sejumlah cara yang harus dilakukan:

1. Menggunakan nomor telepon dan email resmi

Ini berlaku baik bisnis yang memiliki kantor fisik maupun yang bekerja secara remote. Semua bisnis yang kredibel selalu memiliki nomor telepon dan email resminya. Menggunakan nomor atau email personal sebagai pengganti kontak resmi sebuah bisnis akan membuat para konsumen potensial menjadi ragu-ragu akan kredibilitas bisnis tersebut. Dua hal minor ini akan membuat perbedaan yang besar terhadap brand perception di mata para konsumen.

2. Membuat website dengan informasi terkini

Saat ini rata-rata konsumen melakukan riset sebelum berbelanja, oleh sebab itu kebutuhan akan website menjadi salah satu kewajiban termasuk bagi usaha kecil sekalipun. Website tersebut harus memuat beberapa poin mendasar, seperti informasi produk, jam operasional toko, logo bisnis, kontak maupun alamat, keranjang belanja, dan lain-lain. Hal ini sekaligus menjadi legitimasi dari bisnis secara tidak langsung. 

Konsumen mengunjungi website dari sebuah bisnis untuk mencari informasi. Jika website sebuah bisnis kekurangan informasi yang konsumen butuhkan, atau lebih buruk lagi yaitu informasinya sudah kadaluarsa, mereka akan mencari alternatif lain.

Oleh karena itu, memiliki website saja tidak cukup lagi. Para pengunjung website tersebut menginginkan informasi ter-up to date dan konten yang relevan. Jadi update isi website adalah keharusan. Ini juga menjadi indikasi bahwa bisnis tersebut aktif secara online, peduli terhadap produk dan layanannya, dan mengerti bagaimana pengunjung menggunakan websitenya untuk membantu menentukan pilihan berbelanja.

3. Pastikan pencarian di Google dan sistem pencarian lainnya akurat 

Selain memiliki website, memiliki hasil pencarian yang akurat di Google listing serta masuk di sistem pencarian lainnya juga penting agar orang-orang bisa menemukan bisnis Kamu secara online.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah melakukan klaim dan verifikasi untuk Google bisnis (profil bisnis yang keluar saat melakukan pencarian dan sejumlah alternatifnya). Setelah itu, pastikan informasi di dalamnya akurat, mulai dari alamat, telepon, website, dan deskripsi bisnisnya merupakan yang terbaru. Jika masih belum akurat, lakukan editing yang memuat informasi yang benar. Lakukan hal serupa untuk sistem pencarian lainnya.

kredibilitas bisnis 02

4. Terhubung dengan komunitas

Hadir secara digital saat ini merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kredibilitas bisnis. Mengingat masyarakat Indonesia memang merupakan masyarakat yang aktif di jejaring sosial, kehadiran sebuah bisnis di sosial media saat ini juga merupakan keharusan. Beberapa sosial media yang saat ini sering konsumen gunakan sebagai penghubung dalam sebuah bisnis adalah Instagram, Twitter,  Whatsapp, Facebook, dan Tiktok. 

Melihat data dari We Are Social, menyebutkan bahwa pengguna sosial media di Indonesia mencapai 130 juta orang dan mereka menghabiskan waktunya di jejaring sosial per harinya adalah 3 jam 23 menit. Kondisi ini bisa menjadi peluang besar untuk membangun kredibilitas bisnis melalui sosial media.

5. Memastikan visibilitas logo brand di setiap touch point business

Brand visibility sangat penting untuk mengoptimalkan kehadiran, jangkauan, prospek, dan penjualan perusahaan atau bisnis. Selain itu, fungsi dari visibilitas logo brand juga akan membangun kesadaran konsumen terhadap merek terkait.  

Sementara itu, touchpoint lebih dari sekadar momen transaksi antar konsumen dan bisnis. Touchpoint mencakup interaksi sebelum, selama, atau setelah orang membeli barang atau layanan sebuah bisnis.

Memastikan visibilitas logo brand pada setiap touch point seperti penggunaan logo di whatsapp, sosial media, dan penggunaan website akan membantu membangun kepercayaan pelanggan terhadap sebuah brand.

6. Konsistensi

Dalam sebuah bisnis, konsistensi adalah kunci. Mulai dari pengembangan website, iklan dan cara penyampaian pesan juga harus konsisten. Jadi hal pertama yang mesti kamu lakukan untuk membangun dan mempertahankan kredibilitas dalam bisnis adalah konsistensi.

Kamu hanya akan memperoleh kredibilitas dan kepercayaan jika perusahaan tetap konsisten secara menyeluruh. Semakin konsisten perusahaan kepada konsumennya, semakin besar peluang untuk mempertahankan kredibilitas dan konsumen secara jangka panjang.

7. Transparan dan jujur

Salah satu bagian penting untuk membangun kredibilitas dalam bisnis adalah membentuk reputasi melalui kejujuran dan transparansi. Kamu harus melakukan komunikasi yang terbuka dan jujur baik internal maupun eksternal pada setiap level dalam organisasi perusahaan, begitupun juga pada merek. Miskomunikasi, entah berasal dari CEO perusahaan atau dari representatif lainnya akan berefek buruk pada keseluruhan citra perusahaan.

8. Menggunakan testimoni dari para pelanggan

Salah satu hal yang paling mudah yang dapat kamu lakukan untuk membangun kredibilitas bisnis adalah memanfaatkan testimoni dari konsumen. Jangan pernah abaikan review positif yang ditinggalkan oleh konsumen. Gunakan review-review tersebut untuk meningkatkan kredibilitas bisnis. 

 

Kamu bisa mengumpulkan testimoni dari review online, sosial media, maupun suvey. Gunakan feedback positif dari para konsumen untuk membantu membangun kredibilitas bisnis. Gunakan juga feedback negatif untuk melakukan improvisasi bisnis agar bisa tetap maju dan berkembang.

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP