fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tips dan Cara Pasang Iklan di Instagram

Cara Iklan di Instagram

Instagram Ads saat ini mungkin menjadi salah satu strategi periklanan yang sedang hits. Banyak brand atau bisnis yang memanfaatkan Instagram Ads untuk berbagai tujuan bisnisnya. Dan mungkin kamu juga mulai tertarik untuk memanfaatkan Instagram ads namun masih bingung bagaimana cara pasang iklan di Instagram. Tenang… Yuk belajar teknis memasang Instagram ads dengan simak artikel ini ya!

Kenali Objektif Cara Pasang Iklan di Instagram 

Cara Iklan di InstagramSebelum membahas tentang cara pasang iklan di Instagram, ada baiknya kamu mengenali dulu tentang objektif yang ada di Instagram. Beriklan di Instagram melalui Facebook Ads Manager memungkinkan kamu untuk memilih dari beberapa tujuan kampanye yang tersedia. 

Tapi sebenarnya apa pentingnya sih memilih objektif atau tujuan iklan Instagram? Jangan pernah abaikan tentang pilihan objektif iklan Instagram karena akan memengaruhi bagaimana mengoptimalkan iklan kamu dan bagaimana kamu membayarnya. 

Sebagai contoh, jika tujuan kamu adalah membuat orang menonton video kamu, maka kamu mungkin tidak peduli berapa banyak pengguna yang klik link kamu. Metrik kamu bukan lagi cost per clicks tapi bisa jadi cost per mile.

Sekarang kita bahas lebih detail lagi ya tentang objektif iklan Instagram yang ada di Facebook Ads Manager. 

Brand Awareness

Dengan tujuan ini, kamu dapat membantu meningkatkan kesadaran akan brand kamu. Iklan Instagram kamu akan ditampilkan kepada orang-orang yang kemungkinan besar akan tertarik dengan iklan tersebut. Selain itu, biasanya objektif dari kampanye iklan ini juga sekaligus sebagai brand recall atau apa yang diingat oleh audiens tentang brand kamu saat melihat iklan kamu. 

Reach

Objektif iklan jenis ini adalah meningkatkan jumlah orang yang melihat iklan dan frekuensinya. Berbeda dengan tujuan brand awareness, tidak semua orang yang melihat iklan ini tentu akan tertarik. Namun yang pasti, objektif ini adalah untuk menyebarluaskan ke sebanyak mungkin audiens yang sudah kamu targetkan karena ini adalah tahap awal pengenalan atau dalam funnel marketing berada di corong paling atas. Setidaknya membuat orang mengenali dahulu akan produk atau brand kamu.

Traffic

Objektif iklan ini adalah mendorong orang untuk mengunjungi website atau untuk menghadiri acara yang telah kamu buat, atau membuat orang untuk menghubungi kamu. 

Engagement

Jenis iklan ini memungkinkan kamu untuk mendorong keterlibatan seperti: reaksi terhadap postingan, event response, page likes, atau klaim penawaran. Iklan gambar, iklan video, dan iklan collections adalah jenis iklan yang bisa kamu pilih di bawah tujuan engagement.

App Installs

Sesuai dengan namanya, tujuan dari iklan ini adalah meminta audiens untuk mengunduh atau instal aplikasi kamu. Kamu juga bisa langsung mengarahkan orang langsung ke halaman aplikasi kamu untuk mengunduh.

Video Views

Tujuan dari video views ini adalah untuk mempromosikan video yang bisa mendorong awareness terhadap brand dan produk kamu. 

Lead Generation

Iklan Instagram dengan tujuan lead generation ini sangat bagus untuk mengumpulkan informasi yang relevan dari calon prospek, seperti alamat email atau nomor telepon mereka, sehingga kamu dapat memasarkan produk atau layanan kepada mereka di masa mendatang. 

Conversion

Dengan tujuan ini, kamu dapat mendorong orang untuk mengambil tindakan di website atau aplikasi kamu. Namun perlu kamu tahu bahwa untuk objektif iklan ini memerlukan pemasangan Pixel untuk melacak konversi.

Sebelum Promosi Lewat Instagram Ads, Maksimalkan Traffic Organik

Cara Iklan di Instagram
Beautiful Asian girl shop online using phone call with female small business owner delivering parcel box. Internet shopping lifestyle, Ecommerce shipment service, SME sale promotion advertise concept

Kamu yang memiliki bisnis, wajib mempromosikan bisnismu di Instagram. Kenapa? Karena selain Indonesia menjadi pengguna Instagram terbanyak nomor 4 di dunia, Napoleon Cat dalam Katadata menyatakan pada bulan November 2018 lalu, jumlah pengguna Instagram di Indonesia mencapai 60 juta pengguna.

Dengan penggunaan Instagram ads, tentu saja pebisnis berharap akan ada banyak akun yang bisa dijangkau. Namun, langkah selanjutnya bagaimana cara agar akun yang belum mengetahui bisnismu juga ikut melihat lalu tertarik membeli?

Dari sekian banyak metode yang digunakan, menurut Niko Julius, seorang pakar Instagram, ada satu poin yang kadang terlupa oleh pemilik akun bisnis, yaitu bagaimana caranya mengoptimalkan konversi dari halaman profile. 

Sebelum berbicara tentang teknik, kamu harus tahu terlebih dahulu proses kerja Instagram atau Instagram user flow. 

Instagram user flow menunjukkan bahwa orang di luaran sana yang tidak mengenal akun bisnismu, mengetahui kontenmu dari sumber impresi terbesar Instagram yaitu konten di Instagram feed post dan konten di Instagram reels

Kedua fitur inilah yang berpotensi menjangkau orang baru, berbeda dengan Instagram stories  yang hanya muncul di akun yang kita kenal atau saling follow.

Sistematika akun baru tersebut kurang lebih sebagai berikut : 

  • Profile Visit 🡪 Cek Bio Link, melakukan direct message, atau cari tahu stories yang pernah di-share di highlight
  • Atau, Profile Visit 🡪Cek Highlight,  lalu tap link yang mengarah ke website atau whatsapp

Itu sebabnya, profile Instagram terutama untuk akun bisnis sangat penting untuk dioptimasi, karena bisa mendatangkan berbagai traffic ke berbagai link strategis yang sudah kamu sisipkan. Tujuannya tentu mengonversi followers menjadi konsumen. 

Tips Memanfaatkan Iklan di Instagram Ads untuk Tingkatkan Penjualanmu

Cara Iklan di Instagram
Instagram ads logo on the smartphone screen. Rostov-on-Don, Russia – August 20 2021

Beriklan di Instagram ads tentulah memiliki goals untuk bisa mendapatkan konsumen baru atau pelanggan loyal. Pertanyaannya, bagaimana cara memanfaatkan iklan di Instagram, simak penjelasan berikut ini :

Pra Memasang Iklan Instagram Ads

Fokus pada Tujuan Iklan

Lebih baik jangan gabung beberapa tujuan iklan dalam satu campaign ads mu. Tentukan tujuan apakah iklanmu ini ingin meningkatkan brand awareness, menarik audiens menjadi konsumen, atau hanya meningkatkan traffic menuju website supaya audiens mendapatkan informasi lebih. 

Tujuan ini penting ditetapkan supaya kamu bisa memutuskan konsep konten yang ingin kamu tampilkan, menentukan target audiens yang sesuai, dan menentukan call to action atau button call action nya.  

Ingat, untuk jangan terlalu over promotion supaya iklanmu tidak dilewatkan begitu saja oleh audiens. Usahakan soft selling. Karenanya, buat konsep konten yang kuat lebih dulu.

Tentukan Target Audiens

Fokus pada apa yang dibutuhkan dan diinginkan calon konsumen. Fokus pada konsumen ini berbeda dengan fokus pada brand. Ciptakan solusi yang bisa kamu tawarkan pada mereka. Jangan lupa untuk tentukan preferensi saat setting campaign mu, mulai dari usia, jenis kelamin, lokasi, minat atau hobi, dan sebagainya. Sesuaikan dengan sasaran dari produk atau jasa yang kamu tawarkan.  

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Membuat Visualisasi yang Tepat

Instagram ads terdiri dari beberapa varian konten, mulai dari video, foto atau gambar, dan juga carousel. Penayangannya pun bisa dipilih, apakah kamu akan memasang Instagram ads di feed post atau di story.

Terdapat 6 kategori iklan yang bisa dipilih berdasarkan jenis formatnya:

  • Single Image Ads : menampilkan foto atau gambar tunggal dengan menambahkan caption dan call to action (CTA)
  • Instagram Carousel Ads : menampilkan maksimal 10 foto atau gambar atau juga video singkat yang dipotong-potong dengan durasi 60 detik
  • Instagram Video Ads : menampilkan konten berupa video singkat atau GIF
  • Slideshow Ads : menampilkan konten berupa 10 foto atau gambar disertai backsound dan bisa diputar berulang
  • Instagram Lead Ads : menampilkan survei calon customer secara langsung di IG. Ini memungkinkan audience mengklik langsung dan mengisi formulir digital
  • Instagram Stories Ads : menampilkan slide video atau foto dengan durasi 15 detik

Untuk jenis iklan video, pilihlah thumbnail yang atraktif dan membuat orang tertarik untuk menonton lebih lanjut. Biasanya siapkan thumbnail secara khusus untuk diunggah atau digabungkan di awal file video. Begitu juga untuk jenis iklan foto atau gambar, pastikan kualitasnya tinggi sehingga tidak blur dan pilihlah gambar atau foto yang bercerita.

Buat Call to Action (CTA) atau Button Call Action (BCA) yang Jelas

CTA atau BCA harus jelas mengarahkan ke mana sesuai dengan fokus tujuan di awal. Buat sesederhana mungkin namun langsung menuju poin yang diinginkan, misalnya saat kamu ingin menggiring mereka ke landing page, kamu bisa menggunakan kata-kata “learn more” atau “visit us”. Bila ingin menggiring pada transaksi pembelian, makan gunakan kata-kata “shop now” atau “buy now.” 

Buat Caption yang Menarik 

Saat beriklan di feed maupun story, pastikan juga untuk membuat caption atau copy writing yang menarik. Sesuaikan dengan tujuan iklan. Usahakan hook atau lead di 100 karakter pertama menarik agar mereka menekan CTA berikutnya seperti read more, atau learn more. Jika visual sudah kuat, atau space terbatas seperti dalam story, gunakan hanya beberapa kalimat yang kuat. 

Saat Instagram Ads Tayang

Cukup banyak memang yang harus kamu persiapkan saat iklan Instagram ads baru mau mulai tayang. Namun, bukan berarti saat campaign berjalan, kamu tak perlu melakukan apa-apa lagi. Kamu perlu untuk melakukan beberapa hal seperti :

Fast response membalas komentar atau DM

Jangkauan iklan yang luas dan tertarget memungkinkan campaign mu berjalan menyapa siapa saja. Biasanya mereka akan penasaran dan bertanya di kolom komen konten tersebut atau melakukan direct message (DM). Untuk mendukung algoritma Instagram tetap berjalan  baik, segera fast response untuk membalasnya ya. 

Membalas chat yang masuk ke nomor admin dengan cepat

Begitu juga saat banyak pertanyaan untuk info lebih lanjut yang masuk ke nomor admin atau customer service, pastikan fast response untuk menjawabnya, dan arahkan melakukan pembelian. Sebab, calon konsumen yang sampai menghubungi nomor admin, kemungkinan besar memiliki minat yang cukup serius untuk melakukan transaksi.

Pasca Memasang Iklan Instagram Ads

Evaluasi Iklan

Setelah iklan atau campaign berjalan selesai, pantau progress iklanmu dan lakukan evaluasi. Bisa juga untuk mengukur performamu melalui insight yang kita peroleh dari Instagram. Hasil evaluasi tersebut, gunakan untuk efektivitas campaign berikutnya supaya kamu lebih menghemat budgeting dengan hasil sesuai tujuan.

Itu dia tips memaksimalkan Instagram ads supaya meningkatkan efektivitas penjualanmu. Sekarang, mari kita cari tahu cara memasang iklan Instagram untuk bisnis mu. 

Cara Pasang Iklan di Instagram 

Cara Iklan di InstagramAda dua cara pasang iklan di Instagram yaitu mempromosikan postingan atau biasa disebut boosting post dan menggunakan Facebook Ads Manager. Boosting post jauh lebih mudah dibandingkan menggunakan Facebook Ads Manager dan bisa dilakukan langsung dari aplikasi Instagram. Namun sayangnya cara pasang iklan di Instagram jenis ini tidak memiliki opsi penyesuaian yang tersedia di Ads Manager.

Di bawah ini adalah panduan cara pasang iklan di Instagram. 

Cara Pasang Iklan di Instagram Pertama

Hal termudah untuk mulai beriklan di Instagram adalah dengan mempromosikan salah satu postingan Instagram yang sudah ada. Versi ini mirip dengan opsi Boost Post di Facebook. Kalau kamu memiliki postingan yang berkinerja baik dalam hal engagement maka kamu bisa mempromosikannya di dalam aplikasi sebagai metode cepat dan mudah untuk meningkatkan kesuksesan postingan—dan menunjukkannya kepada orang baru yang belum mengikuti akun kamu.

Syaratnya kamu harus menggunakan akun bisnis atau kreator di Instagram untuk melakukan ini. Kamu juga harus memiliki Business Page (Halaman Bisnis) di Facebook yang terhubung ke akun Instagram.

Kemudian, semudah mengklik “Promote” atau “Promosikan” pada postingan yang ingin kamu ubah menjadi iklan. Lalu kamu akan diminta untuk memilih audiens, tujuan, anggaran, dan durasi yang diinginkan agar iklan kamu dapat berjalan. Terakhir, klik Buat Promosi. Iklan kamu akan ditinjau dan disetujui oleh Facebook. Setelah ditayangkan, pastikan untuk memantau hasil iklan kamu di tab “Promote” atau Promosi di profil Instagram kamu. Semudah itu bukan?

Cara Pasang Iklan di Instagram Kedua

Untuk memaksimalkan kemampuan penargetan iklan, materi iklan, dan pelaporan Instagram yang ekstensif, kamu dapat menggunakan Facebook Ads Manager untuk membuat kampanye iklan. Mengapa menggunakan Facebook Ads Manager? Kamu ingat kan bahwa Instagram adalah milik Facebook. Sesederhana itu. 

Meskipun membutuhkan sedikit lebih banyak usaha namun untuk memudahkan kamu, ikuti panduan 5 langkah ini ya.

Pilih Objektif Iklan

Untuk memulainya, kamu bisa membuka Facebook Ads Manager kemudian klik Create. Kemudian kamu akan diminta untuk memilih salah satu objektif seperti yang sudah dijelaskan diatas. 

Setelah memilih tujuan iklan, kamu akan diminta untuk memberi nama kampanye iklan tersebut. Tipsnya adalah beri nama yang spesifik berdasarkan tujuan kampanye untuk membantu kamu dalam melacak kampanye iklan tersebut.

Terakhir, kamu akan memiliki opsi untuk mengaktifkan Pengoptimalan Anggaran Kampanye (Campaign Budget Optimization). Opsi ini memungkinkan algoritma Facebook menentukan cara membelanjakan anggaran kamu di seluruh iklan kamu.

Tentukan Budget dan Jadwal Iklan

Pada langkah ini, kamu akan memilih berapa banyak budget yang ingin dihabiskan dan berapa lama kampanye kamu akan berjalan.

Untuk budget, kamu akan memiliki dua opsi:

  • Daily Budget (Anggaran harian): menetapkan pembelanjaan harian maksimum, berguna untuk iklan yang selalu aktif atau always on.
  • Lifetime Budget (Anggaran seumur hidup): menetapkan pembelanjaan maksimum untuk seluruh kampanye, berguna untuk iklan dengan jangka waktu tertentu dimana ada tanggal mulai dan tanggal akhir yang jelas.

Di bawah Scheduling Ads, kamu dapat memilih untuk menjalankan iklan secara terus-menerus (paling umum), atau hanya pada waktu tertentu dalam sehari sebagai contoh, jika kamu adalah perusahaan pengiriman makanan dan hanya ingin menjalankan iklan di malam hari saat audiens kamu kemungkinan besar akan menempatkan pesanan delivery.

Saat kamu menyesuaikan opsi ini, kamu akan melihat modul Audience Definition (definisi audiens) dan Estimated Daily Result (Perkiraan Hasil Harian) di kolom sebelah kanan yang akan memberi gambaran tentang jangkauan yang diharapkan untuk anggaran yang kamu pilih. Cobalah untuk memilih pengaturan agar set iklan kamu berada di tengah rentang hijau.

Identifikasi Audiens

Langkah selanjutnya adalah menentukan penargetan audiens. Pada langkah ini kamu dapat memilih Create New Audience (membuat audiens baru) atau menggunakan Saved Audience (audiens tersimpan).

Saved Audience berguna jika kamu memiliki data audiens kustom sendiri yaitu pengunjung website sebelumnya atau audiens dari kampanye sebelumnya yang berkinerja baik. Jika kamu tidak memiliki data tersebut, maka kamu dapat membuat audiens baru berdasarkan demografi, minat, dan penargetan perilaku.

Di tahap ini, kamu juga dapat memilih Dynamic Creative atau Materi Iklan Dinamis. Kalau kamu memilih opsi ini, kamu dapat mengunggah aset visual dan headline terpisah, dan Facebook akan secara otomatis membuat kombinasi yang dioptimalkan untuk audiens target kamu.

Pilih Penempatan Iklan

Di bagian Placement Ads atau penempatan iklan, kamu dapat memutuskan dimana iklan kamu akan muncul.

Ada dua opsi yaitu: 

  • Automatic Placement (Penempatan Otomatis): Iklan akan ditampilkan kepada audiens di mana pun mereka cenderung berkinerja terbaik.
  • Manual Placement (Penempatan Manual): Kamu dapat memilih secara spesifik di mana iklan akan muncul dan tidak muncul. Jika kamu ingin membatasi iklan agar hanya ditampilkan di Instagram (bukan Facebook), kamu dapat memilih menggunakan Manual Placement.

Saat melihat pratinjau penempatan iklan, Ads Manager akan menampilkan persyaratan teknis untuk setiap penempatan. 

Membuat Iklan 

Sekarang saatnya membuat iklan yang sebenarnya. Mulailah dengan memilih Page Facebook dan Akun Instagram yang sesuai. Kemudian kamu dapat memilih format iklan pilihan kamu. Kemudian, lanjutkan untuk mengisi detail lainnya di bawah materi iklan:

  • Insert gambar atau video
  • Masukkan copy iklan 
  • Pilih opsi pembayaran
  • Tinjau iklan 
  • Klik Konfirmasi

Pada langkah ini kamu juga akan memilih tombol call-to-action dan memasukkan URL tempat kamu ingin mengirim orang-orang yang klik iklan.

Kalau kamu ingin melacak konversi dari iklan, penting untuk menginstalasi Facebook Pixel di bagian Tracking. Setelah terhubung ke website atau aplikasi kamu, Facebook Pixel akan memungkinkan kamu melihat insight tentang bagaimana audiens kamu berinteraksi dengan bisnis kamu setelah mengklik iklan. 

Setelah kamu selesai mengatur iklan, klik Konfirmasi untuk meluncurkan iklan Instagram kamu. Tunggu hingga Facebook melakukan review, melakukan learning tentang iklan kamu hingga menerima iklan kamu untuk aktif berjalan. Jangan lupa selalu memantau kinerja iklan kamu. Kalau ada yang tidak berkinerja baik, tak ada salahnya untuk mematikan iklan dan mengoptimalkan iklan yang berjalan dengan baik. 

Nah bagaimana? Tidak sulit bukan cara pasang iklan di Instagram? Meski terlihat rumit, namun pada kenyataannya saat sudah melakukan semuanya terasa mudah. 

Jenis-jenis Iklan di Instagram Berdasarkan Penempatan

Iklan berbasis placement adalah iklan yang ditayangkan melalui berbagai bagian dalam platform Instagram. Nah, simak penjelasannya berikut ini ya. 

Stories Ads

Instagram stories ads adalah iklan berbentuk gambar atau video dengan layar penuh yang muncul di antara stories pengguna. Instagram Stories merupakan salah satu bagian aplikasi favorit pengguna dengan lebih dari 500 juta pengguna Instagram melihat stories setiap hari. Meskipun Instagram Stories adalah salah satu fitur yang relatif lebih baru di Instagram, namun tidak dapat disangkal bahwa keberadaannya telah menjadi fitur favorit pengguna di platform.

Instagram Stories Ads terbaik adalah iklan yang terlihat dan terasa seperti stories biasa dan tidak menonjol sebagai iklan. Atau singkatnya, iklan yang terasa seperti konten stories organik. Untuk melakukannya, saat mendesain iklan stories, kamu dapat menggunakan semua fitur Instagram Stories organik seperti filter, teks, GIF, dan stiker interaktif. 

Explore Ads

Explore atau Jelajah adalah salah satu fungsi baru dalam Instagram. Dan iklan yang muncul pada Explore ini biasanya konten yang sangat tertarget yang sudah dikurator oleh Instagram untuk setiap pengguna.

Gambaran sederhananya, kalau kamu mengatur iklan kamu untuk muncul di bagian Explore, maka konten kamu akan ditampilkan kepada pelanggan yang sudah memiliki minat yang sama dan berada dalam demografi target kamu.

Feeds Ads

Feeds ads adalah salah satu iklan yang paling populer dikalangan pengiklan atau advertiser. Iklan tersebut muncul dalam feeds organik sehingga terkadang pengguna tidak menyadari bahwa postingan tersebut adalah iklan, kecuali adanya label ‘Sponsored’. Pada jenis iklan ini, kamu bisa menggunakan semua format iklan mulai dari image ads, video ads, carousel ads, collection ads dan shopping ads

Keuntungan bagi Pebisnis

Nah ini adalah bagian yang pasti ditunggu oleh para pebisnis. Apalagi kalau bukan tentang keuntungan Instagram Ads bagi bisnis atau brand kamu? Ini dia jawabannya. 

Hemat Biaya

Menggunakan iklan di Instagram adalah strategi periklanan yang berisiko rendah dan hemat biaya. Mengapa begitu? Karena Instagram Ads akan mengenakan biaya atau kamu hanya membayar ketika pengguna melihat dengan metrik CPM (cost per mile) atau mengklik iklan kamu dengan metrik CPC (cost per click).

Meskipun ada banyak faktor yang akan menentukan berapa banyak kamu harus membayar per klik atau impressions seperti lokasi, industri, dan penempatan iklan, tapi Instagram Ads relatif cukup terjangkau bagi para pebisnis online.

Penargetan yang Spesifik

Instagram Ads memberi pengiklan kemampuan menargetkan calon konsumen secara lebih spesifik dan personal. Kamu bisa menargetkan audiens atau kelompok orang tertentu berdasarkan usia, lokasi, minat dan ketertarikan, bahkan perilaku.

Mengapa ini sangat penting bagi advertiser pebisnis online seperti kamu? Daripada kamu membuang uang untuk menargetkan sembarang orang, kamu bisa menarik tipe orang yang paling mungkin terlibat dengan bisnis kamu dan mengambil tindakan yang kamu inginkan. 

Untuk menemukan audiens target yang paling relevan, kamu harus melakukan riset pelanggan yang menyeluruh untuk menemukan jenis pelanggan yang kemungkinan besar akan merespons iklan kamu secara positif. 

Mobile Friendly

Instagram bekerja pada ponsel pintar dengan desain yang sangat mobile friendly. Instagram bergerak dengan tahu pasti bahwa saat ini orang cenderung mengakses aplikasi media sosial, informasi bahkan berbelanja melalui ponsel daripada melalui PC atau komputer. 

Di Indonesia sendiri, berdasarkan riset We Are Social tahun 2021, pengguna ponsel sudah mencapai 98,3% dari total penduduk. Sedangkan pengguna ponsel pintar atau smartphone mencapai 98,2% daripada pengguna laptop atau PC yang hanya sekitar 74,7%. Ini artinya, Instagram Ads sangat tepat sebagai sarana kamu beriklan karena pada kenyataannya ada potensi pasar disana.

Kekurangan bagi Pebisnis

Setelah bicara tentang keuntungan Instagram Ads, untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tak ada salahnya mengetahui apa saja kekurangan Instagram Ads. Simak ya. 

Audiens yang Terbatas

Instagram adalah platform dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Tapi, meskipun Instagram memiliki basis pengguna yang besar, sebagian besar pengguna ini berusia antara 18 – 34 tahun. Instagram adalah platform yang bagus jika kamu adalah brand yang ingin terlibat dengan generasi milenial dan gen-Z. 

Untuk brand yang menargetkan audiens yang lebih tua mungkin ragu untuk berinvestasi dalam Instagram Ads, karena kenyataannya banyak pelanggan potensial mereka tidak menggunakan aplikasi, setidaknya bukan pengguna aktif.

Tidak Click-Friendly

Instagram bukanlah platform yang ramah klik atau click-friendly karena tidak memungkinkan pengguna untuk menempatkan tautan yang dapat diklik di postingan. Artinya bahwa miliaran orang yang menggunakan Instagram tidak pernah bisa untuk mengklik sebuah link di sebuah postingan. Yang bisa mereka lakukan hanya menyukai, berkomentar, menyimpan, dan membagi postingan. 

Meskipun saat ini terdapat aplikasi pihak ketiga yang memungkinkan untuk menempatkan link-link penting pada bio Instagram, tapi rasanya pengguna Instagram kurang antusias karena terasa kurang praktis daripada platform media sosial lainnya. 

Keterbatasan Jumlah Kata

Instagram adalah platform media sosial yang menekankan pada konten visual dan hanya menyediakan sedikit ruang untuk caption dan copy. Meskipun sebuah gambar bisa bernilai ribuan kata, seringkali gambar tidak dapat mengomunikasikan semua yang ingin advertiser katakan.

Padahal copy akan memungkinkan brand atau bisnis berbagi informasi tambahan, seperti detail produk atau layanan, informasi pengiriman, atau pemberitahuan penting lainnya. Dan meskipun ada caption yang tersedia, tetapi pada kenyataannya, sebagian besar pengguna Instagram cenderung tidak membaca caption.

Itulah mengapa pentingnya untuk menyampaikan pesan melalui gambar sebaik mungkin atau menekankan CTA dan tautan yang dapat diklik untuk mengarahkan mereka ke tempat-tempat dengan lebih banyak informasi seperti landing page

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP