fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Email Marketing vs Social Media Marketing, Mana yang Lebih Efektif?

email marketing vs 01

Email marketing vs social media marketing, strategi mana yang akan kamu pilih dari kedua itu? Pilihan yang cukup sulit tentunya ya. Keduanya memiliki peran yang penting dalam strategi marketing suatu bisnis. Nah, LummoSHOP akan memberikan informasi selengkap mungkin tentang email marketing dan social media marketing spesial untukmu. Tujuannya untuk membantu kamu dalam menentukan strategi mana yang lebih efektif dari kedua itu. 

Pengertian Email Marketing

Melansir The Balance SMB, email marketing adalah penggunaan email untuk melakukan promosi dan mengembangkan hubungan dengan konsumen potesial. Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk memaksimalkan email marketing sebagai strategi bisnismu, yaitu:

  • Kelompokkan targetmu

Pastikan kamu mengelompokkan targetmu sesuai kebutuhan. Umumnya akan ada beberapa kategori, seperti konsumen lama, konsumen baru, konsumen loyal, dan calon konsumen. Sebab target penerima email marketing ini akan menentukan strategi yang harus kamu jalankan.

Baca juga: Strategi Pemasaran Online dan 7 Contohnya yang Efektif

  • Ikuti aturan yang berlaku

Aturan yang berlaku ini terkait dengan aturan terhadap spam. Sebab masih banyak bisnis yang menjalankan email marketing tanpa memperhatikan aturan tersebut. Alhasil, bukannya berhasil memasarkan produk atau menyapa konsumennya, email marketing malah masuk ke folder spam yang biasanya akan konsumen abaikan hingga otomatis terhapus dalam 30 hari.

  • Buat isi pesan beragam

Konsumen tentu akan merasa jenuh jika kamu terus menerus mengirim isi pesan seputar promosi. Cobalah membuat isi pesan yang beragam dan lebih interaktif atau edukatif. Ciptakan suasana yang nyaman dalam membangun hubungan dengan konsumen.

  • Hormati konsumenmu

Jangan menganggap konsumenmu tidak memiliki peran penting dalam bisnismu. Buatlah konsumen merasa isitimewa. Jika kamu berharap konsumen dapat mencintai bisnismu, maka kamu juga harus menghormati konsumenmu terlebih dahulu. Cobalah sesekali kamu untuk mengungkapkan hal tersebut melalui email marketing.

  • Buat agenda terjadwal

Agar email marketing berjalan efektif, kamu harus tau jadwal yang tepat untuk mengirimkan email marketing. Ini berguna untuk meningkatkan potensi keberhasilan konsumen dalam membaca email darimu.

Baca juga: Apa itu Brand Image? Fungsi, Indikator, dan Pentingnya dalam Pemasaran

  • Optimasi tampilan 

Tampilan email marketing yang nyaman untuk konsumen baca merupakan hal yang penting. Untuk itu kamu harus bisa mengoptimasi tampilan email marketing yang bisa sesuai ditampilkan pada setiap perangkat, baik itu smartphone mau pun komputer.

email marketing vs 02

Pengertian Social Media Marketing

Neil Patel, seorang pakar digital marketing, menyebutkan social media marketing adalah upaya untuk memasarkan produk bisnis melalui media sosial secara organik dan berbayar. Cara efektif melakukan social media marketing adalah menjalin interaksi dengan audiens melalui konten. Dalam hal ini, semakin tinggi interaksi yang kamu peroleh, maka semakin besar pula tingkat keberhasilan strategi pemasaran yang kamu lakukan.

Ada banyak istilah yang sering muncul ketika kamu akan membahas tentang social media marketing, seperti:

  • Context

Isi dari dari konten haruslah memiliki konteks yang unik dan menarik untuk mendapat banyak perhatian audiens.

Baca juga: Product Bundling: Manfaatnya untuk Bisnis dan Strategi Pemasarannya

  • Hashtag

Audiens menggunakan hashtag untuk memulai pencariannya di media sosial. Kamu bisa menggunakan hashtag yang merepresentasikan isi kontenmu agar audiens bisa menemukanmu.

  • Shares

Tidak semua pengguna media sosial paham peran penting dari shares. Menurut Neil Patel, jika audiens berinteraksi dengan kontenmu, itu hal yang bagus. Namun jika mereka membagikannya, kamu harus merayakannya. Survei dari BuzzSumo juga menunjukkan kalau shares merupakan bentuk ketertarikan terbaik yang audiens miliki.

  • Engagement

Untuk menaikkan engagement, kamu harus mampu mengajak audiens terlibat secara aktif untuk memberikan like, reaction, dan comment, pada konten yang kamu unggah. 

Keunggulan Email Marketing

Setelah mengetahui perbedaan email marketing vs social media marketing, sekarang saatnya kamu membandingkan antara keduanya berdasarkan keunggulan masing-masing. Ada pun keunggulan dari email marketing adalah:

  • Semua membutuhkan email

Email ini memang kamu butuhkan untuk hal apa pun yang berkaitan dengan dunia maya. Bahkan media sosial pun membutuhkannya. Fakta tersebut akan memudahkan kamu untuk menjangkau lebih banyak konsumen melalui email marketing. Langkah yang harus kamu lakukan adalah mengumpul sebanyak-banyaknya alamat email yang potensial bagi target bisnismu.

  • Terbukti menghasilkan ROI tinggi

Litmus menyebutkan bahwa sebanyak 60% konsumen melakukan pembelian dari email marketing sehingga mampu menghasilkan rata-rata ROI (Return on Investment) sebesar 40x.

  • Ampuh untuk menjalin hubungan dengan konsumen lama

Meskipun berada pada poin terakhir, namun ini merupakan keunggulan utama dari email marketing yang membedakannya dengan social media marketing. Sebab email marketing ini memang lebih bersifat personal, sehingga cocok kamu gunakan untuk memaksimalkan komunikasi dengan konsumen lama atau konsumen yang loyal. Masih ingat kan kalau retensi pelanggan itu efektif untuk menghemat biaya pemasaran?

Baca juga: Cara Tepat Lakukan Pemasaran Digital untuk Menjual Produk F&B

email marketing vs 03

Keunggulan Social Media Marketing

Email marketing vs social media marketing ternyata merupakan petarung yang sama kuatnya. Coba saja baca keunggulan social media marketing di bawah ini, maka kamu akan dapat memahami maksudnya.

  • Menjangkau lebih banyak audiens

Keunggulan media social marketing – yang email marketing tidak miliki – adalah kemampuan menjangkau lebih banyak audiens. Sadar kah kamu? Media sosial sudah menjadi makanan sehari-hari generasi saat ini. Tidak heran jika media sosial ini memberikan peluang yang bagus untuk pebisnis melakukan strategi pemasrannya. Bahkan ada banyak media sosial yang bisa kamu pilih untuk dioptimalkan, misalnya Instagram, Twitter, Facebook, dan sebagainya.

Semakin banyak media sosial yang kamu optimalkan sebagai channel marketing bisnismu, maka semakin luas pula kesempatan kamu untuk menjangkau lebih banyak audiens. Semakin bertambah audiens yang mengenal bisnismu, maka semakin tinggi pula potensi konsumenmu bertambah. Menarik, ya?

  • Meningkatkan brand awareness

Tidak hanya konversi penjualan saja yang bisa meningkat ketika bisnismu semakin terkenal. Brand awareness juga bisa terkena dampak positifnya. Semakin sering audiens melihat unggahan konten media sosial milik bisnismu, semakin melekat pula bisnismu di ingatan mereka. Perlahan demi perlahan, audiens akan mulai menaruh perhatian khusus pada bisnismu.

  • Transparansi feedback dapat meningkatkan kepercayaan

Media sosial menyediakan ruang bagi siapa saja untuk berkomentar. Selain itu, konsumen juga bisa membagikan konten yang kamu unggah kepada siapa pun secara bebas. Adanya umpan balik secara terbuka ini dapat meningkatkan kepercayaan audiens saat pertama kali berkunjung ke media sosial bisnismu. 

Email Marketing vs Social Media Marketing

Keduanya memang memiliki keunggulannya masing-masing. Jika kamu lebih jeli dalam memahaminya, fokus dari email marketing vs social marketing ini berbeda lho. Bahkan perbedaan ini yang membuatnya bisa saling melengkapi.

Baca juga: A to Z Business Plan yang Perlu Dipahami Pebisnis Masa Kini

Keunggulan utama dari email marketing dalam menjalin hubungan dengan konsumen lama bertemu dengan keunggulan dari social media marketing yang mampu menjangkau audiens secara lebih luas. Pebisnis seperti kamu tentu membutuhkan kedua keunggulan ini untuk meningkatkan penjualan, bukan?

Kalau kamu masih bingung mana yang lebih efektif antara email marketing vs social media marketing, sebaiknya kamu pahami bahwa jawabannya terletak pada tujuan pemasaranmu. Pada akhirnya, keduanya akan sangat membantu pertumbuhan bisnismu. Jadi daripada bingung mau pakai yang mana, lebih baik memakai keduanya secara efektif untuk mendapat hasil yang maksimal.

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP