fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Berawal dari Karyawan Restoran, Kini Melted Brownies Punya 4 Cabang

Brownies 01

Yogyakarta memang gudangnya kuliner. Mulai dari makanan tradisional, modern, hingga camilannya yang manis gurih, semuanya bisa kamu temukan di kota tersebut. Dari sekian banyak kuliner yang ada di sana, Melted Brownies nampaknya jadi salah satu kuliner yang paling masyarakat inginkan sejak tujuh tahun terakhir. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut serta lelehan coklat di dalamnya membuat panganan ini sangat diminati. Bahkan, kini banyak pelancong yang membawa pulang Melted Brownies sebagai oleh-oleh khas Yogyakarta.

Kepopuleran Melted Brownies hingga bisa setenar sekarang tentu tak lepas dari peran sang pemiliknya yang terkenal gigih dalam membangun bisnis ini dari nol. Penasaran bagaimana Melted Brownies bisa populer seperti sekarang ini?  

Yuk, cari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah ini! 

Sejarah Melted Brownies

Brownies 02Memulai bisnis brownies sejak 2015, Fadil (35) kini tengah memiliki empat cabang Melted Brownies yang tersebar di wilayah Yogyakarta, termasuk Bandara Adisucipto. Tidak hanya fokus pada penjualan offline, Fadil juga telah mengikuti tren dengan bergabung di sejumlah platform pengantar makanan online demi meningkatkan omzet. 

 Fadil kepada LummoSHOP bercerita mengenai perjalanan dirinya hingga bisa membangun bisnis yang kini sudah terkenal seantero Yogyakarta. Berawal dari hobinya yang suka membuat kue, Fadil pun terjun ke dalam dunia food and beverage sebagai seorang karyawan di sebuah restoran. 

 Dari pengalaman kerjanya tersebut, yang lebih banyak berada di kitchen, Fadil mulai mencoba-coba untuk membuat kue sendiri. Berbekal kemampuannya dalam membuat kue serta alat dan bahan seadanya di rumah. Ia menciptakan kue berbahan dasar coklat yang kemudian ia tawarkan kepada kerabatnya untuk minta cicipi. 

 Bak gayung bersambut, Fadil menerima respon positif dari orang-orang yang dijadikannya sebagai sampel percobaan kue buatannya. Tepat di tahun 2015, Fadil memberanikan untuk mendirikan bisnis Melted Brownies ini dengan sistem menerima pesanan lewat WhatsApp. 

 Siapa sangka, usaha yang didirikannya dari nol ini ternyata mendapat antusias yang luar biasa dari warga Yogyakarta. Hasilnya, Fadil sudah bisa menikmati kesuksesan yang ia bangun dari hasil kerja kerasnya selama ini. Buktinya, kini Melted Brownies selalu laris konsumen borong, baik itu yang merupakan pelanggan tetap maupun pelanggan baru. 

Tips Sukses Tingkatkan Omzet dari Fadil, Pemilik Melted Brownies Yogyakarta 

Saat ini omzet Melted Brownies telah mencapai ratusan juta per bulan dari setiap outlet yang ada. Meski sempat turun di awal-awal pandemi COVID-19, tapi Melted Brownies bisa bertahan dan mengembalikan keadaan secara bertahap. 

Namun, untuk bisa sampai sejauh ini tentu ada banyak hal yang telah Fadil lalui. Bukan hal yang mudah untuk membuat bisnis Melted Brownies tetap eksis di antara banyaknya pesaing. Belum lagi munculnya berbagai tren kuliner baru yang membuat konsumen cepat beralih. 

 Fadil menyampaikan bahwa salah satu kunci suksesnya dalam berbisnis kuliner adalah pelayanan yang diberikan kepada konsumennya. 

“Bagaimana pun, pebisnis itu harus mampu memenuhi kebutuhan serta ekspektasi para pelanggan kita agar tidak atau jangan sampai membuat konsumen kecewa,” ujarnya. 

Selain itu, ada beberapa tips usaha lainnya yang disampaikan tentang cara meningkatkan omzet. Apa saja?

Brownies 031. Bergabung di berbagai channel penjualan 

Menurut Fadil, jika ingin mengembangkan bisnis, jangan hanya terpaku pada satu channel penjualan saja. Meski membuka toko offline, Melted Brownies juga di pasarkan melalui channel penjualan online, seperti ShopeeFood, GoFood, dan GrabFood. 

Selain itu, Fadil juga menggunakan jasa pembuatan website seperti LummoSHOP agar bisa ekspansi ke mancanegara. Menurutnya, pembuatan website dengan domain nama brand sendiri adalah hal yang penting dilakukan karena ini adalah salah satu cara untuk bisa menggaet pasar global. 

 Dengan adanya website, calon pelanggan dapat mencari tahu lebih dalam tentang produk tersebut. Adanya website juga akan memberikan efek positif terhadap image suatu brand karena terlihat menjadi lebih profesional.

 Melalui LummoSHOP, Fadil berujar bahwa omzetnya kian meningkat walau baru beberapa bulan menggunakan jasa LummoSHOP. Tim marketing LummoSHOP yang siap siaga membantu dan melayani membuat usaha Melted Brownies miliknya dapat dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat Indonesia. 

 2. Memanfaatkan fitur iklan di media sosial 

Sejak membuka usaha Melted Brownies, Fadil sudah gencar melakukan branding di media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Ia juga aktif membuat berbagai konten menarik yang kemudian Fadil unggah di laman Facebook dan Instagram Melted Brownies. 

Bukan hanya aktif memposting konten di media sosial, Fadil juga memanfaatkan fitur-fitur lain yang tersedia di media sosial yang digunakannya, seperti fitur iklan. Dengan mengiklankan produknya di media sosial, Melted Brownies dapat menjaring lebih banyak konsumen dari berbagai daerah. 

Fadil menuturkan bahwa efek dari penggunaan fitur Ads tersebut sangat bagus untuk bisnisnya. Dering notifikasi WhatsApp tak pernah berhenti berbunyi setiap kali ia baru memposting konten serta mengiklankan produk Melted Brownies di media sosial. 

Fitur Ads juga memudahkan Fadil dan timnya dalam mengetahui data konsumen sehingga lebih mudah baginya untuk melakukan promosi sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan konsumen. Dengan begitu, promosi yang ia buat dapat menyasar konsumen yang tepat. 

3. Rutin memberikan promo 

Fadil tidak menampik bahwa masyarakat Indonesia sangat menyukai promo. Walau tidak ada keinginan untuk membeli sebelumnya tapi kalau ada promo, calon konsumen biasanya menjadi tergerak untuk membeli produk tersebut. 

Oleh karenanya, Melted Brownies tidak pernah absen dalam membuat promo untuk disebarkan kepada para konsumen setianya. Fadil tidak hanya membidik konsumen lama, tapi ia juga selalu rajin membuat promo untuk pelanggan barunya. 

Promo yang dibuat biasanya disebarkan melalui WA blast atau dipromosikan langsung di media sosial dengan bantuan fitur Ads. Fadil percaya bahwa strategi ini dapat membuat bisnisnya bisa bertahan serta meningkatkan omzet bisnisnya. 

4. Menggunakan jasa influencer 

Melted Brownies juga bekerjasama dengan beberapa influencer atau selebgram demi meningkatkan penjualannya. Fadil berujar bahwa timnya memiliki anggaran yang memang Fadil peruntukan bagi influencer atau selebgram yang akan Fadil ajak berkolaborasi.  

Influencer atau selebgram yang dipilih adalah mereka yang memiliki karakter yang memang cocok dengan brand Melted Brownies itu sendiri. Memilih influencer atau selebgram yang tepat berpotensi mendatangkan konsumen baru sehingga penjualan pun Fadil harapkan bisa ikut meningkat. 

5. Meningkatkan pelayanan 

Seperti yang sudah ada sebelumnya bahwa salah satu kunci sukses Melted Brownies adalah servis yang mereka berikan kepada para pelanggannya. Bisnis yang awalnya dengan sistem pemesanan melalui WhatsApp ini tak pernah melupakan para pelanggan setianya yang sudah menjadi pembeli tetap di toko mereka. 

Fadil bersama timnya senantiasa menghubungi para konsumen setianya melalui WhatsApp untuk memberikan berbagai promo menarik. Dengan begitu, para konsumen lamanya pun akan merasa lebih terperhatikan dan terperlakukan spesial. 

Itulah kisah Melted Brownies yang kini telah meraih kesuksesan dengan membuka empat cabang di daerah Yogyakarta. Bagaimana, tertarik membuka usaha kuliner juga seperti Melted Brownies?