fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Catatan Atas Laporan Keuangan, Pengertian dan 7 Cara Membuatnya

catatan keuangan 01

Catatan atas laporan keuangan, biasa disingkat dengan CaLK, atau disebut pula notes to financial statement, adalah bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan. Melalui CaLK, laporan keuangan bisa berkomunikasi dengan banyak pihak. Tanpanya, laporan keuangan yang kamu buat justru akan membingungkan bagi pengguna. Selain itu, tanpa catatan atas laporan keuangan, kemungkinan akan banyak keterangan yang tidak bisa tersampaikan langsung kepada penggunanya.

Laporan keuangan tentunya hanya berisi angka-angka, yang tidak semua orang mengerti. Oleh sebab itu, catatan atas laporan keuangan ini hadir. Catatan atas laporan keuangan memberikan keterangan yang mendetail mengenai segala hal yang ada pada laporan keuangan. Penempatan catatan ini biasanya tersaji pada bagian akhir laporan keuangan. 

Manfaat CaLK

Tujuan pembuatan catatan atas laporan keuangan tidak hanya sekadar membantu dalam memahami laporan keuangan. Namun terdapat berbagai macam manfaat lainnya, seperti:

  • Meningkatkan pemahaman terhadap laporan keuangan, terutama untuk pengguna akhir. Maksud pengguna akhir adalah orang-orang yang memanfaatkan laporan keuangan yang telah jadi.
  • Menambahkan penjelasan hitungan item tertentu pada laporan keuangan. Dengan begitu akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perusahaan. 
  • Menyajikan informasi mendetail mengenai informasi yang bersifat kontekstual, seperti utang-piutang, kelangsungan usaha, kewajiban kontijensi, dan lainnya. 
  • Memberikan informasi mengenai sumber daya tersedia dalam bisnis, seperti cadangan kas, kapasitas produksi, inventaris, dan lainnya. 
  • Sebagai salah satu pertimbangan stakeholder bisnis untuk mengambil keputusan. 

Pembuat CaLK

Orang yang memahami pembuatan laporan keuangan secara menyeluruh tentunya menjadi pembuat catatan atas laporan keuangan ini. Karena catatan ini berisi hal-hal mendetail dan kontekstual yang berkaitan dengan laporan keuangan. Jika bukan pembuatnya, maka tidak ada orang lain yang bisa membuatnya.

catatan keuangan 02

Dengan demikian, pembuatnya bisa saja kamu sebagai pemilik bisnis, jika kamu membuat laporan keuangan sendiri. Atau bagian akuntansi yang memang bertanggung jawab membuat laporan keuangan perusahaan. 

Pengguna CaLK

Pihak yang menggunakan catatan atas laporan keuangan sama seperti pada laporan keuangan. Ada pihak internal dan eksternal. Pihak internal yang menggunakan catatan itu adalah pemilik dan pihak manajemen. Sedangkan pihak eksternal yang memerlukannya adalah investor, kreditor, pemerintah dan pihak luar lainnya yang memiliki kepentingan dengan perusahaan.

Bisa jadi banyak pihak yang membutuhkan catatan atas laporan keuangan sehingga jika kamu tengah menjalankan bisnis, harus menguasai pembuatannya. Namun sebelum sampai pada tahap pembuatan, kamu perlu untuk mengetahui unsur-unsur catatan atas laporan keuangan. 

Unsur-unsur CaLK

Berikut adalah unsur-unsur yang ada dalam CaLK:

  • Unsur Umum (Penjelasan Perusahaan)

Unsur pertama ini, sesuai namanya, memberikan penjelasan tentang sejarah dan latar belakang perusahaan. Oleh sebab itu, dalam catatan tercantum pula keterangan mengenai AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga), visi dan misi, status badan hukum, penawaran saham, dan kebijakan-kebijakan lainnya.

  • Kebijakan Akuntansi

Kebijakan akuntansi adalah hal-hal yang mendasari pencatatan akuntansi dalam laporan keuangan. Termasuk kebijakan akuntansi yang tercantum adalah asumsi dasar dalam penyusunan laporan keuangan, pengukuran laporan keuangan, multi currency, dan lainnya.

  • Kebijakan Standar Akuntansi Keuangan

Unsur ini menunjukkan kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK). SAK adalah standar kepatuhan dalam membuat laporan keuangan. 

  • Informasi Kebijakan Fiskal/Keuangan

Informasi tentang kebijakan keuangan yang berlaku juga menjadi unsur catatan atas laporan keuangan. Karena akan berpengaruh terhadap penggunaan metode akuntansi tertentu dalam laporan keuangan. Informasi yang tersaji dalam unsur ini adalah seperti ekonomi makro, kebijakan ekonomi, hambatan untuk mencapai target kinerja, dan lainnya.

  • Ikhtisar Pencapaian Kinerja

Unsur ini mencantumkan ringkasan pencapaian kinerja perusahaan. Tentu saja dalam kerangka periode tertentu, sesuai periode CaLK yang dibuat. 

  • Pengguna Laporan Keuangan

Unsur terakhir ini menjelaskan siapa saja yang bisa menggunakan laporan keuangan. Contoh pengguna laporan keuangan adalah investor, pemerintah, atau masyarakat. Dengan memberikan keterangan ini, harapannya CaLK yang telah kamu buat, bisa tepat sasaran.

  • Informasi lainnya

CaLK juga mencantumkan informasi-informasi lain yang bisa membantu memperjelas laporan keuangan, dan menjauhkannya dari bias. Contoh dari informasi lainnya ini seperti kesalahan pencatatan, pemekaran usaha, pergantian manajemen, dan lainnya. 

catatan keuangan 03

7 cara mudah membuat catatan atas laporan keuangan

Setelah memahami unsur CaLK, maka kamu siap untuk mulai membuatnya. Berikut 7 cara mudah untuk membuat CaLK.  

1. Memahami seluruh unsur dalam CaLK

Agar mudah membuat catatan atas laporan keuangan, maka kamu harus memahami seluruh unsur CaLK. Jika kamu belum memahaminya, maka kamu bisa meminta bantuan profesional di bidang akuntansi keuangan. Mereka akan mengarahkanmu dalam pembuatan CaLK.

2. Memeriksa laporan keuangan secara menyeluruh

Jika sudah memahami unsur CaLK, maka tugasmu meninjau kembali laporan keuangan yang sudah kamu persiapkan. Dari sanalah kamu bisa memenuhi kebutuhan dalam pembuatan CaLK.Setelah meninjau ulang laporan keuangan yang telah kamu buat, barulah proses pembuatannya dapat berlangsung. Untuk membuatnya, kamu harus menggunakan standar sesuai SAK EMKM 2016:43. Berikut tahapan lanjutan pembuatan CaLK sesuai standar.

3. Memperhatikan struktur

Dalam membuat CaLK harus memperhatikan struktur penyusunannya. Untuk strukturnya sendiri terdiri atas gambaran umum perusahaan, penerapan pernyataan dan intepretasi SAK, kebijakan akuntansi penting, dan informasi tambahan. Struktur tersebut harus tersusun secara kronologis, sehingga pembaca mudah memahaminya.

4. Gambaran umum perusahaan

Bagian ini berisi tentang beberapa hal seputar latar belakang perusahaan, misalnya:

  • Sejarah singkat perusahaan, nomor dan tanggal akta pendirian perusahaan, lokasi perusahaan, bidang usaha yang dijalankan, dan tanggal perusahaan mulai beroperasi secara komersial.
  • Penawaran umum efek perusahaan yang berisi tanggal penawaran efek perdana, kebijakan perusahaan, jenis dan jumlah efek perusahaan yang ditawarkan, serta tempat efek perusahaan tersebut tercatat.
  • Struktur perusahaan dan anak perusahaan yang berisi nama perusahaan dan anak perusahaan, kedudukan antar perusahaan, jenis usaha yang berjalan, tahun operasi, persentase kepemilikan perusahaan, total kepemilikan aset dan hal lain yang berhubungan dengan anak perusahaan.

Informasi mengenai nama anggota komisaris, direksi dan jumlah karyawan i perusahaan pada akhir periode akuntansi.

5. Penerapan pernyataan dan intepretasi SAK

Pada bagian ini kamu perlu untuk membuat penerapan pernyataan dan intepretasi SAK sesuai aturan dan standar yang berlaku sesuai periode akuntansi berjalan. 

6. Kebijakan akuntansi penting

Pada bagian ini harus tertulis beberapa hal, seperti kepatuhan laporan keuangan pada SAK, dasar penyusunan dan perhitungan laporan keuangan, piutang usaha, aset tetap, kas dan setara kas, pengakuan pendapatan dan beban, pajak penghasilan, penurunan nilai aset non keuangan, imbalan kerja, biaya pinjaman, dan laba dan rugi per saham.

7. Informasi tambahan

Sesuai posnya, ini adalah tempat untuk memberikan informasi tambahan atas pos yang telah tersaji. Umumnya yang tersaji pada bagian ini adalah aset, liabilitas, modal, pendapatan, dan beban.

Untuk lebih memahami mengenai CALK, berikut adalah CALK dari PT. Ciputra Development Tbk, pada 2018, untuk bagian gambaran umum perusahaan. 

Setelah mengetahui detail mengenai CaLK, maka akan menjadi lebih mudah bagimu untuk mempersiapkannya bagi bisnismu. Oleh sebab itu, kamu sebagai pebisnis wajib terus belajar, terutama bidang keuangan, supaya bisnismu terus berkembang.

Baca artikel lain yang terkait

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP