fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Branding Produk Lewat Packaging Agar Lebih Menarik

Cara Branding Produk

Jika kamu bingung harus memulai branding produkmu dari mana, jawabannya adalah mulai dari cara branding produk lewat packaging. Packaging suatu produk menimbulkan kesan pertama bagi konsumen. Packaging merupakan bagian terluar dari produk, sehingga konsumen akan menilai itu saat pertama kali melihat produkmu.

Jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan saat konsumen tertarik dengan packaging produkmu agar mereka mau membeli produkmu. Dari packaging saja, konsumen dapat mengingat kekuatan suatu brand. Karena itu, seorang pebisnis tidak boleh mengabaikan strategi branding lewat packaging.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Memikirkan packaging dengan serius bisa jadi termasuk bagian dari strategi marketing. Apalagi, di tengah tren belanja online dan ritme pengiriman produk yang sangat bergantung pada packaging. Namun, sebelum membahas cara branding produk lewat packaging, sebaiknya kamu mengetahui lebih dulu apa itu packaging dan manfaat packaging untuk produkmu.

Apa Itu Packaging?

Packaging atau kemasan adalah bungkus terluar dari suatu produk. Bentuknya yang menarik juga menjadi pertimbangan konsumen untuk membeli produkmu. Packaging akan meningkatkan nilai suatu produk baik berupa makanan, minuman, kosmetik, fashion, produk kesehatan, produk elektronik, dan sebagainya.

Fungsi utama packaging memang untuk melindungi produk yang terbungkus di dalamnya. Lebih dari itu, branding lewat packaging juga bisa memudahkan konsumen untuk membaca nama produk dan siapa produsennya. Dari sanalah timbulnya persepsi yang membuat konsumen akhirnya memutuskan untuk membeli sebuah produk.

Manfaat Packaging Bagi Produk dan Bisnismu

Cara Branding Produk

Masih banyak orang awam menilai bahwa packaging hanyalah sekadar bungkus luar, yang nantinya akan berakhir di tempat sampah, Nyatanya, konsumen tersebut sebenarnya tidak menyadari manfaat packaging seperti berikut ini:

  • Menjaga kualitas produk

Packaging tentu akan memberikan perlindungan terhadap produk yang berada di dalamnya. Pebisnis harus memastikan kualitas produknya tetap terjaga. Sebab, jika packaging tidak memiliki kualitas yang mumpuni, produk di dalamnya bisa saja rusak karena faktor cuaca, guncangan, dan sebagainya.

  • Menjadi bagian dari prosedur keamanan

Selain melindungi produk yang ada di dalamnya, packaging juga berfungsi mengamanankan suatu produk dari tindak kejahatan. Packaging yang kokoh, tentu akan meningkatkan keamanannya dari upaya pencurian atau pihak-pihak yang sengaja ingin merusaknya.

  • Memberikan informasi suatu produk

Calon konsumen akan memperhatikan packaging lebih dulu sebelum membeli. Mereka berharap dapat menemukan informasi mengenai produk tersebut dari kemasannya. Mulai dari siapa produsennya, nama produk, komposisi bahan-bahan untuk membuat produk tersebut, hingga informasi tambahan seperti cara menyimpan, peringatan dari produsen hingga membuktikan produk tersebut sudah terdaftar secara resmi di lembaga yang berwenang.

Cara Branding Produk Lewat Packaging sebagai Strategi Marketing 

Cara Branding Produk

Setelah menyadari pentingnya packaging sebagai pelindung produkmu, saatnya melakukan branding lewat packaging dengan memanfaatkan packaging sebagai bagian dari strategi marketing. Kamu bisa mencoba beberapa cara branding produk lewat packaging di bawah ini:

  1. Membuat Desain yang Eye-Catching

Dari mata turun ke hati, kira-kira begitu lah peribahasa yang menggambarkan bagaimana desain packaging yang menarik bisa mendorong kunsumen untuk membelinya. Proses itu biasa terjadi ketika kamu memajang packaging produkmu di rak toko offline, kegiatan bazar, atau ketika foto produkmu mengisi display toko online di antara foto produk lainnya.

Desain yang menarik tidak harus menggunakan warna yang mencolok. Bisa juga dari bentuk kemasan yang unik sesuai dengan karakter brand-mu. Bahkan, desain yang terkesan simple minimalist tak jarang malah berhasil mencuri perhatian konsumen.

Tak hanya soal pemilihan warna, kamu juga sebaiknya memperhatikan aspek font, posisi logo, dan nama produk sesuai dengan kaidah layout design. Selain itu, jangan lupa untuk membuat desain yang sesuai dengan target market produkmu seperti untuk anak-anak, remaja, atau dewasa muda.

  1. Memilih Bentuk Packaging

Bentuk packaging saat ini kian bervariasi. Tak selamanya packaging suatu produk permen berada dalam plastik yang digulung kedua ujungnya, lalu dimasukkan plastik besar. Saat ini, desain produk permen untuk anak-anak sudah ada yang berada dalam desain mainan, ada yang panjang mengular atau mengikuti bentuk-bentuk makanan, abjad, dan sebagainya.

Begitu juga dengan produk minuman, ada yang memilih desain packaging berbentuk botol kaca, botol plastik, kaleng, pouch, dan sebagainya. Sesuaikan packaging dengan jenis produkmu, ketahanan produk agar menjaga kesegarannya, hingga sisi menarik sesuai karakter brand yang kamu inginkan.

  1. Membuat Packaging dalam Berbagai Ukuran

Aspek yang tak kalah penting untuk mendapatkan semua segmen konsumen adalah dengan membuat packaging dalam berbagai ukuran. Packaging ukuran besar biasanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen loyal atau konsumen yang menggunakannya untuk jangka waktu panjang sehingga mereka tak perlu membeli berulang kali.

Sedangkan, konsumen baru biasanya lebih memilih produk dalam ukuran kecil karena masih tahap mencoba produkmu. Jangan lupakan pula packaging berukuran sedang untuk menjangkap konsumen yang ingin menikmati produk yang lebih ekonomis tapi memadai.

  1. Menuliskan Informasi yang Jelas

Cara branding produk lewat packaging berikutnya adalah dengan mencantumkan informasi yang jelas. Hindari kalimat yang ambigu atau bermakna ganda, serta memilih font yang sulit terbaca atau terlalu kecil. Kamu sebaiknya menyesuaikan tulisan dengan bentuk packaging produkmu.

Tak hanya nama produk dan juga brand-mu, kamu juga wajib mencantumkan keterangan lain seperti komposisi bahan baku untuk memberikan informasi keamanan bagi konsumen. Tuliskan pula tanggal produksi serta tanggal expired, customer line, dan imbauan lain seperti membuang sampah pada tempatnya.

Tak ketinggalan, kamu juga sebaiknya melengkapi informasi di packaging dengan logo atau label dari lembaga berwenang seperti BPOM, Kemenkes RI, hingga sertifikat halal, untuk meyakinkan konsumen. Informasi yang jelas dalam packaging itu selanjutnya akan menambah nilai jual produkmu.

  1. Meningkatkan Value dengan Eco Packaging

Kontribusi bisnismu terhadap isu Sustainable Environment bisa menambah nilai jual produkmu. Untuk itu, kamu bisa membuat packaging yang mengusung konsep Eco Product. Cara tersebut merupakan bentuk branding lewat packaging dengan tingkatan yang lebih lagi.

Saat ini, banyak brand kecil hingga raksasa mengadopsi eco packaging untuk produknya. Mereka biasanya meminimalisasi penggunaan plastik dan menggantinya dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan. Seperti, menggunakan bahan daur ulang (recycle), bisa digunakan kembali (reuse), atau bahkan bisa menjadi barang yang lebih bernilai dari sampah (upcycle). 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Bahkan, tak sedikit perusahaan besar yang mengedukasi secara khusus dalam program-program marketing-nya. Contohnya, dengan memberikan discount spesial bagi konsumen yang membawa kembali kemasan bekas pakainya. Ada pula yang melakukan usaha mendaur ulang kemasan bekas untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap sustainable environment.

Buat kamu pebisnis yang masih berskala kecil atau menengah bisa melakukan branding lewat packaging seperti itu juga jika kamu memang ingin mengangkat isu pelestarian lingkungan sebagai nilai tambah bisnismu.

Contoh Brand Lokal yang Menerapkan Strategi Branding lewat Packaging

Cara Branding Produk

  • Deona Essential

Produk deodoran mereka cukup unik karena bebas dari bahan kimia dan bebas parfum. Kemasannya menggunakan botol plastik spray berbahan kardus berbentuk karakter brand yang mengikuti selera kaum muda. Pesan-pesan yang mereka sampaikan di packaging-nya bisa membuat konsumen gemas dan enggak sabar untuk mengunggahnya di media sosial.

  • Kalle Story

Produk sun glasses dan eyewear berbahan kayu yang satu ini mempunyai kesan eksklusif dan unik. Karakter brand-nya mengikuti konsumen dengan kepribadian dinamis. Brand asal Yogyakarta itu menggunakan packaging yang menggunakan bahan baku kayu konsumennya bisa memesan secara custom seperti menambahkan tulisan “special made for..” atau “dibuat dengan cinta untuk..”

  • Chocodot

Packaging produk makanan berbahan coklat itu menggunakan gaya yang berbeda dari kebanyakan brand cokelat yang sudah ada. Mereka memiliki varian kemasan seperti Cokelat Anti-galau, Cokelat Enteng Jodoh, Cokelat Obat Stres, Cokelat Rasa Sayang, dan sebagainya. Hal itu membuat produk cokelat ini anti-mainstream dan membuat konsumen mudah mengingat brand-nya. Selain itu, untuk paket hampers, brand lokal ini juga menggunakan box berbahan anyaman bambu atau besek.

  • Bali Honey

Produk lokal asli Bali yang satu ini tak hanya mempunyai keunikan pada proses pembuatan dan taste yang terkesan premium. Packaging produknya juga unik karena menggunakan botol kaca atau disebut jar. Kemasan lainnya berupa botol kaca layaknya sirup. Nama brand pada label kemasannya menyesuaikan dengan warna black and silver yang terkesan mewah.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Nah, semoga referensi dari kami kali ini bisa memberimu inspirasi untuk semakin memahami cara branding lewat packaging, Jadi, packaging bukan sekadar wadah atau pembungkus, bukan? Packaging juga bisa menjadi alat untuk membantu membangun brand bisnismu pada konsumen.

Baca juga artikel terkait :