fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Dijamin Untung, 7 Strategi Pemasaran Wajib bagi Pengusaha Jelang Ramadan

strategi pemasaran

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, tak bisa kita mungkiri bahwa momen Ramadan dan Idul Fitri merupakan momen besar yang meriah. Di luar dari kemeriahan spiritual, yang selalu terjadi setiap tahunnya adalah juga peningkatan konsumsi rumah tangga dan mobilitas terutama di penghujung Ramadan menjelang Idul FItri. Hal ini tentunya berdampak pada perputaran roda perekonomian secara nasional, dan terutama juga para pengusaha UMKM. Strategi pemasaran yang mengacu pada siklus musiman ini akan mendukung atmosfer usaha secara keseluruhan, apalagi jika kamu rencanakan dengan matang dan dimulai lebih awal sehingga antisipasi masyarakat terbangun. Simak ulasan mengenai strategi pemasaran wajib yang harus kamu selaku pengusaha lakukan jelang Ramadan berikut ini. 

Strategi Pemasaran Serba Ramadan

Ada kegembiraan yang meningkat menjelang dan selama Hari Raya berlangsung. Hadirkan kegembiraan ini ke dalam konsep utama sebagai strategi pemasaran kamu agar usaha kamu tak hanya relevan, namun juga terikat secara emosi dengan konsumen. 

  1. Ciptakan Atmosfer Ramadan di Tokomu

Mengapa saat bulan Ramadan, hampir semua toko memasang dekorasi bertema Ramadan? Bisa berupa hiasan gantung berbentuk ketupat, memajang miniatur bedug atau masjid, lengkap pula sambil memutar alunan musik religi non-stop. Ini tentunya untuk menciptakan atmosfer yang relevan sehingga konsumen semakin excited untuk berbelanja. Untuk toko online, kamu bisa menyiapkan desain banner website tema Ramadan, misalnya. 

  1. Prioritas Produk Kebutuhan Ramadan 

Jeli melihat peluang salah satunya dengan memahami apa yang menjadi kebutuhan konsumen selama Ramadan dan Idul Fitri. Produk-produk makanan dan minuman akan tetap menjadi primadona selama Ramadan, karena berpuasa justru mendorong konsumen lebih mudah tergoda untuk berbelanja makanan dan minuman. Selain itu karena adanya perubahan jadwal sehari-hari, contohnya bangun dini hari untuk santap sahur, tentunya menghadirkan peluang usaha yang berbeda dari hari-hari biasa. Bagaimana dengan produk-produk yang bukan merupakan kebutuhan Ramadan? Pengusaha bisa memanfaatkan strategi pemasaran dengan memberi potongan khusus yang berlangsung hanya selama bulan Ramadan, misalnya.

  1. Fokus Konten dan Kata Kunci Seputar Ramadan

Strategi pemasaran media sosial dapat membantu mencapai tujuan pertumbuhan usahamu. Menjelang bulan Ramadan, siapkan konten-konten media sosial yang relevan dengan momen Ramadan. Konten Ramadan bisa beragam seperti tips, informasi terkait Ramadan, quotes inspiratif, hingga meme yang menghibur. Dengan begitu, media sosialmu menjadi media untuk menjalin interaksi yang hidup dengan para follower maupun non-follower dan membuka peluang untuk menjadikan mereka konsumenmu.

Selain itu, targetkan juga kata kunci yang tepat untuk kontenmu. Dengan kata kunci yang tepat, traffic juga akan meningkat. Kamu bisa mengandalkan Google Trends atau Google Analytics untuk menemukan kata kunci apa yang tepat. Misalnya usahamu bergerak di bidang makanan, dan kamu telah menyiapkan produk spesial kue kering untuk hantaran Idul Fitri, maka gunakan kata kunci seperti “Hampers Idul Fitri”, atau “Hampers Kukis Lebaran”, atau “Kue Kering”. Pastikan kata kunci tersebut tertera di setiap konten yang relevan.

Strategi Pemasaran Pelayanan Terbaik di Momen Terbaik

strategi pemasaran

Di bulan yang baik ini, kamu sebagai pengusaha juga tak mau kalah dong untuk memberikan yang terbaik untuk konsumen.

  1. Siapkan Waktu Lebih Banyak untuk Melayani Konsumen

Ingat frasa “early bird catches the worm” atau “jangan bangun siang, nanti rejeki dipatok ayam”? Di bulan Ramadan, sebagian besar konsumen memulai kegiatan dini hari ketika waktu sahur tiba. Ini berarti kamu sebagai pengusaha juga harus menyesuaikan waktu produktif sebagai salah satu strategi pemasaran selama bulan Ramadan. Beradaptasi dengan perubahan jadwal harian konsumen selama bulan Ramadan bisa jadi peluang bagi pengusaha untuk mendapatkan untung lebih besar dibanding bulan-bulan lainnya. Flash sale saat sahur, atau chat dengan konsumen di waktu sahur, misalnya.

  1. Berikan Extra Service

Jangan sia-siakan kesempatan kali ini untuk menjalin hubungan baik dengan konsumen baru dan memberikan perhatian ekstra kepada konsumen lama. Lakukan pendekatan personal yang lebih terasa hangat dan emosional agar konsumen punya pengalaman yang menyenangkan saat berbelanja produk atau menggunakan jasamu dan punya keterikatan dengan brand kamu. Extra service sebagai bentuk strategi pemasaran tak perlu selalu mahal dan mengganggu cashflow kamu.

Contoh extra service misalnya, memberikan free product sample, atau voucher, dengan menyematkan pesan terima kasih yang ditulis tangan. Bisa juga dengan memberikan kemasan hantaran yang cantik secara cuma-cuma. Tindakan sederhana juga bisa kamu lakukan untuk menunjukkan apresiasimu terhadap konsumen, misalnya dengan tulus menyampaikan terima kasih, menanyakan feedback, dan gestur-gestur personal lainnya. Demi menjaga relasi dan loyalitas dengan konsumen lama, kamu juga bisa memberikan harga spesial yang lebih murah daripada harga untuk konsumen biasa. 

Amunisi Promosi

Siapkan amunisi promosi untuk meningkatkan keuntungan kamu. Sebab di momen Ramadan, konsumen cenderung bersedia membelanjakan uang lebih banyak dibanding waktu-waktu lain.

  1. Program/Promo Spesial Ramadan

Jadikan Ramadan sebagai momen untuk meningkatkan penjualan, terlebih setelah sekian lama lesu karena terdampak pandemi. Strategi pemasaran berupa promo cukup ampuh meningkatkan keuntungan. Banyak sekali ragam promo yang bisa diadopsi, seperti misalnya potongan harga, harga spesial, buy 1 get 1 free, cashback, bundle pack spesial Ramadan, promo ongkos kirim, kupon, voucher, dan sebagainya, yang tentunya menggiurkan bagi konsumen. Apalagi dari sisi konsumen, bulan Ramadan merupakan momen yang sering dimaklumi jika berbelanja lebih banyak dibanding bulan-bulan lainnya. 

  1. Siapkan Budget untuk Beriklan

strategi pemasaran

Iklan dalam strategi pemasaran dapat dianggap amunisi untuk meningkatkan brand awareness dan untuk memancing konsumen. Amunisi untuk menyambut penjualan di bulan Ramadan tentunya harus disiapkan khusus dan berbeda dibanding bulan-bulan lain karena peluang terbuka lebih lebar. Jika selama ini usaha kamu hanya mengandalkan traffic di e-commerce, misalnya, mengapa tidak mulai beriklan di platform e-commerce tersebut? Tentunya sebelum memutuskan untuk melakukan promosi, pelajari dulu efektivitas dan efisiensinya, agar amunisi kamu tidak terbuang sia-sia.

Sebagai pelaku usaha, menyiapkan strategi pemasaran yang tepat menjelang Ramadan dapat membuka peluang keuntungan yang tinggi dan mengantisipasi kerugian. Tak ada salahnya Anda coba terapkan 7 strategi wajib di atas untuk menyambut Ramadan tahun ini. Semoga momen menjalankan usaha di bulan Ramadan kali ini menjadi titik balik kebangkitan usahamu dan pelaku usaha lainnya setelah dua tahun lamanya melalui masa-masa kelam karena terdampak pandemi Covid-19. Selamat mencoba, dan semoga kamu mendapatkan keuntungan yang melimpah!

Stiker WhatsApp Pelanggan

stiker whatsapp

Untuk mendukung jualan online dan bersilaturahmi dengan pelanggan kamu semakin bermakna di bulan Ramadan ini, LummoSHOP menghadirkan Stiker Ciptakan Pelanggan, di mana kamu bisa bikin stiker WhatsApp online shop-mu sendiri. Tersedia beragam template stiker WhatsApp kekinian yang bisa kamu modifikasi dengan menambahkan logo online shop dan kata-katamu sendiri.

Kamu bisa pakai Stiker Ciptakan Pelanggan ini agar chat dengan pelanggan semakin seru. Bikin brand-mu semakin dikenal dengan adanya logo online shop kamu di setiap stiker, pembeli jadi repeat order, dan nambah pelanggan baru. Langsung aja klik website Stiker Ciptakan Pelanggan dan ciptakan pelanggan barumu. Stiker ini GRATIS, lho!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP