fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Pendekatan Inbound Marketing, Ini Caranya

Inbound marketing

Secara umum, penggunaan inbound marketing sudah marak oleh banyak brand untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Tak hanya itu, ternyata cara ini lebih menarik minat konsumen daripada  mengunakan strategi outbound marketing yang dinilai kurang relevan dan malah bisa berdampak negatif terhadap jalannya marketing.

Inbound marketing adalah sebuah pendekatan terhadap konsumen melalui konten atau interaksi yang sesuai dengan keinginan konsumen. Penyampaian informasi melalui pendekatan itu dapat menjadi solusi bagi konsumen tersebut. Dari sinilah nantinya akan terjalin relasi dan terbangun loyalitas dari konsumen atau calon konsumen.

Nah, daripada kamu pusing memikirkan seperti apa itu inbound marketing, berikut kami beberkan beberapa strategi yang paling banyak digunakan, dan kamu pun juga dapat menerapkannya di bisnis yang sedang kamu tekuni.

Inbound Marketing yang Paling Banyak Digunakan

  1. Webinar

inbound marketing

Semenjak pandemi, webinar menjadi solusi bagi orang-orang untuk mengadakan pertemuan secara maya. Biasanya, dari webinar akan membahas topik-topik yang menarik dan yang sedang hangat menjadi perbincangan, sehingga orang yang sedang mencari atau membutuhkan solusi akan berbondong-bondong untuk mendaftar dan mengikuti event webinar.

Hal ini efektif untuk menciptakan komunikasi dua arah antara brand dengan konsumen. Selanjutnya, akan terbentuk pembahasan yang lebih dalam mengenai fitur yang ditawarkan.

  1. Artikel Blog

Artikel blog juga tak kalah bagusnya menjadi media untuk menjalin hubungan dan relasi terhadap konsumen. Saat konten mampu memikat dan menjawab segala permasalahan atau pertanyaan dari target pembaca, mereka akan tertarik untuk masuk ke website dan membaca artikel tersebut. Ini merupakan langkah awal dalam mengubah target pembaca menjadi konsumen.

  1. Media Sosial

Saat ini, media sosial dapat menjadi andalan untuk mempromosikan brand yang kamu miliki. Dalam menggunakannya, kamu dapat memasukkan strategi inbound marketing. Entah itu menggunakan Instagram,Facebook,Twitter, TikTok, dan lain-lain.

Kamu bisa sharing tentang berbagai hal yang kamu anggap good in di dalamnya. Biasanya, pembaca yang menyukai kontenmu dan membutuhkan jawaban lebih dalam akan langsung menghubungi lewat inbox.

Oleh karena itu, sayang sekali bila media sosial tidak kamu manfaatkan untuk mengunggah konten-konten positif dan berbagi informasi yang mungkin merupakan kebutuhan banyak orang. Dari sini, kamu bisa membangun interaksi ke sesama pengikut atau di luar follower.

Jangan lupa untuk memanfaatkan fitur dan format yang tersedia, seperti video pendek, stories, live streaming, meme, dan masih banyak lagi.

  1. E-Book

Saat ini banyak sekali e-book yang tersedia secara gratis, entah itu  tentang resep masakan, tips dan trik suatu bisnis, dan lain-lain. E-book merupakan konten yang dapat memuat banyak artikel dalam satu topik.

Selain memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca, kamu juga dapat menjelaskan tentang keutamaan bisnis dan apa saja benefit yang didapat bila bergabung di dalamnya.

Jika konsumen tertarik dan membutuhkannya, mereka akan menghubungi nomor telepon atau e-mail yang tertera di e-book untuk kemudian dapat kita follow up.

  1. Video

Konten menggunakan video sangat laris dan banyak peminat berbagai kalangan.Tentunya, dari waktu ke waktu, formatnya pun juga mengalami peningkatan dari segi pemasaran dan konsumen.

Sebagian besar video pendek pada platform Instagram, Facebook, TikTok, lebih banyak diminati karena dinilai lebih menghibur, to-the-point dalam menyampaikan pesan dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menontonnya.

Sementara itu, untuk video berdurasi panjang, lebih baik kamu unggah di YouTube untuk menarik target yang lebih luas. Kamu dapat membuat konten tentang tutorial, unboxing, how-to, siniar, dan lainnya.

  1. Infografis interaktif

Dalam menunjukkan integritas brand, kamu dapat menjadikan infografis sebagai media untuk menampilkan data statistik yang berkaitan dengan bisnis.

Untuk menarik perhatian, kamu dapat membuat infografis unik dan menghasilkan komunikasi yang interaktif terhadap konsumen. Harapannya, mereka akan terbuka dan mengeluarkan atau mengungkapkan hal-hal yang merupakan kebutuhannya. Saat itu, pebisnis hadir menawarkan solusi.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Cara Penerapan

Inbound marketing

Bagaimana? Apakah kamu sudah mendapatkan bayangkan tentang jenis-jenis strategi inbound marketing? Lalu bagaimana cara menerapkannya? Berikut kami beberkan caranya.

  1. Riset

Sebelum membuat konten, pastikan dulu, bahwa kamu memahami siapa saja target pasar yang perlu kamu sasar. Hal itu mencakup usia, agama, profesi, minat, lingkungan, ekonomi, dan lainnya.

Tak hanya itu, kamu juga mesti jeli mengamati kompetitor bisnis. Kamu bisa mengamati aktivitas yang mereka lakukan dalam mendapatkan konsumen. Beberapa di antaranya, cara menggunakan media sosial, menarik hati konsumen, pilihan metode untuk mendistribusikan produk.

Tentunya, hal itu sangat membantu kamu sebagai pebisnis untuk membuat konten yang tak kalah bagus dan menarik tentang produk dan layananmu. Kamu pun dapat melakukan survei tentang kata kunci yang sering konsumen cari di search engine atau di berbagai media sosial.

  1. Membangun Media untuk Menampilkan Konten Profesional

Setelah melakukan riset, selanjutnya kamu dapat mengembangkan ide-ide di media atau portal yang tersedia. Tujuannya, agar produk yang dijual terlihat lebih profesional dan elegan.

Selain itu, kamu juga perlu menerapkan prinsip SEO yang tepat, sehingga Call-to-Action dapat terbentuk. Contohnya, bila konsumen tertarik untuk bergabung, ia akan berlangganan dan mendaftarkan diri agar tidak ketinggalan informasi berikutnya.

  1. Membuat Konten

Sekarang sudah semakin jelas, ya. Tahapan selanjutnya, tentu membuat konten sesuai perencanaan. Kemudian, setelah semua rencana terlaksana, cobalah membuat konten untuk berbagai tipe konsumen. Tujuannya, agar kontenmu lebih variatif.

Dalam hal ini, tipe konsumen bisa saja yang baru mengetahui dan mengenal brand-mu. Bisa pula, ada tipe konsumen yang sudah mulai mempertimbangkan dan ingin menggunakan brand yang kamu tawarkan.

  1. Membuat Q & A

Setelah konten siap, buatlah pertanyaan untuk mengetahui tahap kepuasan konsumen. Kita juga bisa meminta testimoni kepada konsumen yang sudah mencoba brand-mu.

Bila produknya bagus dan sesuai dengan keinginan konsumen, tentu mereka akan ikut mempromosikan produkmu. Tentunya, hal itu sangat menguntungkan dan dapat menyasar target pasar yang lebih luas lagi.

  1. Mengoptimalkan Kinerja

Semua rangkaian yang telah disebutkan dari segi riset, mengoptimalkan media, konten dan membuat data konsumen yang terjaring dalam kegiatan inbound marketing, sebaiknya kamu lakukan perbaikan dari waktu ke waktu. Dengan demikian, langkah-langkah telah kamu bangun akan terus optimal dan sesuai dengan keinginan.

Nah, apakah sekarang kamu sudah mulai tertarik untuk menggunakan inbound marketing dalam bisnismu? Cobain deh, kemudian rasakan langsung manfaatnya agar bisnis yang sedang kamu jalani sekarang ini makin besar dengan adanya interaksi yang kuat bersama konsumen.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya :

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP