fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Mendapat Uang dengan Cepat Lewat Investasi Saham

Investasi Saham

Salah satu cara mendapat uang dengan cepat adalah dengan investasi saham. Ini merupakan salah satu cara yang semakin masyarakat gemari. Untung yang akan kamu dapat dari investasi saham pun lebih besar jika kamu bandingkan dengan menabung. Bunga bank atau bunga deposito cenderung tidak sebanyak keuntungan yang kamu dapat dari investasi saham. Bahkan, deposito sering kena potong juga biaya administrasi. 

Bila kamu ingin mendapat uang dengan cara cepat dan tidak punya banyak waktu untuk mengurusnya, investasi saham bisa jadi pilihan. Saham mudah  kamu beli dan jual lagi kalau rasa tidak sreg lagi. Sebelum melakukan investasi saham, ketahui dulu seluk beluknya agar tidak salah kaprah. 

Apa itu Saham? 

Saham adalah bukti kepemilikan perusahaan yang jadi alat investasi. Untuk bisa memiliki satu perusahaan, kamu cukup dengan membeli saham perusahaan itu.  

Sebuah perusahaan menjual saham pada publik atau masyarakat luas untuk menambah aset pada masa depan. Bila perusahaan berkembang pesat maka nilai saham perusahaan itu juga akan naik. 

Bursa Efek Indonesia (BEI) mendefinisikan saham sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau badan usaha dalam perusahaan atau perseroan terbatas. 

Arti Investasi Saham 

Investasi Saham Investasi saham bisa kamu definisikan sebagai kegiatan penanaman modal demi mendapat untung pada masa depan. Cara menanamkan modal ini bisa kamu lakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah lewat saham. 

Investasi saham adalah kegiatan menanamkan modal yang dananya alokasikan dalam saham. Ketika seseorang memiliki sebagian saham satu perusahaan, maka investor tersebut punya klaim (hak) atas pendapatan, aset dan bisa hadir dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). 

Cara Kerja Investasi Saham 

Jika kamu bandingkan investasi lain seperti menabung, emas, reksadana atau obligasi, investasi saham keuntungan atau return-nya paling besar. Kamu lebih cepat dapat uang jika kamu bandingkan dengan bentuk investasi lainnya. Karena itu juga orang sering menganggap dengan investasi saham kamu cepat kaya. 

Namun, sebenarnya tidak begitu juga. Kalau kamu salah beli saham perusahaan atau tidak bisa membaca trend saham, malah bisa rugi. Investasi saham sangat berisiko tinggi. 

Karena itu sebelum berinvestasi saham kamu perlu paham dulu seluk beluk saham dan seperti apa cara kerjanya, 

Hitungan Sederhana Beli Saham

Menurut aturan BEI, minimum membeli saham adalah 1 lot yang setara dengan 100 lembar saham. Sebagai gambaran, kalau harga saham perusahaan X Rp 4000  maka  Kamu harus menyiapkan bujet sekitar Rp400 ribu. 

Dalam investasi saham ada dua jenis keuntungan yang bisa kamu dapatkan yaitu Capital Gain dan Dividen. 

Capital Gain adalah keuntungan dari selisih harga beli saham dan harga jual saham. Selisih ini bisa kamu dapatkan karena ada perubahan naik turunnya harga saham di bursa efek.  Perubahan naik turun saham sangat pengaruh oleh banyak faktor. 

Ketika kamu memutuskan investasi saham, kamu perlu belajar soal seluk beluk perusahan yang sahamnya mau kamu beli agar bisa dapat Capital Gain yang bear. 

Sementara Dividen adalah pembagian laba keuntungan pemilik saham yang perusahaan berikan. Jumlah dividen dipengaruhi oleh kuantitas saham yang investor miliki (dalam kamu sebagai investor saham). 

  • Perhitungan Capital Gain 

Harga satu lembar saham setiap saat berubah-ubah. Misalnya waktu kamu beli pada tahun 2021 harga satu lembar saham perusahaan X Rp4000 bisa jadi pada tahun 2022  satu lembarnya Rp4500. Ini artinya kamu sudah dapat untung atau Capital Gain. 

Keuntungan yang didapat adalah: Harga jual – harga beli x (jumlah lembar saham yang Kamu punya) 

Rp 4500 -Rp 4000 x (100) = Rp 50.000 

  • Perhitungan Keuntungan Dividen

Misalnya sebuah perusahan punya total saham sebanyak 5 juta lembar  dan pada akhir tahun mereka membukukan keuntungan sebanyak 1.000.000.000

Setiap perusahaan punya aturan dalam DPR (rasio pembayaran dividen) berbeda-beda. Katakan saja, perusahaan X menetapkan DPR sebanyak 30% dari laba bersih yang akan dibagikan sebagai dividen. 

Maka hitungan dividen yang kamu dapat sebagai pemilik saham: 

Dividen = laba bersih x DPR yang artinya 1.000.000 x 30% = Rp 300.000.000 

Dividen per lembar saham  = dividen/ saham yang beredar. Maka Rp 300.000.000/5.000.000 = Rp 60/lembar saham. 

Kalau Kamu beli 1 lot, maka dividen yang Kamu dapat adalah  Rp 60 x 100 = Rp 6000 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Jenis-Jenis Saham 

Jenis saham dibagi atas beberapa kriteria berdasarkan karakter masing-masing.

  • Saham dari Segi Kemampuan Dalam Tak Tagih atau Klaim 

    1. Biasa (Common Stock) 

Yaitu saham yang kamu lihat dari klaim atau hak tagihnya. Jenis ini paling sering investor pilih dan saham yang sering investor transaksikan. 

Kalau kamu punya saham jenis ini bisa mendapatkan keuntungan seperti dividen, hak suara dalam RUPS (Rapat Umum Pemegan Saham) dan hasil jual aset kalau perusahaan bangkurt. 

    1. Saham Preferen

Ini adalah jenis saham gabungan antara saham biasa dan obligasi. Mirip saham  biasa tapi beda dalam pada tingkat suku bunga dari keuntungan yang kamu dapat. 

  • Saham berdasarkan Cara Pengalihan 

Saham jenis ini terbagi dua yaitu:

    1. Atas Unjuk (Bearer Stock) 

Yaitu saham yang kepemilikannya tidak tertulis dalam lembar kertas jadi mudah berpindah tangan. Saham model ini dibuat agar mudah diperjualbelikan. 

    1. Saham Atas Nama (Registered Stock

Adalah saham yang bukti kepemilikan saham tertulis di surat  berharga. Bila ingin dialihkan harus lewat prosedur hukum.

  • Saham berdasarkan Kinerja Pedagangan 

    1.  Blue Chip Stock 

Jenis saham yang dikeluarkan perusahaan dengan reputasi baik. Mereka mengeluarkan saham blue chip karena reputasi petinggi perusahaan, punya penghasilan yang stabil dan konsisten dalam bagi hasil. Saham jenis ini banyak investor incar. 

    1. Income Stock 

Jenis saham unggulan yang selalu membayar dividen atau laba lebih besar dibanding rata-rata dividen  periode sebelumnya. Biasanya saham jenis ini punya peningkat pendapatan yang baik tiap periode. 

    1. Growth Stock 

Jenis saham yang pertumbuhan pemasukan perusahaan tinggi. Tipe ini terbagi dua yaitu well-known dan lesser-known. Well-known adalah saham yang berasal dari perusahaan petinggi satu industri. Sedangkan Lesser-known berasal dari perusahaan kurang populer. 

    1. Speculative Stock

Ini adalah jenis saham dengan keuntungan tinggi tapi tidak dalam memberikan laba secara konsisten. Jenis saham ini cocok bagi investor yang berani ambil risiko tinggi. 

    1. Counter Cyclical Stocks

Ini adalah jenis saham yang memiliki kondisi paling stabil saat ekonomi bergejolak. Saham tidak terpengaruh kondisi ekonomi dan bisnis. 

Keuntungan Investasi Saham

Investasi Saham

  1. Mendapatkan Capital Gain

Salah satu keuntungan investasi saham adalah mendapat capital gain dari lembaran saham yang Kamu miliki. Semakin banyak lembaran saham yang kamu beli, semakin besar kesempatan meraih Capital Gain.

  1. Mendapat Dividen Saham

Selain dapat capital gain, Kamu bisa mendapatkan pembagian dividen sesuai dengan jumlah lembaran saham yang Kamu miliki

  1. Flexibel 

Cara  memeroleh saham sangat gampang dan bisa disesuaikan dengan budget kan. Kamu juga tidak perlu repot mengurusnya. 

Kalau kamu merasa sudah tidak tertarik dengan saham itu, bisa kamu jual lagi. 

Tabungan Jangka Panjang

Bila kamu memilih saham perusahaan yang tepat, nilai saham setiap tahun perusahaan tiap tahun selalu meningkat.  Semakin lama kamu memiliki saham tersebut,  semakin besar kemungkinan dapat keuntungan.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP