fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Membuat Deskripsi Bisnis yang Singkat, Jelas, dan Tepat

deskripsi bisnis

Siapa, sih, yang tak pernah merasakan berbelanja online? Rasanya berbelanja online sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di era digital. Terlebih sejak adanya pandemi, masyarakat semakin terbiasa untuk berbelanja secara online. Di sisi lain, bisnis online juga semakin menjamur karena terjadinya perubahan perilaku masyarakat di atas. 

Namun, apakah membangun bisnis online juga perkara mudah? Para pebisnis online juga pasti mengakui bahwa hal itu tidak mudah karena ternyata ada banyak elemen yang perlu diperhatikan, mulai dari logo, branding, pemilihan supplier, hingga deskripsi toko maupun deskripsi produk.

Pada artikel kali ini, kita akan mengupas tuntas tentang deskripsi toko online dan bagaimana cara membuat deskripsi produk yang menarik. Yuk, disimak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Mengapa Deskripsi Bisnis Penting?

Penting bagi bisnis online untuk memiliki deskripsi yang menggambarkan bisnis online tersebut. Apalagi kalau bisnis kamu memiliki toko online di marketplace seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, atau lainnya di mana terdapat ratusan bahkan ribuan toko online lain. Artinya kamu akan bersaing dan berebut perhatian konsumen dengan ratusan atau ribuan pebisnis online lain tersebut. Di sinilah pentingnya memiliki deskripsi bisnis atau deskripsi toko untuk memberikan berbagai informasi kepada konsumen maupun calon konsumen mengenai toko atau bisnis kamu supaya mereka tidak bingung dengan produk yang kamu tawarkan. 

Selain itu, fungsi deskripsi bisnis juga untuk menunjukkan kesan profesional yang secara tidak langsung dapat meyakinkan calon konsumen untuk bertransaksi dengan bisnis kamu. Deskripsi bisnis atau deskripsi toko online sama dengan identitas bisnis, sehingga bila tidak memberikan deskripsi bisnis atau toko dengan jelas, konsumen akan bingung karena kurang informasi dan dampaknya bisa kehilangan calon konsumen potensial. Seperti halnya seorang manusia yang memiliki identitas yang menggambarkan siapa dirinya untuk membedakan dengan manusia lainnya. 

Perbedaan Deskripsi Bisnis dan Deskripsi Produk

deskripsi bisnis

Banyak orang mengira bahwa deskripsi bisnis dan deskripsi produk adalah sama, terlebih oleh para pebisnis online pemula. Padahal sebenarnya keduanya adalah hal yang berbeda. Deskripsi bisnis adalah informasi dari bisnis online itu sendiri mulai dari jenis produk yang dijual, visi dan misi, alamat toko fisik, jam operasional, dan sebagainya atau dengan kata lain profil tentang bisnis online kamu.

Sementara itu, deskripsi produk adalah informasi tentang kegunaan produk, kondisi produk, pilihan atau varian ukuran, warna, cara penggunaan produk hingga cara penyimpanan produk. Termasuk juga menjelaskan tentang jenis produk itu sendiri, apakah itu makeup, makanan, skincare, fashion, aksesoris, atau jenis produk lainnya.

Tips Penting saat Membuat Deskripsi Bisnis

Setelah tahu pentingnya memiliki deskripsi bisnis, sekarang waktunya membuat deskripsi bisnis online kamu. Dalam membuat deskripsi bisnis online yang bagus dan profesional, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, di antaranya:

  1. Nama Bisnis

Ada baiknya buat nama bisnis yang langsung menggambarkan tentang produk yang kamu jual. Sebagai contoh: Clarisha Fashion, Bittersweet Cake, Agnia Skincare, dan lain sebagainya. Dengan demikian, konsumen dan calon konsumen bisa langsung mengenali produk yang kamu jual hanya dari nama bisnis kamu. 

  1. Buat Tagline yang Sesuai dengan SEO

Tak ada salahnya kalau bisnis kamu juga membuat tagline sebagai media untuk meningkatkan awareness terhadap bisnis kamu. Tujuan lainnya adalah agar konsumen yang tidak tahu menjadi tahu, dan yang tahu menjadi ingat. Oleh sebab itu, buatlah tagline yang sesuai dengan produk yang kamu jual, mudah diingat, dan sesuai dengan SEO agar saat konsumen melakukan pencarian di search engine, bisnis kamu bisa muncul di halaman pencarian konsumen kamu. Sebagai contoh; “Haruna Mukena Store: Jual mukena travel anti kusut yang praktis dan tidak makan tempat”. Contoh lainnya adalah “Aliza Fashion: Aneka fashion impor Korea yang fashionable, murah, dan nyaman dipakai”.

  1. Produk yang Dijual

Kamu juga harus menjelaskan produk yang kamu jual dalam deskripsi bisnis. Contohnya kalau produk yang kamu jual fokus di skincare, maka kamu juga harus menginformasikan ke calon konsumen jenis skincare apa saja yang ada di toko kamu, misalnya toner, serum, UV cream, hydrating gel, sheet mask, sleeping mask, dan lain sebagainya.

  1. Alamat serta Kontak Bisnis

Bila bisnis online kamu juga memiliki toko fisik, cantumkan alamat toko fisik kamu dengan lengkap. Hal ini berguna bagi konsumen atau calon konsumen yang lebih memilih berbelanja dengan berkunjung ke toko fisik kamu. Tapi kalau bisnis kamu benar-benar online tanpa keberadaan toko fisik, cantumkan dengan lengkap di mana pelanggan bisa menghubungi kamu baik WhatsApp, telepon kantor, e-mail, maupun layanan customer service atau chat di marketplace atau website e-commerce kamu. 

Tips Membuat Deskripsi Produk yang Ciamik

Nah, sekarang kita bahas tentang tips cara membuat deskripsi produk yang membuat konsumen tertarik untuk membeli produk kamu. 

  • Tuliskan Keunggulan dan Manfaat Produk

Saat memutuskan untuk menjual sebuah produk, pastikan untuk menguasai pengetahuan tentang produk (product knowledge) yang kamu tawarkan secara mendalam. Kamu bisa melakukan riset tentang keunggulan produk kamu. Jangan lupa juga untuk mencari tahu manfaat dari produk yang kamu tawarkan. Always think on the customer side. Misalnya, manfaat apa yang akan konsumen terima saat membeli produk kamu. Atau, apakah kehidupan konsumen kamu akan menjadi lebih mudah atau lebih baik setelah membeli produk jualanmu. 

Setelah tahu kelebihan dan manfaat produk, selanjutnya kamu tuliskan ke dalam deskripsi di toko online, media sosial, marketplace maupun website e-commerce bisnis kamu untuk menarik perhatian calon konsumen agar melakukan pembelian.

  • Gunakan Keyword Produk Sesuai SEO

Berbisnis online berarti harus memahami perjalanan pembeli (buyer’s journey) di dunia digital. Artinya, pebisnis online juga harus menyadari produk online lain yang juga biasanya ditemukan pembeli melalui internet menggunakan SEO (Search Engine Optimization).

Nah, agar kamu juga dapat memaksimalkan produkmu dengan SEO, kamu harus mencantumkan keyword produk sebanyak maksimal tiga kali dalam deskripsi produk. Mengapa demikian? Karena dengan begitu, keyword produk kamu akan selalu muncul di halaman pencarian dengan mesin pencari.

Kalau kamu sudah mencantumkan keyword pada deskripsi produk, maka akan mendukung SEO yang sangat berguna untuk meningkatkan visibilitas produk kamu di mata konsumen melalui mesin pencari. Gunakan juga bahasa yang persuasif di mana seolah-olah kamu sedang berbicara langsung dengan calon konsumen dan meyakinkan mereka untuk membeli produk yang kamu tawarkan.

  • Pakai Foto Produk yang Menarik

Manusia adalah makhluk visual, yang lebih mudah mencerna konten dalam bentuk gambar dibanding teks. Dengan demikian untuk deskripsi produk, menggunakan gambar atau visual yang menarik sangatlah penting. Pasalnya visual yang apik dapat menjadi menarik bagi konsumen.

Guna melengkapi deskripsi produk, tak ada salahnya juga menggunakan video agar semakin lengkap pengalaman pembeli dalam mencari tahu lebih dalam tentang produk kamu. Kamu juga bisa menambahkan foto atau video berupa testimoni dari pelanggan yang sudah membeli produk dari kamu, supaya lebih meyakinkan para calon konsumen baru untuk bertransaksi di toko online kamu.

Itulah kupas tuntas tips dan cara membuat deskripsi bisnis dan deskripsi produk untuk pebisnis online. Sudah tak sabar untuk mencoba tips di atas, ya? Semangat mencoba, ya, pebisnis!