fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Blue Ocean Strategy, Ini yang Perlu Kamu Tahu

Blue ocean strategy

Persaingan bisnis adalah hal yang selalu ada bagi para pebisnis. Nah, salah satu strategi yang bisa diterapkan dalam persaingan tersebut adalah blue ocean strategy di mana pelaku bisnis menciptakan produk di luar permintaan pasar.

Menariknya, salah satu keuntungannya adalah tidak terdapat kompetitor lain di pasar tersebut. Apakah kamu sudah mengenal apa itu blue ocean strategy?

Bagi yang belum mengenal, jangan khawatir. Dalam artikel kali ini, kamu akan mengetahui bagaimana cara kerja serta keuntungan blue ocean strategy sebagai strategi bisnismu. Simak selengkapnya, ya.

Mengenal Blue Ocean Strategy

Blue ocean strategyApakah kamu berencana memulai bisnis baru tetapi belum tahu jenis bisnis yang akan kamu kembangkan? Barangkali, kamu dapat menerapkan blue ocean strategy (strategi samudra biru). Blue ocean strategy merupakan strategi di mana pebisnis menciptakan pasar baru yang berarti belum ada permintaan dan kompetitor di pasar tersebut.

Dalam pasar samudra biru, pebisnis perlu menghadapi tantangan untuk melihat peluang akan permintaan produk yang sebelumnya tidak ada. Sebagai hasilnya, pebisnis mesti memperkenalkan apa dan mengapa produk tersebut layak untuk dibeli. Hal itu tentu sangat berbeda dengan pelaku bisnis yang masuk ke dalam pasar yang sudah memiliki banyak konsumen.

Kabar baiknya, pebisnis tidak memiliki kompetitor ketika menciptakan produk baru. Terdapat kemungkinan pula, pebisnis yang menerapkan strategi itu beroleh keutungan selama beberapa waktu ke depan, bahkan saat beberapa kompetitor sudah “menyusul” masuk ke dalam pasar.

Keuntungan di atas tentu tidak bisa diperoleh jika pebisnis mengandalkan red ocean strategy dalam berbisnis. Berbeda dengan strategi samudra biru, red ocean strategy adalah strategi di mana pebisnis masuk ke dalam persaingan pasar dengan permintaan yang sudah solid. Dengan demikian, produk yang diluncurkan sudah pasti produk yang dicari konsumen.

Blue Ocean Strategy Sebagai Sebuah Karya

Siapakah penggagas teori blue ocean strategy? Dua profesor dari INSEAD (Institut Européen d’Administration des Affaires), yakni Chan Kim and Renée Mauborgne merupakan tokoh yang memperkenalkan konsep tersebut melalui buku dengan judul yang sama.

Buku karya profesor dari salah satu sekolah bisnis terbaik di dunia tersebut menjadi buku International Best Seller yang mencapai empat juta kopi di seluruh dunia. Selain itu, Blue Ocean Strategy telah dialihbahasakan dalam 30 bahasa dan menjadi pemenang dari “Best Business and Leadership Books of 2017” oleh Amazon

Penghargaan lain juga datang dari 800-CEO-READ berupa “Best Strategy and Leadership book 2017”. Artikelnya pun beroleh penghargaan “The Most Influential and Innovative Articles Published in Harvard Business Review over the last 100 years” dari Harvard Business Review.

Nah, kepopuleran blue ocean strategy tentu menjadi alasan cukup kuat bagi pebisnis guna mengadopsi strategi tersebut dalam bisnisnya.

Penerapan Blue Ocean Strategy

Jika kamu sudah mengetahui apa itu blue ocean strategy, beberapa aspek di bawah ini juga penting untuk diketahui saat menerapkan strategi itu dalam menjalankan bisnis.

  • Buyer Utility

Langkah pertama dalam merumuskan produk, yaitu mengetahui bagaimana produk tersebut menciptakan exceptional utility sehingga konsumen bersedia membelinya. Buyer utility merupakan kebermanfaatan atau daya guna yang ditawarkan suatu produk.

Dalam memahami buyer utility, terdapat The Six Utility Levers yang dapat kamu gunakan untuk memahami konsumen. Dengan demikian, kamu dapat menawarkan produk yang tepat guna untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Adapun The Six Utility Levers, mencakup hal-hal di bawah ini:

    • Kesederhanaan dengan pertanyaan yang dapat muncul, yakni bagaimana cara menyederhanakan aktivitas atau pekerjaan mereka? Misal, kamu menawarkan jasa pengantaran online khusus untuk pebisnis makanan dan minuman.
    • Produktivitas konsumen yang mengidentifikasi penghambat produktivitas konsumen dan menawarkan barang atau jasa yang dapat menyelesaikan masalah mereka.
    • Kenyamanan. Kamu dapat menawarkan kenyamanan dalam hal penggunaan produk, sehingga bukan hanya daya guna yang menjadi nilai tambah pada produk terkait
    • Pengurangan risiko dengan memperkenalkan produk yang minim risiko penggunaan. Hal itu mencakup risiko keuangan, emosional atau lainnya
    • Citra produk yang menyenangkan dan membuat konsumen merasa nyaman, dalam hal kemasan atau penggunaan
    • Aspek ramah lingkungan yang tidak hanya berguna untuk memasarkan produk, tetapi juga untuk menjaga keberlangsungan ekosistem makhluk hidup secara umum
  • Price

Dalam menerapkan blue ocean strategy, kamu harus memperhatikan bagaimana harga mempengaruhi kesuksesan strategi bisnis. Hal itu karena faktor harga bisa meningkatkan dorongan konsumen untuk membeli produk tersebut.

Nah, dalam mengemasnya, kamu harus dapat menawarkan produk yang daya gunanya lebih tinggi daripada harganya. Alhasil, konsumen bisa lebih cepat membuat keputusan pembelian. Misal, kamu tidak bisa menjual sandal jepit kepada segmen pasar menengah ke bawah dengan harga ratusan ribu karena kebermanfaatan produk tersebut nilainya tidak lebih tinggi daripada harganya.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  • Cost

Selain harga, pebisnis juga patut menerapkan strategi untuk menekan biaya, sehingga faktor biaya tidak sampai membuat harga produk terlalu tinggi. Sejalan dengan hal tersebut, tantangan dari blue ocean strategy adalah bagaimana cara memperoleh margin keuntungan maksimum pada skala bisnis terkait.

Konsekuensinya, apabila bisnis tidak bisa mencapai keuntungan dengan meluncurkan produk baru, maka pebisnis harus merombak ide bisnis atau malah mengganti produknya secara total.

  • Adoption

Nah, setelah merumuskan strategi di atas, pebisnis perlu mampu mengenali adopsi atau langkah penyesuaian yang dibutuhkan guna menciptakan pasar baru. Tentu, langkah dan metode dalam penerapan strategi samudra biru sangat berbeda dengan red ocean strategy, sehingga hal ini sangat krusial untuk dilakukan.

Berkenaan dengan hal tersebut, pebisnis yang memulai bisnisnya pada pasar samudra merah tentu sangat diuntungkan karena telah memiliki referensi mengenai bagaimana permintaan pasar bekerja. Namun, kamu dapat belajar pada model bisnis. Selain itu, kamu bisa mempelajari bagaimana pebisnis lain merespons permintaan pasar sebagai bahan evaluasi saat merumuskan strategi penyesuaian.

Keuntungan Blue Ocean Strategy

Blue ocean strategyMengapa seseorang perlu mempertimbangkan blue ocean strategy ketika memulai bisnis? Meskipun terkesan memiliki banyak risiko karena menciptakan produk dari nol, tetapi ada beberapa hal di bawah ini yang bisa membuat strategi samudra biru lebih potensial daripada red ocean strategy.

  • Minim Kompetisi

Sejalan dengan tingginya risiko bisnisnya dalam memasuki pasar baru. Apabila kamu memilih strategi samudra biru, kamu akan mendapatkan pasar baru yang tidak ada kompetitornya sama sekali.

Manfaat ini berlainan dengan strategi samudra biru di mana pasarnya sudah penuh dengan pebisnis lain yang memiliki pangsa pasarnya masing-masing. Oleh sebab itu, pebisnis pada pasar samudra biru bisa mendapatkan pangsa pasar sebesar-besarnya jika berhasil menawarkan produk dengan baik.

  • Bisa Berperan Sebagai Price Maker

Price maker atau pembuat harga adalah pihak yang memiliki posisi tawar lebih tinggi dalam penentuan harga produk. Pada pasar samudra merah, pebisnis kemungkinan akan menjadi price taker (pengambil harga) karena ia tidak bisa menetapkan harga produknya lebih tinggi daripada harga pasar atau ia akan berakhir gulung tikar.

Nah, keuntungan sebagai price maker bisa kamu dapatkan ketika memulai sendiri bisnis melalui penawaran produk baru, walaupun pada awalnya memang tidak ada permintaan terhadap produk tersebut.

  • Keuntungan sebagai First Mover

First mover adalah pihak yang mengawali kegiatan bisnis pada suatu industri. Apabila mengambil langkah menerapkan strategi samudra biru, kamu menjadi seorang first mover di mana semua keputusan bisnismu tidak terpengaruh pada keputusan bisnis kompetitor.

Hal tersebutlah yang mengantarkanmu pada posisi dengan pangsa pasar terbesar dan berpotensi meraup untuk terbesar pada sektor tersebut.

Tertarik untuk menjadi pebisnis pada pasar blue ocean? Jangan lupa, bahwa pemanfaatan semua keuntungan sebagai first mover perlu betul-betul baik, sebelum kompetitor memasuki pasar.

Selain itu, lakukan analisis margin keuntungan, sebelum memulai bisnis. Tujuannya, kamu bisa segera mengetahui tingkat profitabilitas, sehingga bisa menghindari jenis bisnis yang kurang menguntungkan.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya :

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP