fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Tanya Ahli: 3 Cara Menentukan Target Bisnis dan Tips Pembukuan dari Duit Academy

Target bisnis

Target bisnis tidak boleh sama sekali kamu sepelekan. Memulai dan menjalankan bisnis tanpa target sama saja melakukan hal yang tak jelas tujuannya. Seperti, apa yang dikatakan founder Duit Academy, Hyacynthia.

“Berjalan di terowongan yang gelap itu sama seperti kamu yang menjalani hidup tanpa punya tujuan keuangan.” – Hyacynthia, Founder Duit Academy.

Perkataan founder Duit Academy di atas berarti apapun yang kamu lakukan dan effort-nya, jika kamu tidak tahu end goals-nya apa, tidak punya strategi dan planning yang jelas, maka usaha kamu akan sia-sia. Begitu juga dalam menjalankan bisnis, penting bagi pelaku bisnis untuk memiliki target bisnis yang bisa dicapai.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Hyacynthia memberikan studi kasus berikut. Seorang pelaku usaha bernama Han Ji Plung memiliki sebuah bisnis restoran vegetarian telah beroperasi selama 2 tahun. Dengan omzet yang telah diterima melalui penjualan dari dua cabang di Gongjin. Restoran Han Ji Plung sudah dapat mempertahankan operasi bisnisnya untuk beberapa tahun ke depan. Han Ji Plung punya dua alternatif goals yang bisa dia pilih:

  1. Lanjut beroperasi dengan 2 cabang pertumbuhan stabil dan organik.
  2. Membuka cabang baru untuk memperluas market share akselerasi pertumbuhan.

Dari studi kasus di atas, menunjukkan bahwa yang perlu dilakukan oleh pelaku bisnis setelah setting goals, menetapkan target bisnis kita ke depan, barulah lanjut ke langkah berikutnya.

Ada tiga tipe strategi keuangan yang bisa menjadi dasar menetapkan target bisnis. Pertama disebut strategi monetisasi. Strategi ini memiliki aliran pendapatan. Tetapkan strategi ini untuk mendapatkan pemasukan. Strategi kedua adalah manajemen keuangan dan akuntansi dasar. Di sini kita harus mencapai titik impas (break-even) dengan mengetahui arus kas, posisi keuangan, dan laba rugi usaha. Yang ketiga adalah strategi pendanaan. Strategi ini bertujuan untuk mendapatkan pendanaan dengan sebelumnya telah mengidentifikasi kebutuhan, alokasi, strategi, dan tujuan pendanaan.

Strategi Monetisasi untuk Menentukan Target Bisnis

Target bisnis

Apa saja sumber pendapatan usaha Anda yang sudah berjalan? Apa saja jenis-jenisnya?

Monetisasi adalah model pendapatan usaha. Dalam menentukan strategi monetisasi yang tepat untuk usaha, UKM dapat mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

Target Pelanggan

  • Haruskah membedakan monetisasi antar pelanggan ritel (B2C) dan bisnis (B2B)
  • Bagaimana memastikan target pelanggan untuk menjadi pelanggan tetap?
  • Apa yang membuat produk atau jasa UKM unggul di mata pelanggan dan supplier?

Tipe Produk

  • Strategi monetisasi seperti apa yang cocok untuk tipe produk atau jasa yang UKM tawarkan?
  • Siapa sajakah aktor yang terdapat pada proses bisnis UKM?

Strategi Kompetitor

  • Strategi monetisasi apa yang digunakan oleh pesaing UKM?
  • Bagaimanakah tanggapan pelanggan terhadap model pendapatan pesaing?

Membuat Target Bisnis = Memahami Posisi Keuangan Lebih Dulu

Bagaimana kondisi keuangan usaha saat ini? Apa saja tantangannya? Ketahui biaya yang muncul melalui pemahaman kamu terhadap dua jenis biaya. 

  1. Biaya tetap, yaitu biaya yang keluar pada jumlah yang tetap seiring dengan berubahnya jumlah produksi. Biaya tetap dapat berupa biaya overhead situs produksi (contoh: pabrik), berupa biaya listrik dan air, biaya sewa bangunan, biaya penyusutan mesin, biaya barang pendukung seperti sapu dan pel, dan lain-lain. Dapat juga berupa biaya overhead di luar situs produksi seperti contohnya biaya pemasaran, biaya penjualan, dan biaya distribusi.
  2. Biaya variabel. Biaya yang berubah seiring jumlah produksi. Jenis biaya yang termasuk dalam biaya variable biasanya mencakup: biaya bahan baku (material utama sebuah produk), dan biaya pekerja (tenaga kerja pembuat produk). Biaya bahan baku contohnya biaya bahan baku makanan (minyak, tepung) yang semakin banyak bahan pangan atau makanan yang diproduksi, semakin banyak biaya bahan baku pendukungnya. Sedangkan biaya pekerja contohnya adanya petani yang membantu produksi bahan pangan. Seiring dengan jumlah bahan pangan yang diproduksi, semakin banyak biaya yang dikeluarkan untuk petani yang diperlukan.

Tahapan-Tahapan dalam Menentukan Biaya

Target bisnis

  1. Buatlah daftar seluruh biaya yang mungkin terjadi. Dapatkan referensi dari catatan keuangan sebelumnya ataupun dari usaha lainnya dalam bidang yang sama.
  2. Kelompokkan biaya berdasarkan sifatnya (struktur biaya). Mengelompokkan biaya mengikuti pembagian antara biaya tetap dan variable. 
  3. Selanjutnya tentukan biaya produksi dan biaya penjualan. 
  4. Tentukan jumlah produksi. Tentukan jumlah produksi Anda dalam satuan unit. MIsalnya, 100 unit baju atau 150 unit meja. 
  5. Hitung biaya produk. Anda bisa mendapatkan biaya produk anda dengan membagi harga pokok penjualan dengan jumlah produksi.

Terdapat 3 kesalahan mendasar yang menyebabkan permasalahan keuangan, yaitu:

  1. Perencanaan keuangan. Tidak jarang pengusaha menanamkan investasi yang terlalu tinggi untuk usahanya.
  2. Gaji pengusaha. Pengusaha sering tidak memperhitungkan gaji untuk dirinya sendiri.
  3. Harta pribadi vs usaha. Harta pribadi seringkali turut diperhitungkan sebagai harta usaha, begitu juga sebaliknya. 
  4. Pencatatan keuangan. Pengusaha sering mengabaikan pentingnya pencatatan keuangan.

Menentukan Strategi Pendanaan

Lontarkan beberapa pertanyaan berikut: bagaimana kebutuhan dana usaha saat ini jika kita ingin mencapai goals kita? Kemudian lanjutkan dengan tiga pertanyaan ini: 

  1. Mengapa? Memperluas pangsa pasar atau survivability aja?
  2. Untuk apa? Pengeluaran modal (capital expenditure/CAPEX). Pengeluaran operasional (operating expenditure/OPEX).
  3. Bagaimana? Jumlah kebutuhan. Klien atau investor eksternal? Saham atau utang? Siapa?
Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Kesimpulannya, jika kamu ingin menentukan target bisnis maka pertama-tama ketahuilah penghasilan dan pencapaian kamu. Misalnya: mencapai omzet 500 juta melalui penjualan pada dua cabang. Kedua, tentukan target bisnis yang ingin kamu capai. Misalnya menjangkau lebih banyak pelanggan melalui cabang lainnya pada tahun 2023. Ketiga, tentukan jumlah dana yang dibutuhkan. Misalnya kamu ternyata membutuhkan tambahan dana 1 miliar dalam kurun waktu 5 bulan ke depan. Perlu ditekankan bahwa ketika membahas target bisnis, kamu tidak bisa fokus hanya ke goal-nya saja, tetapi harus tahu bagaimana keadaan bisnis kamu saat ini, kemudian lanjutkan dan dukung dengan strategi yang bagus agar target bisnismu bisa tercapai. 

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP