fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Pebisnis juga Perlu Tahu!

Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan

Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan perlu kamu lakukan, untuk mengetahui akumulasi dana yang telah terkumpul. Sebagai contoh, jika kamu memiliki JHT (Jaminan Hari Tua). Maka, kamu perlu cek saldo BPJS ketenagakerjaan, guna memastikan banyaknya dana yang telah terkumpul untuk masa pensiunmu nanti. Demikian juga berlaku untuk jenis layanan BPJS yang lain.

Tak hanya bagi karyawan, pebisnis seperti kamu pun memerlukan jaminan ketenagakerjaan. Untuk mengetahui manfaat hingga cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan milikmu, kamu sebaiknya membaca artikel sampai tuntas. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Mengenal BPJS Ketenagakerjaan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau lebih kamu kenal dengan BPJS Ketenagakerjaan, adalah transformasi dari PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Persero). Instansi pemerintah ini sejak dahulu membidangi asuransi tenaga kerja. Sampai kini pun mereka masih melakukan fungsi yang sama, dengan dibagi menjadi dua yaitu BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan

Adapun, BPJS Ketenagakerjaan adalah program pemerintah yang memberikan perlindungan sosial dan ekonomi kepada para pekerja yang menjadi pesertanya. Untuk keanggotaannya sendiri terbagi menjadi empat jenis, yaitu penerima upah, bukan penerima upah, pekerja jasa konstruksi, dan pekerja migran. Keempat jenis kepesertaan tersebut akan memperoleh pelayanan dan manfaat dari BPJS yang terdiri dari beberapa jenis.

Layanan dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Cek saldo bpjs ketenagakerjaan

Ketika kamu menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan, maka akan memperoleh layanan dan manfaat, sebagai berikut:

  • Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

JKK adalah layanan jaminan yang BPJS berikan atas risiko kecelakaan yang mungkin terjadi sehubungan dengan pekerjaan. Kecelakaan saat berangkat kerja atau pulang kerja, juga termasuk di dalamnya. Timbulnya penyakit sebagai dampak pekerjaan juga masuk dalam jaminan. 

Manfaat yang BPJS berikan yaitu berupa biaya untuk pengobatan hingga sembuh, termasuk upah selama tidak bekerja. Jika mengakibatkan cacat total atau sampai meninggal dunia, maka ada jaminan beasiswa untuk dua anak yang tertanggung dengan total klaim maksimal hingga Rp174 juta.   

  • Jaminan Kematian (JK)

JK adalah layanan jaminan yang BPJS berikan kepada ahli waris, bagi peserta yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Mereka memberikan manfaatnya secara berkala selama 24 bulan dengan nilai 12 juta yang dibayarkan sekaligus. Terdapat tambahan dana senilai Rp10 juta untuk pemakaman.  

  • Jaminan Hari Tua (JHT)

JHT adalah layanan jaminan berupa manfaat uang tunai yang jumlahnya adalah akumulasi iuran ditambah dengan pengembangan bunga deposito. Untuk pembayarannya, akan BPJS serahkan saat peserta telah mencapai usia 56 tahun, cacat total tetap, atau meninggal dunia. Namun, belakangan pemerintah merevisi kebijakan tersebut sehingga JHT bisa cair sebelum peserta berusia 56 tahun.

  • Jaminan Pensiun (JP)

JP adalah layanan berupa uang tunai yang BPJS berikan kepada peserta yang telah membayar iuran selama 15 tahun atau setara dengan 180 bulan sejak memasuki usia pensiun sampai meninggal dunia. Selain itu, JP juga BPJS berikan kepada janda atau duda yang menjadi ahli waris, pensiun cacat dengan memberikan uang tunai bulanan, dan pensiun anak yang juga diberikan bulanan.

Untuk yang terakhir tadi maksimal untuk dua anak hingga usia 23 tahun serta belum berkeluarga. Jika anggota JP masih lajang kemudian meninggal, yang menjadi ahli waris adalah ayah atau ibunya. Untuk mendapatkan beragam layanan dan manfaatnya, tentu kamu harus terdaftar sebagai anggota BPJS ketenagakerjaan.

Cara Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan

Cara mendaftar BPJS tenaga kerja itu cukup mudah, asal kamu memenuhi persyaratan yang ditentukan. Apabila kamu mendaftar, kamu perlu memahami termasuk penerima upah atau bukan penerima upah. Karena pendaftarannya dibedakan atas dua hal tersebut. 

Berikut adalah syarat dan tata cara mendaftar BPJS tenaga kerja.

Bagi Penerima Upah (Menerima Upah dari Pemberi Kerja)

  • Persyaratan:

  1. Formulir Pendaftaran Pemberi Kerja/Badan Usaha 
  2. Formulir Pendaftaran/Perubahan Data Pekerja; dan/atau 
  3. Formulir Laporan Rinci Iuran Pekerja
  4. NPWP Perusahaan 
  5. KTP Pemilik Perusahaan 
  6. KTP Tenaga Kerja 
  7. Surat Izin Tempat Usaha/Surat Izin Usaha-Perdagangan/Nomor Induk Berusaha
  • Cek saldo bpjs ketenagakerjaanaCara mendaftarnya:

  1. Klik website layanan pendaftaran di https://pom.bpjsketenagakerjaan.go.id/pu.
  2. Pilih “Pendaftaran Peserta” dan pilih Penerima Upah.
  3. Isikan alamat e-mail dan kode captcha, kemudian klik Daftar.
  4. Cek e-mail dan klik email aktivasi pendaftaran.
  5. Isi data sesuai perusahaan tempatmu bekerja.
  6. Lakukan pembayaran setelah memperoleh kode iuran melalui e-mail.
  7. Setelah terdaftar, maka kamu akan mendapatkan kartu digital melalui e-mail atau dapat kamu ambil di kantor cabang terdekat.

Bukan Penerima Upah (Bekerja Sendiri)

  • Persyaratan

  1. Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Alamat e-mail
  • Cara untuk mendaftar

  1. Klik website layanan pendaftaran di https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/bpu.
  2. Pilih “Pendaftaran Peserta” dan pilih individu (Pekerja BPU).
  3. Isikan alamat email dan kode captcha, kemudian klik Daftar.
  4. Cek e-mail dan klik e-mail aktivasi pendaftaran.
  5. Isi data individu dengan lengkap (Pekerja BPU).
  6. Lakukan pembayaran setelah memperoleh kode iuran melalui e-mail.
  7. Setelah terdaftar, maka kamu akan mendapatkan kartu digital melalui e-mail atau dapat kamu ambil di kantor cabang terdekat. 

Setelah terdaftar dalam BPJS ketenagakerjaan, kamu berkewajiban untuk membayar iuran rutin setiap bulan.

Iuran Rutin BPJS Ketenagakerjaan

Cek saldo BPJS Ketenagakerjaan

Mengutip dari finance.detik.com, berdasarkan situs resmi BPJS Ketenagakerjaan, jumlah iuran BPJS Ketenagakerjaan didasarkan pada golongan (penerima upah atau bukan penerima upah) dan layanan yang diambil. Berikut rincian masing-masing iuran BPJS.

Untuk Penerima Upah

  1. JKK

    • Tingkat risiko sangat rendah: 0,24 dari upah sebulan.
    • Tingkat risiko rendah: 0,54% dari upah sebulan.
    • Tingkat risiko sedang: 0,89% dari upah sebulan.
    • Tingkat risiko tinggi: 1,27% dari upah sebulan.
    • Tingkat risiko sangat tinggi: 1,74% dari upah sebulan.
  1. JHT, 5,7% dari upah per bulan dengan pembagian pemberi kerja 3,7% dari upah sebulan dan pekerja 2% dari upah sebulan.
  2. JK, 0,3% dari upah sebulan.
  3. JP, 3% dari upah per bulan dengan pembagian pemberi kerja 2% dari upah sebulan dan pekerja 1% dari upah sebulan.

Untuk Bukan Penerima Upah

  1. JKK, 1% dari dasar penetapan manfaat JHT.
  2. JK, Besar perhitungan iuran senilai Rp6.800,00.
  3. JHT, 2% dari perhitungan dasar penghasilan penetapan manfaat JHT. 

Seluruh iuran tersebut kamu bayarkan setiap bulan. Sehingga, jika kamu mengikuti BPJS dalam waktu lama, maka akan ada akumulasi dana. Tentunya kamu terkadang penasaran ingin melihat saldo dari BPJS-mu. Atau, memang kamu sebagai pebisnis harus melakukan cek saldo untuk mengetahui posisi keuanganmu. Maka, kamu bisa melakukan cek saldo BPJS ketenagakerjaan.

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Jika kamu ingin mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan, kamu bisa melakukannya dengan beberapa cara dengan mengikuti langkah tertentu, yaitu:

Lewat Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)

  1. Download aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) di PlayStore atau AppStore.
  2. Untuk yang belum memiliki akun, klik “Buat Akun”.
  3. Pilih kewarganegaraan.
  4. Pilih jenis kepesertaan, (Penerima Upah, Bukan Penerima Upah, atau Pekerja Migran Indonesia).
  5. Masukkan data diri, yang terdiri atas: Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor kartu peserta BPJamsostek, nama lengkap dan tanggal lahir.
  6. Jika sudah memiliki akun, masuk menggunakan e-mail dan password yang terdaftar.
  7. Klik menu “Jaminan Hari Tua”.
  8. Klik “Cek Saldo”.
  9. Sistem akan menampilkan saldo BPJS Ketenagakerjaan-mu.

Website BPJS Ketenagakerjaan

  1. Pada browser ketikkan alamat situs resmi BPJS Ketenagakerjaan. https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.
  2. Apabila belum buat akun dengan klik “Buat Akun”, kemudian ikuti instruksi berikutnya.
  3. Jika sudah memiliki akun login.
  4. Kemudian klik “Lihat Saldo JHT”.
  5. Pada layar akan ditampilkan saldo BPJS Ketenagakerjaan.

SMS

  1. Lakukan registrasi dengan mengirim SMS ke 2757. Format SMS-nya adalah: Daftar (spasi) SALDO #NO_KTP#TGL_LAHIR(DD-MM-YYYY)#NO_PESERTA#EMAIL(bila ada).
  2. Setelah terdaftar baru kirim SMS untuk cek saldo dengan format: SALDO (spasi) nomor peserta lalu kirim ke 2757.
  3. Kemudian akan ada SMS balasan berisi saldo BPJS Ketenagakerjaan-mu.

Datang ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan

  1. Datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dengan membawa kartu BPJS Ketenagakerjaan-mu.
  2. Temui petugas BPJS Ketenagakerjaan dan mintalah pengecekan saldo dengan menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan-mu.
  3. Petugas akan membantu cek saldo BPJS Ketenagakerjaan-mu.

Setelah mengetahui cara cek saldo, berikutnya kamu juga perlu tahu cara membayar BPJS Ketenagakerjaan.

Cara Membayar setelah Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Mengutip dari laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, cara membayar BPJS Ketenagakerjaan mengikuti langkah berikut:

  1. Peserta baru mulai membayar iuran setelah mendapatkan kode iuran saat pendaftaran.
  2. Pada bulan berikutnya peserta perlu mendapatkan kode iuran melalui SIPP Online atau Electronic Payment System (EPS) di website https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id.
  3. Pembayaran dapat kamu lakukan melalui beragam kanal pembayaran seperti: Outlet bank, ATM, dan internet atau online banking.
  4. Pada masing-masing kanal tersebut akan ada petunjuk pembayaran BPJS Ketenagakerjaan. Peserta BPJS Ketenagakerjaan tinggal mengikuti petunjuk yang tersedia.

Ternyata, untuk melakukan cek saldo BPJS Ketenagakerjaan dan pembayarannya itu mudah. Jadi, sebagai pebisnis, sudahkah kamu cek saldo BPJS Ketenagakerjaan hari ini?

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya: