fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Kerja Algoritma Instagram, Kenali di Sini untuk Bisnismu

cara kerja algoritma instagram 01

Cara kerja algoritma Instagram terkadang terasa unik saat pertama kali merasakannya. Misalnya saja, pernahkah ketika kamu galau, lalu iseng membuka Instagram, postingan berupa kutipan kalimat-kalimat bijak ala anak senja atau video-video yang menyentuh perasaan tiba-tiba terasa berseliweran. Kamu tiba-tiba merasa hanya Instagram yang bisa mengerti dan memahamimu di segala kondisi

Atau ketika kamu berencana membeli sesuatu, lalu kamu sempat lihat-lihat website yang menawarkan produk yang kamu incar. Tak lama kemudian, tiba-tiba laman feed Instagram terpampang juga postingan terkait produk yang kamu incar itu tadi. Bila kamu mengalami hal seperti itu, maka penyebabnya adalah algoritma Instagram.

Apa itu Algoritma Instagram?

Secara garis besar, algoritma Instagram adalah parameter yang mengidentifikasi konten-konten mana yang paling banyak terlihat oleh pengguna Instagram. Algoritma ini berbasiskan kecerdasan buatan.

Algoritma berfungsi sebagai rumus untuk menentukan postingan mana yang akan tampil pada halaman feed pengguna Instagram. Pada prinsipnya, cara kerja algoritma Instagram tidak jauh berbeda dengan algoritma platform lainnya. 

Setiap kali kita membuka Instagram, algoritmanya akan segera bekerja untuk menentukan mana ungggahan yang masuk dalam feed teratas, lalu mana unggahan yang masuk ke explore tab, kemudian mana live IG, reels, dan Stories.

cara kerja algoritma instagram 02Lalu Bagaimana Cara Kerjanya?

Melansir dari Hubspot dan Hootsuite, algoritma Instagram bekerja dengan menggunakan frekuensi untuk mengurutkan postingan. Kalau kamu rajin mengakses Instagram maka feed milikmu akan terlihat lebih runut. Algoritma juga menghitung berapa lama waktu yang kamu gunakan ketika memakai Instagram. Artinya, lebih banyak waktu yang kamu habiskan, berarti semakin banyak postingan yang terlihat. 

Selain itu, algoritma Instagram memprioritaskan unggahan berdasarkan interaksi yang terjadi, bukan berdasarkan tipe konten. Jadi kalau kamu berinteraksi lebih lama pada unggahan foto atau video tertentu, maka kamu akan menemukan lebih banyak unggahan serupa. 

Yang perlu kamu ingat, algoritma Instagram tidak bisa mendeteksi interaksi dari akun palsu, entah yang meninggalkan like dan komentar dengan menggunakan pods atau bots. Sehingga interaksi dari akun palsu tidak akan terhitung oleh Instagram.

Ukuran interaksi di Instagram juga tidak hanya dari panjang pendeknya komentar. Semua komentar akan terhitung sebagai bentuk interaksi, sekalipun komentar hanya berisi emoji, misalnya. Karenanya, kamu juga perlu untuk membalas komentar dari audiens atau pengikutmu. 

Faktor-faktor Apa yang Memengaruhi Algoritma Instagram?

Setidaknya ada tiga faktor kunci yang mempengaruhi algoritma sebuah unggahan feed di Instagram:

  1. Informasi tentang unggahan. Dimulai dari apakah unggahan berupa video atau foto, kapan unggahannya terjadi, dan berapa banyak like dalam unggahan tersebut. 
  2. Informasi tentang pengunggah. Seberapa menarik si pengunggah, apakah kamu berkawan dengan pengunggah, sampai seberapa sering orang-orang berinteraksi di akun Instagram tersebut. 
  3. Aktivitas akun. Apakah akun lebih banyak menonton video atau foto? Dan tipe konten apa yang paling sering diakses atau berinteraksi? 

Algoritma Instagram juga bertugas untuk menentukan peringkat atau posisi sebuah feed. Cara kerja algoritma Instagram dalam menentukan posisi feed ini bergantung pada durasi waktu menyimak sebuah unggahan, lalu jumlah likes, comment, dan save, sampai berapa banyak yang berkunjung ke profil akun setelah menyimak unggahannya. Intinya, cara kerja algoritma Instagram sangat ditentukan oleh interaksi yang terjadi. 

Karena itu dorong terus supaya interaksi seperti like, komentar, save, dan klik, di akun Instagram kamu terus berkembang. Dengan demikian, algoritma Instagram bisa mendorong peringkat akun Instagrammu. 

Algoritma di Fitur-fitur Instagram

Instagram kini memiliki fitur-fitur yang populer, seperti Instagram Stories dan Instagram Reels. Mengetahui cara kerja algoritma di fitur-fitur tersebut dapat bermanfaat juga.

Dalam Instagram Stories, cara kerja algoritma pada prinsipnya sama dengan algoritma untuk feed. Biasanya, stories yang pertama kali muncul di feed akunmu ialah akun yang kamu paling sering berinteraksi dengannya.

Hanya saja, tujuan stories memang untuk nonton bersama, sehingga sekalipun unggahan stories kamu tidak muncul sebagai yang pertama dalam akun audiensmu, tetap besar peluang mereka melihat unggahan stories kamu. Karenanya, konsistensi mengunggah stories di Instagram itu penting. 

Sementara itu, untuk Instagram Reels, kamu amat disarankan mengunggah video yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi, atau bahkan berbau eksperimental dengan memaksimalkan efek kamera, filter, dan teks. Hindari unggahan reels yang kabur atau beresolusi rendah. 

cara kerja algoritma instagram 03

Bagaimana Memaksimalkan Algoritma Instagram untuk Bisnis?

Bagi kamu pelaku bisnis online, memaksimalkan cara kerja algoritma di Instagram bisa membantu kamu mendorong pemasaran bisnismu. Algoritma Instagram membantu konten-konten yang kamu unggah berada pada urutan teratas, sehingga audiens mudah menemukan konten yang kamu unggah. Selain itu, saat konten kamu menarik dan menghasilkan banyak interaksi, maka konten yang kamu miliki akan berusia lebih panjang. 

Sebagai pelaku bisnis online yang memanfaatkan media sosial, khususnya Instagram untuk melakukan kegiatan marketing, kamu perlu memperhatikan trik berikut untuk memaksimalkan cara kerja algoritma Instagram.

  • Konsisten dan kreatif gunakan fitur reels

Reels memang bukan fitur terbaru Instagram, tetapi masih menjadi fitur favorit pengguna Instagram sekaligus fitur yang membuat unggahanmu mudah dicari. Trik untuk menghasilkan video reels yang menarik adalah ambil gambar secara vertikal, jangan mendaur ulang video TikTok. Selain itu, gunakan filter, efek kamera, musik, dan fitur lain yang tersedia secara kreatif. Terpenting, konsisten unggah konten reels. 

  • Jadwalkan unggahanmu

Mengunggah konten di waktu yang tepat bisa membantu mendorong pertumbuhan jumlah pengikut secara organik. 

  • Bangun interaksi lewat stiker Instagram Stories

Stiker di Instagram Stories ternyata ampuh untuk mengundang interaksi dari audiens. Semakin tinggi interaksi yang tercipta, maka semakin besar pula upaya algoritma Instagram untuk mendorong unggahanmu. Gunakan emoji, stiker polling, atau stiker pertanyaan yang tersedia di Instagram Stories. 

  • Buat caption yang mengundang komentar

Pihak Instagram telah berulang kali menjelaskan dan menegaskan bahwa interaksi di kolom komentar bisa mendongkrak ranking unggahan yang akan tampil di Feed. Karenanya, untuk menciptakan interaksi yang banyak di kolom komentar, kamu mesti membuat caption yang tidak hanya informatif tetapi juga mengandung ajakan kepada audiens untuk berbuat sesuatu. Misalnya dengan menuliskan caption yang mengajak pengikutmu tergelitik untuk ikut berkomentar, atau menanyakan minat dan pilihan mereka pada sesuatu, dan lain sebagainya.

  • Manfaatkan kekuatan tagar

Cara kerja algoritma Instagram juga bergantung pada penggunaan tagar. Penambahan tagar berfungsi untuk membantu kamu menjangkau lebih banyak orang di Instagram. Gunakan tagar yang deskriptif dan sesuai dengan unggahanmu. Dengan tagar yang tepat, cara kerja algoritma Instagram akan mengarahkan unggahanmu ke orang-orang yang tepat sesuai topik tagar.

  • Gunakan analitik Instagram

Fitur analitik Instagram akan membantumu mengetahui, kapan audiens-mu mengakses Instagram, tagar mana saja yang berkinerja baik, dan unggahan mana saja yang menghasilkan interaksi. Dengan mengetahui data tersebut, kamu jadi bisa membuat strategi konten Instagram yang tepat. 

  • Promosi silang

Lakukan promosi silang ke berbagai platform media sosial lain seperti Twitter atau Facebook. Gunanya, supaya lebih banyak orang mengenal bisnis online kamu, dan itu akan memberi sinyal bagus pada algoritma Instagram. 

Kesimpulannya, kalau kamu mau mengoptimalkan cara kerja algoritma Instagram maka kamu harus mampu menghasilkan konten yang bisa menciptakan interaksi. Trik lain untuk menciptakan konten yang mengundang banyak interaksi, coba tampilkan warna yang kuat dan solid, serta menyertakan wajah, tidak harus full face, dalam konten.

Jangan lupa juga untuk membangun hubungan atau interaksi yang tulus dengan audiens kamu. Perhitungan algoritma Instagram memang tercipta dengan turut memanfaatkan kecerdasan buatan. Oleh sebab itu, algoritma Instagram terkesan sangat matematis. Walaupun demikian, untuk memaksimalkan cara kerja algoritma Instagram, kamu tetap butuh sentuhan-sentuhan personal dengan membuat konten yang menggugah hati dan pikiran. 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP