fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Bisnis Go International? Siapa Takut! Persiapkan Hal-Hal Berikut Ini

Bisnis go international

Pesatnya perkembangan ekonomi global ternyata membuka peluang untuk melebarkan bisnismu ke mancanegara. Namun, tentunya perlu banyak persiapan sebelum kamu bisnis go international. Apa saja yang perlu kamu siapkan agar bisnis go international? LummoSHOP sudah merangkumnya spesial untukmu.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Peluang Bisnis Go International

Meskipun produkmu berhasil menarik perhatian konsumen di dalam negeri, bisa menembus pasar internasional itu suatu pencapaian besar, lho. Selain cuan yang makin melimpah, ada keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan seperti di bawah ini:

  • Brand kamu jadi dikenal dunia. Artinya kamu punya posisi sendiri di pasar.
  • Dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis kamu secara menyeluruh.
  • Dapat bersaing dengan pelaku bisnis dari berbagai negara. 
  • Kamu terpacu untuk meningkatkan dan menjaga kualitas produk kamu sesuai standar dunia.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Agar Bisnis Go International?

Menembus pasar internasional bukanlah hal main-main. Untuk itu, kamu perlu persiapan matang sebelum berkiprah di pasar internasional.

  1. Produk yang Diminati Pasar Dunia

    Layaknya membuka bisnis baru di negeri sendiri, kamu juga mesti tahu produk apa yang sekiranya diminati oleh pasar dunia. Boleh jadi produkmu memang akan disukai mereka, tapi apakah cukup berhenti di situ? Hendaknya kamu pelajari perilaku konsumen di luar negeri, seperti minat, kebutuhan, kebiasaan, dan kesukaan mereka. 

    Kamu bisa belajar dari Indomie. Tahukah kamu produk mi yang diproduksi untuk dalam negeri berbeda dengan produk mi yang akan dipasarkan di luar negeri. Indomie mempelajari selera, budaya, dan cita rasa masyarakat setempat. Varian mi di berbagai negara tidak selalu sama. Banyak yang disesuaikan dengan cita rasa makanan setempat. Itulah mengapa Indomie bisa diterima di banyak negara. Bahkan, ada negara yang menganggap Indomie produk buatan mereka saking sukanya dengan Indomie.

    Artinya, meskipun produk kamu sangat disukai dan diterima oleh pasar dalam negeri, hal itu belum belum tentu di pasar luar negeri. Sesuaikan rasa dan kualitas produk sesuai dengan pasar yang kamu targetkan. Jangan lupa pelajari juga keunggulan produk yang akan kamu jual. Ini akan membedakan produkmu dengan kompetitor, sehingga produk kamu diminati pasar dunia. Apabila ada kelebihan produk, cantumkan dalam kolom deskripsi. Hal tersebut bisa jadi nilai tambah yang akan menarik perhatian konsumen luar negeri. Misalnya, kamu bisa menulis “susu ini mengandung Omega 3”.

  2. Kemasan

    Kemasan adalah unsur penting dalam bisnis go international. Secara tidak langsung, kemasan merupakan alat pemasaran yang dapat menarik pembeli atau importir. Setiap negara memiliki standar dan regulasi masing-masing, jadi perhatikan baik-baik regulasi dari negara yang kamu tuju.

    Tak sedikit pebisnis pemula yang mengalami kerugian karena produknya rusak saat pengiriman. Salah satunya karena kualitas kemasan yang tidak sesuai standar pengiriman luar negeri. Oleh karena itu, kamu perlu memahami kembali memiliki tiga fungsi kemasan, yaitu:

    • Tempat menaruh produk
    • Melindungi produk dari berbagai faktor yang menyebabkan kerusakan, sehingga kemasan perlu didesain yang kuat sehingga bisa sampai ke tangan konsumen.
    • Mempromosikan produk 

    Buat desain kemasanmu dengan unik dan menarik, karena kemasan merupakan salah satu daya tarik bagi konsumen dalam membeli sebuah produk.

    Kamu juga perlu membuat kemasan yang memenuhi standar ekspor produk. Ada tiga aspek yang harus kamu penuhi, antara lain:

    • Kemasan Primer

    Kemasan ini bersentuhan langsung dengan produk. Untuk itu, kamu perlu pelatihan standar regulasi negara tujuan. Biasanya pembeli dari luar negeri memiliki permintaan spesifik di kemasan primer ini. Contoh kemasan primer antara lain kaleng, botol gelas, toples, karton, plastik, dan sachet.

    • Kemasan Sekunder

    Kemasan lapis kedua disebut sekunder. Ini berkaitan dengan distribusi. Tujuannya adalah untuk meminimalisir kerusakan produk kamu saat pengiriman, penyimpanan, hingga sampai ke tangan konsumen. Biasanya, pembeli dari luar mempunyai permintaan khusus pada kemasan. Contoh kemasan sekunder adalah kayu, peti, dan karung.

    • Kemasan Tersier

    Kemasan ketiga ini berkaitan dalam pengiriman ekspor menggunakan kontainer. Tersier menyatukan kemasan sekunder dan primer dalam satu paket. Mengapa ini harus dilakukan? Tujuannya untuk memudahkan proses pemindahan produk kamu ekspor. Kamu dapat melihat perbedaan kemasan primer, sekunder, dan tersier pada gambar di bawah ini.

  3. Pilih Market Global yang Sesuai

    Jika sudah mengetahui cara mengemas produk, selanjtunya kamu harus menentukan negara yang kamu tuju sebagai target pasarmu. Gunakan metode analisis SWOT dalam memilih negara tujuan supaya lebih terkalkulasi. Sebaiknya pasar tersebut sesuai dengan produk kamu. Kamu bisa mendapatkan informasi mengenai pasar yang tepat dengan mengikuti kegiatan seminar atau pameran dagang mancanegara.

    Bisnis go international

  4. Tentukan Sistem Penjualan 

    Berjualan di negara orang pastinya tidak mudah, sehingga kamu perlu menentukan sistem penjualan yang tepat. Apakah menjualnya langsung melalui website, menggunakan distributor, menggunakan agen penjualan, atau join venture.

  5. Pelajari Regulasi Negara Tujuan

    Selanjutnya adalah pelajari regulasi dan persyaratan hukum di negara tujuan ekspor, untuk melindungi konsumen dan bisnis kamu. Misalnya, produk apa yang bebas dijual, besarnya pajak, serta mekanisme perdagangannya. Mungkin terlihat ribet, tapi itu penting jika ingin bisnis go international, supaya meminimalisasi kerugian yang akan terjadi. Misalnya, produk kamu tertahan di bea cukai, karena dianggap tidak memenuhi syarat. 

  6. Memaksimalkan Pemasaran di Media Online

    Bisnis go internasionalBersyukurlah kamu karena cakupan internet sudah menembus wilayah internasional. Jika kamu mempunyai media sosial seperti Linkedin, Facebook, Instagram, Twitter, atau Tiktok, manfaatkan platform tersebut untuk menjaring relasi global.

  7. Pilih Sistem Distribusi yang Tepat

    Langkah selanjutnya dalam bisnis go international adalah kamu harus menentukan cara mengirim produk ke luar negeri. Untuk itu, pilihlah jasa pengiriman yang tepercaya dan memiliki reputasi yang baik. Pastikan juga jasa logistik yang kamu pilih juga beroperasi di banyak negara, terutama di negara yang jadi tujuanmu. Sehingga kamu bisa menggunakan satu jasa pengiriman saja ketika ada transaksi dari negara yang sama.

    Jika sudah memilih, jalin kerja sama dengan jasa pengiriman. Dengan cara ini, kamu bisa menegosiasi ongkos kirim atau mungkin ada tawaran promosi menarik dari jasa pengiriman tersebut, seperti diskon bila kamu mengirim paket dalam jumlah besar. 

  8. Menjalin Komunikasi yang Baik

    Kounikasi mempermudah segala urusan di dalam hidup kita, termasuk bisnis. Kesuksesan bisnis go internasional tergantung dari kualitas komunikasi yang kamu jalin. Maka dari itu, pastikan selalu untuk menjaga komunikasi dengan rekan bisnismu di luar negeri.

  9. Manfaatkan Teknologi

    Teknologi punya peranan penting dalam melakukan penjualan. Ia akan memudahkanmu dalam mengelola bisnis secara mikro. Salah satunya adalah kamu harus mempunyai website yang terintegrasi dengan berbagai fitur seperti penjualan, iklan, dan persediaan stok, sehingga rekan bisnismu di luar negeri, dapat dengan mudah mengetahuinya. Kamu bisa memanfaatkan fitur-fitur tersebut di LummoSHOP.

  10. Cek Ulang Legalitas Bisnismu

    Jangan lupa untuk mengecek ulang legalitas bisnis kamu, sebelum bisnis go international, seperti Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Izin Perdagangan Usaha (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), faktur perdagangan, dokumen pernyataan mutu, wesel ekspor, dan lain-lain. Tujuannya agar barang yang kamu ekspor tidak ditolak oleh bea cukai setempat. Ketidaklengkapan dokumen legalitas bisnis bisa membuat proses bisnismu jadi macet.

  11. Kapasitas Produksi

Pembeli mancanegara acapkali membeli dengan jumlah yang sangat banyak. Sehingga ketika kamu wajib memperhatikan kapasitas produksi kamu jika ingin bisnis go international. Apakah kamu bisa memenuhi kebutuhan pasar dari pembeli?

  1. Gunakan Metode Pembayaran Internasional

Metode pembayaran internasional adalah pintu gerbang untuk memudahkan transaksi bisnismu dengan pembeli luar negeri. Kamu dapat menggunakan metode pembayaran seperti Paypal, kartu kredit, dan lain-lain. 

Itulah berbagai hal yang mesti kamu persiapkan untuk bisnis go international. Tertantang untuk segera melebarkan bisnismu di mancanegara?

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP