fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Content Writing untuk Bisnis, Kenali Manfaatnya di Sini

content writing 01

Dalam bisnis, terutama bisnis online tak melulu soal strategi budget dan placement media saja. Namun ada hal lain yang tak kalah penting, yang dapat berkontribusi terhadap baik image perusahaan maupun dari sisi penjualan. Apakah itu? Ya, content writing! Meskipun kamu memiliki akun di setiap platform media sosial, apalah artinya tanpa konten? 

Penulisan konten adalah bagian penting dari strategi digital marketing karena tanpa konten kamu tidak bisa menyajikan atau menyampaikan pesan bisnis apapun kepada khalayak. Nah, tanpa berpanjang lebar, pada artikel ini akan membahas seputar content writing mulai dari definisi, manfaat, jenis hingga contoh sukses penerapan content writing di dunia bisnis yang nyata. 

Apa itu Content Writing?

Content writing adalah proses perencanaan, penulisan, dan pengeditan konten website yang biasanya untuk tujuan digital marketing. Penulisan konten ini dapat mencakup artikel blog, skrip video atau podcast, e-book atau whitepaper, siaran pers, deskripsi kategori produk, landing page, penulisan copy untuk media sosial dan berbagai konten lainnya.

Mungkin kamu pun lantas bertanya, apa sih perbedaan antara content writing dan copywriting? Apakah keduanya hal yang sama, atau berbeda? Dari definisi, seperti dikutip dari hubspot.com, copywriting adalah salah satu elemen paling penting dari setiap bentuk pemasaran dan periklanan. Copywriting terdiri dari kumpulan kata, baik tertulis atau lisan, yang digunakan bisnis atau brand untuk mendorong orang mengambil tindakan setelah membaca atau mendengarnya. 

Dari sisi tujuan, copywriting memiliki tujuan untuk mendorong penjualan. Oleh karena tujuan menjual produk maka copywriting harus mengandung call-to-action atau ajakan bertindak yang jelas pada akhir kalimat. Sedangkan tujuan dari content writing adalah untuk meningkatkan engagement atau keterlibatan pembaca dengan edukasi dan biasanya juga untuk membangun citra sebuah produk atau perusahaan. Oleh sebab itu, bila pun mengandung call-to-action maka cenderung lebih halus atau sifatnya soft-selling.

Dari sisi panjang tulisan, copywriting cenderung lebih pendek karena bertujuan untuk mengajak pembeli untuk membeli produk atau layanan tertentu, sehingga kontennya lebih ringkas dan tidak bertele-tele. Sementara content writing cenderung lebih panjang. 

Manfaat Content Writing bagi Bisnis

Content writingPenulisan konten dapat membantu bisnis membangun hubungan dengan audiens dan menjaga loyalitas konsumen. Namun tak hanya itu saja, karena ada tiga manfaat penulisan konten bagi bisnis. 

  1. Membantu Membangun Brand Awareness

Menulis konten yang menarik, dan bermanfaat kemudian memposting di berbagai channel akan menjangkau konsumen potensial maupun konsumen tetap dan menciptakan kesan kehadiran brand kamu di pasar. Konsistensi dalam menulis dan menerbitkan konten dapat membantu bisnis membangun brand awareness dengan relatif cepat.

  1. Membantu Meningkatkan SEO

Tanpa konten, Search Engine Optimization terasa percuma. Konten yang ditulis dengan baik dengan konsistensi keyword yang tepat dan paling banyak dicari adalah bagian penting dari Search Engine Optimization dan meningkatkan peringkat brand di Google. Dari video dengan skrip, banner hingga infografis hingga email marketing, penulisan konten dapat membangun brand dan meningkatkan SEO secara keseluruhan.

  1. Membantu Membangun Bisnis 

Menulis konten memungkinkan kamu sebagai bisnis atau brand mempresentasikan ide bisnis dalam berbagai bentuk dan di berbagai platform. Memposting konten secara reguler membuat orang tahu tentang bisnis kamu dengan memberitahu mereka tentang apa yang kamu lakukan dan bagaimana kamu dapat membantu mereka. 

Jenis-Jenis Content Writing

Ada banyak jenis penulisan konten yang akan berguna bagi bisnis. Dan ada baiknya kamu dapat memahami setiap jenis tulisan dengan karakteristik dan keunikan masing-masing. 

  • Penulisan Konten SEO

Jenis content writing pertama adalah fokus pada search engine optimization atau SEO. Penulisan jenis ini sesuai dengan keyword yang sudah diatur dalam SEO serta  konten yang dibuat ramah terhadap elemen-elemen SEO lainnya. Hal ini dapat kamu lakukan agar artikel dapat muncul di halaman pertama mesin pencarian sehingga website berpotensi untuk lebih banyak audiens buka.

  • Penulisan Jurnalistik

Penulisan jurnalistik tak melulu tentang menulis naskah berita yang serius dan berat. Ada juga tulisan jurnalistik yang berbentuk artikel hiburan atau feature dengan tujuan untuk menghibur para pembaca.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  • Penulisan Konten Umum atau Generalist Writing

Jenis content writing yang ketiga adalah generalist writing dimana penulisan konten ini tidak memiliki tema yang spesifik, namun hanya jumlahnya yang diperhatikan. Biasanya, konten ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran akan sebuah brand.

  • Technical Writing

Technical writing atau penulisan teknis ini adalah penulisan yang menginterpretasikan informasi yang sangat kompleks ke dalam tulisan yang lebih mudah dimengerti oleh orang awam. Contoh dari penulisan jenis ini adalah penulisan untuk manual guide sebuah produk. 

  • Media Sosial

Penulisan konten yang terakhir adalah konten media sosial. Penulisan konten-konten media sosial ini harus dibuat semenarik mungkin, up-to-date, dan interaktif untuk  meningkatkan keterlibatan atau engagement di media sosial milik brand kamu. 

Contoh Sukses Penerapan Content Writing dalam Bisnis

Content writingUntuk bisa membuat content writing yang baik, tak ada salahnya bila kita merujuk pada langkah yang telah dilakukan oleh brand lain dan telah terbukti sukses memenangkan Indonesia Content Marketing Award/ICMA, ajang penghargaan bergengsi content marketing di Indonesia. Salah satunya adalah FiberCreme

FiberCreme atau PT Lautan Natural Krimerindo membuat strategi content marketing baik secara offline maupun online untuk memasarkan FiberCreme. Serta mengajak seluruh masyarakat Indonesia dari semua generasi untuk menerapkan gaya hidup sehat.

Dengan kampanye #EnakBisaSehat, FiberCreme ingin menyampaikan pesan bahwa setiap orang bisa menikmati makanan enak, tetap sehat dengan FiberCreme, krimer serbaguna pengganti santan dan susu. Hal ini tentu saja dengan kualitas produk yang mumpuni seperti kandungan tinggi serat, rendah gula, bebas kolesterol, bebas lemak trans, bebas gluten, bebas laktosa, dan indeks glikemik yang rendah.

Orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti kolesterol, maag, rematik, asam urat, ataupun individu yang sedang berdiet cocok juga mengonsumsi FiberCreme.

Itu adalah pembahasan lengkap kami seputar definisi, manfaat, jenis, serta contoh sukses penerapan content writing dalam bisnis. Bila dapat disimpulkan bahwa, content writing adalah penulisan konten dalam berbagai bentuk dan format yang dapat digunakan untuk keperluan bisnis secara digital. Jangan lupa untuk ‘menjahit’ cerita dengan baik ya, agar para pembaca tertarik menjadi konsumen loyal karena konten kamu yang menarik. Semangat mencoba pebisnis! 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP