fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Ide Konten TikTok untuk Bisnis, Temukan yang Sesuai Denganmu di Sini

tiktok bisnis 01

Ide konten TikTok untuk bisnis memang tidak mudah-mudah amat menemukannya. Terlebih saat ini TikTok tengah populer dan konten-kontennya pun berlimpah. Itu artinya, kamu juga ingin konten yang kamu buat memiliki daya tarik tersendiri di antara limpahan konten TikTok yang ada saat ini.

Sebagai platform berbagi video yang tengah naik daun, TikTok menjadi pusat berkumpul berbagai kalangan, entah hanya menjadi penikmat video atau sebagai konten kreatornya. Bisa dibilang, TikTok sudah menjadi metaverse. Artinya, penggunanya bisa hidup dengan memanfaatkan aplikasi ini.

Melansir Katadata, pengguna TikTok Indonesia mencapai 22,2 juta per bulannya. Mereka menggunakan aplikasi TikTok rata-rata sebanyak 52 menit setiap hari. Pada satu sisi, hal ini tentu menjadi angin segar bagi pebisnis untuk menjaring konsumen lewat aplikasi ini. Namun pada saat bersamaan, pebisnis juga perlu berpikir lebih lagi supaya bisa membuat konten yang moncer di mata konsumen. 

Kali ini, LummoSHOP akan membahas tentang ide konten TikTok untuk bisnis, Karena  bagaimanapun, ide konten yang menarik akan membuat konsumen menaruh kepercayaan kepada sebuah brand. Jika sudah begitu, tinggal menunggu waktu untuk menjadikan mereka sebagai konsumen loyal.

Baca juga: Customer Loyalty, Pengertian dan 7 Cara Efektif Meningkatkannya

Mengapa Harus TikTok?

Seorang pebisnis harus selalu peka terhadap perkembangan zaman. Kepekaan itu menentukan seberapa banyak calon konsumen akan berkumpul. Menurut hasil laporan Store Dilligent Data Digest tahun 2020, TikTok menjadi aplikasi yang paling banyak pengunduhnya di seluruh dunia. Bahkan hingga tahun 2020, tercatat sudah ada lebih dari 900 juta unduhan. 

tiktok bisnis 02

Untuk Indonesia sendiri, sebagaimana melansir dari Tempo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa pengguna TikTok di Indonesia mencapai angka 30,7 juta jiwa. Tak hanya itu, berdasarkan Katadata, TikTok memiliki engagement rate yang lebih tinggi daripada Instagram. Engagement rate TikTok mencapai 5-9%, sementara Instagram hanya mencapai 1-7%. 

Karena itu, ide konten TikTok yang tepat untuk bisnis menjadi kebutuhan agar sebuah brand mencapai engagement rate maksimalnya. Dengan demikian, jangkauan bisnis brand tersebut akan lebih luas.

Baca juga: Memikat Konsumen dengan Value Proposition, Ini 11 Contoh Suksesnya

8 Ide Konten TikTok untuk Bisnis

Sebagai pebisnis, tentu isi konten TikTok mu bukan hanya joget-joget saja. Karena tidak akan menambah nilai jual dari produk atau jasamu juga. Kecuali jika memang bisnismu berhubungan dengan itu, seperti guru senam, pelatih cheerleaders, seorang koreografer, dan lainnya.

Ulasan berikut akan membantumu mendapatkan ide konten TikTok untuk bisnis :

     1. Product Launching

Untuk memperkenalkan sebuah produk atau jasa baru, sebaiknya tidak langsung mempromosikannya dengan menyertakan label harga. Kamu harus memberikan visualisasi menarik yang berisi spoiler produk. Bisa juga dengan memberitahu alasan pembuatan produk atau jasa tersebut.

Karena TikTok merupakan platform video singkat, maka kamu harus memiliki kemampuan untuk memampatkan informasi seputar produk. Buatlah secara detail tetapi fokus pada satu sisi. 

     2. Katalog Produk

Kehadiran katalog pada produk online tetap menjadi keharusan. Jika sebelumnya katalog berupa flyer ataupun buku, maka kali ini kamu bisa membuatnya dalam bentuk video singkat. Selain tentunya akan menghemat biaya karena mudah diduplikasi, katalog video juga bisa menjangkau audience lebih luas.

Salah satu caranya adalah dengan model transisi, seperti satu video menghadirkan berbagai jenis varian produk tetapi seperti video berlanjut. Konten seperti ini akan terlihat lebih menarik untuk ditonton berulang kali. 

     3. Video Tur Keliling Rumah Produksi

Konten jenis ini tak pernah gagal membuat pebisnis lebih dekat dengan konsumennya. Pasalnya, konsumen akan merasa menjadi bagian dari apa yang kamu lakukan hanya dengan melihat sebuah kamera merekam ruangan lengkap dengan keterangannya.

Misalnya, kamu bisa memperlihatkan ruang kerja yang tertata dengan baik. Lengkap dengan karyawan yang bekerja dengan nyaman. Lalu, tunjukkan bagaimana caramu menerima pesanan dan membuatnya. Tak lupa juga perlihatkan tempat kamu menyimpan barang yang siap kirim. Spot istirahat yang asri dan nyaman juga perlu mendapatkan apresiasi. 

Baca juga: Management Biaya Produksi agar Bisnis Lebih Berenergi

     4. Behind the Scene Produk 

Ide konten TikTok untuk bisnis berikutnya adalah behind the scene. Ini menjadi satu hal yang bisa kamu lakukan. Konsumen sekarang adalah konsumen yang cerdas. Mereka peduli dengan apa yang produsen lakukan terhadap produk yang akan mereka beli. Jangan khawatir seseorang memplagiat produkmu. Yakinlah bahwa tanganmu memiliki sentuhan magis yang siapapun tak dapat menirunya.

Untuk itu, bukalah rumah produksimu. Lalu perlihatkan bahwa kamu benar-benar memberikan yang terbaik dari apa yang kamu jual, mulai bahan yang berkualitas hingga perlakuan yang baik.

     5. Proses Pengemasan

Ide konten TikTok untuk bisnis seperti ini tidak hanya memberikan kepuasan pada konsumen bahwa kamu benar-benar penjual yang dapat dipercaya. Namun juga meningkatkan kepercayaan calon konsumen bahwa bisnismu ramai pembeli.

Seperti kamu tahu, siapa sih yang tak penasaran kalau melihat sesuatu dikerubuti pembeli? Begitu juga konsumenmu, mereka akan penasaran melihat sebuah outlet yang ramai pembeli. Mereka akan mencari tahu apa yang sedang dijual dengan melongok ataupun bertanya pada salah satu pembeli.

Begitu pula di dunia TikTok. Saat melihat konten packaging mu yang rapi dan terkesan banyak orderan, maka si calon pembeli akan penasaran. Lalu mereka akan mencari tahu lewat konten lain di akun TikTok mu. Jika ternyata kontenmu menarik perhatiannya, maka dia pasti segera melakukan transaksi. Terlepas dia membutuhkan barang tersebut atau tidak.

    6. Video Tutorial

Mempromosikan suatu produk yang masa penggunaannya tergolong jangka panjang memang tak mudah. Perlu teknik khusus untuk menggaet pembeli agar tertarik memiliki produk yang kamu jual. 

Ambillah salah satu contoh produk, seperti hijab pashmina. Siapa yang akan mau membeli hijab lagi jika ternyata dia sudah memiliki hijab yang sama di lemarinya? Pasti akan sulit mendapatkan banyak konsumen jika kamu hanya memberikan katalog berupa hijab yang terlipat begitu saja.

Calon konsumen akan tertarik manakala kamu memberikan tutorial menggunakan hijab pashmina yang kamu jual. Mungkin tutorial ini ada juga di akun lain. Namun, dengan menyematkan merek hijab, konsumen akan berpikir untuk membeli hijab yang sama karena tertarik dengan tutorial yang kamu buat.

Karena itu, buatlah ide konten TikTok untuk bisnis yang berisi video tutorial, life hacks atau tips yang berhubungan dengan produkmu. Usahakan untuk memberikan video yang berbeda dari orang kebanyakan, sehingga penonton merasa excited saat bisa melakukan persis seperti tutorial yang kamu buat.

tiktok bisnis 03

Baca juga: Apa itu Brand Image? Fungsi, Indikator, dan Pentingnya dalam Pemasaran

     7. Manfaatkan Hashtag Challenge

Apa itu hashtag challenge? Konten ini merupakan ajakan untuk melakukan tantangan dengan menggunakan tagar atau hashtag tertentu. Umumnya ini dilakukan oleh perusahaan besar atau brand terkenal.

Mengapa? Karena hashtag challenge memudahkan perusahaan untuk mendapatkan User Generated Content atau konten buatan para pengguna produk, tanpa memproduksi sendiri kontennya. Biasanya, hashtag challenge dipadukan dengan efek atau filter yang menambah keseruan saat melakukan tantangan ini.

Jika kamu ingin menggunakan hashtag challenge, kamu bisa gabungkan dengan pemberian giveaway untuk menarik minat konsumen. Bisa juga dengan bekerjasama dengan para content creator untuk menjangkau audience yang lebih luas.

     8. Cerita Motivasi

Berbagai cerita bagia masyarakat luas sudah menjadi semacam budaya. Manfaatkan hal ini dengan menyuguhkan cerita motivasi dan alasan di balik berdirinya bisnismu saat ini. Kamu bisa mengajak mereka untuk ikut berkomentar dan kemudian memberikan dorongan bahwa mereka pun bisa melakukan hal yang sama.

Baca juga: Ini Untung dan Ruginya Berjualan di Media Sosial

Ide konten TikTok untuk bisnis memang beragam macamnya. Bisa jadi pada masa yang akan datang bermunculan ide-ide lain yang tak kalah kerennya. Ikuti saja perkembangan yang ada, tetapi tetap pertahankan identitas asli dari bisnismu. Karena hal itu yang akan membuat bisnismu memiliki daya tarik tersendiri.

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP