fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Ekspansi Bisnis, Pilih Pinjam Uang ke Bank atau Cari Partner? 

Katakanlah tren usaha kamu sedang bagus-bagusnya. Penjualan meningkat drastis, demand datang dari berbagai penjuru wilayah sehingga kamu merasa harus membuka kantor cabang di beberapa tempat. Kamu pikir, inilah saatnya melakukan ekspansi bisnis untuk memastikan keuntungan yang sudah tercakup tidak mengerut. 

Namun masalahnya, ekspansi bukan masalah sederhana dari segi permodalan. Prosesnya butuh modal tidak sedikit.  Dihitung-hitung, uang kas yang kamu miliki tidak cukup untuk menutup semua kebutuhan itu. Alokasi uang yang ada di brankas adalah untuk keperluan operasional bisnis yang tidak bisa diganggu gugat. Pada tahap ini, sudah saatnya kamu mendapatkan pinjaman modal usaha.

Nah, darimana modal itu bisa kamu dapatkan? 

Sebenarnya kamu mungkin sudah berpikir untuk mencari partner bisnis yang bisa memberi suntikan modal. Tapi sisi lain pikiranmu, kamu juga tergoda untuk mengambil pinjaman usaha dari bank. Mana yang lebih baik?  

Baiklah, jika kamu sedang mencari ide untuk mencari sumber dana guna mengembangkan usaha, ada beberapa opsi yang bisa kamu tempuh.

Pertama, kamu dapat mencari pinjaman ke bank. Dan kedua, kamu bisa menggaet investor dengan menawarkan kepemilikan sebagian saham (ekuitas) di usaha jualan online kamu. Atau kamu bisa menggabungkan dua cara ini.

Cara mana yang akan kamu ambil tergantung kebutuhan. Masing-masing pilihan mempunyai kelebihan dan kekurangan.  Maka sebelum menentukan pilihan, kamu harus mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing pilihan itu, sebelum kamu simulasikan dengan rencana dan besarnya suntikan modal yang dibutuhkan. 

LummoSHOP_ekspansi bisnis_03

Pinjam Uang ke Bank untuk Modal Usaha

Pinjam uang ke bank mungkin menjadi solusi yang tepat untuk usaha kecil yang butuh suntikan modal.  Apakah karena kamu butuh dana segar untuk pembangunan, mempertahankan hingga mengembangkan usaha agar tumbuh sesuai target.  Pinjaman dapat membantu perusahaan kamu mencapai tujuannya atau menyediakan bantalan keuangan yang dibutuhkan untuk mengambil langkah selanjutnya. 

Manfaat utama pinjam uang ke bank adalah kamu bisa mendapatkan modal kerja yang dibutuhkan tanpa kehilangan kepemilikan saham di usaha kamu. Jadi kendali dan arah kebijakan perusahaan tetap di tangan kamu. 

Mengajukan pinjaman ke bank juga bisa jadi jembatan untuk meningkatkan kredibilitas usaha kamu. Approval bank atas pengajuan pinjamanmu, dan kemudian rapor kamu dalam membayar cicilan tepat waktu akan menjadi poin positif. Makin bagus kredit bisnismu, makin besar kemungkinan kamu akan mendapat pinjaman lagi di masa mendatang.

Kamu mungkin masih berpikir ulang untuk pinjam uang ke bank, mengingat ada risiko dan tanggung jawab yang mengikuti keputusan ini. Ketika kamu mengutang artinya ada tanggung jawab untuk membayar kembali sejumlah yang dipinjam, ditambah bunga sesuai jadwal yang ditentukan.

Besarnya risiko tergantung pada jenis pinjaman dan apakah kamu memiliki agunan atau tidak, Kamu mungkin harus merelakan aset kamu jika ternyata tidak mampu melunasi utangmu tepat waktu. 

Namun, dalam banyak kasus keuntungan dari pinjaman bisnis lebih besar ketimbang risikonya. Dengan catatan pengajuan didasarkan dengan perhitungan yang cermat dan uangnya digunakan sesuai rencana. Disiplin dalam mengelola uang perusahaan pun menjadi kunci penting.

Dilansir dari midpennbank.com, bagus tidaknya pinjam modal dari bank untuk bisnismu tergantung pada tujuan dan situasi keuangan bisnis online-mu. Pinjaman modal dapat kamu gunakan untuk memperluas, atau menutupi pengeluaran sehari-hari. 

Dibandingkan dengan pilihan pembiayaan lainnya, ada sejumlah manfaat untuk pinjaman bisnis dari bank.  Beberapa keuntungan dari meminjam modal ke bank antara lain:

  • Mempertahankan kepemilikan perusahaan.  Ini penting, karena setelah mencurahkan waktu dan energi untuk membangunnya, kamu tentu tak ingin melepaskan kepemilikan itu saat usaha kamu mulai tumbuh dan menghasilkan keuntungan. 
  • Kamu tidak harus menyerahkan kendali perusahaan dan tetap memiliki otoritas penuh atas usaha yang kamu rintis. Kamu bisa menentukan arah kebijakan sesuai yang kamu mau. Maju atau mundurnya perusahaan sepenuhnya ada di tangan kamu. 
  • Kamu juga tidak memiliki kewajiban untuk menjawab atau melaporkan kepada pemegang saham mana pun. 
  • Membantu bisnismu tumbuh dan berkembang. Kamu bisa mempekerjakan lebih banyak karyawan, meluaskan pasar, diversifikasi produk atau menambah cabang. Pinjaman modal akan menutupi biaya ekspansi dan memungkinkan usaha kamu tumbuh secara menguntungkan. 
  • Tidak terikat dengan satu sumber dana sehingga kamu dapat meminjam dari sejumlah sumber yang berbeda. 
  • Dapat membandingkan penawaran dan memilih kondisi yang paling tepat untuk bisnis kamu. 

Kekurangan pinjam modal ke bank: 

  • Menambahkan utang ke neraca perusahaan 
  • Mengharuskan kamu mengalokasikan uang untuk membayar kembali utang beserta bunganya yang pasti akan mempengaruhi arus cashflow perusahaan. 
  • Dapat membatasi kemampuanmu untuk meminjam lebih banyak uang di masa depan

Cari Partner Bisnis untuk Suntikkan Modal

Pembiayaan ekuitas adalah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut upaya untuk meningkatkan modal dengan menjual saham perusahaan kepada investor dengan imbalan kepemilikan sebagian saham di perusahaan. 

Sebagai pemilik usaha online yang sudah berjalan, kamu dapat menjual saham bisnismu pada setiap tahap keberadaan atau pertumbuhannya. Kamu dapat menjual saham kepada satu individu atau beberapa investor yang berminat. Saham dapat dijual atau didistribusikan secara pribadi atau ditawarkan kepada masyarakat umum. 

Setiap pemegang saham diberikan hak tertentu. Hak-hak tersebut termasuk hal-hal berikut:

  • Kepemilikan sebagian atau persentase perusahaan
  • Kemampuan untuk mentransfer kepemilikan
  • Hak atas dividen (pembagian keuntungan), jika ada dan pada saat diterbitkan
  • Kemampuan untuk memeriksa/mengulas buku dan catatan perusahaan dengan imbalan menerima bagian dari saham perusahaan. Umumnya, mereka tidak terlibat dalam operasi bisnis sehari-hari tetapi dapat menawarkan saran dan arahan tentang kebijakan dan  masa depan yang mereka inginkan untuk diambil perusahaan. 

Kepentingan mereka adalah memaksimalkan laba atas modal yang telah mereka tanam dengan berpartisipasi dalam pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan. Investor atau mitra usaha bisa aktif atau pasif.  Mitra pasif dapat meneleponmu sesekali untuk “memeriksa” status dan kemajuannya. Mitra yang aktif kemungkinan akan lebih terlibat dalam berbagai aspek bisnis.

LummoSHOP_ekspansi bisnis

Kelebihan menggandeng investor/partner bisnis:  

  • Dapat menyediakan modal yang dibutuhkan tanpa membuat perusahaan berutang
  • Dapat berbagi dalam pekerjaan yang diperlukan ataupun risiko yang harus ditanggung dalam menjalankan bisnis. Jadi kalau ada hal yang tak diinginkan yang mengganggu usahamu, kamu tak harus menanggung sendirian. 
  • Dapat menawarkan keahlian, pemikiran dan ide-ide baru yang dapat menguntungkan dalam pengembangan bisnis
  • Dapat membantu kamu meluangkan waktu untuk fokus pada aspek bisnis lainnya

Kekurangan menggandeng partner bisnis: 

  • Keuntungan yang didapat harus dibagi berdasarkan persentase saham yang dimiliki
  • Hilangnya kendali penuh atas bagaimana bisnismu akan dijalankan
  • Potensial muncul perselisihan, adu argumen dan ketidakpuasan  yang bisa mengganggu jalannya perusahaan.

Jadi, apakah bisnis online-mu benar-benar membutuhkan partner bisnis? 

Menyerahkan ekuitas dalam bisnis sekecil apa pun yang memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang di masa depan, selalu merupakan keputusan yang sulit untuk dibuat. 

Setelah kamu melepaskan sebagian saham dari perusahaan, kamu harus berbagi keuntungan dan jabatan kepada orang lain. Jika kamu dapat menjalankan bisnis sendiri dengan sukses, dan yang kamu butuhkan hanyalah tambahan uang tunai, kamu perlu memikirkan ulang sebelum memutuskan menggandeng investor. Dan lebih disarankan untuk mengajukan pinjaman. 

Selama kamu memiliki rencana yang baik tentang bagaimana uang pinjaman akan digunakan dan harapan yang masuk akal untuk dapat membayar kembali uang yang kamu pinjam dengan lancar tanpa memberatkan dan mengganggu kelancaran usaha kamu, mencari pinjaman tampaknya merupakan jalan yang lebih tepat untuk diikuti. 

Yang pasti setiap usaha dihadapkan pada situasi yang berbeda. Dan, tentu masuk akal untuk melihat semua pilihanmu, sebelum memilih cara kumpulkan modal untuk ekspansi bisnis online-mu. 

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP