fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

12 Strategi Pemasaran Bisnis Tempat Wisata & Hotel

Bisnis tempat wisata

 Tempat wisata baru terus bermunculan. Selain menawarkan panorama alam yang indah, gunung maupun pantai, banyak juga tempat wisata baru yang menawarkan atraksi petualangan dan sejarah. Bertambahnya tempat wisata baru membuat bisnis wisata semakin kompetitif. 

Tidak hanya itu saja, kondisi Indonesia yang belum 100% pulih dari pandemi Covid-19, memerlukan strategi pemasaran bisnis tempat wisata yang sesuai sehingga bisa bertahan. Senada dengan tempat wisata, bisnis hotel juga memasuki babak baru dengan mulai terbukanya sekat perjalanan wisata dan antar kota oleh pemerintah. Momen ini harus kamu manfaatkan, apalagi bertepatan dengan masa libur anak sekolah.

12 Strategi Pemasaran Bisnis Tempat Wisata dan Hotel di Masa Libur Sekolah

Perlu terobosan pemasaran agar bisnis tempat wisata dan hotel terus dikunjungi wisatawan. Selain menggunakan saluran media sosial secara efektif, tempat wisata dan hotel harus bisa menyakinkan calon pengunjung bahwa tempatnya sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ini strategi pemasaran yang bisa kamu lakukan:

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  1. Manfaatkan Media Sosial dengan Baik

Media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook menjadi channel paling pas untuk memasarkan tempat wisata dan hotel. Mengapa? Karena empat platform media sosial tersebut selain memiliki jangkauan yang sangat luas juga bisa menampilkan gambar dan video menarik yang bisa menggambarkan tempat wisata atau hotel kamu.

Mulailah dari sekarang, membuat akun dan konten menarik di media sosial tersebut. Jangan membatasi di satu media sosial saja. Selain memasarkan destinasi wisata dan hotel sendiri, ada baiknya juga kamu membuat konten terkait lokasi-lokasi wisata menarik lain yang ada di sekitar wilayah terdekat. Dengan konten menarik, calon pengunjung bisa menemukan dan mendapatkan informasi tentang tempat wisata dan hotel kamu dengan mudah. 

  1. Buat dan Perbaiki Website Sehingga Lebih Menarik

Setelah informasi perdana diperoleh dari media sosial, biasanya calon wisatawan akan mencari informasi lebih detail terkait atraksi, biaya, dan layanan yang diberikan melalui internet. Oleh karena itu, kamu perlu memperbaiki atau membuat website yang menarik, informatif, dan mudah ditemukan oleh calon wisatawan. 

Ingat, website bisa menjadi pemasaran utama yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung tempat wisata dan hotel. Sebab, website adalah etalase yang memberikan kesan pertama pada calon pengunjung. Jika website tidak menarik, akan menimbulkan kesan bahwa lokasi wisata dan hotel yang kamu kelola juga tidak menarik. 

Pastikan juga foto dan video dilakukan secara profesional, beresolusi tinggi, dan ditampilkan dalam format yang benar agar berfungsi baik untuk desktop maupun seluler. Akan lebih baik jika kamu juga menyediakan dual bahasa untuk menyasar wisatawan mancanegara.

Ada banyak cara agar website kamu semakin dikenal dan dikunjungi. Selain membuat konten yang menarik, kamu juga bisa memanfaatkan iklan Google atau Google ads. Kamu juga bisa membuat artikel yang sesuai dengan kaidah Search Engine Optimization (SEO). Gunakan kata kunci yang sesuai terkait penginapan, hotel, dan tempat wisata yang populer. 

  1. Maksimalkan Platform Layanan Pemesanan Tiket 

Pemasaran Bisnis tempat wisata 02Saat ini aplikasi jasa layanan pemesanan tiket semakin banyak. Tidak hanya Traveloka, namun ada juga PegiPegi, Tiket.com, hingga yang berbasis di luar negeri seperti Airbnb. Maksimalkan layanan tersebut sehingga hotel dan tempat kamu semakin mudah ditemukan dan dipesan. Jangan membatasi diri hanya pada satu platform saja. 

  1. Bangun Identitas yang Unik

Seiring dengan upaya memperkuat kehadiran di dunia maya, kamu juga perlu membangun dan mengembangkan identitas hotal tempat wisata yang unik. Kamu sebagai pengelola wisata perlu mengumpulkan informasi mengenai hal-hal yang ditawarkan ke wisatawan. Gali juga informasi mengenai hal-hal yang membuat tempat kamu unik dan berbeda, sehingga memiliki positioning yang kuat.

Temukan informasi detail mengenai sejarah dan alasan mengapa tempat wisata itu ada. Identitas yang unik dapat menarik para wisatawan untuk datang berkunjung karena rasa penasaran. Identitas ini pula yang perlu kamu sebarkan di internet dan media sosial, sehingga Unique Selling Proposition (USPs) terbangun.

  1.  Sasar Target Pasar yang Benar

Identitas juga bisa membuat target pasar semakin terarah. Ingat, target pasar yang berbeda, berbeda pula strategi pemasaran yang digunakan. Contohnya, jika kemudian target pasar kamu adalah kalangan anak muda, maka kamu juga perlu menyesuaikan konten website dan media sosial yang dan buatlah format yang lebih santai.

Tiap segmen pasar juga memiliki tujuan wisata yang berbeda dan cara bepergian yang berbeda pula. Karena itulah memastikan identitas dan target pasar secara benar menjadi sangat penting. Penentuan target pasar yang tepat sangat mempengaruhi banyak sedikitnya wisatawan yang datang. Target pasar yang jelas akan sangat membantu dalam proses pemasaran sehingga dapat menaikkan jumlah wisatawan. 

  1. Mulailah Berpromosi Lebih Banyak

Selain berpromosi di media sosial dan internet, kamu juga perlu berpromosi secara tradisional lewat media masa dan media luar ruang. Anggarkan dana iklan lebih banyak di musim-musim ramai wisata seperti masa liburan sekolah dan akhir pekan. 

Jadwalkan promosi secara berkala dan baik. Sesuaikan anggaran untuk mencapai target yang diharapkan. Jangan lupa konfigurasikan dengan Iklan di Google dan platform sosial, seperti Facebook dan Instagram. 

  1.  Tetapkan Harga yang Bersaing

Harga menjadi salah satu strategi pemasaran yang penting. Harga mencerminkan fasilitas yang diberikan kepada pengunjung serta kalangan yang disasar. Sesuaikan harga dengan fasilitas yang kamu berikan. Ingat, tidak semua wisatawan yang ingin berkunjung berasal dari keluarga mampu. Oleh karena itu akan lebih baik harga yang kamu tetapkan mudah semua kalangan jangkau.

  1.  Beri Diskon dan Insentif 

Iklan akan lebih efektif jika kamu gabung dengan program diskon untuk calon pengunjung hotel dan wisatawan. Contohnya, kamu bisa memberikan diskon 20% untuk pengunjung yang memiliki bulan lahir yang sama, atau diskon untuk semua tamu yang pertama kali menginap. Kamu juga bisa memberikan insentif harga sebagai strategi pemasaran hotel. Contohnya adalah dengan memberikan potongan untuk malam kedua menginap.

  1. Bangun Kemitraan 

 Bisnis tempat wisataUntuk menunjang pemasaran dan meningkatkan nilai tambah tempat wisata dan hotel, maka kamu perlu membangun kemitraan dengan pengusaha setempat. Dengan bermitra dengan restoran terkenal, toko oleh-oleh dan souvenir, ataupun tempat wisata yang lain, akan membuat pengunjung memiliki tujuan yang lebih variatif. 

Pahami bahwa sektor pariwisata tidak bisa berjalan sendiri dan sangat membutuhkan kolaborasi dengan sektor lain agar usahanya tetap berjalan. Dengan membangun kemitraan, membuka kemungkinan saling mempromosikan bisnis masing-masing. Untuk itu maksimalkan kolaborasi dengan komunitas fotografer, travel blogger, travel vlogger, travel agent, dan lainnya.

  1. Promosikan Lokasi 

Jangan hanya fokus pada diri sendiri. Promosikan lokasi atau wilayah hotel atau tempat wisata itu berdiri. Jadikan wilayah kamu sebagai destinasi wisata yang menarik sehingga pengunjung tidak kesulitan menghabiskan waktu berharganya. Selain wisata alam, kamu juga mempromosikan atraksi atau event budaya setempat. 

  1. Buat Paket Wisata

Agar lebih menarik lagi, kamu bisa membuat paket wisata dengan menggabungkan sumber daya dan mitra yang kamu miliki. Kamu bisa membangun kolaborasi dengan hotel, tempat wisata, travel agent, jasa fotografer, pemandu wisata, hingga restoran dan tempat kuliner dalam satu paket wisata. 

Dengan tawaran paket wisata, maka pengunjung akan memiliki alternatif acara yang menarik tanpa harus bersusah payah mengatur waktu sendiri. Paket wisata juga memungkinkan adanya promosi yang lebih luas.

  1. Berikan Layanan yang Baik

Pemasaran dan layanan sangat penting dalam industri perhotelan dan industri wisata. Oleh karena itu berikan layanan yang unggul, mulai dari tempat yang bersih, nyaman, hingga layanan pelanggan yang baik. Harapannya, akan muncul kesan yang baik sehingga pengunjung bisa berbagi pengalaman dan ulasan dengan orang lain. Jika mereka memiliki pengalaman positif, maka mereka akan kembali lagi. 

Demikian tadi 12 strategi pemasaran bisnis tempat wisata dan hotel yang bisa membuat pengunjung semakin banyak. Semoga membantu.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP