fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Mulai Miliki Passive Income dari Sekarang

Passive Income

Siapa yang tak mau mendapatkan banyak uang tanpa “bekerja” atau kalaupun harus, tak perlu dengan cara pergi gelap pulang gelap. Rasanya, itu impian semua orang, tak terkecuali kamu yang sedang membaca artikel ini. Kalau begitu, mari kita bahas tentang bagaimana cara mulai bisa miliki passive income dari sekarang. Pada artikel ini, kami akan berikan ide-ide untuk mendapatkan passive income!

Ya, siapa sih yang tidak ingin mencapai kebebasan finansial. Siapa pula yang menolak keuangannya terjamin sehingga tak menjadi beban keluarga. Ingin makan, tinggal pesan. Ingin jalan-jalan, tinggal berangkat, tak perlu pusing menunggu promo tiket murah. Ingin beli ini itu, tinggal memasukkannya ke keranjang belanja dan langsung check-out tanpa harus tergantung dengan diskon. Tak hanya itu, kamu juga bisa membantu banyak orang dengan uang yang kamu miliki. Indahnya dunia. Kalau boleh meminjam kalimat Kinan di serial web, Layangan Putus, mungkin kamu akan bilang setengah berteriak, “It’s my dream!”

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Ide passive income kemudian menjadi banyak bermunculan beberapa waktu belakangan untuk mewujudkan impian tersebut. Memiliki kebebasan finansial di usia muda, makin muda makin bagus, seolah menjadi salah satu pencapaian tertinggi dalam hidup. Tidak heran, media sosial kita kerap dihebohkan dengan aneka thread berisi tips 100 juta pertama di usia 20, mobil dan rumah pertama di usia 25, “pensiun” di usia 30, dan semacamnya. Jangan cuma berangan-angan karena kamu pun bisa mewujudkannya asal tahu caranya.

Memiliki kebebasan finansial bukanlah hal yang mustahil alias bisa banget diusahakan. Sebagaimana yang sudah ditulis sebelumnya, untuk mewujudkannya, kamu harus punya PASSIVE INCOME.

Bagaimana caranya?

Sabar. Sebelum membahas lebih lanjut, kamu harus tahu dulu apa itu passive income. Jangan-jangan, apa yang kamu yakini selama ini keliru. Yuk, cari tahu dulu di sini dan langsung lanjut ke pembahasan ide passive income yang bisa kamu jajal!

Ide untuk Mendapatkan Passive Income

Secara umum, pendapatan atau income dibagi jadi dua: active income dan passive income. Untuk yang pertama, kamu harus melakukan kegiatan (harus bergerak/harus bekerja dulu untuk mendapatkan uang). Jika kamu mager, pastinya tak dapat uang. Misalnya, kamu adalah seorang pegawai di sebuah institusi. Agar bisa mendapatkan gaji, kamu pasti harus bekerja dulu. Kamu tak bisa seenaknya tak masuk sebulan kemudian mengharapkan tetap dapat gaji. Sedangkan yang kedua, kamu tak perlu berkegiatan ini itu dulu karena penghasilan sudah mengalir dengan sendirinya. Ibaratnya, kamu mager pun tetap dapat uang. Enak sekali, bukan?

Kabar gembiranya, ide passive income zaman sekarang makin banyak dan beragam jika dibandingkan dengan satu atau dua dekade yang lalu. Kamu bisa menjalani salah satu, beberapa, atau bahkan semuanya. Semua tergantung targetmu kapan akan “pensiun dini” dan menikmati kebebasan finansialmu.

Beberapa ide passive income berikut ini bisa kamu lakukan untuk merealisasikan mimpimu:

  1.   Jualan e-Book atau foto digital

Ide passive income yang puluhan tahun lalu belum ada adalah jualan e-Book atau foto digital. Berbeda dengan ide passive income di masa lalu yang dirasa mustahil dilakukan mereka yang masih muda karena butuh modal besar, ide ini sangat bisa direalisasikan oleh semua umur. Bahkan, mereka yang masih belia pun. Modal utamanya “hanyalah” tekad dan semangat serta rajin menulis atau membuat foto terbaik. Jangan bingung bagaimana memulainya karena dari hal sederhana pun bisa. Misal, kamu membuat e-book atau printable latihan membaca untuk anak-anak usia pra-SD. Hitung, ada berapa jumlah anak di Indonesia. Ada berapa jumlah ibu-ibu yang ingin anaknya bisa baca sebelum SD tapi tidak tahu caranya atau tak sempat membuat pengajaran kreatif karena sibuk bekerja. Dari hitungan kasar pun bisa kamu perkirakan. Sangat berprospek, bukan?

  1.   Membuat blog

Ini juga bisa menjadi ide passive income dengan usaha serta modal yang tak terlalu banyak seperti poin sebelumnya: membuat blog. Kalau sudah, isilah blog kamu dengan postingan-postingan yang temanya kamu sukai atau dapat memberi manfaat pada banyak orang atau apa pun yang kamu kuasai. Kamu bahkan bisa curhat jika tak percaya diri untuk berbagi tips/ pengetahuan karena merasa belum ahli. Eits, jangan remehkan postingan curhat karena Raditya Dika pun mengawali kariernya sebagai penulis dengan curhat di blog. Sisi positif postingan curhat adalah lebih jujur dan ekspresif. Mungkin, itulah daya tariknya sehingga masih ada “pasarnya”. Lalu, dari mana kamu mendapatkan passive income dari blog? ya, Google AdSense!

Ya, salah satu cara mendapatkan uang dari blog atau yang kerap disebut dengan monetisasi adalah dari AdSense atau iklan yang dipasang di blog kamu. Iklan-iklan tersebut tidak muncul dengan sendirinya atau bukan kita yang pasang sendiri, melainkan dari para pemasang iklan di program Google Adwords

Agar blog kamu bisa terpasang AdSense tentunya harus ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu: harus blog TLD (Top Level Domain seperti .com atau .net dan semacamnya alias bukan blog gratisan) dan kamu harus mendaftar atau mengajukan diri ke Google agar blog kamu disetujui untuk dipasang iklan. 

Penghasilan yang kamu terima adalah dari setiap pengunjung yang klik iklan tersebut. Itulah kenapa, penting sekali memiliki blog yang banyak pengunjungnya agar kemungkinan mereka mengklik iklan di blog kamu juga semakin besar. Agar pengunjung berlimpah, konten kamu harus bermanfaat atau setidaknya mudah ditemukan Ketika calon pembaca mengetikkan kata kunci tertentu di mesin pencarian. 

  1.   Membuat video di YouTube

Ide passive income ini juga sangat mungkin kamu lakukan. Bermodalkan smartphone saja, kamu sudah bisa membuat ragam video dan membagikannya ke publik. Kamu bisa membuat video tutorial, wawancara dengan orang-orang inspiratif, jalan-jalan, review film, ringkasan film, bahkan video keseharian dengan harapan bisa menjadi “teman” bagi mereka di luar sana yang “senasib” denganmu misal keseharian sebagai mahasiswa atau pekerja lepas atau semacamnya. Temukan penontonmu sendiri. Dari mana passive income-nya? AdSense!

Passive Income

Seperti halnya blog, mendapatkan AdSense dari channel YouTube pun ada syarat yang harus kamu penuhi. Kamu dapat membacanya dengan lebih detail di support.google yang beberapa di antaranya adalah memiliki lebih dari 1000 subscriber dan videomu sudah ditonton lebih dari 4.000 jam dalam satu tahun terakhir. Nantinya, kamu akan mendapatkan penghasilan AdSense dari setiap iklan yang muncul yang diklik pengunjung. Prinsipnya sama seperti blog, hanya medianya berbeda. Jika blog menggunakan tulisan, YouTube menggunakan video.

  1.   Royalti buku atau karya kreatif lain

Ide passive income berikutnya adalah dengan menghasilkan royalti dari karya kreatif yang kamu hasilkan seperti menerbitkan buku atau menciptakan lagu. Jika karyamu “meledak” di pasaran, maka bukannya tidak mungkin royalti tersebut akan “menghidupimu” hingga masa tuamu. Kamu pastinya sudah membuktikan sendiri melalui media tokoh-tokoh atau orang-orang yang bisa hidup “hanya” dengan mengandalkan royalti. Mungkin, kamu tertarik untuk mengikuti jejak mereka selanjutnya?

  1.   Investasi

Ide passive income ini sudah populer sejak dulu, sejak masa orang tuamu muda, mungkin. Ya, cara lain yang sangat umum dan dikenal masyarakat luas untuk menghasilkan passive income adalah dengan INVESTASI. Jika dijabarkan lebih lanjut, bentuk investasi ini ada banyak:

    • Investasi sektor riil: punya usaha/bisnis, termasuk bisnis online
    • Investasi dalam bentuk saham, beli saat harga saham turun drastis seperti awal pandemi akan memberikanmu banyak keuntungan dari sisi capital gain
    • Investasi dalam bentuk reksadana, ada begitu banyak marketplace yang memfasilitasi ini
    • Mendanai usaha orang lain dengan imbalan mendapatkan bagi hasil setiap bulannya atau di waktu yang sudah disepakati
    • Investasi dalam bentuk Logam Mulia (LM) yang notabene nilainya cenderung naik mengingat emas adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui
    • Investasi dalam bentuk properti untuk kemudian dijual atau disewakan atau dibuat kos-kosan
    • Investasi dalam bentuk tanah untuk kemudian disewakan atau dijual, harga tanah juga cenderung naik mengingat jumlahnya makin terbatas seiring dengan bertambahnya populasi manusia
Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Seperti itulah cara mulai memiliki passive income dari sekarang. Bagaimana? Kamu bisa memilih untuk menjalani salah satunya, beberapa, atau bahkan semuanya jika memang sanggup. Tapi yang jelas, meskipun ide passive income di atas terlihat simpel untuk direalisasikan, tetapi bukan berarti kamu bisa bermalas-malasan. NOPE!. Guna mendapatkan kebebasan finansial, kamu tetap butuh usaha di awal yang tidak bisa dikatakan mudah. Kamu harus tekun dan tak mudah menyerah. Berakit-rakit dahulu, berenang-renang kemudian kalau kata pepatah. Bekerja keras dan cerdas dulu di awal, untuk kemudian menikmati hasilnya kemudian. Semangat, ya!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP