fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

5 Hal yang Diajarkan Elon Musk Pendiri Tesla Kepada Para Pebisnis

Elon musk

Baru-baru ini ia membuat kehebohan di jagat maya, saat membeli platform media sosial Twitter seharga Rp638 triliun atau sekitar sepertiga APBN RI tahun 2022. Setahun sebelumnya, ia juga membuat dunia tercengang ketika SpaceX, perusahaan dirgantara yang ia pimpin, berhasil meluncurkan dan mendaratkan roket prototipe Starship pertama setelah empat upaya pendaratan sebelumnya, gagal. Sekarang, bila menyebut “Tesla”, pasti terasosiasi pada dirinya. Ialah Elon Reeve Musk atau lebih kita kenal dengan Elon Musk, pebisnis futuristik yang juga salah satu orang terkaya di dunia.

Pernah Mengalami Bullying dan Memulai Bisnis Pada Usia 12 Tahun

Siapa sangka, di masa sekolah Elon Musk pernah menjadi objek bullying? Ya, pada usia 10 tahun, pria kelahiran 28 Juni 1971 ini terdorong dari tangga oleh teman-temannya. Insiden itu menyebabkannya terluka serius, tapi syukurnya ia berhasil sembuh. 

Kejadian tersebut membuat Elon Musk bertekad menjadi pribadi sukses yang tak mudah orang remehkan. Ia juga bertekad menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik bagi setiap orang. Sejak kecil ia sudah gila membaca. Ensiklopedia Britannica berhasil ia tamatkan pada usia 9 tahun. Pada usia yang sama, Errol Musk sang ayah, membelikannya sebuah komputer pribadi yakni Commodore VIC-20. Elon lalu mempelajari pemrograman secara otodidak. 

Pada usia 12 tahun, ia berhasil membuat game pertamanya yang bernama Blastar. Yang menarik, sejak dini Elon memang sudah menyukai dunia antariksa. Seperti dikutip dari Fortune.com, Blastar adalah game di mana seseorang bermain sebagai pilot angkasa luar yang harus menghancurkan alien dengan bom hidrogen dan mesin uap. Yang menarik, ia berhasil menjual game tersebut kepada majalah PC and Office Technology senilai 500 dollar AS. Jadi, Elon telah memulai bisnis sejak usia kanak-kanak.

Dari Hidup dengan 1 Dolar Sehari Hingga Menjadi Orang Terkaya di Dunia

Elon Musk Tahun lalu, Elon Musk menggeser posisi Jeff Bezos, bos Amazon sebagai orang terkaya di dunia menurut daftar yang dirilis Forbes. Kekayaan Elon perkiraan sekitar 224,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp3.100 triliun. Wow, sekali, ya! Lantas, apa saja bisnis Elon dan bagaimana perjalanan bisnisnya, yang membuatnya menghasilkan cuan begitu melimpah? 

Pria kelahiran Pretoria, Afrika Selatan ini sebenarnya lahir dari keluarga kaya. Ayahnya seorang pebisnis yang memiliki kekayaan berlimpah saat membeli tambang zamrud pada pertengahan 1980. Ibu Elon, Maye Musk, adalah seorang model.

Pada usia 17 tahun, Elon Musk pindah ke Kanada untuk kuliah di Queen’s University. Lalu, tiga tahun kemudian, tepatnya pada 1992, ia meninggalkan Kanada untuk belajar bisnis dan fisika di University of Pennsylvania, AS. Mengutip CNBC, Elon mengenang saat ia pertama kali datang ke Amerika Serikat dengan ransel dan koper penuh buku, serta uang sebanyak 2.000 dollar AS. Ia membiayai sendiri kuliahnya, lalu dropped out dari Universitas Stanford dengan utang biaya kuliah sebesar 110.000 dollar AS. 

Ada hal menarik dalam periode kehidupan Elon. Seperti dilansir dari Independent, ia mengaku pernah mengalami hidup hanya dengan 1 dollar AS per hari. Elon melakukan hal tersebut bukan karena ia tidak punya uang atau bergabung dalam gerakan penghematan, tapi sebagai suatu eksperimen untuk melihat sejauh mana ia dapat hidup sebagai entrepreneur. Dengan uang sebanyak 30 dollar AS per bulan, Elon membeli hotdog dan jeruk dalam jumlah besar untuk makannya sehari-hari.

Keluar dari Stanford pada tahun 1995, bersama saudaranya Kimbal Musk, Elon mendirikan perusahaan pertamanya yakni Zip2 Corporation. Zip2 adalah perusahaan perangkat lunak yang bergerak dalam bidang website. Empat tahun kemudian, Compaq membeli Zip2 dengan harga 307 juta dollar AS secara tunai. Elon Musk menerima 22 juta dollar AS sebagai bagian tujuh persen saham miliknya. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Mendirikan Sebuah Perusahaan lain 

Setelah itu, Elon mendirikan X.com, sebuah perusahaan pembayaran online yang di kemudian hari merger dengan Confinity.inc. Dari merger itu lahirlah PayPal, layanan perbankan online yang pastinya kamu familier layanan ini. Dua tahun kemudian eBay membeli PayPal dan Elon menerima 180 juta dollar AS karena ia pemegang saham terbesar. 

Dari uang hasil penjualan PayPal, mestinya Elon Musk bisa pensiun dini dan menikmati kehidupan bebas finansial. Namun, Elon kembali menginvestasikan uangnya. Ia menaruh 100 juta dollar AS untuk SpaceX, sebuah perusahaan teknologi penjelajah luar angkasa dan 70 juta dollar AS untuk mengembangkan Tesla Motors, perusahaan kendaraan listrik dan energi terbarukan. Seperti dikutip dari CEO Today, Elon berkata ia harus meminjam uang untuk biaya operasional kedua perusahaan tersebut. Salah satu tujuan Elon mengembangkan SpaceX adalah merevolusi transportasi dan menciptakan kehidupan antar planet. Elon sangat berharap manusia dapat hidup di Planet Mars.

Awalnya, SpaceX dan Tesla hampir bikin Elon Musk bangkrut, tapi situasi itu berbalik pada tahun 2008. Saat itu, lembaga penerbangan dan antariksa AS, NASA, memberikan SpaceX kontrak senilai 1,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp20 triliun untuk 12 penerbangan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Tiga belas tahun kemudian, tepatnya pada April 2021, SpaceX sukses mendapatkan kontrak dua kali liat yakni 3 miliar dollar AS untuk membawa manusia ke bulan. 

Sementara, Tesla sendiri meraih sukses pada Juni 2010, ketika untuk pertama kali masuk bursa saham. Sukses mengumpulkan dana sebesar 226 juta dollar AS, menjadikan Tesla sebagai perusahaan mobil pertama yang go public sejak Ford pada tahun 1956. Saat ini Elon Musk memiliki 21 persen saham Tesla dan valuasi SpaceX senilai 74 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.040 triliun.

Pelajari 5 Hal Ini, Wahai Pebisnis!

Elon Musk Kesuksesan Elon dalam berbisnis tentunya melahirkan banyak inspirasi bagi pebisnis lain, mungkin termasuk kamu. Situs rekrutmen teknologi Hired pernah melakukan survei kepada lebih dari 3.600 pekerja teknologi di seluruh AS, Inggris Raya, Perancis, dan Kanada menggunakan platform online. Hasil survei yang dilakukan antara Juni-Juli 2019 tersebut diketahui bahwa responden memfavoritkan Elon Musk sebagai tokoh inspiratif di bidang teknologi. Nah, apa saja hal yang dapat kamu pelajari dari Elon? Berikut, kami rangkumkan lima di antaranya untuk kamu.

  1. Berpandangan Futuristik

Elon Musk memang memiliki ambisi besar terkait kehidupan manusia berteknologi tinggi. Mengutip Kompas, ia ingin membangun kota di Mars, menciptakan jaringan transportasi hyperloop yang punya kecepatan 700 mil per jam, serta mengembangkan mobil terbang. Ambisi tersebut menjadikannya sebagai sosok dengan determinasi tinggi. Bahkan, sejak kecil Elon telah berusaha mewujudkan mimpi dan ambisinya, dengan membuat game berlatar luar angkasa. 

Determinasi Elon dapat kamu tiru. Sebab, berpandangan futuristik akan membuat kamu mengelola bisnis dengan mengantisipasi perubahan di masa depan, yang sering kali datang tak terduga.

  1. Berani Mengambil Risiko

Sepertinya karakteristik ini harus ada dalam setiap diri pebisnis. Namun, berani memecat pendiri perusahaan mungkin tak banyak yang melakukannya. Nah, Elon Musk pernah bertindak berani dengan memberhentikan Martin Eberhard, salah satu pendiri Tesla. Kala itu tiga tahun setelah Elon menjadi CEO Tesla Motors, masalah datang silih berganti. Pada 2007, Elon memberhentikan Martin karena ia melakukan kesalahan fatal dalam menghitung konsep transmisi untuk kendaraan yang sedang dirancang, yakni Roadster. Konsep transmisi itu terbukti tidak efektif, sehingga mengakibatkan peluncurannya tertunda selama lebih dari satu tahun.

Ketika krisis menghampiri Tesla, Elon juga menggunakan kemampuan manajemennya dengan luar biasa. Ia memangkas biaya dengan mengurangi jumlah staf serta menutup beberapa kantor. Pada tahun 2008, akhirnya mobil pertama Tesla berhasil launching dengan harga terjangkau.

  1. Jangan Takut dengan Kritikan

Mengutip Inc.com, Elon pernah berkata seperti ini:

Really pay attention to negative feedback and solicit it, particularly from friends. … Hardly anyone does that, and it’s incredibly helpful.”


Bagi Elon, kritikan, bahkan respons negatif, tidak boleh dianggap remeh. Seorang pebisnis malah perlu mengumpulkan banyak masukan, terutama dengan teman. Sebab menurut Elon, tak banyak orang yang mau melakukan (memberi masukan yang jujur). Sehingga saat kita mendapatkan masukan, itu merupakan bantuan bagi kita untuk memperbaiki dan meningkatkan diri atau bisnis kita.

  1. Berfokus Pada Kualitas SDM, Bukan Jumlah SDM yang Banyak

Bagi Elon, adalah sebuah kesalahan mempekerjakan banyak orang untuk merampungkan sebuah pekerjaan yang kompleks. Jumlah staf yang banyak sering kali hanya memperlambat progress dan menyebabkan biaya tinggi bagi sebuah perusahaan. Menurut Elon, yang terpenting adalah SDM dengan kemampuan yang yang tepat.

  1. Pemimpin Harus Siap Melakukan Beragam Jenis Pekerjaan

Menurut pria yang memiliki lima anak ini, jika kamu adalah seorang CEO atau pemimpin sebuah perusahaan, maka kamu harus siap melakukan semua jenis pekerjaan yang mungkin tidak ingin kamu lakukan. Menjadi CEO mungkin merupakan jabatan yang mentereng, tapi kamu juga harus punya mental sebagai CEO.

Quotes Inspiratif dari Elon Musk

Supaya lebih banyak lagi inspirasi kamu dapatkan dari Elon, berikut kami rangkumkan beberapa quotes inspiratif dari Elon, seperti dikutip dari Inc.com.

  • Kegigihan itu penting. Kamu tidak boleh menyerah kecuali terpaksa.
  • Saya tidak menghabiskan untuk membahas konsep yang terlalu tinggi. Saya menghabiskan waktu saya untuk mencari solusi dari masalah rekayasa dan manufaktur.
  • Pemikiran inovatif muncul karena mindset (pola pikir).
  • Saya tidak mendirikan sebuah perusahaan sekadar sebagai sebuah bisnis, tapi untuk menyelesaikan masalah.
  • Kamu harus mengejar sesuatu yang membuatmu semangat. Hal itu akan membuatmu bahagia, lebih dari segalanya.
  • Jangan melakukan sesuatu yang berbeda hanya karena hal itu berbeda, tapi karena sesuatu harus dilakukan lebih baik.
  • Kamu akan bekerja lebih baik, jika kamu tahu persis tujuan dan alasan kamu melakukan pekerjaan tersebut.
Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP