fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Hari Keluarga Tiba, Pahami Pros & Cons Membangun Bisnis Bersama Keluarga

Hari keluarga

Di Hari Keluarga Internasional yang jatuh tepat pada hari ini, 15 Mei 2022, LummoSHOP ingin membagikan sederet ide usaha keluarga yang cocok dijalani bersama keluarga dekat, nih. Yap, tidak usah jauh-jauh mencari inspirasi bisnis karena di Indonesia, ada begitu banyak perusahaan besar yang berawal dari usaha keluarga rumahan, loh.

Jika keluarga kamu punya minat yang sama dalam hal berbisinis, maka menjalani bisnis ini tentu adalah pilihan yang tepat. Ada banyak pilihan bidang bisnis yang bisa kamu lakukan, mulai dari bisnis kuliner, pertanian, peternakan, tekstil, grosir, dan lain sebagainya. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Namun, sebelum memulainya, ada baiknya untuk mencari tahu dulu mengenai pro dan kontra bisnis keluarga. Berikut kami berikan ide bisnis keluarga serta plus minusnya di bawah ini!

Contoh Bisnis Keluarga Turun Temurun yang Sukses di Indonesia

Hari keluarga

Di Indonesia sendiri, ada sejumlah contoh bisnis keluarga turun temurun yang sukses dan masih tetap eksis hingga saat ini. Hal ini pun seakan menunjukkan bahwa bisnis keluarga adalah salah satu contoh bisnis yang patut dipertimbangkan.

Bagi kamu yang baru ingin memulai bisnis bersama keluarga, berikut contoh bisnis keluarga turun temurun yang sukses di Tanah Air.

Bisnis Kuliner

Banyak bisnis kuliner di Indonesia  yang pemiliknya adalah sebuah keluarga besar. Sebut saja PT Indofood Sukses Makmur yang menelurkan sejumlah makanan serta aneka produk bumbu masak populer.

Selain itu, ada roti Ny.Lauw dengan varian roti rumahannya yang nikmat. Di luar itu, masih ada usaha ayam geprek yang sukses rintisan keluarga artis Ruben Onsu. Keluarga Anang Hermansyah dan Ashanty pun juga kita tahu memiliki bisnis kuliner yang sudah punya banyak cabang.

Banyaknya bisnis keluarga bidang kuliner tersebut seakan membuktikan kalau ide bisnis satu ini berpeluang sukses. Apalagi jika keluargamu punya kemampuan masak yang hebat. Hampir pasti, bisnis kamu bakal laris manis!

Bisnis Fashion

Selain kuliner, bisnis fashion juga menjadi salah satu bisnis keluarga turun temurun yang nyatanya sukses di Tanah Air. Salah satu bisnis fashion rintisan keluarga besar adalah brand Dian Pelangi.

Berawal dari bisnis rumahan keluarganya, bisnis fashion milik desainer Dian Pelangi ini pun akhirnya mampu membuka cabang offline store di beberapa wilayah di Indonesia. Produknya bahkan telah melenggang di acara fashion show internasional.

Nah, kalau kamu memiliki kerabat yang jago menjahit serta mendesain baju serta mengetahui vendor produsen kain terbaik, tak ada salahnya untuk mulai merencanakan bisnis keluarga di bidang fashion saat ini juga. Kamu bisa fokus di pakaian modest wear mengingat ini adalah jenis pakaian dengan peminat terbesar di Tanah Air.

Bisnis Travel

Selanjutnya ada bisnis travel yang rata-rata pemiliknya adalah anggota keluarga kandung. Untuk memulai bisnis ini, kamu harus memastikan bahwa anggota keluargamu punya jaringan yang luas untuk menjaring rekan bisnis yang terpercaya.

Selain itu, kamu juga harus menguasai destinasi-destinasi favorit pelancong guna menawarkan paket promosi yang menarik. Bisnis keluarga satu ini tentu jadi pilihan yang tepat apabila kamu sekeluarga hobi jalan-jalan.

Yuk, mulai hubungi keluargamu dan rencanakan bisnismu sendiri!

Bisnis Broadcast

Jika kamu sekeluarga punya passion yang sama dalam hal broadcasting, tak ada salahnya untuk menderikan sebuah media group. Bidang bisnis satu ini sangat menjanjikan. Buktinya, ada perusahaan broadcasting keluarga sekelas Kompas dan MNC yang masih berjaya hingga saat ini.

Tak perlu membuat sebesar dua perusahaan tersebut, kamu bisa memulainya dengan mendirikan media online terlebih dahulu. Buatlah rubrik-rubrik yang menarik dengan menargetkan pasar generasi milenial.

Seperti yang kita tahu, generasi milenial adalah kalangan yang melek teknologi dan informasi. Mereka juga kerap membaca berita online dan menyebarkannya melalui media sosial.

Aturan dalam Menjalani Bisnis Keluarga

Hari keluarga

Menjadikan saudara sebagai partner bisnis memang tidak salah. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa menjalani bisnis bersama keluarga tidak seperti menjalaninya bersama teman. 

Dikarenakan keluarga adalah orang terdekatmu, maka kamu harus bisa menjalin komunikasi yang baik agar ikatan persaudaran semakin kuat dan bisnis pun berjalan lancar. Untuk itu, terdapat aturan yang perlu kamu ketahui saat hendak menjalani bisnis ini. Apa saja?

  1. Visi Misi Harus Jelas

Sebelum memulai usaha bersma keluarga, sebaiknya satukan dulu visi dan misi kamu dengan anggota lainnya. Kalian juga harus satu suara mengenai target pasar yang dibidik.

Hal ini penting karena demi mencegah perpecahan keluarga. Oleh karenanya, rancanglah visi misi bersama-sama dengan mengutamakan tujuan bisnis.

  1. Pembagian Tugas Harus Detail dan Jelas

Jangan sampai hubungan persaudaraan rusak akibat pembagian tugas bisnis yang tidak adil. Maka dari itu, kamu sebagai pemilik harus mampu menentukan batasan serta tanggung jawab pribadi dalam merintis usaha ini. Pembagian ini amatlah penting untuk kelancaran bisnis ke depannya.

Meski menjalani bisnis bersama anggota keluarga, jangan lupa untuk tetap membuat kontrak kerja atau perjanjian hitam di atas putih, ya. Kontrak kerja ini sangat dibutuhkan untuk melindungi hak kalian masing-masing.

  1. Lakukan Evaluasi Bulanan

Tak jarang usaha yang dibangun bersama keluarga sering membuat pemiliknya mengabaikan evaluasi bulanan. Padahal hal ini sangat penting demi kelancaran dan kemajuan bisnis ke depannya.

Oleh karenanya, jadwalkan evaluasi bulanan dan sampaikanlah mengenai hasil penjualan selama ini. Selain itu, diskusikan tentang cara atau solusi untuk meningkatkan penjualan di bulan berikutnya.

Jika perlu, kamu juga bisa menyampaikan mengenai evaluasi kinerja dari masing-masing anggota. Hal ini mungkin terdengar kurang mengenakkan, tapi cara inilah yang justru dapat membantu supaya bisnis kamu berkembang.

  1. Bicarakan Mengenai Modal dan Pembagian Keuntungan

Tak bisa kamu mungkiri bahwa masalah keuangan adalah topik yang sensitif untuk dibicarakan. Namun, hal ini tetap tidak boleh kamu lewatkan pada saat hendak membangun usaha.

Bicarakan dengan jelas perihal modal siapa yang akan kamu pakai serta pembagian keuntungannya. Jika modal berasal dari dua belah pihak, usahakan agar tetap imbang, ya!

Perlu kamu ingat bahwa transparansi adalah kunci utama dalam membangun bisnis. Untuk itu, jangan sampai ada hal yang disembunyikan atau ketidakjelasan, terutama dalam pembagian keuntungan.

Sebelum usaha berjalan, usahakan untuk mempelajari dan memahami mengenai dividen dan gaji. Ini adalah hal yang sangat penting agar usaha sukses serta ikatan persaudaraan juga semakin erat.

  1. Bedakan Masalah Pribadi dan Masalah Bisnis 

Masalah memang tak bisa dihindari. Kendala pasti akan muncul seiring berjalannya waktu. Terlebih jika berbisnis dengan saudara sendiri, tak jarang kamu akan merasakan ketidaksukaan atau kejengkelan akan sikap dan perbuatan saudaramu.

Meski begitu, kamu tetap harus menjadi partner yang profesional. Usahakan untuk menyelesaikan segala masalah dengan cepat agar urusan bisnis tetap bisa berjalan.

Pro Kontra Bisnis Keluarga

Menjalani bisnis seperti ini dinilai sebagai ide cemerlang karena kamu sudah menjalin hubungan yang dekat sehingga diharapkan bisnis pun akan berjalan lancar. Meski begitu, terdapat beberapa pro dan kontra dalam merintisnya.

Ini dia pro kontra membangun bisnis keluarga yang perlu kamu pahami.

Pro:

  1. Telah menghabiskan banyak waktu dengan keluarga sehingga sudah berada di zona hubungan internal.
  2. Suasana di tempat kerja jadi santai karena sudah merasa akrab dan nyaman dengan orang sekitar. Kamu juga tidak perlu basa-basi.
  3. Tekanan yang berhubungan dengan keuangan akan menjadi berkurang dan lebih banyak fleksibilitas waktu yang diperlukan.
  4. Bisnis ini sering menerapkan branding yang memiliki daya tarik pasar yang lebih kuat karena mampu menyampaikan tradisi, kerja keras, dan keahlian.
  5. Tidak perlu repot mewawancarai karyawan sehingga lebih mudah mendapatkan bola bergulir saat meluncurkan perusahaan dengan cepat.

Kontra:

  1. Dikarenakan segala sesuatunya terlalu nyaman membuat pertumbuhan bisnis cenderung melambat dalam jangka panjang.
  2. Sulit membedakan urusan pribadi dan keluarga saat di tempat kerja sehingga rentan menciptakan perpecahan yang serius di antara anggota.
Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Itu dia penjelasan mengenai bisnis keluarga. Nah, apabila kamu hendak merencanakan bisnis bersama keluarga, kamu bisa mulai mendiskusikannya bersama anggota keluargamu yang lain, ya!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP