fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Efektif Jual Produk Kecantikan dan Kosmetik Secara Online

Jual Produk Kecantikan

Jika kamu adalah pebisnis pemula yang berkecimpung di produk kecantikan dan kosmetik dan masih bingung bagaimana cara untuk jual produk kecantikan online yang efektif, maka langkahmu di sini sudah tepat. Pada masa pandemi ini, cara promosi dan penjualan produk kecantikan dan kosmetik memang telah berubah.

Kita ketahui kuartal pertama saat pandemi terjadi, industri kecantikan global mengalami penurunan penjualan. Hal itu dikarenakan terjadi penutupan toko yang meluas di berbagai negara. Alhasil, agar tidak terjadi kerugian yang besar, industri kecantikan mengalihkan produksi dengan membuat pembersih tangan.

Selain sempat mengalihkan produksi, industri kecantikan juga mengalami perubahan dan adaptasi akibat pandemi yaitu melakukan penjualan secara online. Berdasarkan survei McKinsey penjualan produk kecantikan online di Amazon mengalami peningkatan selama empat minggu yang berakhir pada 11 April 2020. Begitu juga pada Sephora merek produk kecantikan asal Amerika Serikat yang melaporkan mengalami peningkatan 30% dari tahun 2019 akibat mengganti strategi dengan penjualan online.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Bagaimana dengan Indonesia? Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal I-2020 pertumbuhan industri kosmetik tumbuh 5,59%. Bahkan, sektor ini memberikan kontribusi kepada negara dengan nilai ekspor yang menembus USD 317 juta atau sekitar Rp4,44 triliun pada semester I-2020 atau naik 15,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kondisi pandemi ternyata tidak mengurangi konsumsi kosmetik. Peraturan pemerintah mengenai social distancing menyebabkan konsumen punya lebih banyak waktu di rumah. Lebih banyak waktu di rumah artinya banyak waktu merawat tubuh. Akibatnya belanja permintaan untuk perawatan di rumah pun semakin meningkat.

D2C untuk Produk Kecantikan dan Kosmetik

Model bisnis dengan D2C (Direct-to-Customer) sangat cocok digunakan untuk produk kecantikan dan kosmetik. Karena memangkas banyak perantara dan langsung menjangkau konsumen. Model ini pun diakui oleh Syed Ali Ridha Madihid, co-founder dan COO Logistik Janio yang berbasis di Singapura. 

Menurut Syed dikarenakan Indonesia terdiri dari kepulauan, maka bisnis dengan D2C sangat tepat digunakan. Pernyataan Syed sangat benar. Kamu yang menginginkan efektivitas penjualan bisa menggunakan model bisnis ini. Apalagi dalam D2C adanya keterlibatan interaksi dengan konsumen. Ini sangat penting dalam jual alat kecantikan

Selain itu, dalam bisnis kosmetik sebetulnya adalah pengalaman dari pelanggan. Berbagai merek kosmetik yang terkenal dan bisa bertahan di pandemi cenderung memiliki hubungan jangka panjang dengan pelanggannya. Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin meningkatkan penjualan atau baru mau mulai usaha kosmetik, sangat disarankan menggunakan model D2C. 

Apalagi di zaman digital ini, ada banyak sekali konsumen yang menggunakan lebih dari satu media sosial. Kamu perlu menjangkau mereka di semua saluran tersebut, jika ingin bisnismu berkembang pesat.

Jual Produk Kecantikan

Apa Strateginya?

Dalam model bisnis D2C sebetulnya formulanya sama. Intinya adalah menjangkau konsumen sebanyak-banyaknya. Ada beberapa cara untuk menjangkau konsumen ke berbagai saluran media sosial maupun website.

  1. Selalu Ikuti Trend dan Pahami Kebutuhan Konsumen

Pastinya kamu ingin usaha kosmetik berkembang pesat dan penjualannya meningkat serta efektif. Maka salah satu caranya adalah mengikuti tren dan pahami kebutuhan konsumen kamu.

Cara yang bisa dilakukan agar selalu update perkembangan adalah membaca berbagai rubrik terkait kosmetik dan kecantikan, menonton video review makeup, mengikuti berbagai berita seputar kosmetik dan kecantikan di media sosial. Cara ini akan membantu kamu mengembangkan ide mengenai produk yang sedang trend sehingga bisa menjualnya ke konsumen.

Kamu juga bisa melakukan survei produk melalui berbagai saluran media sosial newsletter yang dikirim ke email pelanggan kamu. Survei tersebut bisa berupa kosmetik apa yang dibutuhkan konsumen, apa yang belum mereka dapatkan, dan mengapa memilih produk tersebut. Hasil dari survei ini dapat membantu kamu untuk berinovasi.

Saat ini, salah satu tren yang meningkat selama pandemi adalah produk kebersihan pribadi. Produk seperti pembersih, sabun, tisu, krim tangan, dan pelembab sangat diminati. Kamu bisa memanfaatkan tren ini untuk membuat inovasi produk. 

  1. Desain Produk

Desain produk dalam usaha kosmetik sangat penting. Baik dalam pemilihan tempat produk, warna, hingga penggunaannya. Apakah bedak padatnya mudah pecah? Apakah lipstiknya mudah lumer? Apakah maskernya cepat kering? Ada banyak potensi kekecewaan bahkan ditinggalkan pelanggan jika eksekusi desain produk kamu tidak berhasil.

  1. Target Pasar

Dalam bisnis kamu harus menentukan terlebih dahulu target pasar kamu. Apakah untuk menengah atas, menengah ke bawah, atau untuk para ‘Sultan’. Selain karena akan berpengaruh dengan harga, juga terkait dengan cara promonya.

produk kecantikan dan kosmetik

  1. Iklan di Facebook dan Google Ads

Kamu bisa memulai iklan melalui keduanya. Tentukan isi iklanmu akan berupa apa. Apakah akan ada kegiatan? Atau peluncuran produk baru? Pertimbangkan dengan matang dan buat rencana dan target. Seperti siapa target audiens kamu, demografinya di mana, apa hobi dan kesukaannya.

  1. Tentukan Citra

Citra itu sangat penting. Karena dengan ini, pelanggan akan mendapatkan pengalaman mengenai brand kamu. Misal, ketika kamu mendengar nama brand Wardah, maka identik dalam benak kamu adalah kosmetik halal. Oleh sebab itu, bangunlah citra ini sejak awal.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  1. Belajar dari Amazon

Amazon bisa bertahan sampai saat ini, karena dapat berinteraksi dan menjangkau audiensnya. Caranya, Amazon menempatkan ulasan bagi mereka yang pernah membeli produk dari situsnya. Hingga sebuah survei menyebut 70% warga AS menyatakan bahwa mereka membaca ulasan sebelum memutuskan untuk membeli suatu produk di Amazon. Kamu juga bisa menambah fitur ini di website jualan online kamu.

  1. Selalu Update di Saluran Media Sosial

Selama pandemi, orang lebih banyak menggunakan media sosial untuk berinteraksi. Baik untuk mengobrol atau sekadar mengamati tren kecantikan terbaru di media sosial. Beauty Challenge bertebaran di mana-mana, sering-sering menelusuri tiap saluran media sosial agar kamu bisa membuat konten tentang produk kamu. 

  1. Influencer

Agar kosmetik atau produk kecantikan dikenal orang, kamu memerlukan Influencer. Zaman sekarang ini, omongan beauty influencer ini sangat dipegang oleh penontonnya. Cara ini sangat cepat apalagi jika kamu hanya mengandalkan dari pemasaran ‘mulut ke mulut’ saja. 

  1. Optimalkan SEM dan SEO

Lakukan optimasi website kamu dengan SEM (Search Engine Marketing) dengan mendaftarkan ke Google Shopping. Google Shopping adalah mesin pencari belanja khusus yang diberdayakan oleh Google. 

Dengan cara ini, produk kamu akan muncul di Google Shopping sehingga website kamu akan mendatangkan kunjungan. Dalam Google Shopping, fokus terbesarnya adalah pengelolaan data feed. Maka sering-seringlah melakukan update feed produk kamu di Google Shopping.

Adapun tips dalam menampilkan produk di Google Shopping adalah dengan cara mengikuti rumus-rumus ini:

    1. Merek + Jenis Produk + Warna + Bahan
    2. Merek + Ukuran (panjang, lebar, tinggi) + Jenis Produk + Warna
    3. Bahan + Jenis Produk + Warna + Merek
    4. Gaya + Warna + Jenis Produk + Merek
    5. Jenis Produk + Ukuran + Warna + Fitur + Merek

Selain dengan SEM, kamu bisa menggunakan SEO lewat blog yang terkait dengan produk kamu. Dengan menggabungkan SEM dan SEO, tentu saja potensi penjualan kamu akan meningkat.

Intinya dari semua itu adalah membangun kepercayaan dan memberikan pengalaman berharga kepada pelanggan saat menggunakan kosmetik kamu. Bila tidak, pelanggan kamu akan lari dan memilih kompetitor. Agar bisa melakukan semua strategi di atas, kamu bisa melakukannya dengan mendaftar melalui LummoSHOP!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP