fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Cara Tepat Kelola Modal Usaha

Modal Usaha

Modal usaha terutama yang berupa modal kerja adalah hal yang dibutuhkan dalam bisnis. Dengan kelola modal usaha yang baik perusahaan dapat melaksanakan operasionalnya dan bisnis dapat berjalan. 

Sebagai seorang pebisnis tentu harus menguasai pengelolaannya, mulai dari manajemen yang diperlukan, strategi untuk pengelolaan modal usaha, hingga kebijakan pengelolaan modal usaha. Bagaimana caranya?

Mari kita bahas satu per satu. 

Mengapa Modal Kerja?

Modal kerja adalah hal utama yang diperlukan dalam bisnis. Uang tunai dan aktiva atau harta lancar, yang dipergunakan untuk membiayai aktivitas operasional sehari-hari sebuah bisnis adala termasuk dalam modal kerja tersebut. 

Sesuai pengertian tersebut, maka ada dua hal yang perlu kamu perhatikan yakni, uang kas dan aktiva atau harta lancar. Keduanya sama-sama dibutuhkan dalam keseharian bisnis, karena mudah dipergunakan untuk transaksi.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Uang kas tentunya adalah uang dalam bentuk sebenarnya, dalam bisnis kamu selalu membutuhkannya. Sedangkan aktiva atau harta lancar, adalah harta yang mudah untuk diuangkan, contoh: persediaan, piutang lancar, perlengkapan, surat berharga jangka pendek, dan semua harta yang mudah diuangkan saat sekarang. 

Modal kerja adalah darah yang harus mengalir sehari-hari dalam sebuah bisnis. Maka kelola modal usaha harus mengutamakan manajemen modal kerja. 

Manajemen Pengelolaan Modal Usaha

Saat mengelola modal usaha awali dengan yang namanya manajemen atas pos-pos atau akun yang berhubungan dengan modal kerja. Akun tersebut adalah kas, piutang dan persediaan.  

Berikut adalah masing-masing manajemen dalam kelola modal usaha. 

  • Manajemen Kas

Manajemen kas adalah step yang paling pertama dalam kelola modal usaha, karena kas adalah aktiva paling lancar. Lakukan manajemen kas untuk mengatur masuk dan keluarnya kas dalam perusahaan. Bisnis yang kamu kelola, harus bisa memastikan bahwa uang kas yang kamu miliki selalu mencukupi, tetapi bukan berarti berlebih. Jika terdapat kelebihan kas maka kamu dapat menggunakannya untuk investasi. Dengan begitu maka kas dalam perusahaan akan terus berputar, dan mampu membiayai bisnis serta mengembangkannya. 

Untuk keperluan manajemen kas, maka ada laporan arus kas, yang sangat membantu untuk melihat posisi kas. Kamu dapat membaginya untuk kebutuhan operasional, investasi, dan pendanaan yang masing – masing sudah sesuai berdasarkan arus keluar dan masuknya. Arus kas untuk operasional adalah kas yang masuk dan keluar untuk kegiatan operasional. Arus kas untuk investasi, adalah arus kas dan masuk untuk keperluan investasi dalam perusahaan, seperti pembelian aktiva dan arus kas untuk pendanaan, adalah arus kas masuk yang diperoleh dari kegiatan investasi (seperti saham dan surat berharga), dikurangi dengan prive

  • Manajemen Putang

Hal berikutnya yang penting dalam kelola modal usaha adalah manajemen piutang. Akun piutang timbul karena bisnismu meminjamkan sejumlah dana kepada pihak lain. Hal ini cukup lumrah dalam bisnis, dan merupakan upaya untuk mendiversifikasi kas.

Masuk dalam urutan aktiva lancar paling cair setelah kas, piutang berhadapan dengan risiko tak tertagih. Jika sudah demikian dan jumlahnya cukup tinggi, maka bisnis akan keteteran dalam menggali sumber modal kerja.

Oleh karenanya, perlu manajemen piutang yang baik, meliputi: penentuan limit kredit dan jatuh tempo. Limit kredit adalah batasan kredit yang bisa diberikan oleh bisnismu terhadap kreditur. Sedangkan jatuh tempo adalah masa jatuh tempo untuk pembayaran piutang. Keduanya harus kamu tentukan, dan sampaikan kepada setiap kreditur. Tidak hanya menentukan keduanya, kamu juga harus disiplin untuk melakukan penagihan. 

Karena para kreditur seringkali lupa terhadap kewajibannya untuk membayar piutang, untuk mengatasi masalah tersbut kamu perlu membuat yang namanya daftar kreditur yang berisi: nama kreditur, jumlah kredit yang diberikan, dan jatuh tempo pembayaran. Dengan daftar tersebut kamu bisa menentukan umur piutang yang mendekati masa penagihan, alias jadwal penagihan.

  • Manajemen Persediaan

Salah satu faktor yang membantu kelancaran penjualan adalah pengelolaan persediaan/stok yang baik. Temukan cara kelola stok barang bisnis yang baik di sini!

Manajemen persediaan setiap bisnis sangat unik, sehingga masing-masing pemilik bisnis yang paling mengetahuinya. Contohnya, ada seorang pebisnis manajemen persediannya terbagi menjadi 3, yaitu pertama, jenis barang yang saat setengah habis harus segera dilakukan pemesanan atau disebut juga barang kebutuhan. Kedua, barang yang ketika persediaannya mendekati jumlah minimal segera dilakukan pemesanan atau barang gerak cepat dan yang ketiga adalah barang lambat atau barang yang menunggu habis untuk dilakukan pemesanan kembali.

Tentukan bagaimana kamu mengelola persediaan sesuai dengan situasi dan kondisi bisnis kamu.  

Modal UsahaStrategi Pengelolaan Modal Usaha

Kelola modal usaha memerlukan strategi untuk berhasil. Berikut adalah strategi yang dapat kamu lakukan untuk kelola modal usaha. 

  • Harus ada kontrak yang jelas

Kas, piutang, dan persediaan, berkaitan erat dengan kebutuhan pokok bisnis. Oleh sebab itu, harus selalu ada kontrak yang jelas. Maksudnya ada perintah tertulis dengan pertanggungjawaban pemilik bisnis, terhadap hal-hal yang berkaitan dengan ketiga hal tersebut.

Jika bisnis milikmu masih pemula, kamu harus selalu melakukan pencatatan yang jelas dan bertanda tangan, jika sehubungan dengan tiga hal tersebut. Contohnya kamu menulis dengan formal setiap piutang yang terjadi. 

  • Cermati penentuan harga

Ketika kamu menjual suatu produk/barang terutama dalam bentuk kredit, kamu perlu untuk mencermati penentuan harga. Perhatikan hal – hal seperti prospek konsumen di masa mendatang, dan besarnya usaha yang dimiliki.

  • Evaluasi penjualan

Hal utama dalam bisnis adalah penjualan. Maka perlu untuk melakukan evaluasi penjualan, karena erat hubungannya dengan modal kerja. Penjualan yang tinggi, maka akan membuat ketersediaan kas lebih lancar. Demikian pula sebaliknya. 

  • Perhitungan tepat terhadap jumlah persediaan

Hitung persediaan dengan tepat, sehingga tidak terjadi kelebihan persediaan atau kekurangan persediaan. Dengan menghitungnya secara tepat, maka manajemen modal kerja akan berlangsung dengan baik. 

  • Aktif terus mencari supplier yang memberikan harga paling sesuai

Manajemen modal kerja dalam kelola modal usaha, juga berhubungan erat dengan supplier. Sebagai pemilik bisnis kamu harus terus aktif mencari supplier yang memberikan harga paling sesuai. Karena hal tersebut akan sangat mempengaruhi ketersediaan modal kerja. Jika kamu bisa memperoleh supplier bahan dengan harga yang cukup murah dengan kualitas bagus, maka keuntungan atau pendapatan yang diperoleh juga akan semakin besar.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Kebijakan dalam Kelola Modal Usaha

Kelola modal usaha berikutnya adalah dengan menentukan beberapa kebijakan, seperti di bawah ini.

  • Atur tempo pembayaran antara konsumen dan pemasok. Gunanya adalah untuk menjamin ketersediaan kas agar tidak berlebih atau kurang. Jika terdapat kas berlebih gunakan untuk pengembangan bisnis atau investasi. 
  • Memperhatikan persyaratan pembayaran untuk penjualan kredit. Penting untuk menentukan kebijakan hal ini, karena penjualan secara kredit maknanya adalah jeda waktu untuk penerimaan kas. Sehingga perlu ada kepastian untuk pembayaran kredit, serta barang yang bisa dikreditkan. 
  • Ekspansi harus memperhitungkan proyeksi dengan benar. Ekspansi memang penting, tetapi jika proyeksi tidak benar, maka kas untuk keperluan tersebut bisa menjadi melayang tanpa memberikan hasil. Segala hal sehubungan pengembangan bisnis memang harus terukur dan memberikan hasil. 
  • Penggunaan kredit harus memperhitungkan kemampuan bayar. Jika bisnis terpaksa harus menggunakan kredit dari bank atau lembaga keuangan, maka bisnismu harus memperhitungkan kemampuan untuk membayar. Bisnis yang tidak memperhitungkan kemampuan bayar dapat mengalami kegagalan membayar, yang berdampak pada sulitnya mendapatkan kembali kepercayaan oleh bank atau lembaga keuangan.

Mengelola modal usaha adalah sebuah proses, oleh sebab itu kamu harus terus belajar. Dari proses belajar tersebut, kamu akan menemukan cara kelola modal usaha yang terbaik untuk bisnismu.

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP