fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Membuat Produk Unik agar Laku Keras Dijual

produk unik

Produk yang unik memang berpeluang untuk lebih diingat oleh konsumen. Menurut bahasa, unik memiliki arti bentuk yang lain daripada yang lain, alias tidak memiliki kesamaan dengan yang lainnya. Namun, yang dimaksud unik di sini bukan hanya sebatas berbicara tentang perbedaan, tapi lebih dari itu.

Apa Itu USP?

USP yang merupakan singkatan dari unique selling proposition, memiliki pengaruh penting di dunia bisnis saat ini. Bukan karena kehadirannya yang baru ada, tapi pebisnis saat ini mulai lebih memperhatikan cara menciptakan proporsi penjualan yang unik secara lebih terkonsep.

Dilansir dari Entrepreneur, USP adalah faktor atau pertimbangan yang dikemukakan oleh pebisnis sebagai alasan bahwa suatu produk atau jasa mereka berbeda dan lebih baik dari produk atau jasa milik pesaing. Proporsi penjualan yang unik ini menjadi salah satu faktor yang membuat konsumen hanya akan fokus ke produk milikmu dan melupakan produk milik kompetitor.

Pada prinsipnya, sebagai pebisnis kamu membutuhkan USP untuk memosisikan dan menonjolkan produk unik milik bisnismu. Maka dari itu, pebisnis di masa saat ini sudah mulai lebih perhatian pada peran penting USP, karena dapat membantu proses branding dan pemasaran yang lebih menarik dalam jangka panjang.

Kriteria USP

Membuat USP ternyata tidak hanya sekadar membuat kalimat asal jadi atau sekadar terlihat unik. Ada kriteria yang menjadi panduan untuk mulai membuat USP yang mampu mendefinisikan atau mencerminkan produk bisnis milikmu secara utuh.

  1. Spesifik

Alih-alih menggunakan pemilihan slogan “hanya menjual produk berkualitas tinggi” yang kurang spesifik, kamu sebaiknya menggunakan pemilihan kata yang lebih menonjolkan produk unik dari bisnismu. Misalnya, “hanya menjual produk berbahan tepung singkong“. Maka konsumen akan dapat dengan mudah mengetahui secara spesifik produk unik yang ingin kamu tonjolkan tersebut.

  1. Fokus kepada pelanggan

Berinovasi dengan produk unik tapi tidak menjawab kebutuhan dari kondisi konsumen kamu, sama saja dengan melakukan hal yang sia-sia. Kamu harus memiliki empati agar mampu membaca peluang yang ada dan mengaitkannya dengan inovasi produk yang ingin bisnismu ciptakan. Sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya unik, tapi juga menjadi sebuah solusi bagi konsumenmu.

  1. Bukan hanya sekadar slogan

Sebuah slogan yang mencerminkan unique selling proposition harus dapat diterapkan secara menyeluruh dalam setiap proses bisnis milikmu. Tidak hanya mampu bercerita ke konsumen, tapi juga kepada setiap karyawan bisnismu. Sehingga muncul rasa memiliki yang kuat untuk saling mewujudkan terciptanya USP yang pesannya dapat diterima oleh setiap konsumen.

Cara Membuat USP

Kalau kamu masih bingung bagaimana cara mulai menciptakan proporsi penjualan yang unik, maka dengan senang hati LummoSHOP akan membagikan kiat cara membuat USP yang mampu membantu proses branding dan pemasaran bisnismu menjadi lebih menarik.

  1. Mulai dengan mempelajari bisnis milik kompetitor

Kamu dapat memulainya dengan mempelajari SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) milik kompetitor. Hal ini bertujuan agar kamu mampu mengevaluasi produk bisnis milikmu sendiri, apakah sudah mampu bersaing dengan kompetitor atau belum. Sehingga harapannya kamu dapat memperbaiki proses bisnismu dan menghasilkan proses bisnis yang lebih baik dan menarik.

  1. Pahami kondisi pasar dan perilaku konsumen bisnismu

Kamu harus bisa menyelaraskan ide unik kamu dengan kondisi pasar dan kebiasaan konsumen yang ada. Jangan sampai ide unikmu hanya menarik, tapi ternyata tidak bisa diterima oleh pasar dan konsumen. Maka dari itu, sangat penting bagi seorang pebisnis untuk tidak hanya berinovasi, tapi juga mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen.

  1. Kompilasi datanya

Gabungkan semua data yang sudah kamu pelajari dan dapatkan tadi menjadi sebuah hasil informasi baru, yang berguna bagi prosesmu dalam menentukan USP bisnis produk milikmu. Jadilah berbeda, tapi tetap mengutamakan sebuah produk yang memiliki nilai solusi.

Manfaat USP

Berbagai manfaat dari adanya USP yang dapat kamu rasakan, antara lain:

  1. Menanamkan nilai produk yang kuat dalam benak konsumen

Ketika konsumen mampu dengan mudah membedakan produk bisnis kamu dengan produk bisnis lainnya, inilah indikator keberhasilan dari manfaat adanya USP. Konsumen turut serta menjadi bagian dari ekosistem nilai produk yang kamu bentuk.

  1. Memudahkan strategi pemasaran

Dengan menanamkan nilai produk yang kuat dalam benak konsumen, persoalan branding sudah terpecahkan dengan baik. Selanjutnya adalah memikirkan strategi pemasaran. Namun, faktanya jika konsumen sudah memahami branding dari produk bisnismu, tentu strategi pemasaran yang diperlukan akan menjadi lebih mudah. Sebab, kekuatan branding akan berdampak langsung pada pemasaran. 

Banyak orang pasti tahu jargon “Apa pun makannya, minumnya…”. Jargon atau pernyataan tersebut sudah begitu biasa didengar masyarakat. Nilai produk yang kuat dalam benak konsumen ini memudahkan jalan Teh Botol Sosro untuk memasarkan produknya secara masif.

  1. Membuat produk laku keras

produk unik

Branding sudah, strategi pemasaran juga sudah. Maka penjualan juga akan lebih mudah jika kedua proses tadi sudah kamu lalui dengan baik. Sejatinya konsep sebuah bisnis memang adalah untuk mengejar keuntungan dan itu semua terjadi karena adanya penjualan.

  1. Meningkatkan loyalitas konsumen

Nilai produk yang melekat kuat dalam benak konsumen dapat meningkatkan loyalitas konsumen. Pada akhirnya, bisnis tidak akan dapat berjalan tanpa adanya konsumen. Konsumen yang loyal tentu menjadi sumber kebahagiaan terbaik bagi keberlangsungan suatu bisnis.

Contoh Pebisnis dengan Unique Selling Proposition

Mookie

Mookie, salah satu pebisnis soft cookies yang telah sukses menggunakan LummoSHOP sebagai pilihan dalam membuat website toko online pribadinya ini, ternyata memiliki USP yang dapat kamu jadikan sebagai contoh. Tidak hanya menjual produk unik, tetapi Mookie juga memiliki citra produk yang menarik, yaitu environmentally friendly freshly baked happiness.

USP Mookie dimulai dari pengalaman dan cerita berbeda untuk setiap produknya. Menciptakan sebuah cerita perjalanan tentang maskotnya yang bernama Mookie melalui dunia imajinasi dengan penggambaran karakter yang kuat. Poin ini menjadi hal yang menonjol dan membedakan Mookie dengan pebisnis soft cookies lainnya. Itu semua terbukti karena Mookie berhasil bertahan di bisnis industri makanan sejak tahun 2016. Di tengah pandemi sekalipun, penjualan Mookie tetap prima.

Indomie

Indomie adalah salah satu contoh penggunaan USP yang sukses. Sama halnya dengan “Apa pun makannya, minumnya…”, Indomie juga memiliki slogan yang melekat pada nilai produknya, yaitu “Indomie seleraku”.

Sejak tahun 1969, Indomie telah membuktikan diri bahwa konsep USP menjadi salah satu faktor yang membuat Indomie bertahan sampai detik ini. Tak hanya memiliki konsep produk unik, tapi Indomie juga mampu memikat hati konsumen dan membuktikan kualitas produknya. Bahkan, New York Magazine telah menobatkan Indomie Goreng Original sebagai mi instan terenak di dunia. Hingga saat ini, slogan Indomie tampaknya bukan hanya sebatas kata manis di balik strategi pemasaran yang ada. Lebih dari itu, Indomie mampu membuktikan dirinya menjadi selera bagi semua konsumen.

Sebagai pebisnis, kamu memang harus mencoba segala cara membuat produk yang unik dan laku keras. Tentu salah satu caranya yaitu dengan menciptakan unique selling proposition (USP) yang mampu memenangkan persaingan hati setiap konsumen. Bukan hanya sekadar unik dan menarik, tapi juga merupakan upaya sepenuh hati untuk mendefinisikan merek bisnis kamu kepada konsumen.

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP