fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Bisnis Cucian Mobil, Ini Peluang dan Tantangannya

bisnis cucian mobil

Selama masih banyak kendaraan bermotor yang beroperasi, kebutuhan terhadap cucian mobil pun akan selalu ada. Bagi kamu para entrepreneur, usaha cucian mobil bisa menjadi sebuah potensi bisnis yang baik, lho. Seperti apa peluang, tantangan, dan cara memulai bisnis cucian mobil? Ini dia ulasan lengkapnya!

Peluang Bisnis Cucian Mobil

Tahukah kamu bahwa menurut data Badan Pusat Statistik, terdapat kenaikan 1,88% jumlah kendaraan bermotor di Indonesia dari 2019 ke 2020? Pada 2019, ada 133.617.012 unit kendaraan bermotor, sedangkan di 2020 angka tersebut naik dengan total 136.137.451 unit.

Motor memiliki angka tertinggi, yakni 115.023.039 unit. Mobil penumpang terdapat 15.797.746 unit, mobil barang 5.083.405 unit, dan bus sebanyak 233.261 unit.

Jumlah unit kendaraan bermotor tersebut memang cukup besar, mengingat hasil Sensus Penduduk pada September 2020 mencatat jumlah penduduk sebesar 270 juta jiwa. Berarti hampir setengah penduduk Indonesia memiliki kendaraan bermotor, bahkan banyak orang yang punya lebih dari satu kendaraan. 

Tidak mengherankan, sebab kendaraan bermotor memang dipakai oleh seluruh profesi, mulai dari siswa, mahasiswa, pekerja kantoran, wirausaha, sampai ibu rumah tangga. Apalagi kendaraan umum yang masih belum merata kualitasnya membuat orang memutuskan menggunakan kendaraan pribadi. 

Dengan tingginya jumlah kendaraan bermotor, usaha cucian mobil memiliki peluang yang tinggi untuk sukses. Orang yang sibuk dan tidak mau ribet biasanya lebih memilih untuk mencuci kendaraan di tempat cucian mobil, dibanding melakukannya sendiri. 

Hampir di setiap sudut daerah terdapat jasa cucian mobil. Dari yang canggih menggunakan hidrolik, sampai cucian mobil manual dengan tenaga manusia. 

Tantangan Usaha Cucian Mobil 

Selain peluang dan modal usaha cucian mobil, kamu juga perlu tahu tantangan yang akan dihadapi saat mendirikan bisnis ini. Sebenarnya, tantangan utama adalah cuaca yang tidak menentu. 

Umumnya, usaha cucian mobil akan kedatangan banyak konsumen saat musim hujan. Orang biasanya lelah mencuci mobil sendiri berkali-kali ketika hujan terus-terusan turun, sehingga mereka lebih memilih menggunakan jasa cucian mobil. Sebaliknya, di musim kemarau bisnis cuci mobil sepi pelanggan. 

Kompetitor bisnis ini juga banyak, terutama di wilayah perkotaan, jadi kamu harus pintar-pintar melakukan strategi pemasaran agar tetap bisa lebih menonjol dari kompetitor.

bisnis cucian mobilCara Memulai Usaha Tempat Cuci Mobil

Dengan peluang yang tinggi dan tantangan yang masih bisa diatasi, pasti kamu jadi makin tertarik mencoba usaha cucian mobil, kan? Nah, catat cara memulai bisnis cucian mobil di bawah ini! 

1. Jangan ragu untuk bertanya dan mencari tahu

Bagi pemula, wajar bila kamu belum banyak tahu mengenai bisnis cuci mobil, alat apa saja yang dipakai, tarif yang umum dipasang, sistem penggajian karyawan, dan cara memasarkan bisnisnya. 

Tenang saja, kamu bisa mempelajari semua itu secara perlahan-lahan. Oleh sebab itu, jangan pernah ragu untuk bertanya pada orang yang sudah berpengalaman. Dapatkan ilmu sebanyak-banyaknya sebelum mendirikan usaha ini. 

2. Pilih lokasi terbaik 

Bagi usaha cucian mobil, lokasi adalah faktor terpenting dalam kesuksesan. Jadi, kamu harus benar-benar melakukan riset untuk menentukan lokasi terbaik. Pertimbangan yang perlu dipikirkan saat mencari lokasi adalah: 

  • Akses yang mudah. Cari tempat yang gampang dijangkau oleh konsumen, jangan pilih tempat di dalam gang atau di belokan yang kemungkinan akan luput dari perhatian mereka.
  • Jalanan yang ramai. Pilih tempat dengan banyak kendaraan yang berlalu-lalang. Kamu juga bisa pilih lokasi yang sibuk dan sering macet. Dengan begitu, saat mereka sedang bermacet-macetan, mereka akan lebih mungkin melihat cucian mobilmu.
  • Tempat yang luas. Lokasi bisnis cucian mobil harus cukup besar untuk berbagai ukuran mobil. Jangan sampai mobil yang mengantre masuk ke cucian mobil menghalangi jalan raya.

Menurut Andy Pazz, penulis buku How to Set Up an Express Exterior Car Wash, mengutarakan tempat paling strategis untuk usaha cucian mobil adalah dekat supermarket, minimarket, atau mal. 

“Kamu harus berada di dekat tempat di mana orang sedang berbelanja atau mengeluarkan uang. Tempat-tempat itu mendatangkan lebih banyak konsumen dibanding di area perumahan,” ujarnya.

3. Mengenal kompetitor

Sebagai salah satu tantangan di bisnis cucian mobil, kamu perlu mengenal kompetitor lebih dalam. Cek cucian mobil lain dalam jarak 5-10 kilometer dari tempatmu.

Apa saja layanan yang mereka tawarkan? Berapa harga cuci mobil mereka? Bagaimana cara mereka memasarkan bisnis? Seberapa banyak konsumen yang mereka dapatkan dalam sehari? 

Perhatikan juga bisnis lain di sekitar cucian mobil tersebut. Apa saja faktor lain yang berkontribusi pada kesuksesan mereka? Apakah mereka berlokasi di area perbelanjaan yang ramai atau di jalan raya yang sibuk?

Catat hasil riset ini untuk kamu jadikan evaluasi dan pertimbangan bagi bisnis cucian mobilmu.

4. Pilih supplier yang tepat

Dalam bisnis cucian mobil, terdapat banyak perangkat dan bahan yang diperlukan. Seperti selang, sampo, wax, vacuum cleaner, pengering, sikat, lap, kompresor, hidrolik mobil, sistem penyaluran air, dan alat untuk pembayaran. Oleh karena itu, memilih manufaktur dan supplier yang tepat sangatlah penting. 

Kamu mungkin akan tertarik memilih barang-barang dengan harga yang murah, tapi lebih baik pilih harga yang lebih mahal dengan kualitas yang lebih baik. Kamu tidak mau kan bila konsumen tidak kembali lagi karena bahan yang kamu pakai tidak membuat mobil mereka kinclong?

5. Tambahkan layanan lain untuk kenyamanan konsumen

Banyak cucian mobil yang memadukan layanan lain untuk menambah penghasilan mereka. Layanan tambahan ini akan membuat bisnismu terlihat lebih menarik di mata konsumen.

Bisa dimulai dari yang simpel, seperti tambahan TV dan sofa yang empuk di ruang tunggu. Bila dirasa memungkinkan, kamu juga bisa membuat coffee shop sederhana, minimarket, atau bahkan barber shop. Dengan begitu, sambil menunggu mobil dicuci, mereka bisa bersantai dengan nyaman. 

bisnis cucian mobil6. Buat strategi pemasaran yang matang

Pasarkan usaha cucian mobilmu melalui berbagai cara. Bisa dari cara konvensional seperti plang yang besar dan menarik, poster, dan flyer. Selain itu, kamu juga perlu memiliki media sosial.

Media sosial berguna untuk menjelaskan layanan yang ada di cucian mobil, keunggulan cucian mobilmu, juga berbagai promo menarik.

Tak hanya media sosial, kamu pun dapat membuat website sendiri dengan mudah menggunakan LummoSHOP. Dengan LummoSHOP, kamu bisa membuat website tanpa ribet, sekaligus mendapatkan pelatihan dan dukungan untuk membangun bisnis. 

Tidak hanya layanan dan promo, berikan tips-tips perawatan kendaraan di website tersebut agar makin banyak pelanggan yang tertarik untuk mencuci mobil di tempatmu. 

Jalin juga kerja sama dengan toko-toko kecil di sekitarmu agar bisa sama-sama mendapatkan keuntungan. Misalnya, konsumen yang menghabiskan Rp50 ribu untuk cuci mobil bisa mendapat kopi gratis dari toko kopi di sebelah cucian mobil. 

Adakan juga loyalty program bagi pelanggan. Setiap pelanggan yang cuci mobil akan mendapatkan stamp, ketika sudah terkumpul 5 stamp, mereka bisa mendapatkan potongan harga, sedangkan 10 stamp bisa ditukar dengan cuci mobil gratis. Loyalty program dapat membuat pelanggan terus kembali untuk menggunakan jasa cucian mobil.

Itu dia peluang usaha dan cara memulai usaha cucian mobil. Meski sudah banyak kompetitor, jangan gentar untuk mencoba bisnis ini ya! Semoga berhasil!