fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Bukan Hanya Batik, Simak Penerapan Ecoprint Beragam Media Berikut

Penerapan ecoprint beragam produk-produk ecoprint 01

Penerapan ecoprint beragam tidak hanya pada batik saja. Produk-produk ecoprint ada bermacam-macam, karena teknik ini bisa kamu terapkan pada beragam media. Bagi kamu yang senang dengan produk ramah lingkungan, dan ingin berbisnis, ecoprint beragam media bisa menjadi ide bisnis yang brilian.

Lalu apa saja produk yang bisa kamu hasilkan dari penerapan ecoprint beragam media? 

Ecoprint, yang perlu kamu tahu

Mendengar ecoprint, sebagian besar dari kita akan langsung terbayang kain batik dengan motif dedaunan, ranting, atau bunga. Padahal sebenarnya penerapan ecoprint beragam. Kamu tidak hanya bisa menerapkannya pada kain, namun bisa pula pada: kulit, kertas, bambu, dan keramik. 

Meski penerapan ecoprint beragam media, ecoprint akan selalu merujuk pada pemakaian bahan-bahan alami. Bahan alami yang dimaksud adalah pewarnanya dan motifnya yang berasal dari: dedaunan, bunga, sampai ranting segar. Sehingga produk ini, dikenal ramah lingkungan, dan sesuai dengan gaya hidup go green.  

Ciri khas ecoprint

Penerapan ecoprint 02Ecoprint memiliki ciri khas, yang tidak bisa kamu temukan pada produk lain. Tentu saja produk lain yang dimaksud, adalah produk hias dengan menggunakan pewarna kimia. Beberapa ciri khas produk-produk ecoprint, yaitu:

  • Menggunakan bahan alami untuk mencetak pola dan memberi warna. Bahan alami yang bisa kamu pergunakan, diantaranya: daun, bunga, dan ranting. Bahan-bahan tersebut dipergunakan dalam kondiri segar, agar bisa mengeluarkan warna. Tumbuhan yang biasa dipergunakan untuk ecoprint, diantaranya: jati, daun lanang, dan kenikir.
  • Membuatnya dengan tangan alias hand made. Produk ecoprint semuanya adalah buatan tangan, karena untuk mencetak pola dan memberi warna dengan bahan alami, belum ada mesin yang mampu melakukannya.  
  • Memiliki corak yang khas pada setiap produk. Penerapan ecoprint beragam pada aneka media, akan selalu menghasilkan corak yang khas. Sehingga setiap produk memiliki keunikan tersendiri.
  • Tidak bisa mereplikasi. Kamu tidak bisa mereplikasi produk-produk ecoprint, karena menggunakan bahan-bahan alami. Sedangkan bahan-bahan tersebut juga tidak ada yang persis sama. Contohnya, daun dari satu pohon tidak ada yang sama persis.
  • Bahan-bahannya sekali pakai. Ecoprint menggunakan daun, bunga, dan ranting segar untuk membentuk pola dan memberi warna. Kemudian ada proses perebusan. Setelah proses tersebut, maka bahan-bahan alami tersebut, tidak bisa dipakai kembali. 
  • Tidak memiliki standar tertentu. Ecoprint bukanlah produk yang terstandar, karena sangat tergantung pada kreatifitas penciptanya. Berbeda dengan batik cap dan tulis, yang memiliki standar tertentu, baik dari segi pola, pewarnaan dan bahan.
  • Membutuhkan perawatan ekstra. Karena berasal dari bahan alami, maka produk-produk ecoprint membutuhkan perawatan ekstra. Untuk mencucinya, kamu harus menggunakan bahan alami seperti lerak (tumbuhan untuk mencuci batik). Kemudian tidak boleh dijemur langsung di bawah sinar matahari. Namun cukup diangin-anginkan hingga kering sempurna.

Produk ecoprint beragam media selain kain batik

Seiring berjalan waktu, ecoprint tidak hanya diterapkan pada kain. Kini penerapan ecoprint beragam pada banyak media. Tentu saja perkembangan ini, mendapat dukungan dari tangan-tangan terampil seniman dan pengusaha, yang begitu mencintai kelestarian alam. Mereka berhasil menerapkan ecoprint sebagai hiasan pada banyak media. Beberapa media yang bisa kamu berikan hiasan dengan teknik ecoprint selain kain, diantaranya: keramik, bambu, kulit dan kertas. Sedangkan contoh produk-produk ecoprint-nya, yaitu:

  • Kertas: aneka dekorasi dari kertas (hiasan dinding, kap lampu, dan sebagainya.
  • Kulit: aneka dekorasi dari kulit (hiasan dinding, alas duduk, dan sebagainya), fashion (sepatu, sandal, dan sebagainya).
  • Keramik: aneka barang pecah belah yang berasal dari keramik (paling umum adalah mug).
  • Bambu: aneka barang pecah belah dari bambu (gelas, alas makan, dan sebagainya), aneka dekorasi (kap lampu, hiasan dinding, dan sebagainya).

Teknik ecoprint beragam media

Untuk menerapkan ecoprint pada beragam media, perlu memperhatikan media yang dipergunakan. Namun secara umum, langkah teknik ecoprint-nya hampir sama dengan yang diterapkan pada kain. Berikut adalah teknik ecoprint beragam media.

  • Teknik ecoprint pada kertas

  1. Persiapkan kertas yang sudah dibasahi.
  2. Tata tetumbuhan yang kamu pergunakan sebagai pola dan warna.
  3. Gulung kertas bersama dengan tumbuhan tersebut, ikat dengan kuat.
  4. Rebus selama 1 jam.
  5. Angkat dan tiriskan, kemudian angin-anginkan.
  6. Kertas tercetak pola dan warna alami, sudah siap kamu pergunakan untuk menghasilkan aneka produk kerajinan. 
  • Teknik ecoprint pada kulit

  1. Bentangkan kulit yang akan diberikan pola dan warna.
  2. Tata tetumbuhan sesuai keinginan.
  3. Tutupi dengan kain basah, kemudian beri plastik.
  4. Injak-injak dan pukul secara merata seluruh permukaan kulit yang telah diberi plastik.
  5. Kemudian gulung dengan rapi dan ikat.
  6. Kukus gulungan kulit dengan daun tersebut selama kurang lebih 2 jam.
  7. Angkat dan tiriskan, kemudian angin-anginkan kulit sampai kering.
  8. Kulit dengan pola dan warna alami, siap untuk kamu produksi menjadi aneka kerajinan.
  • Teknik ecoprint pada keramik dan bambu

  1. Persiapkan kain untuk mencetak pola dan warna pada media (keramik atau bambu).
  2. Bentangkan kain dan beri tumbuhan yang kamu pergunakan sebagai pola dan pemberi warna. Kemudian tempelkan pada media dengan erat, beri isolasi. 
  3. Langkah berikutnya adalah pengukusan selama kurang lebih 2 jam. 
  4. Selanjutnya media yang telah tercetak pola, perlu kamu biarkan selama 6 sampai 12 jam.
  5. Barulah kain yang direkatkan pada produk bisa dilepaskan.
  6. Untuk finishing bisa disemprotkan cat clear (bening), tujuannya agar pola dan warna yang tercetak lebih tahan lama. 

Peluang bisnis produk ecoprint

Penerapan ecoprint 03Penerapan ecoprint beragam media, akan mendatangkan peluang bisnis. Tentu saja produk-produk ecoprint-nya tidak jauh-jauh dari fashion, dekorasi, dan hiasan lainnya. Dan kabar baiknya, sekarang makin banyak orang yang sadar untuk berhias dan makin cinta lingkungan. Selain alasan tersebut, produk ecoprint bisa kamu jadikan peluang bisnis, karena:

  • Konsumen membutuhkan produk ecoprint. Produk-produk yang kamu hasilkan dari ecoprint umumnya adalah fashion, dekorasi, dan beragam hiasan. Semua produk tersebut ada konsumen yang membutuhkannya. Sehingga produk ecoprint memang layak untuk kamu jadikan bisnis.  
  • Ecoprint menghasilkan produk yang unik. Konsumen membutuhkan bisnis yang unik, yang sesuai dengan harapan mereka. Ecoprint mampu menghasilkan produk yang unik. Sehingga konsumen yang mencarinya juga senang dengan keunikan tersebut. Mereka pun rela membayar berapapun untuk keunikan tersebut. Maka tidak salah jika kamu bisa menjual produk-produk ecoprint dengan harga yang cukup mahal. Bahkan bisa senilai atau lebih tinggi dari batik tulis.  

tidak hanya itu,

  • Ecoprint memiliki target konsumen yang jelas. Konsumen masa kini banyak yang sadar lingkungan, dan jumlahnya makin bertambah seiring waktu. Sedangkan ecoprint menghasilkan produk yang ramah lingkungan. Maka produk ecoprint memang sudah memiliki target konsumen yang pasti, yakni orang-orang yang sadar lingkungan. 
  • Bahan untuk ecoprint relatif cukup murah. Karena menggunakan bahan-bahan dari alam, maka biaya untuk membuat produk-produk ecoprint lebih murah. Namun dengan menargetkan konsumen yang unik, produk jadi dari ecoprint bisa bernilai sangat mahal. Oleh karena itu, laba yang bakal kamu peroleh juga besar. 

Sedangkan untuk menjual dan memasarkan produk-produk ecoprint, yang kamu hasilkan bisa melalui:

  • Website jualan. Kamu bisa membuat website jualan untuk bisnis ecoprint-mu. Keuntungannya adalah bisnismu lebih mudah calon konsumen potensial akses, dan menambah kredibilitas bisnismu. Untuk membuat website jualan kini juga semakin mudah. Kamu bisa memanfaatkan online e-commerce builder seperti LummoSHOP. Nantinya website-mu akan ada beragam fitur yang kamu butuhkan untuk jualan online. 
  • Media sosial. Kedudukan media sosial dalam bisnis online kini sangat krusial. Jika kamu memutuskan untuk menjual produk ecoprint-mu secara online, maka kamu wajib memiliki media sosial. Di sanalah kamu akan menawarkan barangmu kepada banyak pengguna media sosial.
  • Tempat pariwisata. Kamu bisa menjual produk ecoprint-mu di tempat pariwisata, sebagai oleh-oleh. Umumnya wisatawan senang mencari tanda mata yang unik dan menarik. Bahkan mereka tidak sayang memborong barang daganganmu.
  • Hotel, galeri, dan restoran. Coba tawarkan pula produk ecoprint-mu ke hotel, galeri atau restoran. Karena tempat tersebut biasanya membutuhkan sesuatu yang unik sebagai dekorasi. 

Nah, ternyata produk ecoprint bukan melulu tentang kain batik kan? Ada banyak produk lain, yang semuanya ramah lingkungan, dan dapat menjadi sumber pendapatan bagimu. 

Sehingga dengan berbisnis kamu tetap bisa melestarikan lingkungan.